Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 75 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA KELAS XI SMA PUTRA JUANG DALAM MATERI PELUANG

Akbar, Padillah, Hamid, Abdul, Bernard, Martin, Sugandi, Asep Ikin

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.003 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i1.62

Abstract

Dalam penelnitian ini penulis menganalisis tentang kesulitan siswa dalam proses pemecahan masalah serta untuk mengetahui tingkat kategori disposisi matematik pada tiap butir pernyataan. Berdasarkan analisis, kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematik materi peluang dihasilkan dalam proses pencapaiandan kualifikasi dalam memahami masalah 48,75% (rendah), merencanakan penyelesaian 40% (rendah), menyelesaikan masalah 7,5% (sangat rendah), melakukan pengecekan 0% (sangat rendah). Instrumen soal yang digunakan adalah soal yang sudah diuji realibilitas, validitas, daya beda dan indeks kesukarannya juga telah divalidasi oleh validator ahli. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui sejauh mana pencapaian indikator dari kemampuan pemecahan masalah serta mengetahui tingkat kategori disposisi matematik pada tiap butir pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan bahwa pencapaian indikator dari kemampuan pemecahan masalah belum tercapai sepenuhnya serta kemampuan disposisi siswa yang tergolong rendah

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Operasi Pengurangan Bilangan Cacah dengan Menggunakan Blok Dienes Siswa Kelas I SDN 016 Bangkinang Kota

Ananda, Rizki

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.635 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataaan bahwa dalam proses pembelajaran guru belum menggunakan alat peraga yang sesuai dengan materi, disebabkan alat peraga yang terbatas, walaupun ada alat peraga yang sesuai dengan materi pembelajaran, guru kurang mengerti cara menggunakannya. Sehingga siswa sulit memahami konsep-konsep penguragan bilangan cacah. Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran, maka digunakanlah Blok Dienes. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2016/2017. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SDN 016 Bangkinang Kota dengan jumlah siswa 29 orang, yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua minggu yang terdiri dari 2 siklus. Prosedur penelitian dilakukan melalui 4 tahap yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, dan, 4) refleksi. Pembelajaran dengan menggunakan Blok Dienes dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu 1) tahap enaktif, 2) tahap ikonik, 3) tahap simbolik. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Blok Dienes dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada pembelajaran penguragan bilangan cacah dalam mata pelajaran matematika kelas I SDN 016 Bangkinang Kota

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK SISWA SMP MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM POSSING MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

Chayati, Mei

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.353 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematik siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, karena ada perlakuan dimana kelas yang satu memperoleh Pendekatan Problem posing melalui model pembelajaran tipe jigsaw dan kelas yang kedua mendapatkan metode pembelajaan biasa. Untuk kemampuan penalaran matematik siswa menggunakan tes uraian kemampuan penalaran matematik. Tempat penelitian dilaksanakan di SMP Budi Bhakti Utama Padalarang tahun ajaran 2017/2018 kelas VIII yang berjumlah 35 siswa. Proses yang dianalisis adalah poses jawaban siswa pada setiap soal yang mengukur indikator penalaran matematik dan hasil wawancara dengan siswa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan penalaran matematik siswa SMP yang menggunakan pendekatan Problem possing melalui pembelajaran tipe jigsaw lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan metode pembelajaan biasa. Dimana setiap indikator soal yaitu Mengajukan dugaan dan melakukan manipulasi matematika, Memeriksa kesahihan suatu argumen, Mengajukan dugaan dan melakukan manipulasi matematika, Mampu menyelesaikan soal tersebut dan mampu menggambarkan sketsa soal matematika, dan Kemampuan memberikan alasan terhadap beberapa solusi

ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII MTS NEGERI SUNGAI TONANG

Zulfah, Zulfah

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.328 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.4

Abstract

Persamaan linear dua variabel merupakan materi yang wajib dipelajari dan dipahami agar dapat dengan mudah menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel yangmana dipelajari di kelas VIII SMP/MTs. Pada saat ini, terdapat peserta didik yang dapat menentukan penyelesaian dari dua persamaan matematika yang diberikan, baik menggunakan metode substitusi, eliminasi, maupun melalui grafik. Namun jika permasalahan yang diberikan dalam bentuk soal cerita maka peserta didik akan kewalahan dalam mengubah soal tersebut menjadi beberapa persamaan guna dapat dicarikan penyelesaiannya. Peserta didik tidak memahami bahwasanya setiap variabel dalam persamaan memiliki makna. Oleh sebab itu maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Kesalahan Peserta Didik Pada Materi Persamaan Linear Dua Variabel MTs Negeri Sungai Tonang”. Metode pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan desriptif kuantitatif. Deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kesalaha-kesalahan yang dilakukan peserta didik dengan menggunakan kata-kata. Sedangkan deskriptif kuantitatif yaitu menggambarkan besar kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik dengan menggunakan angka. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan Persamaan linear dua variabel adalah kesalahan prinsip diikuti kesalahan konsep dan kesalahan keterampilan

ANALISIS KESULITAN BELAJAR STRUKTUR ALJABAR PADA MAHASISWA SEMESTER III JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI RIAU TAHUN AJARAN 2015/2016

Astuti, Astuti, Zulhendri, Zulhendri

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.283 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.5

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimana letak kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar struktur aljabar yang dialami oleh mahasiswa agar nilai struktur aljabar lebih baik dan memuaskan sehingga mahasiswa termotivasi untuk mengikuti mata kuliah struktur aljabar. Subjek penelitian yang diambil yaitu mahasiswa semester III tahun pelajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes, metode observasi dan metode wawancara. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang daftar nama mahasiswa yang dijadikan susbjek penelitian. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penyelesaian mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar.metode observasi diguankan untuk mengetahui kondisi objektif saat kegiatan belajar mengajar struktur aljabar dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Metode wawancara dilakukan untuk mengetahui secara jelas permasalahan yang dihadapi mahasiswa ketika belajaar struktur aljabar. Letak kesulitan mahasiswa dalam belajar struktur aljabar yaitu pada bagian pemecahan masalah, konsep dan keterampilan. Kesulitan yang paling tinggi dialami oleh siswa adalah pada bagian pemecahan masalah dengan persentase 62,5%. Kesulitan lain yang dialami oleh mahasiswa yaitu kesulitan dalam konsep dengan persentase 50%. Kesulitan yang terkahir dialami oleh mahasiswa yaitu kesulitan pada keterampilan dengan persentase 45,7%

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING SISWA SEKOLAH DASAR

Marta, Rusdial

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.981 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.6

Abstract

This study aimed to describe the application of the model of problem solving to improve learning outcomes flat wake and get up space on the fifth grade students of SDN 018 Langgini. Formulation of the problem in this research is how the application of the model of problem solving to improve mathematics learning outcomes in the wake flat material and geometry in grade students of SDN 018 Langgini. The research was conducted in class V SDN 018 Langgini. This study conducted by two cycles and each cycle held two meetings. The subjects were students of class V SDN 001 Salo totaling 15 people, with the number of male students 5 people, 10 men and women students. Data collection techniques used in this study is the observation, documentation, and testing. Based on the results of this study concluded that in the first cycle is still relatively quite with an average of 74.66, then of 15 students only 9 people or 60% of students who achieve mastery individually. The results of students in the second cycle is in excellent condition with an average of 88.00, and 14 students completed or 93.3% who achieve mastery individually. It can be concluded that with the application of problem solving can improve learning outcomes flat wake and get up space on the fifth grade students of SDN 001 Salo

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 016 LANGGINI KABUPATEN KAMPAR

Surya, Yenni Fitra

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.78 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 016 Langgini di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65. Dari 27 siswa hanya 13 siswa yang mencapai KKM yaitu sekitar 48%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 016 Langgini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 016 Langgini Tahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 27 orang. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL)  dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa pada materi menyelesaikan masalah yang melibatkan uang. Meningkatnya aktivitas guru dalam proses pembelajaran disebabkan karena guru sudah terbiasa menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Hasil belajar siswa  mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa sebelum tindakan yang mencapai KKM hanya 13 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 48%. Kemudian pada siklus I siswa yang mencapai KKM hanya 19 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 70%. Siklus II siswa yang mencapai KKM 25 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 92%

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASISISWA SEKOLAH DASAR

Aprinawati, Iis

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.139 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.8

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi  rendahnya hasil belajar Matematika  siswa kelas IV di bawah ketuntasan yaitu rata-rata kalsikal hanya mencapai 45%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matemtika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN 003BangkinangTahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah 33siswa.Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif dengan bentuk penelitian yaitu penelitian tindakan kelas.Penelitian ini dilaksanakan di SDN 003 Bangkinang dengan subjek penelitian adalah kelas IV SD.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi jenis dan besar sudut pada setiap siklus dapat terlihat dari nilai rata-rata 74,84 dengan persentase ketuntasan belajar 57,58% pada siklus I dan nilai rata-rata 83,78 dengan persentase 84,84% pada siklus II. Jadi, pembelajaran Matematika materi Operasi hitung bilangan dengan menerapkan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 003 Bangkinang

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) PADA SISWA KELAS V SDN 003 BANGKINANG

Pebriana, Putri Hana

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.565 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 003 Bangkinang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Dari 27 siswa hanya 13 siswa yang mencapai KKM yaitu sekitar 48%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 003 Bangkinang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di siswa kelas V SDN 003 BangkinangTahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 27 orang. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa pada materi pecahan. Meningkatnya aktivitas guru dalam proses pembelajaran disebabkan karena guru sudah terbiasa Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Hasil belajar siswa  mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa sebelum tindakan yang mencapai KKM hanya 18 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 54,54%. Kemudian pada siklus I siswa yang mencapai KKM hanya 21 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 63,63%. Siklus II siswa yang mencapai KKM 29 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 87,87%

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA

Revita, Rena, MZ, Zubaidah Amir

Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.615 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.10

Abstract

This study is a quasi experimental research that aims to determine whether there is or not differences in mathematical communication skills between students who apply cooperative learning model think-pair-share with students applying conventional learning and to know how to improve students' mathematical communication skills using cooperative learning model Think -Pair-Share. Data collection techniques in this study are observation, test  and documentation techniques. The independent variable in this research is cooperative learning of think-pair-share model, while the dependent variable is student's mathematical communication ability. The data analysis technique used is test-t to see whether there is or not the difference and test of improvement N-Gain to see the improvement of students' mathematical communication ability. Based on the results of the analysis obtained the research results that there are differences in the ability of mathematical communication between students who use cooperative learning model think-pair-share (experiment class) with students using conventional learning (control class). This can be seen from the value of t0 obtained is 2.085 greater than the value of ttable is 1.99. Supported by the average grade obtained by experimental class that is 66,375 higher than the average value of control class is 53,875. Cooperative learning of think-pair-share model can also improve students' mathematical communication ability which is seen based on analysis result with N-Gain improvement test ie experimental class using cooperative learning with Think-Pair-Share model has increased by 0.607 higher than the increase obtained Control class is 0.432.