JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 25487981
Paper topics that can be published in JAST are as follows: 1. Small and Medium Enterprises (UKM) or community economic empowerment 2. Application of Bioenergy Technology 3. Environmental Management; 4. Natural Resource Processing 5. Workshop and Training for the community JAST is published twice a year every June and December, published by the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Articles
15
Articles
Komparasi Pengujian Mutu Beton dengan Menggunakan Metode SNI 03-4430-1997 dan SNI 1974-1990 dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Laboratorium Struktur dan Bahan Konstruksi Universitas Brawijaya

Hendik, Sugeng, Teguh, Dhino

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium, untuk mengetahui perbandingan pengukuran kekuatan beton pada kegiatan pengabdian masyarakat di Laboratorium Struktur dan Bahan Konstruksi Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Pengukuran kekuatan beton bisa menggunakan metode merusak dan tidak merusak. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan konstanta pengali nilai hasil pengujian Hammer Test, sehingga hasilnya bisa mendekati hasil pengujian dengan menggunakan Mesin Uji Tekan. Adapun variabel penelitian adalah jenis sampel dan metode pengujian. Jumlah sampel untuk setiap umur beton adalah 20 silinder dan 20 kubus, sehingga total adalah 40 buah sampel beton, setelah itu dilakukan pengujian kekuatan dengan menggunakan metode non destruktif dan dengan bahan yang sama dilakukan pengujian kuat tekan dengan metode destruktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian dengan menggunakan hammer test nilainya lebih rendah dibandingkan dengan pengujian dengan Compression Machine dan didapatkannya konstanta pengali sebesar 0,88. Sehingga dengan menggunakan nilai hasil pengujian dengan alat hammer test estimasi kekuatan beton bisa diukur terlebih dahulu tanpa menggunakan metode Destruktif Kata-kata kunci : pengujian merusak dan tidak merusak, mesin uji tekan, uji kekerasan ABSTRACT This research is experimental research conducted at laboratory, to find the comparison of strength measurement of concrete in Community Service Activities at Laboratory of Structures and Construction Materials can use the method of destructive and non-destructive. The main purpose of this research is to get the value of multiplier constant from the test result of Hammer Test, so the result can come near to the test result by using Compression Machine. The research variable are; sample type (cube of 15 x 15 and cylinder of 15 x 30), testing method (hammer test vs Universal testing machine). The number of concrete cylinder sample (Ø 15 cm x 30cm) for each concrete age is 20 of cylinder and 20 of cube, so the total is 40 pcs of concrete sample, after that, compressive strength test is performed by using method of non-destructive and by the same materials, compressive strength test is performed by using method of destructive. The result of this research is prove that value test by using Hammer Test is lower that using Compression Machine and the obtained of multiplier constant is 0.88. So by using value of test result with hammer test, estimation of concrete strength can be measured in advance without using method of destructive. Keywords : destructive test, non-destructive test, universal testing machine, hammer test

Tantangan Pemberdayaan Perekonomian Kecil Melalui Usaha Kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT)

Istikomayanti, Yuswa, Bariska, Hanif Fikri, Dwi Susanti, Rizki Aprilia

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Ibu Rumah Tangga (IRT) setelah selesai mengurus keperluan rumah tangganya, ibu-ibu tersebut tidak melakukan kegiatan lainnya. Dengan demikian pemasukan ekonomi hanya berasal dari suami. Upaya pemberdayaan perekonomian kecil yaitu usaha rumah tangga oleh Ibu-Ibu di Kelurahan Bunulrejo melalui kegiatan usaha jajanan kering sangat memberikan kesempatan untuk menambah pemasukan keluarga. Hasil dari program kemitraan ini sudah memberikan peningkatan keterampilan untuk memproduksi jajanan yaitu kacang bawang, sale pisang molen, dan stik keju. Tantangan yang dihadapi dalam pemberdayaan ini yaitu upaya meningkatkan kepercayaan diri dan jiwa wirausaha, upaya memperluas jaringan pasar dan modal, upaya menjaga kualitas produk dan daya saing di pasar. Upaya yang ditempuh yaitu dengan menyusun modul pembukuan sederhana, modul pemasaran, pendampingan standar kualitas produk dan pendampingan pemasaran secara online dan offline. Kata-kata kunci : daya saing, ekonomi kecil, Ibu Rumah Tangga (IRT), pemasaran. ABSTRACT Housewarming activities (IRT) after completing the care of household needs, the mothers are not doing other activities. Thus the income of the economy comes only from the husband. Efforts to empower the small economy of households by mothers in Bunulrejo Subdistrict through dry snack business activities provide opportunities to increase family income. The results of this partnership program have given skill enhancements to produce snacks such as peanuts, banana molen sale, and cheese sticks. The challenges faced in this empowerment are efforts to increase self-confidence and entrepreneurial spirit, efforts to expand market and capital network, efforts to maintain product quality and market competitiveness. Efforts are taken by preparing a simple accounting module, marketing module, product quality standard and marketing assistance online and offline. Key words : competitiveness, small economy, Housewife (IRT), marketing

Program Pengabdian Masyarakat Melalui Pengolahan Buah Kersen (Muntingia Calabura L.)

Rohmah, Jamilatur, Azizah, Nurul

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Desa Keboharan merupakan desa yang masuk pada wilayah kecamatan Krian kabupaten Sidoarjo. Sebagian besar masyarakat desa Keboharan adalah petani sawah dan buruh pabrik. Masyarakatnya memiliki potensi yang bisa dikembangkan, antara lain bidang pertanian dan industri rumah tangga, di bidang sosial memiliki PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga). PKK dusun Boharan dan Patoman merupakan salah satu wadah organisasi perempuan di desa Keboharan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Ibu-ibu PKK desa Keboharan memiliki latar belakang pendidikan yang beragam tetapi rata-rata hanya lulusan SMP dan SMA, dengan keadaan ekonomi keluarga yang berada pada ekonomi menengah ke bawah yang sebagian besar diantaranya adalah sebagai ibu rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan belum optimalnya kegiatan PKK, yang disebabkan karena keterbatasan kemampuan dan keilmuan ibu-ibu PKK. Oleh karena itu diperlukan suatu solusi yang konkret sebagai upaya untuk meningkatkan keberdayaan ibu-ibu PKK tersebut melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) berupa pelatihan pembuatan sabun dan detergen yakni sabun dan detergen cair herbal antibakteri ekstrak buah kersen (Muntingia calabura L.) beserta cara pengemasan produk dan pemasarannya. Pemilihan alternatif ini didasarkan pada kebutuhan akan keterampilan dan pengetahuan, yang dapat dijadikan bekal ibu-ibu PKK di desa Keboharan untuk merintis usaha serta latihan keterampilan. Selain itu di desa Keboharan banyak tumbuh tanaman kersen. Sehingga dengan adanya kegiatan ini diharapkan ibu-ibu PKK dapat melengkapi wawasan pengetahuan dan keterampilannya dalam berbagai segi kehidupan keluarga yang dapat digunakan sebagai bekal untuk membuka usaha keluarga yang pada akhirnya dapat menambah pemasukan keluarga dan menunjukkan eksistensi dirinya. Kata-kata kunci: buah kersen (Muntingia calabura L.), PPM, pemberdayaan. ABSTRACT Keboharan village is a village that enters the district of Krian Sidoarjo. Most of Keboharan villagers are farmers and factory workers. The villagers have a potential that can be developed, such as agriculture and home industries, in the social field has PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga). PKK in Boharan and Patoman hamlet is one of the organization of women in Keboharan village, Krian sub-district, Sidoarjo district, East Java Province. PKK woman in Keboharan village has diverse educational background but on average only junior and senior high school graduates, with the state of the family economy in the middle to lower economy, most of whom are as housewives. The analysis shows that the PKK activity is not optimal, due to the limited ability and knowledge of PKK woman. Therefore we need a concrete solution as an effort to improve the empowerment of PKK woman through Community Service Program (PPM) in the form of training of soap and liquid detergent antibacterial herb extract Muntingia calabura L. along with the way of packaging products and marketing. The selection of these alternatives is based on the need for skills and knowledge that PKK woman in Keboharan village can be used to pioneer the business and practice these skills. In addition Keboharan village grows many Muntingia calabura L. plants. So with the existence of this activity is expected to PKK woman can complement the knowledge and skills in various aspects of family life that can be used to participate to meet the needs of his family so that can eventually increase family income and also to show his existence. Keywords: kersen (Muntingia calabura L.), PPM, empowerment.

Studi Akuifer dengan Metode Geolistrik Resistivitas Desa Dadapan Kendal, Ngawi-Jawa Timur

Rakhmanto, Fajar, Fernando, Nicho Andreas

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Pengukuran geolistrik dilakukan di Desa Dadapan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi Jawa Timur sejumlah 3 (tiga) titik pengukuran VES (Vertical Electrical Sonding). Hasil pengukuran geolistrik dan data geologi menunjukkan kondisi batuan merupakan satuan Batuapung, Breksi/Andesit dan Batuapung berpasir. Nilai resistivitas yang menunjukkan akuifer pada range 50 – 200 Ohm meter yang terdapat pada batuapung berpasir. Tiga titik pengukuran menunjukkan lapisan akuifer dalam pada batuapung berpasir miring ke titik DDP-3 dengan kedalaman 71 – 180 meter. Kata kunci : desa dadapan kendal; VES (Vertical electrical Sonding; akuifer; batuapung berpasir ABSTRACT Geoelectric measurements in Dadapan Village, Kendal District, Ngawi Regency, East Java were 3 (three) measurement points of VES (Vertical Electrical Sonding). Geoelectric measurement results and geological data indicate rock conditions are units of Pumice, Breccia / Andesite and sandy Pumice. Resistivity values that indicate aquifers in the range 50 - 200 Ohm meters are found in sandy pumice. Three measurement points show the inner aquifer layer in the sloping sandstone to the DDP-3 point with a depth of 71 - 180 meter. Keywords : dadapan kendal village; VES (Vertical electrical Sonding), aquifer, sandy pumice

Profil Peternak Sapi Perah di Wilayah Desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang

Indratmi, Dian, Zalizar, Lili, Khotimah, Khusnul, Septiana, Anggundari, Puspitasari, Novia Dwi

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakuan di Desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil atapun latar belakang dari peternakan di Desa Kemiri dalam peningkatan usaha Peternakan. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah peternak yang ada didesa Kemiri dengan metode survey. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha peternakan sapi perah masih dapat menarik minat masyarakat, upaya peningkatan kuantitas dan kualitas produksi susu masih perlu dibantu dalam hal sarana dan prasarana, yang diikuti dengan peningkatan pemahaman dan kesadaran untuk memperbaiki manajemen pengelolaan usaha, pemasaran susu yang dilakukan oleh koperasi, masih memerlukan bantuan proteksi dari pemerintah untuk meningkatkan mutu Desa dalam produksi peternakan susu sapi perah. Kata kunci : peternakan; kemiri; jabung; sapi ABSTRACT This research was conducted in Kemiri Village, Jabung District, Malang Regency. This study aims to look at the profile and background of the farm in Kemiri Village in improving the Livestock business. Respondents used in this study were farmers in Kemiri village with survey methods. From the results of the study it can be concluded that the dairy farming business can still attract public interest, efforts to increase the quantity and quality of milk production still need to be assisted in terms of facilities and infrastructure, which is followed by an increase in understanding and awareness to improve business management, milk marketing carried out by cooperative, still need protection assistance from the government to improve the quality of the Village in the production of dairy cattle dairy farms.

WORKSHOP PENYUSUNAN MODUL PADA MGMP MATEMATIKA SMK MALANG

Wulandari, Tri Candra, Rahayu, Sri, Pranyata, Yuniar Ika Putri

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda dengan SMA, tentunya membuat guru SMK lebih kreatif dalam mengajar, kreatif dalam menciptakan media pembelajaran maupun sumber belajar. Selama ini, fokus pengembangan hanya berdasarkan pada kondisi fisik dan pengembangan pembelajaran, pengembangan SDM belum sampai pada masalah content setiap mata pelajaran. Hingga saat ini masih belum ada solusi nyata yang mampu mengatasi kelemahan pemahaman konsep peserta didik terutama pada mata pelajaran matematika. Pengabdi memberikan solusi agar guru membuat modul. Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar cetak yang dapat digunakan guru sebagai percepatan pembelajaran. Kegiatan yang dilaksanakan adalah workshop dengan strategi pelatihan selama satu minggu dengan rincian kegiatan pelatihan meliputi teori, praktik dan presentasi. Pengabdian pada masyarakat dalam bentuk workshop penyusunan modul kontekstual pada guru SMK Malang adalah (a) menyusun modul matematika yang memiliki karakteristik program keahlian, (b) soal yang disusun merupakan soal matematika yang dikaitkan langsung dengan permalahan sesuai dengan kompetensi keahlian. Kata-kata kunci : workshop, modul, kontekstual, MGMP matematika SMK ABSTRACT Having a different scientific background with high school, makes vocational’s teachers more creative in teaching, be creative in learning media and learning resources. So far, the focus of development is based on the physical condition and development of learning, human resource development has not reached the subject matter content of each subject. Until now there is still no real solution that can overcome the weakness of understanding the concept of learners, especially on the subjects of mathematics. Servers provide solutions for teachers to create modules. Module is one form of printed material that teachers can use as an acceleration of learning. The activities undertaken are workshops with a one week training strategy with detailed training activities covering theory, practice and presentation. Community service in the form of a workshop on the preparation of contextual modules in teachers of SMK Malang is (a) preparing math modules that have characteristics of skill program, (b) the matter that is composed is a mathematical problem that is directly related to the error in according with the competence of expertise Keywords : contextual, module, teacher vocational school, workshop

WORKSHOP PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH PADA MGMP MATEMATIKA SMK MALANG

Qamar, Kawakibul, Ardian, Yusriel

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Profesi Guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat penting dalam membangun insan Indonesia cerdas dan komptetitif. Konsekuensi dari guru profesional adalah Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Masih terlihat adanya kelemahan dari guru untuk melakukan publikasi ilmiah, yang disebabkan kurangnya keterampilan guru-guru untuk menulis karya tulis ilmiah. Untuk itu diperlukan usaha untuk meningkatkan keterampilan guru yang dikolaborasikan dengan pengembangan diri dan karya inovatif sebagai bagian PKB dengan indikasi sudah dilaksanakan dengan baik. Permasalahan yang dihadapi guru di sekolah adalah: (a) Keterampilan guru dalam menulis karya tulis ilmiah masih rendah, (b) Kegiatan peningkatan kompetensi di sekolah tidak menyentuh aspek keterampilan menulis karta tulis ilmiah dari setiap guru, (c) Dana kegiatan masih mengacu pada hal administratif sehingga kegiatan sangat sulit dilakukan, dan (d) Kesulitan dalam mendatangkan pihak kompeten untuk meningkatkan kompetensi menulis karya tulis sangat tinggi karena ketidaktahuan terhadap instruktur. Target luaran dari pengabdian pada masyarakat workshop penulisan karya tulis ilmiah pada guru SMK Malang adalah (a) Artikel karya tulis ilmiah yang dihasilkan dapat dipublikasikan baik dalam seminar, maupun jurnal, (b) Handout dan strategi pelatihan yang dapat diimbaskan kepada guru lain, (c) Pendampingan selama kurang lebih 2 bulan untuk mendapatkan kualitas artikel karya tulis ilmiah.

Administrasi Publikasi Online MGMP SMK Malang

Ardian, Yusriel, Qamar, Kawakibul

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah konsekuensi dari guru sebagai profesi. Guru sebagai profesi mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan insan Indonesia cerdas dan komptetitif. Masih terlihat adanya kelemahan dari guru untuk melakukan publikasi ilmiah, yang disebabkan kurangnya keterampilan guru-guru untuk dalam mengelola artikel ilmiah sebagai hasil dari tulisan karya tulis ilmiah. Untuk itu diperlukan usaha untuk meningkatkan keterampilan guru yang dikolaborasikan dengan pengembangan diri dan karya inovatif sebagai bagian PKB dengan indikasi sudah dilaksanakan dengan baik. Permasalahan yang dihadapi guru di sekolah adalah: (a) Keterampilan guru untuk menjadi operator masih rendah, (b) Kegiatan peningkatan kompetensi di sekolah tidak menyentuh aspek keterampilan komputer sebagai bagian dari administrator publikasi online, (c) Dana kegiatan masih mengacu pada hal administratif sehingga kegiatan sangat sulit dilakukan, (d) Kesulitan dalam mendatangkan pihak kompeten untuk meningkatkan kompetensi administrasi publikasi online karena keterbatasan pengetahuan dan relasi terhadap instruktur. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah (a) kesiapan dalam mempublikasikan artikel karya tulis ilmiah, (b) Handout yang dapat diimbaskan kepada guru lain, (c) Pendampingan selama kurang lebih 3 bulan

WORKSHOP GURU MATEMATIKA MENGGUNAKAN WORD PROCESSOR FORMULA DAN PENGELOLAAN KELAS

Riyadi, Selamet, Wulandari, Tri Candra

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

SMP Sunan Kalijogo merupakan salah satu sekolah mengenag pertama di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang yang berbaisis pondok pesantren. Mayoritas siswa di sekolah tersebut bersumber dari pondok pesantren Sunan Kalijogo meskipun ada juga siswa yang tidak mondok tepi hanya sebagian kecil saja. Dengan realitas sepeti itu dan ditambah dengan padatnya kegiatan di pondok pesantren menyebabkan siswa kurang antusias untuk belajar di sekolah. Sehingga tidak jarang guru mengeluh kurang bisa mengendalikan kelas yang sedang diajarnya. Karena banyak siswa yang mengantuk ketika pelajaran di kelas dan ada juga siswa yang bercanda dengan teman di dekatnya ketika guru menjelaskan. Untuk mengatasi hal tersebut dan untuk menambah kondusifitas pembelajaran maka tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Kanjuruhan Malang mengadakan pelatihan menggunakan Word Prosesor Formula dan beberapa pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekolah tersebut dan berbasis kurikulum 2013. Beberapa pendekatan pembelajaran yang disampaikan yaitu Inquiry Based Learning (IBL) dan Problem Based Learning (PBL). Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menggunakan Word Prosesor Formula serta menambah pengetahuan guru-guru tentang pembelajaran kurikulum 2013 yang sesuai dengan kondisi sekolah tersebut. Dengan harapan pengetahuan tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan kondusifitas pembelajaran di SMP Sunan Kalijogo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh yaitu guru-guru mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam pengelolaan kelas sehingga pembelajaran menjadi kondusif.

USAHA KECIL DAN MENENGAH KERIPIK TEMPE DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG UNTUK PENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA

Suryanti, Fenny, Mediaswati, Kun Aussieanita

JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ipteks bagi masyarakat (IbM) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang memiliki keunggulan tersendiri. Tim pengusul kali ini mengambil lokasi pengabdian di daerah Malang pada UKM Kripik Tempe Elang Jawa dan UKM Kripik Tempe Selera Pemberani tepatnya di wilayah jalan Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang. Adapun tujuan tim pengusul IbM ini adalah ingin mengembangkan produksi kripik tempe sebagai ciri khas kota Malang yang bekerja sama dengan mitra untuk memperbaiki kualitas proses pembuatan dan pengemasan kripik tempe tersebut dengan harapan daya jangkau pemasaran mitra semakin luas, sehingga pendapatan mitra akan bertambah dan dapat meningkatkan taraf hidup keluarga. Rencana kegiatan yang akan dilakukan pada mitra adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat desain kemasan agar lebih menarik dalam pemasaran dan cara menganalisa untung rugi UKM dalam bentuk analisa BEP usaha serta pemberian alat pengiris tempe dan pengemas kripik tempe yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra untuk mengembangkan usahanya sehingga produk yang dihasilkan akan lebih higienis saat pengirisan dan tahan lebih lama dalam penyimpanan dengan menggunakan kemasan plastik yang sesuai standar serta dapat dikemas lebih rapat dan rapi. Selain itu, tim pengusul juga memberikan trik-trik dalam teknik komunikasi pemasaran agar kegiatan pemasaran yang selama ini kurang efektif, akan semakin berkembang dengan adanya model pemasaran baru yang ditawarkan oleh tim pengusul yakni pemasaran melalui media internet (website) dan personal selling serta cara mendesain kemasan yang lebih menarik bagi konsumen. Kata kunci : Kripik tempe, Pemasaran, Alat pengiris, Alat pengemas. ABSTRACT Science and technology for society is one form of community service that has its own advantages. Proposer team this time taking the location service in the area of Malang on Elang Jawa of tempe chips UKM and UKM chips Tempe of Selera Pemberani in the way Courageous Village Purwantoro Sanan Blimbing district of Malang. The purpose of the team proposer IbM of this is to develop the production of chips tempe as typical city of Malang are working with partners to improve the quality of the manufacturing process and packaging chips tempe with the hope of a range of partner marketing increasingly widespread, so that the partner revenue will grow and be able to improve family life. Plan activities to be carried out on a partner is to provide training and assistance in making the packaging design to make it more attractive in marketing and how to analyze the cost-benefit of UKM in the form of analysis BEP business as well as the provision of slicer tempeh and packaging chips tempe tailored to the needs of partners to expand its business so that the resulting product will be more hygienic when slicing and last longer in storage by using plastic packaging standards-compliant and can be packed more tightly and neatly. In addition, the team proposer also provide the tricks in the techniques of marketing communication that marketing activities which have been less effective, will grow with the new marketing model offered by the team proposing that marketing via the Internet (website) and personal selling as well as how to design packaging more appealing to consumers. Keywords : Tempe crisps, Marketing, Tools slicer, packaging equipment.