cover
Contact Name
Muchamad Subali Noto
Contact Email
balimath61@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnpm.unswagati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika)
ISSN : 25498495     EISSN : 25494937     DOI : -
JNPM adalah jurnal yang terbit setiap 6 bulan sekali yaitu bulan Maret dan bulan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati) Cirebon. JNPM memiliki p-ISSN 2549-8495 dan e-ISSN 2549-4937.
Articles 57 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VIII Yustianingsih, Rizza; Syarifuddin, Hendra; Yerizon, Yerizon
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 2 (2017): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.774 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v1i2.563

Abstract

Abstrak. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan pada kelas VIII SMP di lapangan, masih ditemukan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam masalah nyata yang belum optimal dan aktivitas siswa tidak mendukung proses belajar mereka. Salah satu faktornya adalah tidak cocoknya perangkat pembelajaran yang dapat memudahkan pembelajar untuk memperbaiki pemecahan kemampuan matematika dan kemampuan belajar siswa. Dari situ, untuk mendasari melakukan pengembangan perangkat pembelajaran matematika, ada rencana rencana pembelajaran (RPP) dan lembar kerja siswa (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL), yang dapat memberikan pengalaman belajar untuk belajar pemecahan masalah dan dapat memberikan efek potensial yang baik pada aktivitas siswa selama proses belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan uji kemampuan pemecahan masalah. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Sawahlunto. Pengembangan penelitian ini yang digunakan adalah mode Plomp yang terdiri dari tahap awal penelitian, tahap prototipe, dan tahap penilaian. Berdasarkan hasil analisis data, terlihat bahwa alat pembelajaran berdasarkan PBL telah memenuhi kriteria yang valid dalam hal isi dan konstruksi. Peralatan pelajaran telah dianggap praktis dalam hal pelaksanaan dan efisiensi penggunaan waktu oleh guru dan siswa. Alat pelajaran juga efektif dalam hal proses penguasaan presentasi siswa belajar setelah menggunakan pembelajaran berbasis perangkat berbasis pembelajaran lebih besar dari atau sama dengan 75% sedangkan dalam hal hasil rata-rata siswa telah aktif dalam belajar.Kata kunci: Perangkat Pelajaran Matematika, Pemecahan Masalah, PBL. Abstract. Based on the results of preliminary studies at grade VIII SMP in the field, it is still  found a mathematical problem solving ability of students in real problem who have not optimally and students activities do not support their learning process. One of the  factor is unsuitable of learning tools that can be facilitate learners to improve solving of mathematical problems ability and student’s activities to learn. From that case, to be underlying to do development learning tools of mathematics, there are plan lesson plan (RPP) and student’s worksheet (LKPD) on Problem Based Learning (PBL), which can provide a learning experience to learn problem solving and can provide a good potential effects on student’s activities during the learning proccess. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and test problem solving abilities. The subjects of this research are students grade VIII SMP N 3 Sawahlunto. This research development is used Plomp mode consists of phase preliminary research, prototype phase, and assessment phase. Based on the data analysis result, it was showed that the learning equipment based on  PBL has fulfilled valid criteria in term of content and construct. The lesson equipment has been considered as practical in terms of implementation and the efficiency of time use by teachers and students. The lesson equipment has also been effective in terms of process  the presentation mastery learning students after using the device based learning problem-based learning is greater than or equal to 75% while in terms of results the average student has been active in the learning. Based on these results, it can be concluded that the mathematics lesson equipment based on PBL which was conducted to students of class VIII was valid, practical, and effective.Keyword. Mathematics Lesson Equipment, Problem Solving, PBL.
Kontribusi Mathematics Anxiety terhadap Kemampuan Akademik Mahasiswa pada Pembelajaran Kalkulus Hidayat, Rifqi
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.199 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v2i2.847

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara mathematics anxiety dengan kemampuan akademik mahasiswa tingkat awal. Penelitian ini didasari oleh performa sebagian besar mahasiswa awal program studi pendidikan matematika masih merasa cemas ketika berhadapan dengan persoalan matematika dalam pembelajaran kalkulus diferensial. Sehingga ketika pembelajaran berlangsung maupun ketika menghadapi persoalan kalkulus, muncul ketidaknyamanan yang dirasakan oleh mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik korelasi, Metode ini digunakan untuk melihat seberapa kuat dan seberapa besar pengaruh mathematics anxiety terhadap kemampuan akademik mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2016/2017 di FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon, sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 20 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Kalkulus Diferensial. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala mathematics anxiety. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara mathematics anxiety dengan kemampuan akademik mahasiswa, serta mathematics anxiety memberikan kontribusi sebesar 35% terhadap kemampuan akademik mahasiswa, dan 65% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian.Kata kunci: Kontribusi, Mathematics Anxiety dan Kemampuan Akademik
PENGARUH PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI GARIS DAN SUDUT Rusyda, Nurul Afifah; Sari, Dwi Septina
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 1 (2017): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.952 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v1i1.243

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam pembelajaran matematika diharapkan dapat berkembang secara optimal. Namun, kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di SMP Negeri 13 Padang belum berkembang secara optimal. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa dimana hanya terdapat dua kelas dari delapan kelas yang memiliki jumlah siswa yang tuntas lebih tinggi daripada siswa yang tidak tuntas. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah yaitu 75. Pada proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 13 Padang, siswa masih belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa adalah dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa yang belajar dengan menggunakan model CTL lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Pemahaman konsep matematika, pembelajaran matematika, model Contextual Teaching and Learning 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Materi Statistika Susanti, Susanti; Musdi, Edwin; Syarifuddin, Hendra
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 2 (2017): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.443 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v1i2.561

Abstract

Abstrak. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, kemampuan pemecahan masalah matematika di kalangan siswa kelas XI SMA di lapangan belum dikembangkan secara optimal dan proses pembelajaran juga tidak mendukung aktivitas siswa untuk secara aktif mempromosikan pengetahuan. Salah satu alasannya adalah tidak tersedianya perangkat pembelajaran yang dapat mendukung peningkatan pemecahan masalah dan aktivitas siswa di SMA kelas XI. Ini adalah tujuan mendasar dari pengembangan perangkat pembelajaran matematika seperti rencana pelajaran dan lembar kerja siswa berdasarkan penemuan terpandu dalam materi statistik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan aktivitas siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu penelitian pendahuluan, tahap pengembangan prototipe dan tahap penilaian. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 7 Padang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, kuesioner, wawancara dan tes. Berdasarkan hasil validitas data analisis menunjukkan bahwa alat pembelajaran berdasarkan penemuan terpandu yang telah memenuhi kriteria valid dalam hal isi dan konstruk kemudian diuji pada siswa kelas XI SMA N 7 Padang. Perangkat pembelajaran sudah praktis dalam hal kemudahan penggunaan karena bisa diterapkan dalam kegiatan belajar. Selain itu, tahap penilaian dilakukan uji efektivitas bertujuan untuk melihat hasil kegiatan pembelajaran berupa kemampuan memecahkan masalah siswa setelah belajar dengan menggunakan lembar kerja siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing untuk kelas XI SMA yang telah dihasilkan dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Penemuan Terbimbing Abstract. Based on the results of preliminary research, the ability of mathematical problem solving among students of class XI SMA in the field has not be developed optimally and the learning process is also not support the students activity to actively promote the knowledge. One of reason is the unavailability of learning tools which can support the increasing of problem solving and student’s activities on grade XI Senior High School. It is the underlying purpose of the development of mathematics learning tools such as lesson plans and students work sheet based on guided discovery in statistical material to improve mathematical problem-solving ability and students activities. Type of this research is development research by using Plomp model which consists of three phases which preliminary research, prototype development phase and the assessment phase. The research subjects were the students of class XI SMA N 7 Padang. Data were collected through observation, documentation, questionnaires, interviews and tests. Based on the results of validity of analysis data showed that learning tools based on guided discovery that have met the valid criteria in terms of content and construct then tested on the students in class XI SMA N 7 Padang. The learning tool is already practical in terms of enforceability and ease for using due to can be applied in learning activities. Besides, the assessment phase carried effectiveness test aimed to see activity and learning outcomes in the form of problem-solving ability of students after learning by using the students work sheet. Based on these results it can be concluded that the tool is guided discovery-based learning mathematics for class XI SMA that has been generated can be declared valid, practical and effective. Keywords: Problem Solving Ability, Guided Discovery
Development of Instructional Materials Based on Ethnomathematic in Mathematics Learning in Junior High School Dahlan, Jarnawi Afgani; Permatasari, Revina
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 1 (2018): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.561 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v2i1.987

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berbasis masalah dan mengetahui respon siswa terhadap soal matematika berbasis masalah yang diberikan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif diskriptif. Subyek penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta yang terdiri dari 2 siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subyek penelitian memiliki kemampuan dalam menyelesaikan soal matematika berbasis masalah dengan berbagai tingkatan. Selanjutnya, siswa memiliki respon positif terhadap seluruh soal yang diberikan. Kata Kunci. Kemampuan matematika, Soal matematika berbasis masalah, Sistem persamaan linier dua variabel Abstract. The study aims to determine the ability of students in solving the mathematics problem-based and to know the students’ response to the problem-based math problems provided. This research uses descriptive quantitative research. The research’s subjects are 6 students of class VIII SMP Negeri 11 Yogyakarta consisting of 2 students with high, medium, and low math skills. The results showed that all research subjects have the ability to solve problem-based math problems with various levels. Furthermore, students have a positive response to all given questions.   Keywords. Mathematical skills, Problem-based math problems, Two-variable linear equation system
Diagnosa Kesulitan Metacognitive Awareness terhadap Proses Pemecahan Masalah Matematika Hidayati, Destia Wahyu
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 2 (2017): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.695 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v1i2.503

Abstract

Abstrak. Pemecahan masalah merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari matematika. Mahasiswa yang sedang memecahkan masalah matematika secara tidak langsung melakukan metakognisi. Metakognisi merupakan kegiatan berpikir mengenai. Metakognitif merupakan bentuk sifat dari metakognisi.  Metakognitif berkaitan dengan pemikiran seseorang yang berbeda satu sama lain. Metakognitif juga berkaitan dengan kesadaran. Metacognitive awareness adalah kesadaran dalam melakukan kegiatan metakognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosa atau mengidentifikasi kesulitan metacognitive awareness mahasiswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga mahasiswa yang masing-masing berada di kelompok rendah, sedang, atas. Instrumen dalam penelitian ini adalah soal tes pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini yaitu posisi pengetahuan mahasiswa pada saat proses penyelesaian masalah, strategi pemecahan masalah untuk menyelesaikan masalah, dan hubungan pengetahuan tertentu untuk menyelesaikan masalah pada kelompok rendah, sedang, dan atas menunjukkan deskripsi yang berbeda. Kata Kunci: metacognitive awareness, pemecahan masalah Abstract. Problem solving is something that can not be separated from mathematics. Students who are solving math problems do metacognition indirectly. Metacognition is an activity of thinking. Metacognitive is an adjective form of metacognition. Metacognitive relates with the different of thinking from each other. Metacognitive also relates with consciousness. Metacognitive awareness is the awareness of metacognitive activity. This study aims to diagnose or identify the difficulties of students metacognitive awareness in solving problems. This research uses qualitative research method. The subjects consisted of three students, they were in the lower, middle, upper grade. Instruments in this research is question of mathematical problem solving test and interview guide. The result of this research is the position of student knowledge during problem solving process, problem solving strategy to solve the problem, and certain knowledge relation to solve the problem in low, medium, and upper grade shows different description. Keywords: Metacognitive awareness, problem solving 
Hubungan Kemampuan Komunikasi Matematis dengan Self Esteem Siswa SMP Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning Pada Materi Segiempat Yuniarti, Novita; Sulasmini, Leni; Rahmadhani, Efrina; Rohaeti, Euis Eti; Fitriani, Nelly
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 1 (2018): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.675 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v2i1.871

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana hubungan antara kemampuan komunikasi matematis siswa dengan self-esteem siswa SMP dalam pembelajaran yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL). Adapun metode dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, dimana diambil dua kelas dengan pembelajaran berbeda yakni kelas pertama menggunakan pembelajaran biasa dan kelas kedua menggunakan pembelajaran dengan pendekatan CTL. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa salah satu SMP di Kota Cimahi dengan sampel 2 kelas. Adapun materi yang diteliti adalah materi segiempat. Ke dua kelas diberikan pretes dan angket untuk mengetahui pengetahuan  awal siswa. Kemudian pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL sedangkan pada kelas kontrol diberikan pembelajaran biasa. Selanjutnya kedua kelas diberikan postes dan angket akhir, dimana data tersebut yang akan diolah dan dianalis korelasinya menggunakan Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi matematis dan self-esteem siswa SMP dalam pembelajaran matematika, semakin tinggi kemampuan komunikasi matematis siswa maka semakin tinggi pula self-esteem yang dimiliki oleh siswa SMP.Kata Kunci: Komunikasi Matematis, Self-Esteem, Pendekatan Contextual Teaching And Learning, Segiempat Abstract. The purpose of this study is to examine how the correlation between students mathematical communication ability with self-esteem of junior high school students in learning using Contextual Teaching and Learning (CTL) approach. The method in this research is quasi experimental, which is taken two classes with different learning that the first class is using usual  learning and second ones  is  learning with CTL approach. The population of this study is all the students of seventh grade of junior high school in Cimahi with a sample of 2 classes. Both classes are given pretest and questionnaire to know the students prior knowledge. Then in the experimental class is given learning by using CTL approach while in the control class is given usual learning. Furthermore, both classes are given posttest and final questionnaire, where the data will be processed and analyzed by using the Product Moment Pearson correlation. The results showed a significant relationship between the ability of mathematical communication and self-esteem of the students of  junior high school  in learning mathematics.Keywords: Mathematical Communication, Self-Esteem, Contextual Teaching and Learning Approach, Rectangular.
Pengaruh Concept Attainment Model Terhadap Disposisi Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Angraini, Lilis Marina
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.944 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v2i2.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan disposisi berpikir kritis matematis mahasiswa melalui pembelajaran Concept Attainment Model dan pembelajaran konvensional. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, uji Levene, Uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan disposisi berpikir kritis matematis mahasiswa kelas eksperimen dengan kelas konvensional secara keseluruhan. Untuk kedepannya disarankan penerapan Concept Attainment Model dilakukan dalam jangka waktu satu semester dan jumlah mahasiswa satu kelas tidak lebih dari 30 orang agar mendapatkan hasil penelitian yang maksimal.Kata kunci : Concept Attainment Model, Disposisi Berpikir Kritis.
ANALISIS HAMBATAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH KALKULUS DASAR Wahyuni, Arie
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 1 (2017): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.372 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v1i1.253

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu usaha yang di tempuh dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam pelaksanaan pendidikan terdapat proses pembelajaran yang setiap jenjangnya, mahasiswa dituntut untuk mengikuti mata kuliah tertentu, termasuk mata kuliah matematika. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif yang berupaya untuk mendeskripsikan analisis hambatan belajar mahasiswa. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I tahun 2016-2017 Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang yang menempuh mata kuliah Kalkulus Dasar. Penelitian ini mengungkap hal-hal yang dianggap sebagai faktor hambatan belajar mahasiswa pada mata kuliah Kalkulus Dasar. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan informasi melalui tes diagnostik dan  wawancara pada mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan mahasiswa dalam mempelajari Kalkulus Dasar pada umunya terletak  pada kemampuan mendasar yakni fungsi aljabar dan limit fungsi. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti adalah adanya kesalahan mahasiswa karena kecerobohan, kesalahan mahasiswa dalam keterampilan proses, kesalahan memahami soal, kesalahan dalam transformasi, dan kesalahan dalam menggunakan notasi. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, perlu kiranya bagi pengajar mata kuliah Kalkulus Dasar untuk dapat mengembangkan strategi pembelajarannya agar mahasiswa dapat lebih terasah kemampuan berfikirnya dan pengajar agar dapat memberikan latihan-latihan soal yang bervariasi kepada mahasiswa secara kontinu terutama yang berkaitan dengan materi limit fungsi aljabar.  Kata Kunci: Hambatan Belajar, Kalkulus Dasar, Limit Fungsi Aljabar.
Etnomatematika Pada Bentuk Jajanan Pasar di Daerah Istimewa Yogyakarta Huda, Nuk Tohul
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.829 KB) | DOI: 10.25157/jnpm.v2i2.870

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan bagian dari tanah jawa yang sangat kental dengan berbagai tradisi atau kebudayaan. Makanan tradisional seperti Jajanan pasar adalah salah satu syarat yang biasanya digunakan dalam prosesi tradisi tersebut. Misalnya sesaji, prosesi pernikahan, orang meninggal, grebeg maulud tidak terlepas dari unsur makanan tradisional dengan berbagai filosofis dan pemaknaan simboliknya. Jajanan pasar adalah makanan tradisional yang kita jumpai di pasar-pasar tradisional dan merupakan makanan warisan para leluhur, tetapi saat ini sudah berkembang menjadi makanan ciri khas yang dapat juga kita jumpai dipusat perbelanjaan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk geometri dalam aneka jajanan pasar tersebut serta unsur-unsur matematis terkait dengan. Menggunakan pendekatan etnomatematika peneliti melakukan eksplorasi dan mengelompokkan aneka bentuk jajanan pasar berdasarkan unsur bangun datar dan bangun ruang pada materi SD maupun SMP. Penelitian ini berbentuk dekriptif kualitatif. Poses pengambilan data dilakukan dengan kajian literatur, studi lapangan dan juga wawancara dengan beberapa sumber terkait. Untuk mengetahui berbagai jenis makanan apa saja yang biasa digunakan dalam setiap upacara-upacara kebudayaan yang ada di Yogyakarta. Kemudian dikelompokkan berdasarkan bentuk geometris dan dianalisis.Unsur-unsur matematis yang ditemukan dalam penelitian ini cukup banyak secara geometris ditemukan bentuk bidang datar segi empat, lingkaran, segitiga, trapezium, elips, sedangkan untuk bangun ruang ditemukan diantaranya bentuk bola, silinder, balok, kerucut. Secara ekonomis berdasarkan proses pembuatan dan penjualannya juga ditemukan bentuk matematis model matematika persamaan linear 2 dan 3 variabel. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan memberi manfaat bagi pembelajaran kontekstual dan digunakan sebagai contoh penggunaan konsep matematika dalam berbagai kehidupan disekitar kita.