cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles 274 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH ALJABAR LINEAR DENGAN MENGGUNAKAN MAPLE PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI Zulhendri, Zulhendri; Hidayat, Adityawarman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku ajar mata kuliah Aljabar Linear dengan menggunakan Maple.  Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) implementasi. Produk penelitian ini adalah bahan ajar mata kuliah Aljabar Linear. Prototipe produk divalidasi oleh ahli desain dan ahli media, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji kelompok.  Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara.  Dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan layak diterapkan kepada mahasiswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTs AL-MUHAJIRIN TAPUNG Hidayat, Adityawarman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran cooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan pemecahan masalah matematis pada materi bangun ruang kubus dan balok siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung Kabupaten Kampar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung, sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun langkah-langkah dalam PTK ini  adalah perencanaan, implementasi, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus I, II, III, dan tes unit dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin melalui model pembelajaran cooperatiftipe Team Assisted Individualization (TAI) tepatnya pada siklus ketiga, dan target yang diinginkanpun sudah tercapai.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PROFESI PENGAWAS SEKOLAH Perdana, Novrian Satria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.112

Abstract

Hingga saat ini berkembang stigma bahwa jabatan pengawas sekolah merupakan jabatan yang kurang menjanjikan dari segi karier dan kesejahteraan material. Jabatan pengawas sekolah dianggap tidak memiliki kekuatan (power) karena secara struktural tidak memiliki akses dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis di lingkungan kelembagaan pendidikan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen profesi pengawas sekolah di kota Pekanbaru. Penelitian ini untuk mendalami penerapan dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ada beberapa macam, dalam penelitian ini digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.  Sumber data penelitian ini adalah pengawas sekolah yang berada di kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap pengawas sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam penerapan manajemen profesi pengawas sekolah di kota Pekanbaru belum sepenuhnya sesuai dengan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018. Sebagian besar pengawas sekolah diangkat bukan dari kepala sekolah, sehingga menimbulkan ketimpangan pemahaman dalam melakukan supervisi ke sekolah, dan mengenai jenjang karier, sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KEGIATAN PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS IX SMPN 3 PASIR PENYU Asrul, Asrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.113

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa di kelas IX SMP Negeri 3 Pasir Penyu. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data atau informasi dan membahas tentang peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran bermain. Jenis penetian adalah penelitian tindakan kelas dengan prosedur perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas IX SMP Negeri 3 Pasir Penyu dengan jumlah siswa 28 orang pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan untuk dua siklus dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan persentase dan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan peningkatan hasil belajar siswa yang diperoleh dari lembar observasi yang dilakukan setelah siklus I dan II dengan tindakan pemutaran video pembelajaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK THINK PAIR SQUARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar matematika siswa sebelum dan sesudah dilaksanakan penerapan pembelajaran kooperatif dengan teknik Think Pair Square (TPS) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IX1 SMP Negeri 3 Pasir Penyu tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 32 orang siswa dengan 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan dengan kemampuan heterogen. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dan kesadaran guru untuk menerapkan suatu model pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2017 sampai dengan 29 Maret 2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik pengamatan dan tes. Lembar pengamatan akan dianalisis secara deskriptif naratif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tentang aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan tes hasil belajar akan dianalisis dengan analisis Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dan analisis nilai Rata-Rata, untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran kooperatif dengan teknik Think Pair Square (TPS). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IX1 SMP Negeri 3 Pasir Penyu. Hal tersebut juga terlihat pada analisis hasil belajar siswa pada skor dasar,ulangan harian I dan ulangan harian II, dimana hasil belajar siswa pada skor dasar yang mencapai KKM adalah 12 siswa, pada ulangan harian I hasil belajar siswa yang mencapai KKM adalah 20 siswa, dan pada ulangan harian II hasil belajar siswa yang mencapai KKM adalah 19 siswa. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan teknik Think Pair Square (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IX1 SMP Negeri 3 Pasir Penyu tahun pelajaran 2016/2017.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PKN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL (PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 008 KAMPUNG BESAR KOTA KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN PELAJARAN 2016/2017) Susanti, Efi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.115

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV SDN 008 Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat pada materi pelajaran PKn merupakan masalah yang harus diatasi oleh guru. Dari 24 siswa hanya 5 (20,8%) orang yang memiliki motivasi belajar yang tinggi. Sementara 19 (79,2%) orang motivasi belajarnya masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar PKn Siswa Kelas IV SDN 008 Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat melalui penggunaan media visual. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar PKn di Kelas IV SDN 008 Kampung Besar Kota melalui penggunaan media visual. Pada data awal 5 (20,8%) orang siswa yang motivasi belajarnya tinggi, kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat sebanyak 15 (62,5%) orang siswa. Pada Siklus II terjadi pengingkatan motivasi belajar sebanyak 22 (91,7%) orang siswa. Penggunaan media vidual juga dapat meningkatkan ketutasan belajar siswa. Dari data awal siswa yang tuntas hanya 25%, namun pada siklus I meningkat menjadi 66,7% dan pada siklus II persentase siswa mencapai 95,8%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-1 SMPN 3 PASIR PENYU Humaida, Humaida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.116

Abstract

Guru, siswa dan bahan ajar merupakan unsur yang paling dominan dalam proses belajar yang nantinya akan sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VII-1 SMPN 3 Pasir Penyu. setelah diterapkannya Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Agustus 2016 sampai Oktober 2016 yang merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII-1 SMP Negeri 3 Pasir Penyu yang berjumlah 35 siswa terdiri dari 18 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki, data dalam penelitian ini berupa hasil belajar siswa serta data pendukung berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, hasil belajar siswa diukur berdasarkan hasil tes setiap akhir siklus serta ketuntasan belajar siswa pada masing-masing siklus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa, jumlah siswa yang mencapai KKM mengalami peningkatan pada ulangan harian I dan II dari skor dasar, pada skor dasar siswa yang mencapai KKM 51,43%, pada ulangan harian I siswa yang mencapai KKM menjadi 65,71%, dan pada ulangan harian II jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 77,14%. Dari analisis rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada ulangan harian I dan II dari skor dasar, dari analisis hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan model pembelajaran kooperatif teknik NHT dalam 2 siklus mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII-1 SMPN 3 Pasir Penyu   Kata kunci: , 
PENGGUNAAN MEDIA CHARTA MODEL DAN LKS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IX-2 SMPN 3 PASIR PENYU TAHUN 2014/2015 Husni, Husni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.117

Abstract

Media pelajaran jenisnya beragam yang masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan, maka pemilihan media yang sesuai dengan topik atau pokok bahasan yang akan diajarkan harus betul-betul dipikirkan oleh guru yang akan menyampaikan materi pelajaran. Pada penilaian ini pokok bahasan yang akan diajarkan adalah Rangkaian Hambatan Listrik sehingga media yang dianggap cocok untuk membantu siswa memahami konsep itu adalah media charta, model dan LKS.Permasalahan yang ingin dikaji dalam dalam penelitian tindakan ini adalah “Apakah pemanfaatan media charta, model dan LKS dapat meningkatkan pemahaman konsep-konsep IPA bagi siswa kelas IX,2 SMP Negeri 3 Pasir Penyu?. ”Tujuan penelitian yang hendak diperoleh adalah untuk meningkatkan pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan media charta, model dan LKS di kelas IX-2 SMP Negeri 3 Pasir Penyu. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX,2 SMP Negeri 3 Pasir Penyu Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (68,00%), siklus II (76,00%), siklus III (88,00%). Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan media charta, model dan LKS dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas IX,2 SMP Negeri 3 Pasir Penyu, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
PENINGKATAN DAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF INTERGROUP RELATION DI KELAS XII IPA2 SMAN 2 KUOK Nasruddin, Kaslim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.118

Abstract

Aktifitas merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembelajaran. Hasil belajar akan meningkat bilamana peserta didik memliki aktifitas yang tinggi dalam belajar. Dengan aktifitas akan dapat menghilangkan perasaan malu, takut, kurang percaya diri dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas dan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas XII IPA 2 SMAN 2 Kuok menggunakan pembelajaran kooperatif. Data yang dikumpulkan berupa hasil pengamatan dan test. Data dioalah menggunakan analisis deskriptif seperti yang disarankan Suharsismi (2008) dan Depdikbud (1995). Pengolahan data tersebut terdiri dari aktifitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas XII IPA SMAN 2 Kuok. Peningkatan terjadi pada pertemuan I,II dan III pada siklus I dan II. Aktifitas belajar siswa berada dalam kategori baik (61%-80%) pada masing-masing indikator pencapaian pada akhir siklus. Begitu juga dengan hasil belajar siswa, ketuntasan klasikal pada akhir siklus I adalah 65% sedangkan pada akhir siklus II ketuntasan klasikal meningkat menjadi 90%. Pencapaian ketuntasan klasikal tersebut lebih signifikan lagi bila dibandingkan dengan ketuntasan hasil belajar Bahasa Inggris siswa ketika pembelajaran konvensional pada semester sebelumnya yaitu 50%. Peningkatan aktifitas dan hasil belajar Bahasa Inggris siswa melalui pembelajaran kooperatif telah melecut motivasi guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran untuk selalu berkreasi dan berinovasi untuk menggali potensi siswa. Aktifitas tidak tumbuh begitu saja namun mesti dirangsang, salah satunya dengn model pembelajaran kooperatif. Karena pembelajaran kooperatif memberikan peluang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengekpresikan diri serta wadah untuk berkompetisi dalam belajar dengan mengedepankan azas-azas sosial seperti saling mengahargai dan tanggung jawab. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif intergroup relation dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 2 Kuok
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA BERJAMAAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Purwati, Purwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol 2 No 5 (2018): October 2018, 35 Articles, Pages 937-1377
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.119

Abstract

Salah satu faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah adalah kemampuan guru mengelola pembelajaran di kelas. Pengelolaan pembelajaran yang dimaksud adalah pengelolaan pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa sebagai bagian dari proses pembelajaran tersebut. Artinya pembelajaran tidak harus selalu berpusat pada guru, tetapi juga melibatkan siswa sebagai objek yang paling berperan di dalamnya. Bila pembelajaran direncanakan dan dikelola dengan baik akan menciptakan proses belajar yang efektif bagi siswa dan guru. Guru yang mengorganisasikan kelasnya dengan baik, yang memungkinkan berlangsungnya pembelajaran yang berstruktur, menghasilkan rasio keterlibatan siswa yang lebih tinggi, dan hasil belajar yang lebih tinggi dari pada guru yang menggunakan pendekatan kurang formal dan kurang terstruktur. Perencanaan dan pengelolaan yang baik oleh guru dapat membantu guru untuk lebih meprestasi siswa mengikuti pelajaran yang disajikan. Dengan terprestasinya siswa terhadap pembelajaran, berarti guru dapat lebih mengarahkan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Perencanaan dan pengelolaan ini pun nantinya dapat menghasilkan hasil belajar yang lebih baik pula. Salah satu perencanaan dan pengelolaan yang dimaksud adalah pembelajaran yang di desain dengan menggunakan metode belajar yang bervariasi. Salah satunya adalah dengan penggunaan metode Jigsaw. Setelah kegiatan diskusi berlangsung, sebagian siswa mempresentasikan hasil diskusi ke depan kelas dan guru memepersilakan siswa lain untuk mengomentarinya. Kegiatan pembelajaran berlangsung santai, menyenangkan, dan siswa merasa tidak tertekan. Guru dapat melihat antusias siswa selama KBM berlangsung. Tujuan pembelajaran tercapai dan hasilnya pun cukup baik. Desain belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Jigsaw ini ternyata memberikan hasil akhir pembelajaran yang cukup memuaskan. Hal ini diindikasikan dengan keterlibatan dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran yang sebelumnya memiliki rasa kurang tertarik menjadi terprestasi untuk mengikutinya.   Kata kunci: ,,

Page 1 of 28 | Total Record : 274