cover
Filter by Year
Articles
11
Articles
PELATIHAN PEMBUATAN PROPOSAL RENCANA BISNIS (BUSINESS PLAN) BAGI SISWA MADRASAH TSANAWIYAH NURUL HIKMAH DAN SMP AL-IHSAN GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA

Suprapto, Hugo Aries

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya membuat proposal rencana bisnis untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha. Target luaran kegiatan ini adalah diharapkan siswa - siswi lebih mudah dan mengerti dalam memahami penulisan proposal dengan menumbuhkan ide kreatif dan inovasi dan meningkatkan motivasi berwirausaha. Metode kegiatan yang dilakukan tim abdimas dengan dua tahapan, tahap [1]. Observasi langsung, yaitu: tim abdimas langsung datang ke lokasi, untuk memperoleh data. Hal ini dilakukan pada saat menjelang maupun pada saat kegiatan berlangsung Tahap;  ke [2]. Demontrasi, yaitu: tim pengabdi mengajarkan secara langsung cara     belajar membuat business plan kepada siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah dan siswa-siswi SMP Al-Ihsan. Pengajaran akan dilakukan  4 tatap muka agar siswa-siswi SMP Nurul Hikmah dan SMP Al-Ihsan lebih memahami penulisan proposal bisnis yang akan diajarkan.Kata Kunci :  Proposal Rencana Bisnis dan Kemampuan BerwirausahaABSTRACTThis activity aims to provide understanding to the students about the importance of making business plan proposal to improve entrepreneurship skills. The outcome target of this activity is expected the students - students easier and understand in understanding the writing of proposals by fostering creative ideas and innovation and improve entrepreneurship motivation. The method of activity performed by the team is abdimas with two stages, stage [1]. Direct observation, ie: team abdimas directly come to the location, to obtain data. This is done at the time of the Phase; 2nd]. Demonstration, namely: team of devotees teach directly how to learn to make business plan to students of Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah and student of SMP Al-Ihsan. Teaching will be conducted 4 face to face so that the students of SMP Nurul Hikmah and SMP Al-Ihsan better understand the writing of business proposal that will be taught.Keywords: Business Plan Proposal and Entrepreneurship Capability

PELATIHAN “ ANDRAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE” BAGI TUTOR KESETARAAN PAKET C DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PERSONAL PROSES PEMBELAJARAN PADA PESERTA DIDIK DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) GEMA KELURAHAN CIKALANG KECAMATAN TAWANG KOTA TASIKMALAYA

Danial, Adang Danial, Syaefudin, Syaefudin Syaefudin, Yuliani, Lulu Yuliani

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan umum dalam rencana pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan mutu tutor paket kesetaraan C dalam  proses pembelajaran pada  peserta didik di  PKBM Gema Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya melalui Pelatihan Tutor paket Kesetaran C berbasis Andragogi (“Andragogical Content Knowledge”). Berdasarkan penemuan dilapangan dan hasil wawancara dengan tutor  kesetaraan paket C di kelurahan Cikalang  kecamatan Tawang  Kota Tasikmalaya pada umumnya mengharapkan pelatihan  selama tiga bulan dalam penerapan metode “Andragogical  content knowledge Pembelajaran (Pengetahuan) yang berlandaskan konsep andragogi (“Andragogical Content Knowledge”) sangat penting  memberi peluang munculnya potensi-potensi yang ada dalam  diri peserta belajar. Keterlibatan fisik, mental, dan emosi memunculkan rasa ikhlas dalam memperoleh pengetahuan, menyerap informasi secara efektip dan efisien. Maka metode yang tepat dalam kegiatan ini adalah pelatihan  mengenai konsep “Andragogical  content knowledge”(pengetahuan/pembelajaran berbasis andragogi) yang akan dilakukan oleh Tutor Paket Kesetaraan serta praktik penerapan pada pembelajaran.

CAMILAN BAWANG KHAS PROBOLINGGO DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR NASIONAL

Trismawati, Trismawati, Basit, Abdul, Nuriyanti, Rofika

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sebagai salah satu daerah penghasil bawang di Jawa Timur, Probolinggo banyak mengembangkan UMKM yang mengolah bawang merah menjadi camilan dalam bentuk kemasan. Dalam pembuatan camilan bawang, dipilih varietas yang bagus yang memiliki bulir lebih lonjong, kadar air rendah, dan rumpun anakan umbi lebih banyak. Dalam hal ini, bawang merah dengan varietas biru lancor dipilih karena memiliki kualitas yang lebih bagus dibanding varietas lainnya. Hal tersebut akan membuat bawang merah goreng yang memiliki tekstur lebih renyah. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat produksi CV. Dua Putri Sholehah dan UD. Terus Lancar. Target utama dalam kegiatan tahun pertama adalah menyelesaikan dan membantu kendala yang dialami oleh kedua mitra yang masih belum sesuai dengan standar nasional tempat produksi. Metode yang digunakan dalam kegatan ini adalah melakukan perbaikan tempat produksi dengan berkoordinasi dan meninjau langsung dengan pihak konsultan bangunan. Dengan tingkat keamanan dan kenyamanan tempat produksi bagi kedua mitra, pendapatan dan tingkat persaingan dengan produk lain bertambah. Peran pemerintah dibutuhkan untuk menyukseskan UMKM sehingga berdampak langsung pada omset atau pendapatan dari pemilik usaha dan lingkungan sekitar.

PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI OPTIMALISASI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (PROGRAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT DI DESA MARGALUYU KECAMATAN CIPENDEUY)

Rachmijati, Cynantia

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tingkat kesadaran mengenai pendidikan secara umum dan kemampuan berbahasa Inggris yang masih rendah, menyebabkan para guru Bahasa Inggris merasa kesulitan dalam menyampaikan materi. Kurangnya inovasi serta sulitnya sarana dan prasarana menyebabkan kreativitas guru terhambat. Berdasarkan penjelasan diatas, berikut ini merupakan beberapa masalah yang dapat diidentifikasi: 1) pembelajaran bahasa Inggris yang masih berjalan kurang efektif 2) Guru membutuhkan inovasi pembelajaran baru. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan  pengabdian masyarakat ini adalah seminar kepada para guru dengan menggunakan optimalisasi penggunaan internet, terutama media gambar dan worksheet. Materi yang diberikan meliputi : 1) penggunaan media gambar pada tingkatan sekolah SD,SMP dan SMA , 2) penggunaan worksheet dan internet. Berdasarkan penjelasan tersebut tim kami mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul ‘Penggunaan internet sebagai optimalisasi instructional media pembelajaran bahasa Inggris”. Hasil dari kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Diharapkan para guru dapat meningkatkan potensi dalam mengajar dengan terus banyak berlatih, terutama terkait teknologi.

PENERAPAN ENGLISH COMMUNICATION SKILL PADA SISWA SMP

Widiyarto, Sigit, Mubasyira, Muthia, Ati, Aster Pujaning

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam menjalani kehidupannya, bahkan seorang bayi pun sudah dapat melakukan komunikasi, seperti ketika ia menangis itu bisa jadi menandakan bahwa ia sedang lapar atau tidak nyaman. Siswa masih merasa kurang percaya diri dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Hal tersebut disebabkan karena,penguasaan kosa kata ,tata bahasa dan pengucapan yang masih rendah. Latihan yang berkelanjutan sangat diperlukan dalam peningkatan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Adapun tujuan yang akan dicapai dalam program pengabdian  masyarakat adalah: (1) meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, (2) membantu program sekolah dalam menyiapkan generasi yang handal dalam menghadai globalisasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah, tatap muka,penyuluhan dan pendampingan .serta evaluasi secara berkala. Hasil dicapai dalam program ini ,pada kemampuan kelancaran berbicara, pemilihan kosa kata dan kepercayaan diri siswa meningkat rata rata sebesar 3.3.               Kata Kunci :Kemahiran, Komunikasi bahasa Inggris, siswa SMP Abstrak Communication is one of the basic needs of human beings in living their lives, even a baby was able to communicate, as when he cried it could be a sign that he was hungry or uncomfortable. Students still feel less confident in communicating in English. This is because, the mastery of vocabulary, grammar and pronunciation are still low. Ongoing training is essential in improving communication skills in English. The goals that will be achieved in community service programs are: (1) improving the ability to communicate in English, (2) assisting school programs in preparing a reliable generation in the face of globalization. Methods used in the implementation of community service is, face to face, counseling and assistance, as well as regular evaluation. The results achieved in this program, on the ability to smooth talk, the vocabulary selection and confidence of students increased an average of 3,3 increasedKey Word : Skill, English Communication, Junior high school student 

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS PENDAMPINGAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR

Rahayu, Galih Dani Septiyan, Firmansyah, Dida

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 1 (2018): Volume 01 Nomor 01 Januari 2018
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan suatu pembelajaran yang inovatif berbasis pendampingan bagi guru-guru Skolah Dasar (SD). Secara khusus, tujuan khusus yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Memberikan penjelasan tentang model-model pembelajaran yang dapat digunakan di SD; (2). Memberikan penjelasan tentang cara menyusun perencanaan pembelajaran atau RPP sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan; (3). Memberikan penjelasan tentang pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Metode yang akan dipakai dalam upaya pencapaian tujuan tersebut memalui pendampingan yang langkah-langkahnya terdiri dari: (a). Mengumpulkan guru-guru SD se-Kecamatan Cipendeuy; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi dan diskusi mengenai berbagai model pembelajaran inovatif; (d). Pelaksanaan kegiatan pendapingan tentang model pembelajaran inovatif bagi guru-guru SD; (e). Evaluasi kegiatan pendampingan model pembelajaran inovatif.

PENGEMBANGAN SELF ACCESS CENTER (SAC) UNTUK MEMFASILITASI ANAK PUTUS SEKOLAH PADA USIA PENDIDIKAN DASAR DI KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA

Rabbani, Sylvia, Pebriana, Rizki

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 1 (2018): Volume 01 Nomor 01 Januari 2018
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Secara umum, tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan Self Access Center(SAC) untuk menfasilitasi anak putus sekolah usia pendidikan dasar di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Secara khusus, target khusus yang ingin dicapaisebagai berikut: (1). Memfasilitasi anak-anak putus sekolah yang berada pada usia pendidikan dasar agar tetap dapat belajar secara aman dan nyaman; (2). Memberikan layanan-layanan pendidikan yang dibutuhkan oleh anak-anak putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar; (3) Membangun sinergi baik dengan orangtua dan sekolah agar anak-anak putus sekolah tersebut bisa kembali ke bangku sekolah. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut sebagai berikut: (a). Mengumpulkan anak-anak putus sekolah usia pendidikan dasar se-Kecamatan Cipatujah; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi dan diskusi mengenai berbagai kegiatan yang akan dilakukan di Self Access Center; (d). Melakukan kolaborasi dengan masyarakat sekitar dalam penentuan lokasiSelf Access Center; (e). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran Self Access Center; (f). Evaluasi kegiatan Self Access Center.

PELATIHAN PARENTING SKILL “HYPNOPARENTING SEBAGAI TEKNIK DALAM MEMBERIKAN MOTIFASI BELAJAR KEPADA ANAK GUNA MELATIH KEMANDIRIAN ANAK SEJAK DINI

Tirtoni, Feri

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 1 (2018): Volume 01 Nomor 01 Januari 2018
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pola asuh orang tua sangat menentukan keberhasilan anak menempuh jenjang pendidikan dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi nantinya. Orang tua yang mengetahui berbagai jenis model pemberian motifasi bejalar kepada anak akan lebih banyak melakukan variasi teknik dalam melakukan pola didik kepada para anaknya, sehingga anak akan merasakan sebuah treatment pola asuh yang bermakna pada proses tumbuh kembang psikologis maupun afektif nya.  Pada saat ini dunia pendidikan telah dihadapkan pada sebuah fenomena tantangan jaman yang multidimensi. Perkembangan yang pesat pada dunia komunikasi khsusnya yang berbasis internet dan social media serta konten tayangan internet yang penuh dengan hal positif dan negative menjadi perhatian khusus oleh para pendidik sekaligus peran orang tua modern pada saat ini. Maka Sebagai orang tua modern saat ini , seluruh lapisan masyarakat baik perkotaan maupun pedesaan wajib memiliki keahlian dalam mendidik anak nya (parenting skill) agar bisa memberikan sebuah stimulus positif dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. Dari hasil observasi yang dilakukan pada bulan januari 2017 ditemukan data bahwa hampir 94% masyarakat desa medalem kec.modo kabupaten lamongan mendidik anak-anaknya dengan cara konvensional dan bahkan teknik tradisional dalam upaya pemberian motifasi belajar, mereka memiliki suatu prisnsip bahwa anak yang memiliki pola motifasi belajar ekstra itu adalah suatu hal yang bersifat keberkahaan dari Tuhan YME tanpa adanya suatu teknik yang menjadi sebuah stimulus awal terbentuknya  motifasi belajar. Melalui pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh univ.muhammadiyah sidoarjo maka dilakukanlah sebuah sosialisasi dan pelatihan parenting skill  “hypnoparenting sebagai teknik dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 februari 2017 di balai Desa Medalem Kec.Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur, dan dilanjutkan evaluasi dan monitoring hasil kegiatan selama 2 minggu. Melalui kegiatan ini masyarakat memperoleh suatu keterampilan tentang bagaimana teknik parenting skill  “hypnoparenting sebagai teknik dalam memberi motifasi belajar kepada anak guna melatih kemandirian sejak dini. 

SOSIALISASI KREASI PENGOLAHAN SAMPAH MELALUI PROGRAM “DECOU-SANTAI” DALAM MENINGKATKAN PENGHASILAN MASYARAKAT SERTA KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN PESISIR PANTAI CIPATUJAH

Widiastuti, Novi, Kartika, Prita

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 1 (2018): Volume 01 Nomor 01 Januari 2018
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terkenal sebagai daerah dengan destinasi wisata pantai yang sangat indah. Salah satu pantai selain pantai pangandaran yang juga memiliki keindahan pantainya yaitu pantai cipatujah yang terletak di Desa Sindangkerta. Pantai Cipatujah memiliki luas hingga 115 hektar yang kaya akan terumbu karang untuk ikan-ikan bertelur dan berkembangbiak. Pantai Cipatujah kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti hotel, restoran, warung-warung, dan tempat parker yang luas. Sebagai pantai yang menjadi destinasi wisata, pantai cipatujah kini mengalami beberapa dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dampak positif yang dirasakan adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru maupun lahan usaha baru yang tentunya menjadi peluang yang menjanjikan bagi masyarakat. Banyaknya pembangunan seperti hotel, restoran, dan tempat umum lainnya menyerap banyak tenaga kerja. Namun disamping dampak positif, terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara tidak langsung yaitu kerusakan lingkungan akibat rendahnya kepedulian masyarakat sebagai pengunjung dalam menjaga lingkungan sekitar. Sampah di pesisir pantai menjadi masalah baru yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, pengolahan sampah menjadi solusi yang tepat untuk mengembalikan kelestarian lingkungan dan juga dapat menambah daya tarik para wisatawan domestic maupun mancanegara. Sampah yang sering ditemukan adalah sampah plastic seperti botol-botol platik bekas minuman, botol kaleng, dan dan botol kaca. Melalui program “Decou-Santai” yang merupakan akronim dari Decoupage Sampah Pantai ini diharapkan masyarakat memiliki keterampilan dalam mengolah sampah pantai menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu sampah yag diolah kembali bisa menjadi barang yang memiliki nilai jual yang tinggi sebagai cendramata khas pantai cipatujah. Program ini juga memberikan kesempatan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. 

PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KELUARGA

Akhyadi, Ade Sadikin, Mulyono, Dinno

ABDIMAS SILIWANGI Vol 1, No 1 (2018): Volume 01 Nomor 01 Januari 2018
Publisher : LPPM IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu kewajiban bagi setiap dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat. STKIP Siliwangi yang telah menggulirkan program pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan internal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2016, telah mengintegrasikan program pendidikan masyarakat berupa sosialisasi dan seminar pendidikan dengan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam waktu 14 hari. Dengan metode pendekatan pendampingan, pelatihan dan pembinaan, program pengabdian memberikan warna baru dalam pengembangan pendidikan di pelosok Jawa Barat, adapun lokasi yang dipilih adalah Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Sumedang, sebagai daerah yang terdampak pembangunan Waduk Jatigede. Materi yang disampaikan adalah program parenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan keluarga. Adapun hasil yang didapatkan adalah adanya perluasan dan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pendidikan, termasuk pendidikan tinggi