Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan.
Articles
5
Articles
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI RUANG JABAL TSUR RS. ISLAM SAMARINDA TAHUN 2016

Nahsriana, Roni, Syahban, Bayu Fijri

Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tingginya jumlah Ibu Nifas yang ASInya tidak keluar setelah persalinan, sehingga memicu kegagalan ASI eksklusif karena pemberian asupan selain ASI pada bayi sebelum 6bulan pertama kehidupan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan payudara dengan pengeluaran ASI pada ibu nifas di ruang Jabal Tsur Rumah Sakit Islam Samarinda tahun 2016.Desain penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik analisa data dengan  menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis yang digunakan adalah Chi square. Uji kemaknaan hubungan digunakan tingkat kepercayaan (α) 0,05. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas ibu nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda pengeluaran ASInya masih buruk (66,7%). Mayoritas ibu nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda memiliki pengetahuan yang rendah tentang perawatan payudara (56,7%). Dari hasil analisa data P value = 0,013, ini berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara dengan pengeluaran ASI pada Ibu Nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda Tahun 2016. Berdasarkan hasil penelitian ini kita dapat mengetahui bahwa apabila kita ingin membuat pengeluaran ASI yang baik pada ibu nifas, dapat dibantu dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang bagaimana perawatan payudara yang baik agar dapat  menyiapkan diri untuk dapat segera memberikan ASI untuk bayinya sehingga dapat memperoleh asupan dan nutrisi yang baik.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN TENTANG HUBUNGAN SEKS SELAMA KEHAMILAN PADA SUAMI DI KLINIK AMINAH AMIN SAMARINDA TAHUN 2018

Fitriana, Fitriana, Rahmawati, Rahmawati

Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seks. Hubungan seks dapat dilakukan dengan aman sejak terbentuknya janin sampai dengan mulainya saat persalinan asalkan kehamilan berjalan normal. Pada kebanyakan pasangan akan timbul kecemasan karena perubahan saat istri hamil antara lain rasa takut pada keguguran sehingga suami memilih untuk menghentikan hubungan seks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di klinik Aminah Amin Samarinda. Desain Penelitian desain studi korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah semua suami yang memiliki istri hamil yang datang periksa di Klinik Aminah AMin Samarinda pada bulan Februari- Maret 2018 sejumlah 37 orang suami, Teknik sampel menggunakan teknik total samplingdanpengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di dengan p-value = 0,005 < α (0,05). Tenaga kesehatan hendaknya dapat memberikan penyuluhan kepada suami tentang hubungan seks selama kehamilan pada saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan dengan didampingi suami

STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN PENGGUNAAN KB IMPLAN PADA WANITA PUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOA BUAH TAHUN 2017

Syahban, Bayu Fijri, Fauziah, Fauziah, Rahmawati, Rahmawati

Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Meskipun program KB dinyatakan cukup berhasil di Indonesia, namun hingga saat ini juga masih mengalami hambatan-hambatan antara lain adalah masih banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang masih belum menjadi peserta KB. Banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa korelasi status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan pada wanita PUS di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dan teknik pengumpulan data berupa angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia subur akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah yaitu sebanyak 801 orang. Variabel yang diteliti adalah status sosial ekonomi sebagai variabel bebas dan penggunaan KB Implan sebagai variabel terikat. Data diuji dengan distribusi frekuensi dan Chi Square (X2).  Dari penelitian variabel tingkat pendidikan dengan kunjungan ke posyandu didapatkan hasil X2hitung = 7,1 > X2tabel = 3,84 dan Pvalue = 0,003 pada α 5 %. Sehingga dapat di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan.

HUBUNGAN MOBILISASI DINI POST SECTIO CAESAREA (SC) DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA OPERASI DI RUANG KEBIDANAN RSUD. ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA TAHUN 2018

Fauziah, Fauziah, Fitriana, Fitriana

Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu jenis pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah Sectio Caesaria (SC),dimana SC adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding rahim namun pada kenyataannya masih sering terjadi komplikasi pada ibu post partum seperti infeksi puerperal, perdarahan, luka pada kandung kencing, embolisme paru-paru, ruptur uteri dan juga dapat terjadi pada bayi seperti kematian perinatal. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) mengatakan bahwa persalinan dengan bedah Caesar adalah sekitar 10-16% dari semua proses persalinan dinegara-negara berkembang dan dari hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada bulan Januari-April tahun 2018 di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda diketahui bahwa jumlah persalinan sebanyak 152 dimana jumlah persalinan normal sebanyak 63 persalinan, jumlah persalinan SC sebanyak 89 kasus sepanjang bulan januari  2017 sampai januari 2018. Jenis penelitian secara deskriptif analitik dan desain cross sectional dimana penelitian dilaksanakan dengan tujuan menganalisa hubungan mobilisasi dini pada ibu post SC dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu post operasi SC yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahtanie Samarinda (P<0,05 : OR=0,500). Saran yang dapat penulis sampaikan kepada tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang pentingnya melakukan mobilisasi dini dan perawatan luka setelah menjalani persalinan secara sectio caesarea yang bermanfaat untuk pemulihan kesehatan fisiknya seperti semula.

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP EVALUASI HASIL BELAJAR PARTOGRAF PADA MAHASISWA TINGKAT II DIPLOMA III AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA TAHUN 2017

Fidiani, Datin

Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hasil belajar akan optimal, kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan makin berhasil pula pelajaran itu. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para mahasiswa. Hasil studi pendahuluan di lahan praktik terutama di RSUD. A. Wahab Syahrani tidak semua mahasiswa Kebidanan bisa mengisi lembar partograf dengan benar, rata-rata dalam penerapannya belum sempurna. Pada saat konsultasi asuhan kebidanan ibu bersalin rata-rata mahasiswa Akbid Bunga Husada belum bisa mengisi lembar prtograf. Hal tersebut yang mendasari dilakukannya penelitian tentang Hubungan Motivasi Belajar terhadap Evaluasi Hasil Belajar Partograf pada Mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Tahun 2017. Penelitian ini bersifat dekriptif analitik dengan yaitu metode untuk mengetahui hubungan motivasi belajar partograf pada mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017, dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Tingkat II Program Studi Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017 dengan jumlah populasi 86 orang. Teknik pengambilan sample dengan total sampling. Tempat penelitian di Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Chi Square (X2), tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable motivasi belajar dengan evaluasi hasil belajar partograf. Hasil pengujian statistik diperoleh nilai X2 hitung =  6.36 > nilai X2 tabel = 3.84 (p value = 0.012 < α 0.05), OR = 3.43. Peneliti menyarankan Kepada Institusi pendidikan agar dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa agar tercapai hasil belajar partograf lebih baik. Kepada pengajar agar dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan para mahasiswa tentang pentingnya penggunaan partograf dalam setiap tindakan dalam proses persalinan serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga mencapai hasil yang lebih baik. Kepada mahasiswa agar melaksanakan proses pembelajaran yang didasari oleh keinginan menjadi lebih baik.