cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ibn Abbas
ISSN : -     EISSN : 26207885     DOI : -
Core Subject : Social,
JURNAL IBN ABBAS MERUPAKAN JURNAL PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU ALQURAN DAN TAFSIR (S2) FAKULTAS USHULUDDIN DAN STUDI ISLAM YANG SECARA KOMPREHENSIF MENGKAJI BIDANG ALQURAN DAN ILMU-ILMU ALQURAN BERBASIS TURATS, ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
DINAMIKA KAJIAN AL-QUR’AN DI INDONESIA Taufikurrahman, Taufikurrahman
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2, No 1 (2019): April-September
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v2i1.4849

Abstract

Dalam jaringan intelektual yang ada di masa kini, pergumulan umat Islam Indonesia dengan al-Qur’an menjadi demikian intens. Al-Qur’an sumber rujukan dalam berislam diurai maknanya dan ditafsirkan, lalu disebar-luaskan ajaran-ajarannya kepada masyarakat. Upaya ini semakin menemukan signifikansinya ketika muncul angin pembaruan yang digalorakan oleh Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani dengan semangat: Kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis. Oleh sebab itu al-Qur’an selalu memberikan makna baru bagi setiap orang yang hendak menafsirkannya, ketika kita mau bicara suatu masalah dalam masyarakat, maka di dalam al-Qur’an sudah ada masalah itu dan sudah di jawab al-Qur’an itu sendiri. Artinya, al-Qur’an sudah menjawab semuanya tergantung penafsir yang akan menentukan bagaimana masalah itu dilakukan sesuai dengan konteks masalahnya.
PENAFSIRAN IBNU JARIR AT-THABARI DAN M. QURAISH SHIHAB TENTANG HARI KIAMAT Fadhil, Muhammad Reza
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2, No 1 (2019): April-September
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v2i1.4856

Abstract

Hari kiamat merupakan rukun iman keenam di dalam ajaran Islam khususnya pada term mengenai aqidah. Informasi mengenai hari kiamat dapat diperoleh melalui berita dari Alquran maupun hadis. Pembahasan mengenai hari kiamat tidak akan pernah terhenti sebab ia merupakan sesuatu yang akan datang namun tidak diketahui kapan terjadinya. Dari banyak ayat Alquran yang memberitakan informasi mengenai hari kiamat di antaranya adalah QS. Thaha ayat 15 dan QS. Al-Haj ayat 7. Artikel ini membahas tentang kepastian datangnya hari kiamat dengan menelusuri informasi dari kedua ayat tersebut dengan bersandarkan pada penafsiran M. Quraish Shihab pada Tafsir Al-Mishbah dan penafsiran Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari pada Tafsir Jami@’ Al-Baya@n ‘An Ta’wi@l A@ya@t Al-Qura@n.
EPISTEMOLOGI PENAFSIRAN UMMAH WAHIDAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI KOMPARATIF ANTARA HAMKA DAN KEMENTERIAN AGAMA RI Nurmansyah, Ihsan
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2, No 1 (2019): April-September
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v2i1.4855

Abstract

Tulisan ini membahas tentang epistemologi penafsiran ummah wahidah dalam al-Qur’an terhadap pandangan Hamka dan Kementerian Agama RI. Adapun hasil dari penelitian ini, terdapat persamaan dan perbedaan antara struktur epistemologi keduanya dalam menafsirkan ummah wahidah, misal validasi penafsiran dari segi teori pragmatik, penafsiran Hamka cukup bernilai guna dalam memberikan solusi mengenai perselisihan yang terjadi di masyarakat, dengan mencari titik temu sebagai dalih agama tetap satu yakni Islam, pegangan tetap satu yakni al-Qur’an dan kiblat tetap satu yakni Kabah. Sedangkan Kementerian Agama RI cukup bernilai guna dalam memberikan solusi mengenai perselisihan yang terjadi di masyarakat dengan mengikuti petunjuk al-Qur’an.
KAJIAN ALQURAN DARI MASA KE MASA Nasution, Furaisyah
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2, No 1 (2019): April-September
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v2i1.4854

Abstract

Alquran adalah sumber utama hukum Islam hingga kini. Melalui ulama banyak sekali kajian dilakukan dengan dihasilkannya karya tafsir. Namun danya beberapa perbedaan penafsiran di kalangan para ulama yang bermartabat lebih bersifat variatif dan bukan kontradiktif. Sebab dalam menafsirkan ayat-ayat ulama mengacu pada prinsip dan kaedah ‘Ulum al-Quran yang diwariskan secara terpercaya dari generasi ke generasi. Tulisan ini menguraikan perkembangan pengkajian ‘Ulum al-Quran dan Tafsir. Kesimpulannya bahwa kajian terhadap Alquran telah terjadi sejak zaman Nabi Muhammad saw. dan masih tetap berlangsung hingga sekarang dan masa yang akan mendatang.
Hakikat Puasa Ramadhan dalam Perspektif Tasawuf (Tafsir Q.S Al-Baqarah: 183) Andy, Safria
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.63 KB) | DOI: 10.9876/jia.v1i1.1895

Abstract

Tulisan ini berjudul Hakikat Puasa Ramadhan dalam Persfektif Tasawuf dengan menafsirkan Quran surah al-Baqarah ayat 183. Penulis berusaha menjembatani kondisi zaman sekarang yang penuh dengan kebimbangan dari sikap seorang hamba yang beribadah, di satu sisi dia berpuasa Ramadhan namun tetap menguasai sifat yang rakus dan sombong. Artikel ini akan membahas pengertian tasawuf dan tujuannya, ramadhan dan hikmahnya, serta korelasi puasa ramadhan dengan tasawuf sebagai wujud makna tafsir surah al-Baqarah ayat 183 dengan puasa ramadhan, dan empat makna hakikat puasa ramadhan dalam perspektif tasawuf.
PENGETAHUAN KEBAHASAAN DAN PENAFSIRAN TEKS QURANI halim, abdul
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.254 KB)

Abstract

Pengetahuan bahasa mempunyai dampak signifikan dalam penafsiran Alquran. Dengan mengetahui seluk beluk bahasa maka makna kata akan terbuka. Seperti pendapat As-Suyuthi bahwa ada 8 syarat seorang mufassir, yaitu: mufradat, madlulnya, ilmu nahwu, struktur nahwunya, ilmu tashrif dan bangunannya, ilmu isytiqoq, ilmu balaghah dan ilmu qiraat. Sebab itu kata mempunyai sejarah, pemakaiannya maupun pengalaman generasi yang menggunakannya. Kata bisa hidup karena dipakai dan kata bisa mati karena tidak dipakai. Penelitian ini fokus kepada pengetahuan kebahasaan yang merupakan kumpulan konsep-konsep atau teori bagi satu konstruksi atau struktur bahasa.
KONTRIBUSI SYEKH AZRA’I ABDURRAUF DALAM PENGEMBANGAN ILMU ALQURAN DI SUMATERA UTARA zuhri, ahmad
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.142 KB) | DOI: 10.9876/jia.v1i1.1896

Abstract

Penelitian ini untuk memahami pemikiran Syaikh H. Azra’i Abdurrauf, seorang ulama kharismatik Sumatera Utara. Beliau adalah seorang hafiz Alquran, menguasai ilmu Alquran, bahasa Arab, dan ilmu keislaman lainnya. Beliau banyak berkiprah dalam mengajarkan ilmu-ilmu keislaman, khususnya ilmu al-Qur’an di dalam negeri maupun di luar negeri. Kedudukannya sebagai ulama yang ahli ilmu fasahah dan ilmu qiraat sab’ah, diperkuat dengan keberadaannya sebagai Dewan Hakim (dewan juri) MTQ pada even-even internasioanal seperti di tanah air, Makkah al-Mukarramah, dan negara jiran tetangga Malaysia. Hal ini penting dilakukan untuk melihat perspektif beliau tentang pengembangan ilmu Alquran.
AL-UMMAH DAN AL-QAWM DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN mabrur, asrar
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v1i1.1892

Abstract

Tulisan ini membahas tentang konsep al-ummah dan al-qawm serta konsep umat terbaik dan kaum yang baik dalam perspektif Alquran. Konsep al-ummah dalam perspektif Alquran adalah mengacu kepada hal-hal yang bersifat deskriptif tentang penyatuan dari berbagai aspek yang dianggap berbeda yang muncul atau paling tidak terkesan dalam satu masyarakat. Sedangkan al-qawm dalam perspektif Alquran adalah gambaran-gambaran fenomena kekhasan satu kelompok tertentu yang menjadi ‘ibrah bagi komunitas yang datang setelahnya. Umat atau kaum yang terbaik dalam perspektif Alquran adalah masyarakat yang menerima keragaman, dan berupaya mencari “titik” yang mempersamakan satu dengan yang lain.
ANALISIS FILOSOFIS DAN QURANI TERHADAP IJTIHAD DALAM REAKTUALISASI HUKUM ISLAM muhammad, muhammad
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v1i1.1893

Abstract

Dalam sejarah hukum Islam perbedaan pendapat dalam soal hukum tidak pernah hilang dan terus berkembang di kalangan para ulama dan fuqaha. Pro dan kontra merupakan hal biasa, dan bahkan dianggap sebagai rahmat dalam Islam. Perbedaan pendapat dan khilafiah dalam bidang hukum tidak membuat hukum Islam berhenti, umat Islam dapat memilih di antara pendapat para ulama yang ada sebagaimana pendapat imam mazhab. Penelitian ini berkaitan dengan fenomena reaktualisasi hukum Islam melalui pendekatan ijtihad dan qurani. Ternyata dimungkinkan dan diperkirakan hukum Islam akan tetap aktual, dinamis, aplikatif dan sesuai dengan perkembangan dan kemajuan peradaban umat manusia. Meskipun perbedaan pemahaman dan khilafiah dalam persoalan hukum tidak dapat dihindari, namun akal manusia berperan aktif dalam menetapkan suatu produk hukum.
PERSPEKTIF SAINSTIFIK DALAM PENAFSIRAN ALQURAN: STUDI ANALISIS TAFSIR AL-QUR'AN WA AL-HUDÂ WA AL-FURQÂN KARYA SYED AHMAD KHAN siregar, parluhutan
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 April-September 2018
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9876/jia.v1i1.1894

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap buku tafsir karya Ahmad Khan merupakan tafsir yang sedang dirintis, belum sempurna dan belum selesai. Ahmad Khan keluar dari tradisi ulama tafsir yang lazim mencari makna leksikal teks dan kemudian ia menerapkan metode tafsir kontekstual adalah suatu tindakan yang sangat luar biasa di zamannya. Buku Tafsir Alquran yang dihasilkan oleh Ahmad Khan tidak sekedar tafsir modern, seperti yang dijuluki oleh banyak ahli, melainkan merupakan suatu kitab tafsir hermeneutik. Walaupun belakangan ini muncul pemikiran para penafsir liberal yang dinilai cukup berani, namun buku tafsir Ahmad Khan belum dapat ditandingi, paling tidak belum dapat dikalahkan kehebatannya. Pikiran-pikiran genial dalam buku tafsir Ahmad Khan luar biasa, seperti baru saja ditulis dan mengikuti perkembangan pemikiran kaum liberal hari ini. Penting dilakukan penelitian terhadap karya Ahmad Khan, seorang pembaru abad 19 di Anak-benua India.

Page 1 of 2 | Total Record : 19