cover
Contact Name
Rahmad Ridwan
Contact Email
rahmadridwan@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sukiatisugiono@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Medan Agama
ISSN : 16930673     EISSN : 26552663     DOI : -
Jurnal Penelitian Medan Agama merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, yang memuat kajian tentang Keislaman, baik tentang politik islam, pendidikan islam, hukum islam, perbandingan agama islam, komunikasi islam, dll. di terbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Kritik Konsep Hadis Shahih dalam Perspektif Syi’ah Nasution, Al Hafidh
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, Vol. 9, No. 2, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini secara umum mencoba memaparkan urgensi hadis sahih di kalangan sunni dan syiah. Para muhaddisin telah menentukan kriteria hadis sahih, akan tetapi terdapat perbedaan hadis sahih di kalangan sunni dan syiah.  Oleh karena itu penelitian menggunakan pendekatan Pembatasan periwayatan dari imam inilah yang menarik untuk dikaji lebih dalam, karena dampak dari konsep yang mereka pahami ini akan berakibat pada banyaknya Hadis Rasul yang ada pada kitab-kitab Sunni tidak akan dapat diaplikasikan dalam menetapkan hukum, karena anggapan mereka Hadis hanya diterima jika disandarkan pada Imam yang ma’shum Saja, tidak dari jalur diluar paham Imamiyah.  Berbeda dengan golongan Sunni. periwayatan hadis lebih utamakan menggukan metode Jarh wa Ta’dil, jika seorag periwayat memiliki kualifkasi ke sahihan tanpa cela ata cacat, maka periwayatannya diterima meski berasal dari golonggan sekalipunPernyataan yang berbeda dengan pemahaman Sunni inilah yang akan dijelaskan, dengan tujuan mengetahui dan memahami bagaimana konsep Hadis Shahih dalam pandangan Syi’ah, yang kemudian dianalisis dengan konsep mereka yang ada dalam kitab-kitab Hadis syi’ah  seperti al Kafi oleh al Kulaini, Biharul an War, dan lain sebagainya.
Perkembangan Ilmu Falak Pada Peradaban Pra Islam Nasution, Mhd. Fikri Maulana
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu falak mencapai masa keemasannya pada masa Abbasiyah, dimana banyak lahir para ahli falak, hal ini tidak terlepas dari peran peradaban-peradaban sebelumnya, penerjemahan dan penelitian yang dilakukan oleh ahli ilmu falak terhadap literature-literatur dan table-tebel ilmu falak inilah yang menghantarkan ilmu falak puncaknya. Tercatat beberapa peradaban yang ada sebelum nabi Muhammad diutus ke muka bumi ini untuk membawa rahmat bagi alam semesta, seperti peradaban Mesopotamia, peradaban Mesir Kuno, peradaban Cina, peradaban  Persia, peradaban India dan peradaban bangsa Arab sebelum kedatangan Islam. masing-masing peradaban memberikan sumbangan besarnya dalam ilmu falak seperti nama rasi-rasi bintang, kalender, nama-nama bulan dan table-tabel perhitungan ilmu falak
Analisis Penyelesaian Kepailitan Perbankan Syariah Di Pengadilan Niaga Dalam Putusan No.01/Pdt-Suspkpu/2015/Pn Niaga Medan Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam Kadariah, Siti; Harahap, Pangeran; Sugiono, Sukiati
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang landasan hukum dalam penyelesaian kepailitan pada pembiayaan musyarakah dan murabahah di Pengadilan Niaga dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn, Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Apakah dalam putusan No.01/Pdt-Sus-PKPU/2015/PN Niaga Mdn sudah sesuai dengan prinsip syariah yang berlandaskan pada teori ekonomi Islam. Metode penelitian yang akan digunakan dalam riset ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian secara rinci tehadap satu subyek tertentu, dan satu kumpulan dokumen.penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang diperoleh penyusun berdasarkan data di lapangan, yaitu di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan penyusun adalah pendekatan normatif, pendekatan normatif adalah pendekatkan masalah dengan melihat dan melihat suatu pembahasan suatu permasalahan dengan menitikberatkan pada aspek hukum Islam pada penelitian ini berlandaskan pada hukum Islam yang sudah di fatwakan melalui fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN),KHES,KHAES, dan kitab-kitab Fiqih.Teknik Pengumpulan yang digunakan oleh penulis untuk mengumpulkan data-data penelitian adalah dengan menggunakan metode wawancaradengan Bapak Jamaluddin, S.H, M.H (Humas &Hakim Pengadilan Negeri Medan) dan menggunakan metode dokumentasi penyusun mengumpulkan dokumen-dokumen mengenai surat putusan perbankan syariah yang diputuskan di Pengadilan Negeri Medan dan dokumen lain sebagai pendukung.
Metodologi A. Mukti Ali Dalam Penafsiran Al-Qur’ān: Analisis Terhadap Kitab Tafsir Al-Qur’ān di Nusantara Safran, Abdurrahim bin
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 2, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alquran dan tafsirnya karya A.Mukti Ali merupakan salah satu kitab tafsir di Indonesia, dan merupakan satu-satunya kitab tafsir yang dirasmikan oleh pemerintah dengan surat keputusan No. 26 tahun 1967 sebagi kitab rujukan utama dalam memahami isi dan kandungan Alquran.  Metode yang digunakan sepanjang kajian ini ialah metode pengumpulan data. Kajian ilmiah ini mendedahkan secara terperinci latar belakang penulis, rehlah ilmiah dalam menuntut ilmu, guru-guru yang mashur, serta karya-karya yang sempat beliau tulis sepanjang hidupnya. Penumpuan dilakukan terhadap kitab tafsir al-qur’ān dan tafsirnya bagi mengetahui apakah metode penulisan yang digunakan oleh A.Mukti Ali, serta pembuktian tafsir ini dikategorikan sebagai salah satu tafsir bi al-ma’tsūr dan tafsir bil ra’yī, kelebihan dan kekurangan yang ada dari sudut pemerhatian dan pembacaan penulis. Hasil daripada dapatan kajian ini, penulis memberikan cadangan bahawa setiap pihak memainkan peranan yang penting dalam menghidupkan suasana ilmiah, serta bertanggung jawab dalam melahirkan individu yang tinggi ilmu pengetahuannya khususnya dalam bidang tafsir.
Problematika Profesi Advokat Dalam Beracara Di Lingkungan Pengadilan Agama Nurwandi, Andri
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum, bahwa setiap orang dijamin dan dilindungi haknya, baik itu hak untuk hidup, hak untuk menjalankan agama dan kepercayaannya, kesemuanya dilindungi dan dijamin oleh negara demikian tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Demikian pula dengan hak seseorang yang menginginkan penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan ibadahnya diselesaikan menurut agama dan kepercayaannya tersebut, sebagai salah satu contoh  ibadah bagi ummat Islam ialah dalam bentuk perkawinan yang ditandai lahirnya undang-undang tentang perkawinan yang mengatur khusus bagi umat Islam sebagai jaminan bagi ummat Islam bebas melaksanakan perintah agamanya. Perkawinan sebagai salah satu bentuk ibadah yang dijalankan tersebut tidaklah selamanya dapat mempertahankan dan menjamin keharmonisannya, adakalanya mendapat guncangan baik itu karena masalah ekonomi, masalah pertukaran keyakinan dan masalah lainnya yang dapat menjadi pemicu untuk mengakhiri ikatan perkawinan tersebut, kesumua itu akan menimbulkan akibat hukum terhadap kedua belah pihak, dan harapkan masing-masing penyelesaiannya sesuai dengan syariat Islam, dengan lahirnya undang-undang tentang peradilan agama suatu lembaga yang dapat merealisasikan harapan ummat islam, pengadilan agama inilah yang dapat menampung dan menyelesaikan maslah tersebut sesuai dengan kebutuhannya.Seiring dengan perkembangan zaman manusia tidak ingin direpotkan dengan segala urusan, semua serba instan, demikian juga dengan penyelesaian suatu sengketa dalam sebuah lembaga peradilan membutuhkan perwakilan untuk mengurus penyelesai sengketa tersebut dengan itu dibutuhkan jasa hukum atau yangg sering disebut dengan Advokat, yang dapat mewakili setiap individu untuk berurusan secara tidak langsung ke lembaga pengadilan, ada beberapa alasan mengapa jasa Advokat dibutuhkan oleh setiap orang yang ingin menyelesaikan sengketa dan mencari keadilan yang antara lain adalah, mempermudah urusan, adannya perasaan terjamin kemenangan suatu kasus apabila menggunakan jasa Advokad yang dikarenakan kemahiran dan kelihaian seorang Advokad dalam beracara di sebuah lembaga pengadilan baik itu lembaga pengadilan umum maupun pengadilan agama. Namun berbagai prolematika juga turut dirasakan oleh profesi Advokad saat beracara dilingkungan pengadilan agama.
Sikap Masyarakat Kampus (Mahasiswa dan Dosen) Tentang Kebersihan Lingkungan Kampus Uin Sumatera Utara Neliwati, N
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 2, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, Sikap Dosen dan Mahasiswa terhadap kebersihan trotoar jalan dan halaman sekitar kampus UIN Sumatera Utara. Kedua, Sikap dosen dan mahasiswa terhadap kebersihan toilet (kamar mandi) di UIN Sumatera Utara. Ketiga, Sikap dosen dan mahasiswa terhadap kebersihan ruangan kelas selama berlangsungnya proses perkuliahan di UIN Sumatera Utara.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara dan pengkajian dokumen. Subjek penelitian ini adalah dosen dan mahasiswa UIN Sumatera Utara yang diambil melalui tehnik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun langkah-langkah analisis data yaitu: Inductive analysis dan Interim analysis. Selanjutnya, teknik penjaminan keabsahan data yang peneliti gunakan adalah: kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas  dan konfirmabilitas.
Identifikasi Tokoh Abdullah bin Saba’ Dalam Literatur Sunni dan Syi’ah Nasution, Al-Hafidh
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba menjelaskan Sejarah Abdullah bin Saba” Abdullah bin Saba’ sangat di abadikan oleh para ulama karena perannya yang begitu besar dalam sejarah kelam antar umat dimasa awal Islam, dalam hal ini telah ditulis oleh Ulama klasik baik dalam kitab-kitab Tarikh Sunni, seperti Imam at Thabari di dalam kitab Tarikh-nya dan ulama- ulama lainnya.  begitu pula dalam kitab-kitab ulama Syi’ah, seperti Maqālāt wa al Firaq yang oleh al Qummi, Firaq as Syi’ah yang ditulis oleh an Nubakhti, al Kisyi dalam Rijalal Kisyi-nya, dan beberapa ulama lain dari golombongan Syi’ah. Akan tetapi ada yang meragukan jalur periwayatannya karena hanya dari satu jalur maka Abdullah bin Saba’ diragukan dan menyatakan bahwa Abdullah bin Saba’ adalah tokoh hayalan. Hal tersebut berawal dari jalur periwayatan yang terdapat dalam kitab Tarikh hanya satu jalur. Maka berawal dari hal tersebutlah timbul. Oleh karena itu penulis mencoba untuk mengkaji jalur periwayatan  dalam kitab Tarikh tersebut.Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Mencoba untuk mengkaji sejarah dan kebenaran sosok Abdulllah bin Saba’ melalui persfektif kitab-kitab suni dan syiah.
Sarana Dan Prasarana Belajar Dalam Mewujudkan Kebersihan Dan Keindahan Kampus UIN Sumatera Utara Batu Bara, Chuzaimah
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana dalam sebuah kampus harus terpenuhi dari beberapa aspek. Diantaranya gedung perkuliahan dan segala sesutau yang menunjang  kepentingan perkuliahan. pada aspek prasarana, kampus tidak boleh mengabaikan fasilitas yang difungsikan oleh warga kampus seperti jalan utama, dan tempat umum lainnya. UIN Sumatera Utara Medan sebagai salah satu kampus besar di Sumatera Utara, dengan jumlah mahasiswa yang berkisar 16.038 mahasiswa, baik tingkat s-1, S-2 dan S-3. Penelitian ini bertujuan untuk menggali data dan mengevaluasi sarana dan prasarana belajar di kampus UIN Sumatera Utara. Studi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dari segi keilmuan, penelitian ini menggunakan pendekatan sosio agama. Analisis yang digunakan adalah reduksi data, tampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana belajar di kampus UIN Sumatera Utara masih layak digunakan untuk pembelajaran, Hanya saja, kebersihan dan keindahan pada sarana dan prasarana UIN Sumatera Utara masih terbilang minim, baik dari sisi perawatan sarana dan prasarana maupun pelestariannya. Upaya pimpinan baru sebatas pada rencana optimalisasi regulasi yang mengatur mengenai hal itu. Ke depan akan dilakukan upaya penyeragaman aturan yang memberi panduan bagi warga kampus dalam menjaga sarana dan prasarana belajar agar terwujudnya kebersihan dan keindahan kampus.
Pendirian Negara Khilafah Islam Di Indonesia Perspektif Hizbut Tahrir Indonesia (Kajian Teoritis Hukum Tata Negara) tanjung, Indra Utama
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehancuran khilafahUtsmani pada maret 1924 membuat umat Islam kehilangan wibawa kekuasaan di mata dunia Sejak saat itu pula kaum muslimin di berbagai Negara di dunia selalu berusaha menemukan kembali serta membangun kembali sistem politik Islam/negara khilafah. Seperti ide pembentukan kembali Negara khilafaholeh Hasan al-Banna dengan mendirikan gerakan Ikhwanul Muslimin, Jamaat-e-Islami Pakistan (JIP) oleh Abu A’la Al Maududi, Negara Islam Indonesia, disingkat (NII) oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo dan tak ketinggalan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurut HTI: bahwasanya problematika utama yang menimpa kaum Muslimin saat ini disebabkan tidak diterapkannya hukum-hukum Islam di tengah masyarakat. Satu-satunya wadah yang mampu menjamin penerapan sistem dan hukum-hukum Islam secara total di tengah-tengahmasyarakat hanyalah khilafah al Islamiyah.Gagasan HTI tersebut mendapat penolakan khususnya dari Muhammadiyah, Al Washliyah dan Nadhlatul Ulama, ketiga ormas terbesar di Indonesia ini dengan berbagai alasan.Salah satu alasannya adalah bahwa Indonesia merupakan negara Pancasila yangdihuni oleh berbagai macam ragam budaya. Indonesia juga bukan negara yangberideologi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif Library Research dengan teori perlawanan hukum. Kesimpulannya adalah pendirian negara khilafah yang diusung olehHizbut Tahrir Indonesia menuai persoalan di tengah-tengah masyarakat dan peggiat akademisi. Di lain hal HTI berangapanmendirikan Negara khilafah adalah agenda yang mendesak yang harus dilakukan oleh umat Islam. di tengah kehidupan sekularisme yang menimpa umatIslam belakangan ini.
Integrasi Alquran dan Materi Pembelajaran Kurikulum Sains pada Tingkat Sekolah di Indonesia: Langkah Menuju Kurikulum Sains Berbasis Alquran Harahap, Abdurrahim
Jurnal Penelitian Medan Agama Medan Agama, Vol. 18, No. 1, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alquran adalah sumber rujukan utama dalam ilmu pengetahuan, bahkan hampir semua sains yang muncul di permukaan hari ini terkandung dalam Alquran, termasuk sains. Oleh karena itu, Alquran harus digunakan sebagai rujukan utama kurikulum sains di sekolah-sekolah di Indonesia.Kurikulum Sains merupakan salah satu bahan pengajaran wajib di setiap sekolah di Indonesia. Pada masa ini rujukan utama kurikulum ini merujuk kepada saintis barat, dan tidak satupun yang merujuk kepada Alquran.Kajian ini bertujuan untuk mengkajiayat-ayat kawniyyāt yang ada dalam  Alqurandan menghubungkaitkannya dengan bahan pembelajaran kurikulumsains sekolah menengah,dan kemudian menjadikan Alquransebagai  rujukan utama. Dalam pembahasan ini tidak bertujuan menafikan dan menghilangkanmateri pembelajaran yang telah ada pada kurikulumsains sebelumnya, namun pembahasan ini betekad untuk mencari persamaan dan perbandingan antara ayat-ayatkawniyyāt dalam Alqurandan  kurikulum sains, yang kemudian mengumpulkannya menjadi sebuah integrasi ilmu.

Page 1 of 4 | Total Record : 39