RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Articles
48
Articles
‚Äč
KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK

Menrisal, Menrisal Menrisal, Hasna, Alfia, Sefriani, Rini

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian inibertujuan untuk mengetahuikecerdasan emosional dan kepercayaan diri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran TIK kelas XI SMA Negeri 4 Pariaman memilikihubunganyang positifdan signifikan.Jenispenelitianiniadalahkuantitatifdenganmenggunakanmetodepenelitian korelasional.Instrumenyang digunakan dalammengumpulkan dataadalah kuesioner modelskalaLikert.Analisadatadilakukandenganmenggunakan programpada komputer yakniMs.Excel2007.Adapunpopulasidaripenelitian XI SMA Negeri 4 Pariaman sebanyak 269 orang dengan sampel 161 orang. Berdasarkan hasil penelitian,diperoleh koefisien kecerdasan emosional dan kepercayaan diriterhadap hasil belajarTIK sebesar16,8%.Dariujianalisis data didapatkanbahwadata normaldanlinier.Hasilpengujianpada taraf signifikansiőĪ0,05(tarafkepercayaan90%)didapatkannilaiFhitung=17danFtabel =1,30sehinggadiperolehFhitung>Ftabel (17 >1,30).Dengandemikianhipotesis ketigaditerima,yangberartibahwaterdapatkontribusiyangyangpositifdan signifikankecerdasan emosional dankepercayaan diri terhadap hasil belajarTIK siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Pariaman.KataKunci:kecerdasan emosional,kepercayaan diri, hasil belajar

TEACHERS GUIDANCE AND COUNSELING EFFORTS IN IMPROVING STUDENT LEARNING CREATIVITY IN SMK NEGERI 1 BATANG ANGKOLA

Lubis, Laila Tussifah

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The study was based on the creativity of the students learning problems, school environment and the general problems of this study were defined as follows: (1) What is the guidance and counseling? (2) How does the teacher guidance and counseling efforts in enhancing creativity belajarm students in SMK Negeri 1 Batang Angkola? (3) What are the guidance and counseling teacher effort in improving students creativity? (4) What is the result of efforts of guidance and counseling teachers in improving student learning creativity? , The goal is to obtain a picture of the increase in creativity for students at SMK Negeri 1 Batang Angkola through Guidance Services Group. The method used is qualitative research case studies (case studies). In the case study, which examined more narrow unit but profound. The steps in this research: First, the formulation of the objectives to be achieved clearly. The second stage of the approach to be used Third, the collection of data required in accordance with the draft that has been provided. Fourth, the data that has been collected reconstruction study units organized into coherent and integrated well and intact. Fifth, prepareresearch reports by avoiding personal bias of the researcher. The findings of this research are: guidance and counseling teacher effort in improving students creativity is very good because with meningktaknya creativity of students in order to follow subjects. Based on the above findings, it was concluded that efforts BK teachers in improving student learning creativity can be said to be good. Similar studies should be done with a background of different contexts in order to compare the findings of this research.Key word: guidance and counseling, learning creativity.

PENDIDIKAN PSIKOLOGI BAGI PUSTAKAWAN: MEWUJUDKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN BERBASIS USER ORIENTED

Hasfera, Dian

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perpustakaan menjadi wadah interaksi antar manusia, dimana perpustakaan sebagai lembaga yang menyediakan kebutuhan manusia (pemustaka) dalam hal informasi, sedangkan pustakawan sebagai individu yang melayani kebutuhan individu (pemustaka) lain.Pustakawan merupakan profesi yang dituntut untuk menghadapi pemustaka yang beranekaragam, mulai dari keberagamanusia, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi dan lain-lain. Untuk dapat melayani kebutukan informasi mereka, penting bagi pustakawan untuk memiliki pengetahuan psikologi.Dengan pengetahuan psikologi tersebut pustakawan dapat mengenal kepribadian pemustaka, sehingga nantinya dapatmemprediksi dan memperkirakan kebutuhan informasi mereka.Salah satu dasar utama dalam memberikan layanan perpustakaan adalah ketersedian koleksi perpustakaan.Jenis koleksi perpustakaan tergantung pada pengembangan koleksi perpustakaan itu sendiri.Untuk jenis layanan yang disesuaikan dengan karakteristik dari pemustaka itu sendiri terdapat beberapa pilihan yang dapat dilakukan oleh perpustakaan.Pertama, layanan audio visual.Layanan audio visual merupakan layanan yang memberikan peminjaman atau pengembalian koleksi audio visual kepada pemustaka. Kedua, layanan story telling. Story telling atau mendongeng merupakan salah satu komponen dasar layanan yang terdapat di perpustakaan umum.Ketiga, pemberian NOTICE atau petunjuk-petunjukuntuk menginformasikan lokasi dan informasi tertentu pada pemustaka.Layanan ini sangat membantu pemustaka yang memiliki karakter pendiam dan malu untuk bertanya. Sesuai dengan penjelasan pada konsep kepribadian, temperamen dan gaya belajar sebelumnya beberapa individu merasa lebih nyaman untuk mencari informasi sendiri daripada bertanya kepada orang lain.Kata kunci:Psikologi Pustakawan, Karakteristik Pemustaka,User Oriented

KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP SIKAP BELAJAR SISWA TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

Sefriani, Rini, Radyuli, Popi

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak ‚?? Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kontribusi kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa terhadap sikap belajar siswa TKJ mata pelajaran instalasi software siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Padang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) kecerdasan emosional berkontibusi terhadap sikap belajar, (2) motivasi belajar berkontribusiterhadap sikap belajar, dan (3) kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama berkontribusi terdapat sikap belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Komputer Jaringan ( TKJ ) yang mengambil mata pelajaran Instalasi Software pada tahunajaran 2014 / 2015 berjumlah 56 orang. Semua populasi dijadikan sampel sehingga penelitian ini dinamakan juga penelitian populasi. Hasil analisa data menunjukkan bahwa (1) kecerdasan emosional berada dalam kategori baik dibuktikan dengan tingkat capaian responden sebesar 79.30%, (2) motivasi belajar berada dalam kategori kurang dibuktikan dengan tingkat capaian responden 85.2 %, dan (3) sikap belajar siswa berada dalam kategori sedang dibuktikan dengan tingkat capaian responden sebesar 83.29%. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh : (1) kecerdasan emosional berkontribusi terhadap sikap belajar siswa sebesar 61.3 %, (2) motivasi belajar berkontribusiterhadap sikap belajar siswa sebesar 49.6%, dan (3) kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama berkontribusi terhadap sikap belajar sebesar 67.2%. Sikap belajar siswa dapat ditentukan oleh kontribusi dari kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa. Kecerdasan emosional mempunyai kontribusi yang signifikan sehingga siswa yang mempunyai kecerdasan emosional tinggi akan berpengaruh terhadap sikap belajarnya yang meningkat. Kemudian faktor motivasi belajar juga memegang peranan penting dalam penentuan sikap belajar siswa, dimana siswa yang memiliki motivasi akan dapat meningkatkan sikap belajarnya kearah yang lebih baik.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Motivasi Belajar, Sikap Belajar

Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Think-Pair-Share Pada Siswa Kelas VI SD N 200112 Padangsidimpuan Tahun Pelajaran 2016/2017

Simbolon, Ellya Rosa

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Manusia memiliki derajat potensi, latar belakang historis, serta harapan masa depan yang berbeda-beda. Karena adanya perbedaan, manusia dapat silih asah (saling mencerdaskan). Pembelajaran kooperatif secara sadar menciptakan interaksi yang silih asah, sehingga sumber belajar bagi siswa bukan hanya guru dan buku ajar tetapi juga sesama siswa. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share berpengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share?Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI SD N 200112 Padangsidimpuan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (43,24%), siklus II (70,27%), siklus III (89,19%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Think-Pair-Share dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI SD N 200112 Padangsidimpuan sertamodel pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Ilmu Pengetahuan Alam.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Think-Pair-Share

TEACHERS‚?? FEEDBACK USED IN LEARNING ENGLISH PROCESS AT SMAN 1 SUNGAI TARAB

Saputra, Riyadi

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The use of feedback in learning English process is interesting to be analyzed. Although it does not add much to the proportional explaining and giving instruction, but it still has much contribution to learning English process. This paper explores the teachers‚?? feedback (content and corrective feedbacks) in learning English process at SMAN 1 Sungai Tarab. Data were collected throughobservation and audio recording which involved 5 English teachers. All lessons were recorded and transcribed. The analysis of the transcripts revealed that almost all the types of content feedback were utilized by the teachers. And there were two types of corrective feedback neglected by the teachers. It is recommended that stakeholder of education or government should conduct some seminars related to the use of content and corrective feedbacks.Key words: Teacher Talk, Teachers‚?? Feedback, Learning Process.

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GASING (GAMPANG ASYIK MENYENANGKAN) BERBANTUKAN ANIMASI TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN IPA

Estuhono, Estuhono Estuhono

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pencapaian kompetensi mata kuliah pendidikan IPA menunjukkan hasil yang belum optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang efektifnya strategi pembelajaran serta minimnya penggunaan media yang digunakan dosen dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran mata kuliah pendidikan IPA harus dilaksanakan dalam suasana belajar yang menyenangkan agar dapat memotivasi dan mendorong keaktifan belajar mahasiswa sehinggapencapaian kompetensi dapat ditingkatkan. Strategi pembelajaran Gasing merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dipandang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran Gasing berbantukan animasi terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa pada mata kuliah pendidikan IPA di Program Studi PGSD Universitas Dharmas Indonesia pada ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Research) dengan rancangan penelitian berupa Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Dharmas Indonesia yang mengambil mata kuliah Pendidikan IPA. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis hasil belajar untuk ranah pengetahuan, pengamatan/observasi untuk ranah sikap, pengamatan kerja kelompok, dan tes unjuk kerja untuk¬†ranah keterampilan. Teknik analisis data penelitian adalah uji hipotesis melalui uji t pada taraf nyata 0,05 untuk ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis kerja yang berbunyi ‚?Ě terdapat pengaruh yang berarti penerapan strategi pembelajaran Gasing berbantukan animasi terhadap pencapaiankompetensi mahasiswa pada mata kuliah pendidikan IPA prodi PGSD Universitas Dharmas Indonesia pada ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan secara kuantitatif‚?Ě dapat diterima pada taraf nyata 0,05.Dengan demikian, strategi pembelajaran Gasing berbantukan animasi dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa pada ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan.Kata Kuci: Strategi, Gasing, Hasil Belajar, Pembelajaran Terpadu

PENGELOMPOKKAN GAYA BELAJAR MAHASISWA MENURUT TEORI HONEY MUMFORD BERDASARKAN INTENSITAS KUNJUNGAN PUSTAKA

Zakirman, Zakirman Zakirman

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Siswa adalah individu dengan berbagai keunikan. Keunikan tersebut menjadi sebuah pembeda antara individu yang satu dengan yang lainnya. Jika ditinjau dari aspek psikologi pendidikan,perbedaan individu dapat dikaji dari segi gaya belajarnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bervariatifnya gaya belajar mahasiswa jika ditinjau dari berbagai aspek. Salah satu yang menjadi perhatian adalah gaya belajar mahasiswa jika ditinjau dari segi kunjungan mahasiswa tersebut ke pustaka. Secara umum belum diketahui apa saja tipe gaya belajar mahasiswa yang sering berkunjung ke pustaka. Kebanyakan opini menyatakan bahwa gaya belajar mahasiswa yang sering berkunjung ke pustaka tersebut adalah Theorist. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana gaya belajar mahasiswa jika ditinjau dari intensitas kunjungan pustaka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dan instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data berupa angket. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa persentase siswa dengan klasifikasi pembagian sesuai teori Honey Mumford sebagai berikut : (ACTV: 4,4 %, REFL:44,4%, THEO:13,3%, PRAG:37,8%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya belajar mahasiswadengan tipe Reflector lebih mendominasi dalam kunjungan ke pustaka jika dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar pragmatis, activist dan theorist.Kata kunci: Pengelompokkkan mahasiswa, Teori Honey Mumford, Kunjungan Pustaka

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sains pada Materi Gaya Magnet dengan Metode Eksperimen di Kelas V SD Negeri 200307 Rimbasoping Padangsidimpuan Tahun Ajaran 2015/2016

Mariani, Lely

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Sains pada materi gaya magnet dengan menggunakan metode eksperimen di kelas V semester II SD Negeri 200307 Rimbasoping Padangsidimpuan Tahun 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode eksperimen sebagai sasaran utama. Dimana peneliti berupaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sains pada materi gaya magnet di kelas V SD Negeri 200307 Rimbasoping Padangsidimpuan Subjek penelitian dalam PTK ini adalah siswa kelas V SD Negeri 200307 Rimbasoping Padangsidimpuan T.A 2015/2016 yang berjumlah 27 orang. Penetapan kelas ini adalah berdasarkan hasil observasi terhadap kelas yang akan diteliti dan saran dari kepala sekolah. Sedangkan objek penelitiannya adalah meningkatkan hasil belajar siswa melaluimetode eksperimen. Sebelum perencanaan tindakan dilakukan, terlebih dahulu diberi tes awal. Dari nilai tes awal siswa diperoleh tingkat ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 37,04%. Setelah pelaksanaan siklus I dengan menggunakan metode eksperimen diperoleh tingkat ketuntasan belajar secaraklasikal sebesar 59,26%. Terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 22,22% dari hasil pre tes.Setelah pelaksanaan siklus II dengan menggunakan metode eksperimen yang dipadukan dengan kerja kelompok diperoleh tingkat ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 88,89%. Terjadi peningkatanhasil belajar siswa sebesar 29,63% dari hasil post tes I atau dari siklus I.Kata Kunci: Hasil Belajar, Materi Gaya Magnet, Metode Eksperimen

IMPROVEMENT THROUGH EMOTIONAL INTELLIGENCE GROUP COUNSELING SERVICES WITH STUDENTS PSYCHOANALYTIC APPROACH SMP STATE 11 PADANGSIDIMPUAN

Amri, Khairul

RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2017): Ristekdik Juli-Desember 2017
Publisher : Pusat Komputer Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The study was based on the problems that still lack emotional intelligence of students. The study goal was to describe the emotional intelligence of students before and after the group gave guidance services, with the psychoanalytic approach. The method used in this research is True experimental design with shapes pretest-posttest control group design. With a sample of experimental class is class VII-1 by 10 students and the control class is class VII-2 as many as 10 students so as the total sample of 20 students. Data collection techniques in this research using questionnaires, distributing questionnaires aim is to obtain the specific information requested. Data were analyzed with the help of Excel or SPSS (Statistical Product and Service Solution) version 20. From the results of the implementation is done, a significant increase is mainly posttest experiment. The findings in the experimental group and the control group there were significant increases between posttest results and posttest control experiment. The average childs emotional intelligence variable Pre-Test and Post-Test class in looking for the experimental and control average. In the experimental group pre-test value is obtained at 91.7 and the control class values obtained pre-test of 120.5. While the results of the post-test experimental class obtained a value of 87.6 and a post-test values at control class is 107.0 is seen a very significant difference. The conclusion of this study the results of the processing of the data, indicate that the implementation of guidance services group with psychoanalytic approach can improve the emotional intelligence of students of SMPN 11 Padangsidimpuan.Keywords: Increasing Emotional Intelligence, Guidance Services Group With Psychoanalytic Approach