Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
ISSN : 25033336     EISSN : -
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy (IJSEP) menerbitkan artikel analisis secara teoritis yang berhubungan dengan kajian sosiologi dan kebijakan pendidikan. Jurnal IJSEP diterbitkan oleh Laboratoium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta yang terbit 2 kali dalam setahun. Redaksi berharap bahwa jurnal ini menjadi media informasi dan komunikasi dalam pengembangan ilmu sosiologi dan juga kebijakan pendidikan di Indonesia. Redaksi IJSEP mengundang para sosiolog, peminat sosiologi, pengamat dan peneliti di bidang kebijakan pendidikan, dan para mahasiswa untuk berdiskusi dan menulis melalui jurnal ini.
Articles
18
Articles
Terorisme: Kekerasan Politik Sadomasokisme dan Dramatisme

*, Syaifudin

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 1 No 1 (2016): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.964 KB)

Abstract

Terorisme: Kekerasan Politik Sadomasokisme dan Dramatisme

Kata Pengantar: Kekacauan dan Keteraturan Sosial Atas Keberagaman Beragama

*, Syaifudin

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.102 KB)

Abstract

Kata Pengantar  

Praktik Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Dengan Pendekatan Sosiologi

Devi Septiandini, Rusfadia Saktiyanti Jahja ( dan )

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.753 KB)

Abstract

The aim of this study explaining about application of thematic learning in primary schools and to what extent it can increase students motivation. Results  of studies conducted show that, although it turns out the rules of the mandatory use is conducted a thematic integrated learning model compulsory for all schools, but not all schools do it. The reason why schools do not want to implement it because considering the difficulties to set up the learning media. furthermore, the system of assessment and evaluation system provided is still not integrated also. Teachers still using separated learning. There has been no comprehensive training on the implementation of this thematic models, moreover the facilities and infrastructure that do not support the learning process.

The Role of Network for Alternative School: The Ways Indonesians CSOs Manage Networking to Support Their Agenda on Education

Umar Baihaqki, Abdi Rahmat ( and )

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.821 KB)

Abstract

This article discussed the role of civil society organization networks to their educational agenda. Several member of civil society formed voluntary based organization to organized informal schooling institute on that is commonly known as sekolah alternatif or alternative school. This school is a community based institution that aims at delivering education service for underprivileged children. Four CSOs were chosen as case studies to learn how they maintained their networks to mobilize resources for the alternative school. The networks were classified into two, namely internal networks based on voluntarism value, and external networks that maintained to provide additional resources as means to improve the learning services. The network dynamics indicated that both the individual social capital and the institutional social capital contributeed to the breadth of network.

Proxemics Dalam Ruang Publik Perkotaan: Studi Mode Choice Pada Masyarakat Penglaju Jabodetabek

Ilyas, Ahmad

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.56 KB)

Abstract

Tulisan ini berusaha menjelaskan mode choice pada komunitas penglaju Jabodetabek melalui teori proxemics oleh Hall (1966). Tulisan Thomas (2009) menyimpulkan bahwa sikap terhadap proxemics merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi kenyamanan individu dalam menggunakan mode transportasi publik, akan tetapi, tulisan tersebut tidak menyimpulkan suatu hubungan antara sikap terhadap proxemics dengan mode choice. Dengan metode kuantitatif, penelitian ini melihat bagaimana sikap terhadap proxemics behaviour individu (dilihat melalui tiga dimensi : kinesthetic, touch code, dan visual code) dapat berkaitan dengan proses pemilihan mode transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proxemics behaviour responden pada umumnya mengonfirmasi teori Hall (1966). Namun, tidak ada signifikansi hubungan antara proxemics behaviour dan mode choice karena responden pada umumnya lebih mementingkan waktu tempuh ketimbang kenyamanan pribadi dalam berkendara.

Gotong Royong Sebagai Tindakan Kolektif: Studi Pada Beberapa SMP di Kota Denpasar

Ihya Ulumuddin, Anggoro Yudo Mahendro ( dan )

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.554 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan kerangka konsep tindakan kolektif (Ahn dan Ostrom, 2008) untuk melihat gotong royong di sekolah menengah di Kota Denpasar. Melalui pendekatan tindakan kolekti, diketahui bahwa selain modal sosial (dasar kepercayaan, jaringan, dan institusi) gotong royong juga terkait dengan hubungan timbal balik antar actor. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, beberapa kepala sekolah, guru, siswa, dan informan di luar sekolah diwawancarai dalam pengumpulan data. Hasil penelitian ini yang melihat gotong royong sebagai tindakan kolektif dipicu oleh actor (trustee) yang memiliki modal sosial untuk mempengaruhi (entrust) truster. Namun, kesinambungan tindakan kolektif juga tergantung sejauh mana trusee konsisten untuk mengembangkan tindakan kolektif yang dipeloporinya.

Hubungan Pengorganisasian dan Komponen Program Terhadap Tingkat Partisipasi KSM di Dalam PNPM Mandiri Perkotaan

Sutrisno, Budi

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.503 KB)

Abstract

Artikel ini membahas mengenai partisipasi relawan didalam PNPM Mandiri Perkotaan. Partisipasi merupakan konsep sentral didalam pemberdayaan masyarakat yang dipandang sebagai proses dan tujuan (as means to ends). Tinggi rendahnya partisipasi masyarakat didalam pemberdayaan berimplikasi terhadap demokrasi dan implementasi HAM didalam program. Berdasarkan kajian literatur dan pemetaan teoretis diduga terdapat empat variabel dependen yang berhubungan dengan variabel independen tingkat partisipasi relawan didalam PNPM Mandiri Perkotaan. Keempat variabel dependen tersebut antara lain : Gaya Kepemimpinan Partisipatif KSM (X1), Peningkatan Kapasitas KSM (X2), Pendampingan KSM oleh Fasilitator (X3) dan Alokasi Pendanaan KSM (X4).  

Menjadikan Kesejahteraan Sebagai Isu Inti Demokrasi

Setiawan, Rizki

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.415 KB)

Abstract

Resensi Buku: Paskarina Caroline, Mariatul Asiah, dan Otto Gusti Madung (Ed). 2015. Berebut Kontrol Atas Kesejahteraan: Kasus-Kasus Politisasi Demokrasi di Tingkat Lokal. Yogyakarta: Penerbit PolGov.

Kesetaraan Radikal: Analisis Pemikiran Pendidikan Jacques Ranciere

Hambali, Ayi

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.341 KB)

Abstract

This article aimed to analyze the thought of Jacques Ranciere, especially those in the concentrated equity in education.A review of a new logic in the practice of emancipatory education of the new generation of French philosopher, Jacques Ranciere, which to this day is not too much known in discussions about education in Indonesia.Jacques Ranciere, known as an intellectual and a new generation of French philosophers.A critique of the explicative order he calls the myth of pedagogy that dominate the practice of educational practices today. Furthermore, the results of this study show that the conception of education Ranciere seeks to show ways to envision pedagogical practice as a form of intellectual emancipation, or in other words, a practice that verifies the equality of human intelligence. Realizedin practice through teaching methods introduced by Josep Jacotot with the name of Universal Teaching. To confirm the true nature of humanity that: “all men are equally intelligence”.

Kebertahanan Paketan Sebagai Kearifan Lokal Etnis Betawi Bekasi

Elly Malihah, Yudho Pratomo ( Siti Komariah )

Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.597 KB)

Abstract

Perkembangan Kota Bekasi saat ini membuat keberadaaan masyarakat etnis Betawi Bekasi sudah sangat sulit untuk dijumpai di tengah kota. Masyarakat etnis Betawi Bekasi sekarang lebih banyak bermukim di pinggiran Kota Bekasi. Meskipun secara kuantitas keberadaan masyarakat etnis Betawi Bekasi semakinberkurang, namun kepatuhan mereka untuk menjaga kearifan lokal masih dilakukan. Salah satu kearifan lokal yang masih dapat dijumpai ialah gotong royong dalam berbagai kegiatan di masyarakat. Gotong royong dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat etnis Betawi Bekasi dikenal dengan istilah “paketan”. Berdasarkan permasalahan yang ada, penelitian ini meneliti mengenai bagaimana faktor-faktor yang melatar belakangi “paketan” dapat bertahan hingga saat ini?; Dan bagaimana faktor – faktor hambatan yang dihadapi masyarakat dalam mempertahankan “paketan” sebagai kearifan lokal etnis Betawi Bekasi? Adapun pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus.