cover
Contact Name
Sabaruddin Yunis Bangun
Contact Email
pjkr@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unisbgn@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Physical Education, Health and Recreation
ISSN : 25489194     EISSN : 25489208     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan, Jurnal ini membahas ilmu dibidang pendidikan jasmani, Kesehatan dan rekreasi. Journal Physical Education, Health and Recreation terbit 2 kali 1 tahun, terbitan pertama bulan oktober 2016. Artikel yang masuk ke Journal Physical Education, Health and Recreation akan di terima oleh editor untuk di teruskan ke editor bagian yang kemudian di teruskan lagi ke reviewer dengan blind peer review paling lama 4 minggu.
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lempar Lembing Melalui Gaya Mengajar Resiprokal Pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 3 Nipah Panjang Kabupaten Tanjabtim Tahun Ajaran 2015/2016 Arsil, Arsil
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 2 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i2.9591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar lempar lembing yang didapat siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Nipah Panjang Kabupaten Tanjabtim Tahun Ajaran 2015/2016 melalui gaya mengajar resiprokal. Subjek Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Nipah Panjang Kabupaten Tanjabtim Tahun Ajaran 2015/2016, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 27 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan tes hasil belajar yang berbentuk portofolio, dan dilanjutkan dengan pembelajaran melalui penerapan gaya mengajar resiprokal. Berdasarkan hasil tes lempar lembing sebelum siklus yang dilakukan pada siswa kelas kelas VIII A  SMP Negeri 3 Nipah Panjang Kabupaten Tanjabtim Tahun Ajaran 2015/2016. Dari 27 siswa terdapat 5 siswa (18,51%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 40,50. Hasil dari siklus I terdapat 16 siswa (59,25%) dari 27 siswa, yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 64,12. Di siklus II terdapat 23 siswa (85,18%) dari 27 siswa yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 86,80. Dapat dikatakan melalui penerapan gaya resiprokal dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ASOSIASI ANTARA INDEKS MASSA TUBUH, KEBUGARAN TUBUH BAGIAN ATAS DAN DAYA TAHAN RESPIRASI DI KALANGAN REMAJA Simbolon, Muhammad E. M.; Firdausi, Dzihan Khilmi Ayu
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 2 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i2.9555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), kebugaran tubuh bagian atas, dan daya tahan respirasi remaja Kepulauan Bangka Belitung dengan rata-rata usia 18 tahun. Data dari 105 remaja dipilih secara acak dari remaja lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mengikuti tes fisik pada ujian masuk prodi PJKR STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung. Variabel yang diukur adalah tinggi badan, massa tubuh, kinerja push-up 60 detik (daya tahan otot lengan), sit-up 60 detik (daya tahan otot perut), dan lari jarak 1000-1200 meter (daya tahan respirasi). Berdasarkan hasil analiis data penelitian ini mengungkapkan bahwa indeks massa tubuh dan daya tahan respirasi memiliki korelasi yang signifikan dengan kekuatan dan daya tahan otot lengan (thitung = 3.79 > ttabel = 1.66, thitung = 2.51 > ttabel = 1.66). Namun demikian, indeks massa tubuh dan daya tahan respirasi tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan kekuatan dan daya tahan otot perut (thitung = 0.92 > ttabel = 1.66, thitung = 0.30 > ttabel = 1.66).
Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Pengembangan Gerak Dasar Siswa SD Negeri 196/1V Kota Baru Kota Jambi Indrayana, Boy
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 1 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i1.7837

Abstract

Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia melakukan pekerjaan dan bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh permaian tradisional terhadap kemampuan gerak dasar dan kemampuan lari lompat. Untuk melihat pengaruh permaianan tradisioanl terhadap kemampuan   lompat Siswa Putra SD Negeri 196/IV Kota baru Kota Jambi Tahun Ajaran 2013/2014. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, hasil Uji statistik yang digunakan adalah t-test yaitu melihat pengaruh rerata hitung dalam satu kelompok yang sama pada taraf signifikan 0,05. Hasil tes awal (pre test) kamampuan gerak dasar  siswa putra SD Negeri 196/IV Kota Baru Kota Jambi dengan jumlah sampel 30 orang, dari hasil analisi tes awal diperoleh nilai tertinggi 308,66, skor terendah 194,36, rata-rata (mean) 250, dan simpangan baku (SD) 28,71. Selanjutnya hasil tes akhir (post test) kemampuan gerak dasar setelah perlakuan diperoleh skor tertinggi 368,52, skor terendah 249,28, rata-rata (mean) 306,94, simpangan baku (SD) 27,88. Kesimpulan permainan tradisional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan gerak dasar siswa putra SD Negeri 196/IV Kota Baru Kota Jambi. Peningkatan kemampuan gerak dasar  siswa putra SD Negeri 196/IV Kota Baru Kota Jambi  ini adalah sebesar 56,94, yaitu dari skor rata-rata 250 pada pre test menjadi 306,94 pada post test Tahun Ajaran 2013/2014.
Hubungan Bentuk Telapak Kaki, Panjang Tungkai Dengan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Atlet Kids Athletics Putri 11-14 Tahun Rawamangun Hermawan, Iwan; Tarsono, Tarsono
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 1, No 2 (2017): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v1i2.7564

Abstract

Hubungan gerakan merupakan salah satu ciri-ciri koordinasi yang sangat penting dan perlu dipahami oleh pelaku olahraga, karena hubungan gerakan merupakan salah satu dasar untuk dapat menguasai bentuk-bentuk keterampilan motorik olahraga. Hubungan gerakan merupakan suatu proses transfer impuls tenaga dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain atau proses transfer impuls dari suatu alat gerak ke alat gerak yang lain, sehingga terjadi hubungan gerakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik studi korelasi multivariat, yaitu suatu penelitian untuk mengumpulkan data yang diperoleh dengan mengukur dan mencatat hasil dari pengukuran yang terdiri dari bentuk telapak kaki, panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara bentuk telapak kaki (X1) dengan daya ledak otot tungkai (Y) pada atlet kids atletik putri P.A Rawamangun Atletik Center usia 11-14 tahun, (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara panjang tungkai (Y) dengan daya ledak otot tungkai (Y) pada atlet kids atletik putri P.A Rawamangun Atletik Center usia 11-14 tahun, (3) sTerdapat hubungan yang signifikan antara bentuk telapak kaki (X1) dan panjang tungkai (X2) dengan daya ledak otot tungkai (Y) pada Atlet kids atletik putri P.A Rawamangun Atletik Center usia 11-14 tahun.
NORMA TES DAYA LEDAK, KECEPATAN, DAYA TAHAN SEPAKBOLA UNTUK KATEGORI USIA 13 - 14 TAHUN Hermawan, Iwan; Batista Sili, Lambertus Leo Sergio
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 1, No 1 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v1i1.4771

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mencari norma tes, daya ledak, kecepatan, daya tahan dalam sepak bola untuk kategori 13-14 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Berikut hasil dari penelitian yang telah dilakukan.(1).Untuk data penjaga gawang:Telah didapat norma tes fisik Daya Ledak yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 74, Telah didapat norma tes fisik Kecepatan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih kecil dari 5,47, Telah didapat norma tes fisik Daya Tahan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 42,3.(2). Untuk data pemain belakang. Telah didapat norma tes fisik Daya Ledak yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 71, Telah didapat norma tes fisik Kecepatan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih kecil dari 5,67, Telah didapat norma tes fisik Daya Tahan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 44,7.(3) Untuk data pemain tengah,.Telah didapat norma tes fisik Daya Ledak yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 67. Telah didapat norma tes fisik Kecepatan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih kecil dari 5,64. Telah didapat norma tes fisik Daya Tahan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 45,8, (4) Untuk data pemain depan. Telah didapat norma tes fisik Daya Ledak yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 61.Telah didapat norma tes fisik Kecepatan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih kecil dari 5,31. Telah didapat norma tes fisik Daya Tahan yaitu untuk kategori Baik Sekali lebih besar dari 44,2
MODEL PEMBELAJARAN BOLA BASKET MELALUI MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN DENYUT NADI MAKSIMAL SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Yolanda, Resta; Nurhayu, Asrini; Gumay, Jovana Renaldy
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 2 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i2.9587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran bola basket melalui modifikasi sarana prasarana untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Borg and Gall yang dimodifikasi dalam tahapan: 1) pengumpulan informasi melaui observasi, 2) mengembangkan produk awal, 3) evaluasi/validasi ahli, 4) uji skala kecil, 5) revisi model produk, 6) uji skala besar dan revisi, kemudian 7) hasil akhir produk/ model. Berdasarkan data hasil penelitian melalui modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola basket bahwa dengan model pembelajaran ini DN siswa kelas V meningkat setelah penerapan, dari rata-rata 76.38 menjadi 127, 96 dengan total peningkatan 25 %. Hasil pengihitungan uji-t terhadap hasil penghitungan denyut nadi siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran bola basket yang telah dimodifikasi menunjukkan = 0,000 < 0,05 dan t-hitung = 19,05. Kesimpulan bahwa pengembangan model pembelajaran bola basket melalui modifikasi sarana prasarana efektif meningkatkan DN siswa kelas V sekolah dasar dari model pembelajaran yang diterapkan sebelumnya. Sehingga model pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Tingkat Status Hidrasi Cairan Tubuh Setelah Melakukan Aktifitas Olahraga Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Hasibuan, Rosmaini
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 1, No 2 (2017): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v1i2.7569

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Tingkat Status Hidrasi Cairan Tubuh Setelah Melakukan Aktifitas Olahraga Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel yang digunakan berjumlah 14 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan dengan sistem matching by paired, kelompok pertama mengkonsumsi air kelapa muda dan kelompok kedua mengkonsumsi air putih. Untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap tingkat status hidrasi cairan tubuh maka diberikan sebanyak 500 ml setelah melakukan aktifitas olahraga selanjutnya digunakan statistik dengan uji-t satu pihak dan untuk mengetahui perbedaan pengaruhnya digunakan uji-t dua pihak (gabungan).Hasil analisis dengan uji – menunjukkan bahwa: (1) pengujian hopotesis satu menunjukkan bahwa nilai (Thitung) 2,38 selanjutnya harga tersebut dibandingkan dengan harga Ttabel dengan dk n -1 (7-1 = 6), pada taraf signifikan   α = 0,05  adalah 1,94 dengan demikian th  > tt (2,38 > 1,94), maka thitung lebih besar dari ttabel. (2) pengujian hipotesis dua menunjukkan bahwa nilai (Thitung) 2,09 maka thitung juga lebih besar dari ttabel. (3) untuk pengujian hipotesis post test ketiga menunjukkan Kriteria pengujian adalah : terima Ha jika Thitung  > Ttabel  , dimana Ttabel  didapat dari daftar distribusi t dengan dk = (n1 + n2 – 2). Diperoleh bahwa Thitung  sebesar 3,31. Dari daftar tabel dk = (7 + 7 – 2) diperoleh bahwa Ttabel  = 1,75. Dengan demikian Thitung  > Ttabel   (3,31 > 1,75) . Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1. Terdapat Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Tingkat Status Hidrasi Cairan Tubuh Setelah Melakukan Aktifitas Olahraga Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. 2. Terdapat Pengaruh Pemberian Air Putih Terhadap Tingkat Status Hidrasi Cairan Tubuh Setelah Melakukan Aktifitas Olahraga Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. 3. Pemberian Air Kelapa Muda Lebih Baik Pengaruhnya Terhadap Tingkat Status Hidrasi Cairan Tubuh Dibandingkan Dengan Air Putih Setelah Melakukan Aktifitas Olahraga Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.
PENGARUH MASSED PRACTICE TERHADAP KEMAMPUAN PASSING BOLA BASKET SISWA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 11 KOTA JAMBI Indrayana, Boy
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 1, No 1 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v1i1.4776

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of massed practice the passing ability of basketball student extracurricular basketball SMP Negeri 11 Jambi. Passing or operand is the basic techniques in ball games by giving the ball to the comrades in the game of basketball. Mastery of the basic techniques of passing is an important element that must be mastered by every basketball player in the game. The learning method massed practice is practice methods that can be applied in basketball. Massed practice method is a method / strategy study the movement to be controlled is done continuously without breaks interspersed The method used is an experimental method with a sample of 16 male students. the sampling technique is done by total sampling. This study begins with a pre-test and post-test ends with the passing ability of basketball. It was done for 6 weeks with a frequency of three times a week.This research hypothesis testing using t-test at level α = 0.05 which is the right of the preconditions that the sample group were normally distributed and homogeneous. After the t-test results obtained t-count (16.284)> t table = (1.753) as obtained t-count > t-table, so the hypothesis (Ha) in this study received the 95% confidence level.Based on the results of research and discussion that has been done, it can be concluded that massed practice given significant impact to improve the ability of students passing basketball extracurricular basketball SMP Negeri 11 Jambi.
HUBUNGAN KOORDINAS MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN PASSING ATAS SISWA SMP NEGERI 1 LEBONG UTARA KABUPATEN LEBONG Perdima, Feby Elra
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 2 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i2.9592

Abstract

Based on the observation in the field it shows that still lack of agility of ability eyes and hands coordination to passing skill student at SMP N 1 Lebong. This study aims to explain the relationship of eyes and hands coordination to the passing skill student at SMP N 1 Lebong. This research method used is correlation, with the population of this study a number of 17 athletes and samples taken by using the total sampling technique so that obtained a sample of 17 athletes. Eyes and hands coordination test and passing skill used product moment. The result of analysis shows that there is relationship between eyes and hands coordination to the passing skill is 0.78. 
PROTOTIPE MODIFIKASI ERGOCYCLE DENGAN MEMANFAATKAN SEPEDA BEKAS SEBAGAI SOLUSI PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS AEROBIC TUNANETRA Widianingsih, Onyas; Zuraidah, Zuraidah
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 2, No 2 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v2i2.9556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas aerobik tunanetra melalui pengembangan alat bagi siswa SLB- A kelas V, VI, VII dan VIII Karya Murni Medan Johor. Penelitian ini menghasilkan produk pengembangan berupa prototipe modifikasi ergocycle dengan memanfaatkan sepeda bekas disesuaikan dengan kaidah yang sesungguhnya menurut para ahli, karakterstik kebutuhan tunanetra, ketersediaan sarana serta dana oleh pihak yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB – A) Karya Murni Medan Johor juga ditinjau dari cukupnya ketersedian bahan baku pembuatan alat. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan tahapan penelitian sebagai berikut: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validitas desain, (5) revisi desain, (6) uji coba skala kecil, (7) revisi produk, (8) uji coba skala besar, (9) revisi (penyempurnaan), (10) hasil akhir prototipe modifikasi ergocycle dengan memanfaatkan sepeda bekas sebagai solusi pemenuhan kebutuhan aktivitas aerobik tunanetra. Hasil penelitian dan pembahasan mengenai kepuasan konsumen yang tertuang dalam empat aspek yaitu; 1) keamanan, 2) kenyamanan, 3) estetika dan, 4) tampilan. Keempat aspek tersebut telah disesuaikan dengan karakteristik tunanetra sebagai konsumen pengguna alat, dan merupakan hasil dari diskusi pada ahli penjas adaptif dan ahli otomotif. Setelah dilakukan uji coba produk, maka diperoleh tingkat kepuasan sebesar 55,92% dari hasil uji coba skala kecil, dan diperoleh tingkat kepuasan sebesar 92,5% dari hasil uji coba skala besar. Disimpulkan bahwa pengembangan prototipe modifikasi ergocycle dengan memanfaatkan sepeda bekas ini mengalami peningkatan yang signifikan dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas aerobik siswa SLB - A Karya Murni Medan Johor.