cover
Filter by Year
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan
Published by Universitas Pekalongan
Articles
16
Articles
MEKANISME POMPA NATRIUM KALIUM (Na+ - K+) PADA OSMOREGULASI IKAN BERTULANG SEJATI (TELEOSTEI)

Syakirin, Muhammad Bahrus

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2007): Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, April 2007
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.115 KB)

Abstract

Ikan sebagai  organism yang hidup dalam media air sangat dipengaruhi oleh tekanan osmotic tubuhnya, agar proses fisiologis di dalam tubuh berjalan normal, maka diperlukan suatu tekanan osmotic yang relative konstan. Terjadinya osmoregulasi pada ikan adalah akibat adanya gradient konsentrasi ion-ion )terutama Na+ dan K+) antara intraseluler dan ekstraseluler, sehingga melalui pompa Na+ - K+ ikan akan melakukan transport aktif ion Na+ dan K+.untuk mempertahankan konsentrasi ion dalam tubuhnya sehingga fungsi fisiologis organ-organ tubuhnya dapat berjalan normal dan transport aktif ini akan mengakibatkan terjadinya konservasi energi dalam tubuh ikan. Kata Kunci : Ikan, Osmoregulasi, Pompa Natrium-Kalium

STRATEGI PENINGKATAN PERANAN LKM PEMP SWAMITRA DALAM PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS PRODUKSI IKAN TANGKAPAN (Suatu Gagasan Pengembangan LKM PEMP Swamitra Berbasis Riset)

Budiharjo, Arif, Sakhowi, Akhmad, Madusari, Benny Diah, Syakirin, Muhammad Bahrus

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 2, No 1 (2007): Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, September 2007
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.485 KB)

Abstract

LKM PEMP Swamitra merupakan lembaga keuangan mikro yang berbasis Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) yang merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara terencana dan terstruktur. Namun dalam pengembangannya, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, yaitu kurangnya ketersediaan dana bagi pembiayaan pada LKM PEMP Swamitra, kurangnya penginformasian fungsi dan peranan LKM PEMP Swamitra, kurangnya peranan pihak-pihak yang terkait atas pengembangannya, kurang optimalnya pelayanan LKM PEMP. Oleh karena itu, diperlukan suatu pencarian gagasan strategis komprehensif yang dapat mengatasi problema tersebut, yaitu gagasan yang terdiri dari upaya peningkatan mainshare LKM PEMP Swamitra pada pengusaha kecil berbasis produk-produk ikan tangkapan masyarakat pesisir di daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan peranan pihak-pihak berkompetenpada LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan ketersediaan dana pembiayaan LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan kualitas pelayanan pada LKM PEMP Swamitra meliputi Reliability, Responsiviness, Assurance, Emphaty dan Tangibles. Kata Kunci : Strategi, PEMP, Swamitra, Pengembangan Usaha Kecil, Produk Ikan Tangkapan

PENGARUH PERBEDAAN PERSENTASE PENAMBAHAN MINYAK JAGUNG DALAM EMULSI KUNING TELUR TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus Burchell)

Syakirin, Muhammad Bahrus

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2008): Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, April 2008
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6271.126 KB)

Abstract

Larva ikan lele yang dihasilkan dari kegiatan pembenihan memerlukan pakan yang sesuai dengan fase hidupnya. Larva ini memerlukan pakan dariluar tubuh ketika cadangan kuning telur pada tubuhnya habis. Oleh karena itu, pemberian pakan dari luar mutlak diperlukan untuk kelangsungan. Salah satu alternative pakan yang bisa diberikan adalah emulsi kuning telur sebab kuning telur mengandung nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan larva ikan lele. Menurut Khairuman dan Amri (2002), pakan berbentuk cairan atau emulsi baik juga diberikan kepada ikan dalam fase larva. Pakan yang berbentuk emulsi contohnya emulsi yang terbuat dari kuning telur ayam. Sedangkan emulsi kuning telur yang diperkaya dengan minyak jagung selain dapat menimbulkan bau yang enak pada pakan juga akan meningkatkan kualitas pakan yang dapat mendukung pertumbuhan ikan yang optimal (Djajasewaka, 1990). Penggunaan minyak jagung sebagai bahan pengkaya emulsi kuning telur digunakan sebab minyak jagung mengandung asam lijoleat sebesar 56.3% (Sy ivckney, 1990) serta mempunyai titik cair rendah yaitu 17.0 – 20.0oC (Djajasewaka, 1990). Minyak jagung mengandung asam-asam lemak essensial (asam lemak oleat, asam lemak linoleat dan asam lemak linolenat) yang dapat meningkatkan pertumbuhan ikan melalui pembentukan hormone pertumbuhan. Oleh karena itu, penambahan minyak jagung menjadi suatu yang bisa dipertimbangkan dalam pemberian pakan larva ikan lele dumbo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak jagung dengan persentase berbeda pada emulsi kuning telur terhadap pertumbuhan larva ikan lele dumbo serta untuk mengetahui respon pertumbuhan ikan lele dumbo terhadap persentase penambahan minyak jagung dalam emulsi kuning telur. Kata Kunci : Minyak, jagung, kuning telur, lele dumbo

PENGARUH PERBEDAAN JENIS PAKAN ALAMI DAPHNIA, JENTIK NYAMUK DAN CACING SUTERA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN CUPANG HIAS ( Betta splendens ) The Effect of Different Types Of Natural Food Daphnia, Mosquito Larvae and Silk Worms to Growth of Ornamental Fish Bett

Agus, Muhamad ( Fakultas Perikanan Unikal ) , Mardiana, Tri Yusufi ( Fakultas Perikanan Unikal ) , Nafi, Bisrul ( Fakultas Perikanan Unikal )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 2, No 1 (2010): Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Volume 2, No. 1 Edisi Septem
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.396 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of different natural feeding of Betta fish growth and to know what types of natural food that provides growth Betta fish is best. Research was conducted that the Laboratory of Aquaculture Faculty of Fisheries University of Pekalongan on the date of 12 June to 12 July 2010. This study used a complete randomized desaign with 3 treatments and each treatment is repeated 3 times. The treatment applied are different types of natural food is Daphnia sp, mosquito larva an silk Worm. Results of analysis of variance showed that differences in types of natural food which is given a very real effect on the growth of Betta fish. Tukey’s test further showed that the treatment using silk Worms were significantly different to the treatment using mosquito larva and treatment using Daphnia sp. The range of water quality during the study are still eligible for the maintenance of Betta fish. namely the water temperature tranges between 26 – 30oC, the pH of water range from 7-8 and DO ranged between 3.7 to 5.4 ppmKey word : Ornamental cupang, Daphnia sp, mosquito larvae, silk worm

KAJIAII RESTROSPEKTIF PROGRAM PEMBBRDAYAAN WANITA NELAYAN DI GUNUNG KIDUL DIY

Agus, Muhammad ( Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1957.724 KB)

Abstract

Program pemberdayaanwanita nelayan desa pesisir Pantai Baron Kemadang Gunung Kidulkurang menyentuh kepentingan wanita nelayan, karena minimnya perguliran dana dan pendampingan,padahal organisasi kelompok wanita nelayan memainkan perannya dalam memotivasi anggotanyamerencanakan kegiatan pengembangan usaha dan memajukan pemasaran serta pemupukan permodalan.Hasil penelitian menunjukkan implementasi program pemberdayaan wanita nelayan di Desa Kemadangberjalan cukup baik. Hal ini ditunjukan dari ketersediaan kelompok sasaran yakni wanita nelayan yangmemberikan respon positif terhadap sosialisasi program, pelatihan dan perguliran modal sertapendampingan berkelanjutan yang dilaksanakan. Penguatan modal melalui kelompok-kelompok kecilmampu meminimalisir kebiasaan wanita nelayan berhutang pada tengkulak atau rentenir. Di sisi lain,program ini terdapat kekurangan dari sisi pendampingan yang kurang meugacu pada kebutuhan lokaldan konsep pembangunan berkelanjutan.Kata kunci : pemberdayaan, wanita, pesisir

PEMANFAATAN DAUN SIRIH (PIPER BETLE) UNTUK MENANGGULANGI EKTOPARASIIPADA IKAN HIAS TETRA

Herawati, Vivi Endar ( Pengajar Jurusan Perikanan FPIK Undip Semarang )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1355.36 KB)

Abstract

Daun sirih dapat digunakan sebagai obat alami maupun buatan karena mengandung chlavicolyang mempunyai sifat bakterasidal dan fungisidal pada bakteri dan jamur. Selain itu daun sirih dapatmenanggulangi serangan ekloparasit pada ikan hias tetra salah satunya adalah ikan tetra. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi daun sirih terhadapkelulushidupan ikan neon tetra terhadap serangang ektoparasit dan konsentrasi optimal yang diberikansebagai pengobatan terhadap seftrngan ektoparasit. Metode yang digunakan adalah eksperimentallaboratories dengan rancangan dasar e.cak lengkap dan ikan uji yang digunakan adalah ikan hias tetra.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi daun sirih yang berbeda mempunyai pengaruhsangat nyeta (P ( 0,01) terhadap Kelulushidupan ikan hias tetra dan padakonsentrasi daun sirih 8,3 ppt(99,40%) paling efektif untuk mengurangi ektoparasit pada ikan hias tetra.Kata kunci : Daun Sirih, Ikan hias Tetr4 Ektoparasit dan Kelulushidupan.

MANFAAT CAHAYA BAGI ALGAE KHUSUSNYA CHLOROPHYTA

Soeprapto, Hayati ( Staf Pengajar Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan Unikal )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1352.358 KB)

Abstract

Tumbuhan algae jenis Chlorophyta membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesis yang terjadisecara kimi4 dengan memanfatkan cahaya matahari sebagai sumber energi. Proses tersebut akanmenghasilkan oksigen yang akan digunakan sebagai fototrop. Chlorophyta mampu mensintesamakanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari karena adanya klorofil (C; :en Algae). Algae ini jugamenggunakan korbondioksida dan air untuk menghasikan gula dan oksigen yang diperlukan sebagaimakanan. Komposisi dari algae di perairan dipengaruhi oleh cahaya dan temperatur air, dan adasimbiosis dengan beberapa anemone, tetapi tidak ada hubungan yang signifikan antara anemon danchlorophyt4 yang hidup bersama di dasar pada kondisi air yang rusak. Kata kunci: cahay4 chlorophyt4 sinrbiosis

PENGARUH PENAMBAHAI BERBAGAI DOSIS MINYAK IKAN Y,{NG BERBEDA PADA PAKAN BUATAI{ TERIIADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN (Pangasius pangasius)

., Komariyahl) . ( Staf Pengajar Program Studi Budidaya Perairan Fak Perikanan Unikal ) , Setiawan, Aries Indra ( Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan Unikal )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2859.712 KB)

Abstract

pakan merupakan salahsatu faklor yang dapat rnenunjang dalam perkembangan budidaya ikansecara intensif maupun semi intensif, baik ikan air tawar, ikan air payatl, maupun ikan air laut.Sedangkan pakan itu dibutuhkan oleh ikan sejak mulai dari ukuran larva (burayak), sampai ukuraninduk. penggunaan lemak dalam pakan ikan sangat penting arlinya dalam menunjang pertumbuhanikan. Karena lemak merupakan sumber energi yang memiliki nilai cukup tinggi dibanding protein dankarbohidrat. Penggunaan lemak sebagai sumber energi sebenamya hanya sebagai "Protein sparing"yaitu lemak mempunyai fungsi untuk menggantikan protein sebagai sumber energi, sehinggap.nggun*n protein dapat dihemat. Untuk memaksimalkan pertumbuhan maka penggunaan lemakbalam pakan buatan diperlukan dalam jumlah tertentu. Pertumbuhan ikan sangat dipengaruhi olehkualitas pakan oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian, pengaruh penambahan berbagai dosis minyakikan yang berbeda pada pakan buatan tefiadap pertumbuhan benih ikan patin.Kata Kunci : Minyak lkan, Dosis, Pertumbuhan, Benih Ikan Patin

APLIKASI TENIK SBX REVERSAL UNTUK PENGEMBANGAN USAI{A IKAI HIAS DI UNIVERSITAS PEKALONGAN

Madusari, Benny Diah ( Program studi Budidaya Perairan Fak Perikanan unikal ) , Fauzan, Anwar ( Program studi Agroteknotogi Fakultas Pertanian unikal ) , Sudarmiati, Sri ( Program studi Budidaya Perairan Fak Perikanan unikal ) , Syakirin, M. B ( Fak Perikanan unikal )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1554.229 KB)

Abstract

Kegiatan U-UJI ini dilakukan sejak Tahun 2007 sld Tahun 2008, dengan sebelumnya telah ada rintisan usaha ikan hias di ka:npus. Perolehan dana Dikti melalui DP2lv{ menunjang pengembagan usaha ikan hias di kampus Pada awalnya hanya usaha ikan hias, kemudian dilakukanusaha lainnya yakni pembuatan akuatium dan usaha plokultur. Tujuan kegiatan U-UJI di kampus tidak untuk mengembangkan usaha ikan hias dengan menerapkan metode apliktif seperti metode monosek,persilangan antar jenis ikan. Aplikasi metoie ini untuk bisa mengisi peluang pasar mengingat trend ikan hias berganti dalam2- 3 tahun. Penerapan penelitian pada kegiatan program U-UJI ini yaitu aplikasi teknik sex reversal. Teknik sex reversal adalah teknik untuk  menghasilkan ikan hias yang memiliki kualitas yang sesuai dengan selera pasar ikbn hias yang sedang trend pada saat tersebut. Aplikasi teknik sex reversal dilakukan dengiur menyilangkan jenis koki lawalawa; koki rowanda, koki dan koki tosa. Hasil persilangan adalah munculnyajenis yang unik, yakni koki olala dankoki panador. Adapun pemasaran dilakukan dengan membuka toko ikan hias.Kata kunci: Ikan hias, monosek, polikultur

TEKNOLOGI PENGARAHAN KELAMIN IKAN MENGGUNAKAN MADU

Mardiana, Tri Yusufi ( Fakultas Perikanan Unikal )

Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1446.605 KB)

Abstract

Madu merupakan salah satu bahan altematif untuk pengarahan kelamin yang mengandungbeberapa macam mineral seperti magnesium, kalium, kalsium dan natrium. Harganya murah dan tidakbersifat karsinogenik dibandingkan penggun€utn hormon. Ulasan ini menggambarkan diferensiasikelamin pada ikan, kandungan madu dan aplikasinya terhadap ikan.Kata kunci : madu, ikan, kelamin, pengarahan