cover
Contact Name
Radja Erland Hamzah
Contact Email
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
ISSN : 14127873     EISSN : 25987402     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 445 Documents
PENYESUAIAN ROLE IDENTITY DALAM PERSPEKTIF IMAGINED INTERACTION (Studi Tentang Wanita Yang Ditinggal Mati Suami) Natakoesoemah, Susilowati
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to understand the use of Imagined Interaction as coping to women who lost her husband. Moreover, this study try to understand the self efficacy after the lost of husband and comprehend the psy-chosocial aspects in order to adjust one women’s role identity who left by her husband. This study used Honeycutt framework about imagined interaction, and as a supporting study, the author use symbolic interaction concepts. This is a qualitative research that uses post-positivist paradigm method. The data collection method used is in depth interview to 5 women who already lost her husband. Based on this study, identified imagined interaction activities in women who lost husband performed with significant other and devine other. While a role identity adjustment process was found 3 (three) categories are Realistic Adjustment, Moderate Adjustment, and Imagined Adjustment. In the adjustment process there are 3 (three) types of self-efficacy, namely :Acceptance Self-Efficacy: Sincere acceptance towards the lost of husband and optimist about the future; Negotiated Self-Efficacy: Sincere acceptance, however stay pessimist about the future; Imagined Self-Efficacy: Insincere acceptance, lack of confi-dence and very pessimist towards the future.
IKLAN DAN REPRODUKSI SOSIAL Murwani, Endah
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8, No 28 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IKLAN  DAN REPRODUKSI  SOSIAL
PESPEKTIF JURNALIS TERHADAP PELAYANAN PROFESIONAL PERAWAT Yatim, Usman
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 30 (2010)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PESPEKTIF JURNALIS TERHADAP PELAYANAN PROFESIONAL PERAWAT
KOMUNIKASI ISALAM -SEBAB-SEBAB TIMBULNYA PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA FIQH Muhtadin, Muhtadin
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 10 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMUNIKASI ISALAM -SEBAB-SEBAB TIMBULNYA PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA FIQH
KOMUNIKASI TENTANG KEPANGKATAN DOSEN FIKOM UPDM (B) Sundoro, Panggih
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 17 (2006)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This happened to Moestopo University in particular the Faculty of Communication, before year 1990 was still predominated among the academic categories by only and handful qualified lectures. The majority who  spend  much of their day as governmental  officials and  who  should  perhaps  be  classified  as- academic  staff  as  well without academic_rank.Because the University reflects the intelectual and educational status of the society that spawn them, it comes as no surprise that  in the   terms   of  the   academic   model,   persons  who   give  lectures legitimately altared to the convensational Conception in advancement to rise ranks in lecturership. After years of the Communication Faculty Moestopo  University  as  an educational  institution  were  marked  by experimentation with   the  academic   content  and  forms.  The  first challengence was to rise ranks legitimately.First of all the latest trend in its education system, is putting the lecture  on communication and  information  sciences.  The  impact  of these changes, I   hope can solved the problems of to rise ranks legitimately and objective.
KETIDAK TELITIAN PENELITIAN Abdullah, Abdullah
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 19 (2006)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper had been written to respons on Taslim Lukman research based on his papaer as presentedin Wacana. I am very sad to say that the result of the research is very bad based on statistical considerations. 
TINJAUAN PERSPEKTIF TEORI USES AND GRATIFICATION Sukardi, Sukardi
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2003)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TINJAUAN PERSPEKTIF TEORI USES AND GRATIFICATION
KOMUNIKASI BISNIS UNTUK SEKRETARIS PERUSAHAAN Bassar, Emillia
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMUNIKASI BISNIS UNTUK SEKRETARIS PERUSAHAAN
PERSEPSI MAHASISWA PUBLIC RELATIONS TERHADAP KOMUNIKASI ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL‘TWITTER’ Prabowo, Sigit
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 15, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya popularitas media sosial ‘Twitter’ membuat public relations menjadi tertarik untuk memanfaatkannya. Salah satunya STIKOM InterStudi yang memanfaatkan media sosial Twitter untuk berkomunikasi online dengan mahasiswanya. Staf public relations STIKOM InterStudi memanfaatkanTwitter untuk menginformasikan aktivitas perkuliahan dan merespon pertanyaan dari mahasiswa yang terkait dengan perkuliahan. Problemnya, terkadang staf public relations kurang merespon pertanyaan mahasiswa dengan cepat danmenginformasikan kehadiran dosen yang akan mengajar di kelas sehingga pada saat mahasiswa telah hadir di kelas ternyata dosennya izin tidak masuk. Hal ini tentunya merugikan mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Persepsi Mahasiswa Public relationsTerhadap Komunikasi Online Melalui Media Sosial ‘Twitter’ Departemen Public relations Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) InterStudi. Teori yang digunakan Teori Individual Differences, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), dan A Dialogic Theory of Public relations, berdasarkan penjelasan teori dialog maka konsep yangdigunakan dalam penelitian ini terdiri atas empat dimensi prinsip-prinsipdialog melalui twitter. Paradigma penelitian yang digunakan positivisme. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitiannya survei. Jumlah populasi akuntwitternya: @PR 103InterStudi sebanyak 482 follower.Besaran sampel penelitian dengan penghitungan rumus Taro Yamane pada tingkat kesalahan 10% diperoleh sampel sebanyak 83 mahasiswa. Teknik pengambilan sampelnya secara purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan kajian literatur. Teknik analisis datanya secara kuantitatif dengan menggunakan rumus nilai mean dan rumus uji t test independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada total mean Persepsi Mahasiswa Public relations Terhadap Komunikasi Online Melalui Media Sosial ‘Twitter’ Departemen Public relations Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi(STIKOM) InterStudi diperoleh 3,97 termasuk kategori setuju atau dengan perkataan lain persepsinya positif karena mahasiswa dapat berkomunikasi secara dua arah melalui media sosial Twitter. Dari hasil uji beda(Uji t test Independent) ternyata Persepsi responden dilihat dari kelas eksekutif dan kelas reguler mengenai komunikasi online melalui media sosial ‘twitter’ Departemen Public relations STIKOM InterStudi menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi. Artinya bahwa baik mahasiswa public relations eksekutif maupun reguler menilai komunikasi online melalui media sosial twitter dinilai efektif karena komunikasinya dapat berlangsung secara dua arah dan menghemat waktu serta dapat mengetahui perkembangan informasi terbaru yang terkait perkuliahan.
PEMAHAMAN SBY SEBAGAI KOMUNIKATOR SALAH SATU KUNCI KEMENANGAN PEMILU Sundoro, Panggih
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 11 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa disingkat SBY, bersama Jusuf Kalla atau yang biasa disingkat dengan JK, oleh Komite Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada bulan Oktober 2004, telah dinyatakan menang dalam pemilu, untuk menduduki kursiPresiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.Dua kali dalam Pemilu yang telah dilaksanakan dalam rangka pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dua kandidat Presiden dan Wakil Presiden ini yaitu SBY dan JK telah memenangkannya. Pemilu yang pertama pada tanggal 20 Mei 2004, SBY dan JK mendapat urutan pertama dari lima pasang kandidat lainnya. Urutan perolehan suara pertama pasangan SBY dan JK, urutan kedua Mega -Hasyim, urutan ketiga Wiranto-Salahudin, urutan keempat Amin Rais-Siswono dan yang terakhir adalah Hamzah-Agum.

Page 2 of 45 | Total Record : 445