cover
Contact Name
Brilliant Asmit
Contact Email
brilliant.asmit@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
raje@unri.ac.id
Editorial Address
Gedung LPPM Universitas Riau, Kampus Bina Widya, Jl. H.R. Soebrantas Km 12.5, Panam. Pekanbaru, Riau - 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Riau Journal of Empowerment
Published by Universitas Riau
ISSN : 26544520     EISSN : 26231549     DOI : https://doi.org/10.31258/raje
Riau Journal of Empowerment is a journal containing a collection of articles on community service activities by academics and practitioners. The scope of Riau Journal of Empowerment is the result of service activities for society empowerment from various disciplines.
Articles 22 Documents
Increasing the awareness of palm oil plantation replanting through farmers training Syahza, Almasdi; Bakce, Djaimi; Asmit, Brilliant
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.211 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.1

Abstract

Palm oil plantation in the Province of Riau has reached the unproductive age and need replanting. Private and government-owned plantation has started the replanting, but plantation community owned. The slow replanting process in smallholders? palm oil plantation caused by poor knowledge of replanting. This community service objective was to increase the awareness of replanting of palm oil plantation run by smallholders, so it can accelerate the replanting process. We used interactive training method to deliver knowledge related to palm oil plantation replanting. The activity combined indoor and field class to give a better understanding of replanting. The community service activity involved academicians, palm oil practitioners, government institution, and palm oil farmers association. The success of this activity measured by the participant's assessment results through the written test. This training successfully delivered the needed knowledge and experience about palm oil plantation replanting. The knowledge and awareness were expected to accelerate the successful replanting process of palm oil plantation in the Province of Riau.
Penerapan teknologi hidroponik sistem deep flow technique sebagai usaha peningkatan pendapatan petani di Desa Sungai Bawang Fitmawati, Fitmawati; Isnaini, Isnaini; Fatonah, Siti; Sofiyanti, Nery; Roza, Rodesia Mustika
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.786 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.3

Abstract

Target menjadi desa mandiri harus dibarengi dengan penguatan kemampuan desa dalam memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri seperti pangan. Sayuran merupakan kebutuhan pangan penting untuk mencapai masyarakat sehat sejahtera. Kebutuhan sayuran di Desa Sungai Bawang, Kabupaten Kuantan Singingi, terkendala lahan pertanian yang tidak mendukung untuk bercocok tanam sayur-sayuran. Sistem penamanan secara hidroponik menawarkan teknik tanam tanpa tanah yang dapat diterapkan dimanapun. Hidroponik mempunyai nilai tambah berupa hasil produksi yang lebih bersih dan higienis. Teknologi hidroponik sistem Deep Flow Technique mampu menyediakan air dan oksigen bagi tanaman dan cocok untuk menanam sayuran. Hidroponik ini sesuai diterapkan di Desa Sungai Bawang dan tidak memerlukan lahan luas dalam bercocok tanam untuk mengaplikasikan teknologi ini. Strategi pendampingan dilakukan dengan penyuluhan dan demonstrasi tahap-tahap penanaman secara langsung dan praktek langsung oleh masyarakat. Kegiatan ini memberikan pengaruh positif bagi masyarakat serta banyak warga masyarakat yang ingin menerapkan teknologi hidroponik. Ini merupakan langkah awal dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat desa khususnya petani. Untuk masyarakat umum, teknologi ini memudahkan masyarakat memperoleh sayur untuk dikonsumsi dengan harga terjangkau.
Implementasi pewarna alami untuk diversifikasi mie sagu ikan pada pelaku usaha mikro mie sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau Syahrul, Syahrul; Dewita, Dewita; Restu, Restu
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.395 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.4

Abstract

Mie sagu Selat Panjang sudah dikenal oleh masyarakat Provinsi Riau dan daerah di Indonesia, yang diproduksi oleh usaha mikro di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kepulauan Meranti merupakan salah satu daerah penghasil sagu terbesar di Indonesia dan merupakan pusat produksi ikan laut. Mengingat produk mie sagu kaya akan karbohidrat tapi protein yang rendah, maka perlu inovasi untuk memperkaya nilai gizinya. Tujuan dari kegiatan ini adalah penerapan produksi mie sagu usaha mikro yang memiliki kualitas baik, gizi tinggi, dan dapat menjadi produk unggulan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran partisipasi aktif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah kegiatan ini telah dilakukan dengan baik, dan para mitra telah mendapat pengalaman langsung dalam mengolah teknologi sagu yang diperkaya dengan konsentrasi ikan dan pewarna alami. Kegiatan ini telah mampu memberikan wawasan kepada mitra tentang produk dan pengembangan bisnis. Setelah kegiatan transfer teknologi, tanggapan peserta dan konseling adalah sangat membantu.
PPM Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian dalam upaya pemanfaatan lahan pekarangan untuk peningkatan produksi dan kualitas tanaman jahe merah Soverda, Nerty; Alamsyah, Zulkifli; Indraswari, Elly; Alia, Yulia; Neliyati, Neliyati
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.942 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.6

Abstract

Salah satu upaya untuk mengefisienkan penggunaan lahan pekarangan adalah dengan menanaminya dengan tanaman yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun kebutuhan orang lain. Selain itu, untuk mengefisienkan pemanfaatan lahan dan lahan pekarangan akan terawat, indah dan juga menambah pendapatan rumah tangga. Di desa Teratai kecamatan Muara Bulian terdapat agroindustri berbasis kelompok tani yang mengusahakan minuman kesehatan dengan bahan baku jahe merah. Mereka memproduksi minuman kesehatan ini dengan menggunakan bahan baku yang dipesan dari daerah lain. Hal ini membuat agroindustri sangat tergantung dari pasokan orang lain untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tersebut. Pada kegiatan pengabdian ini dilaksanakan demonstrasi area pada lahan pekarangan petani dimana Tim Pengabdian sebagai pendamping. Melalui demontrasi area petani mendapatkan bimbingan langsung oleh Tim Pengabdian, melihat dan mempraktekkan setiap materi yang diberikan sesuai dengan tahapan perkembangan tanaman. Dengan cara seperti ini diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi yang efektif dari perguruan tinggi kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam pengusahaan tanaman jahe merah sebagai tanaman pekarangan, khususnya petani jahe di desa Teratai dan umumnya petani jahe merah di Kabupaten Muara Jambi.
Prioritas konservasi lahan dan arahan programnya di Kelurahan Minas Jaya Provinsi Riau Suwarno, Eno; Hadinoto, Hadinoto; Ikhwan, Muhammad
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.491 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.2

Abstract

Minas Jaya merupakan salah satu kelurahan yang berbatasan dengan Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH). Tahura SSH merupakan salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau yang saat ini dalam kondisi kritis akibat perambahan hutan, penebangan liar, kebakaran hutan, dan alih fungsi lahan secara ilegal. Guna memulihkannya diperlukan pendekatan yang memadukan antara konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah konsep Desa Konservasi. Tahap awal dalam pembangunan Desa Konservasi perlu adanya peta kelas prioritas konservasi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra untuk menghasilkan peta tersebut diperlukan keahlian khusus di bidang perencanaan tata ruang, perpetaan, dan pemahaman terhadap konsep desa konservasi. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh data luas areal prioritas konservasi 1 seluas 1.243,92 hektar, areal prioritas konservasi 2 adalah 257,87 hektar, areal prioritas konservasi 3 seluas 504,28 hektar, areal tingkat prioritas konservasi 4 seluas 1.868,57 hektar, dan areal tingkat prioritas konservasi 5 seluas 1.082,79 hektar. Arahan program konservasi disesuaikan dengan masing-masing kelas prioritas. Secara umum mencakup kegiatan perlindungan tutupan hutan yang masih baik, pengayaan lahan dengan tanaman pohon-pohonan, rehabilitasi lahan kritis dengan pola agroforestry dengan pilihan jenis dan proporsi jenis tanaman tahunan dan tanaman semusim yang disesuaikan dengan tingkat kekritisan lahan dan kelas kelerengan.
Pemberdayaan masyarakat Desa Sri Agung untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan introduksi padi hitam di pekarangan Duaja, Made Deviani; Buhaira, Buhaira; Nelyati, Nelyati; Kartika, Elis
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.767 KB) | DOI: 10.31258/raje.1.1.5

Abstract

Padi hitam metode SRI di pot adalah cara menanam padi satu biji per pot. Teknologi ini menggunakan pupuk organik cair dari MOL urin dan Keongmas (MOL RINMAS). MOL yang sudah difermentasi digunakan sebagai dekomposer untuk membuat pupuk padat yang akan digunakan sebagai media untuk menanaman padi hitam secara SRI di pot. Pupuk cair digunakan sebagai pupuk daun padi. Teknologi ini diterapkan di Desa Sri Agung, pada ibu PKK Dusun Sido Rukun dan Dusun Sido Mukti. Evaluasi didasarkan pada keaktifan ibu PKK sejak penyuluhan, demplot, pendampingan dan perawatan tanaman dan apakah tetap membuat POC berbasis MOL Rinmas (urin+keongmas) dan apakah tetap digunakan. Targetnya, peningkatan hasil pekarangan minimal setiap anggota yang menanam dihasilkan 500 g/pot gabah kering, pupuk cair 100 liter per bulan dan padat 50 kg per dua bulan. Hasil menunjukkan tingkat partisipasi petani dalam penyuluhan tergolong tinggi karena dari 50 orang, 40 orang hadir dalam setiap penyuluhan, pembuatan rinmas tergolong tinggi, penyiapan benih secara SRI tergolong rendah, pengolahan tanah tergolong tinggi, penanaman tergolong sedang, aplikasi pupuk tergolong sedang, terdapat peningkatan hasil pekarangan dibandingkan sebelumnya. Direkomendasikan untuk menerapkan padi hitam berbasis Teknologi RINMAS pada budidaya tanaman di pekarangan.
Penerapan teknik pembenihan dan budidaya ikan baung di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Riau Sukendi, Sukendi; Thamrin, Thamrin; Putra, Ridwan Manda
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.1.2.7

Abstract

Tujuan dari kegiatan program ini adalah untuk memberikan ilmu dan teknologi tentang teknik pembenihan dan budidaya ikan baung di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar khususnya pada Kelompok Pembenihan Rakyat (KPR) Lele Sejahtera dan Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Karya. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode ceramah, diskusi dan demonstrasi langsung ke lapangan. Hasil evaluasi perubahan pengetahuan dari 10 orang peserta anggota Kelompok Pembenihan Rakyat (KPR) Lele Sejahtera diperoleh 7 orang (70,00%) telah dapat menyerap materi yang diberikan dengan predikat sangat baik selebihnya predikat baik dan cukup. Selanjutnya dari 11 orang peserta anggota Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Karya diperoleh 8 orang (72,23%) telah dapat menyerap materi yang diberikan dengan predikat sangat baik, selebihnya predikat baik dan cukup. Hasil evaluasi keterampilan menunjukkan bahwa peserta kegiatan telah dapat mempraktekkan materi tentang pembenihan ikan baung melalui pemijahan buatan dan teknologi budidaya budidaya ikan baung. Selanjutnya dari hasil evaluasi dampak menunjukkan dampak kegiatan ini telah dirasakan menfaatnya oleh anggota kedua kelompok tani yang ada, sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan anggota kedua kelompok tani tersebut, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Pengembangan mata pencaharian alternatif bagi nelayan melalui kegiatan budidaya ikan dengan teknologi bioflok di Kampung Sungai Kayu Ara Rusliadi, Rusliadi; Putra, Iskandar; Fauzi, Muhammad; Pamukas, Niken Ayu; Masjudi, Heri
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.1.2.8

Abstract

Untuk meningkatkan pendapatan nelayan di Kampung Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak perlu diberikan mata pencaharian alternatif berupa budidaya ikan dengan menggunakan teknologi bioflok. Agar teknologi bioflok dapat diaplikasikan, maka masyarakat sasaran perlu diberi pengetahuan dan keterampilan melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan masyarakat sasaran sehingga mereka dapat mengaplikasikan budidaya ikan dengan teknologi bioflok. Pelaksanaan penyuluhan menggunakan metoda ceramah, diskusi dan demontrasi terhadap berbagai materi yang disajikan. Dari hasil kegiatan diketahui bahwa masyarakat sasaran terlihat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan, peserta mulai mengerti dan paham terhadap materi yang disajikan dan terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang budidaya ikan lele dengan teknologi bioflok antara 60-80%.
Community training in dishwashing-liquid soap making from waste cooking oil Evelyn, Evelyn; Saputra, Edy; Komalasari, Komalasari; Utami, Syelvia Putri
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.1.2.9

Abstract

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang telah digunakan lebih dari satu kali penggorengan. Konsumsi minyak jelantah berdampak tidak baik bagi kesehatan karena mengandung zat karsinogen. Limbah minyak jelantah adalah polutan bagi lingkungan. Minyak jelantah dapat dipakai sebagai bahan baku pembuatan sabun cair. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan melatih keterampilan pembuatan sabun cair dari minyak jelantah pada desa Batu Bersurat, Kabupaten Kampar Riau. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, persiapan pelatihan, pelatihan interaktif, serta monitoring dan evaluasi. Pembuatan sabun cair dilakukan dengan mencampur minyak jelantah dengan larutan potassium hidroksida (KOH) pada suhu 60-70 ?C dan diaduk selama satu jam sampai larutan mengental (trace). Setelah pendiaman selama 15 menit, campuran terus diaduk setiap 15 menit selama 2-3 jam sampai lebih mengental dan berwarna transparan. Terakhir, campuran siap ditambahkan dengan lemon essence sebagai pewangi. Terlihat antusias masyarakat yang cukup besar pada pelatihan pembuatan sabun cair, yang ditunjukkan oleh keterlibatan masyarakat pada saat demontrasi. Hasil evaluasi menunjukkan 100% masyarakat paham mengenai cara pembuatan sabun cair dari minyak jelantah dan 90% setuju bahwa pemanfaatan kembali minyak jelantah menjadi sabun cair mempunyai potensi komersil yang dapat mendorong kemampuan wirausaha dan pertumbuhan ekonomi masyarakat tempatan.
Diversifikasi produk melalui pemanfaatan tepung umbi-umbian lokal sebagai pengganti terigu pada UKM bakery di Kota Binjai Julianti, Elisa; Ridwansyah, Ridwansyah; Karo-Karo, Terip; Halimatuddahliana, Halimatuddahliana
Riau Journal of Empowerment Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.1.2.10

Abstract

Industri bakery merupakan salah satu industri pangan yang terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya pendapatan serta terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat. Peningkatan jumlah usaha bakery berdampak pada semakin tingginya kebutuhan akan terigu sehingga dapat mengancam ketahanan pangan nasional. Faidah Catering Service serta Baraqah Q Snack, Cake dan Cookies merupakan Mitra UKM yang bergerak di bidang pengolahan produk bakery di Kota Binjai. Berdasarkan analisis situasi yang menjadi permasalahan kedua UKM ini adalah rendahnya kapasitas produksi dan persaingan dalam pemasaran produk. Penggunaan bahan baku terigu dalam pengolahan produk menjadikan produk yang dihasilkan sama dengan produk bakery oleh UKM lain. Penggunaan fasilitas produksi yang sederhana menyebabkan kapasitas produksi rendah. Metode penyelesaian masalah yang diusulkan kepada Mitra UKM adalah diversifikasi produk penggunaan bahan baku tepung umbi-umbian local, berupa tepung ubi kayu dan ubi jalar. Peningkatan kapasitas produksi dilakukan dengan pelatihan penggunaan peralatan produksi berupa mixer adonan dan oven pemanggang kapasitas besar. Hasilnya diversifikasi produk cake dan cookies menggunakan bahan baku tepung non terigu bisa diterima oleh konsumen dan meningkatkan pemasaran.

Page 1 of 3 | Total Record : 22