cover
Contact Name
Yunus Adhy Prasetyo
Contact Email
yunusrazr@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yunusrazr@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Published by STIKES Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979635     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel atau disingkat JIKI berisi tulisan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan bidang kesehatan yang belum pernah dimuat atau diterbitkan oleh media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPTD PUSKESMAS ARCAMANIK BANDUNG Kamsatun, Rahayu,
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu 52,3% dari 80% yang ditargetkan, demikian juga di UPT Puskesmas Arcamanik Bandung hanya 50%. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif belum mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Arcamanik Bandung. Desain penelitian adalah survey analitik dengan cross sectional. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan chi square. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berumur lebih dari 6 bulan, dengan jumlah sampel 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan kurang sebanyak 3 (9,4%), ibu yang mendapat dukungan sedang sebanyak 18 (56,3%) dan ibu yang mendapatkan dukungan baik sebanyak 11 (34,4%). Sebanyak 6 (18,8%) ibu tidak memberikan ASI eksklusif, sedangkan ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 26 (81,3%). Dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif sebagian besar mendapat dukungan sedang 15(83,3%). Penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif, p≥0.05 yaitu 0,530. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya dukungan suami demi meningkatkan peran serta suami dalam kelompok pendukung ASI eksklusif.
METODE NON FARMAKOLOGIS PENGURANG RASA NYERI SELAMA PERSALINAN Sianipar, Imelda
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan yang nyaman merupakan dambaan setiap ibu yang ingin melahirkan. Tubuh ibu yang menjalani persalinan dengan perasaan nyaman akan mengeluarkan endorpin. Endorpin merupakan hormon penghilang rasa sakit alami yang dipercayai oleh para ahli memiliki 200 kali efek yang lebih kuat dari morfin. Banyak metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, diantaranya dengan menggunakan metode farmakologis. Namun sayangnya metode ini hampir semua mempunyai efek samping pada ibu dan juga pada janin. Karena itu diperlukan tindakan non farmakologis yang sebagian besar bersifat distraksi tidak menyebabkan efeksamping baik pada ibu dan janin.
Analisis Dimensi Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Mahasiswa of Service Quality Dimensions on Student Satisfaction Tresnadjaja, Reynaldi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan kunci sukses organisasi, termasuk bagi perguruan tinggi yang harus memperhatikan kepuasan mahasiswanya. Kualitas jasa pendidikan tinggi dapat diukur melalui lima dimensi kualitas jasa. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dimensi kualitas jasa yang terdiri dari tangibel, reliability, responsiveness, emphaty dan assurance berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kepuasan mahasiswa, serta mengetahui dimensi kualitas jasa mana yang pengaruhnya paling dominan terhadap kepuasan mahasiswa. Melalui analis regresi linear berganda, uji t dan uji F didapatkan bahwa dimensi kualitas pelayanan jasa yang terdiri berwujud (tangible) (X1), keandalan (reliability) (X2), daya tanggap (responsiveness) (X3), empati (emphaty) (X4), dan jaminan (assurance) (X5), masing – masing bepengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pelanggan. Serta mendapatkan bahwa variabel bebas tanggibel (X1) mempunyai nilai pengaruh paling besar terhadap kepuasan pelanggan (mahasiswa), yaitu sebesar t = 11, 883. Nilai ini tidak berbeda jauh dengan nilai t variabel bebas responsive (X3) sebesar t =11.547.
Hubungan Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah Ari, Elizabeth
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Keadaan ini menyebabkan interaksi individu yang lanjut usia mulai menurun baik dari sisi kualitas dan kuantitas yang berdampak pada kemandirian lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah.Kemandirian adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan seseorang adalah tujuan paling penting pada sebagian besar lansia tanpa melihat status kesehatannya. Kualitas hidup adalah pandangan seseorang yang berhubungan dengan harapan dalam hidup mereka, kebahagian yang mereka rasakan dan penghargaan yang mereka terima dari lingkungan sekitar. Metode penelitian kuantitatif, desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 72 lansia dengan teknik sampling yaitu sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket dan kuesioner.Hasil analisa univariat tmenyatakan bahwa(52.8 %) lansia tidak mandiri dan (55,6%) lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah memiliki kualitas hidup yang buruk. Uji bivariat tmenggunakan Chi-Square, didapatkan p value = 0,037 artinya bahwa terdapat hubungan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah. Peneliti menyarankan bagi pihak desa bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang meningkatkan kemandirian dan mengadakan kegiatan keterampilan.
Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung Sitorus, Neti
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang. Faktor yang mempengaruhi perilaku adalah pengetahuan, sikap serta tindakan. Penyakit kulit skabies banyak terjadi di lingkungan secara kelompok atau tinggal bersama dan tingkat personal hygiene yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku personal hygiene yang meliputi pengetahuan, sikap, tindakan dengan kejadian skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 61 responden, pengambilan data menggunakan kuesioner mengenai perilaku personal hygiene dan kejadian skabies. Hasil penelitian pengetahuan menunjukkan sebagian besar (62.3%) anak binaan memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, hasil penelitian sikap menunjukkan setengah dari (50.8%) anak binaan memiliki sikap yang tidak mendukung, hasil penelitian tindakan menunjukkan sebagian besar (55.7%) anak binaan memiliki tindakan yang tidak mendukung, hasil penelitian kejadian skabies menunjukkan sebagian besar (67.2%) anak binaan menderita skabies. Terdapat hubungan (p-value .012 < 0.05) pengetahuan dengan kejadian skabies, terdapat hubungan (p-value .023 < 0.05) tindakan dengan kejadian skabies sedangkan untuk variabel sikap tidak terdapat hubungan (p-value .238 > 0.05) dengan kejadian skabies. Hasil penelitian ini hendaknya dapat dijadikan sebagai program rencana tindak lanjut seperti pendidikan kesehatan untuk meningkatkan perilaku personal hygiene dalam mencegah kejadian skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II, Bandung.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN HAK PASIEN DAN KELUARGA (HPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT VERSI 2012 DI RS ST YUSUP BANDUNG TAHUN 2017 Sumarnani, Yustina Eni
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akreditasi rumah sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada rumah sakit karena telah memenuhi standar yang disyaratkan dan merupakan salah satu syarat dalam berbagai perizinan dan kerjasama. Dalam pelaksanaanya terdapat kesenjangan yang mempengaruhi perubahan implementasi hak pasien dan keluarga terhadap standar akreditasi yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi implentasi kebijakan HPK sesuai standar akreditasi rumah sakit versi 2012 di RS Santo Yusup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi (mixed metode) dengan mengunakan desain tipe squential explanatory. Populasi penelitian 220 dan sampel 142 dan 6 orang informan. Analisis yang digunakan, analisis bivariat dan kualitatif menurut Miles dan Huberman. Hasil univariat menunjukan jenis kelamin 86% perempuan, 45,1% dewasa awal, 90,8% pendidikan tinggi, lama bekerja hampir sama, 62% belum pernah mengikuti pelatihan dan 50,7% implementasi kurang. Hasil analisa bivariat dan kualitatif pada jenis kelamin, usia, pendidikan, pelatihan, tingkat pengetahuan dan motivasi tidak ada hubungan yang signifikan (p > 0,005). Sedangkan pada lama kerja, supervisi dan pengaruh organisasi p < 0,005. Kesimpulan adanya pengaruh lama bekerja, supervisi dan pengaruh organisasi terhadap perubahan implementasi kebijakan HPK. Sehingga perlu diadakan promosi, rotasi dan mutasi serta pengaturan komposisi dan meningkatkansupervisi, komunikasi, koordinasi dan kerjasama bagian/ unit
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1&D3 KEPERAWATAN ANGKATAN 2014 DI STIK IMMANUEL BANDUNG Wiyandani, Nunu Asri
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak menunjukkan berbagai tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah dalam tidurnya. Gangguan tidur banyak ditemui dikalangan dewasa muda terutama mahasiswa yang nantinya bisa menyebabkan berkurangnya konsentrasi belajar dan gangguan kesehatan. Hal ini bisa menyebabkan tidak tercapainya prestasi akademik secara optimal karena proses belajar menjadi terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat prestasi akademik pada mahasiswa program studi S1&D3 keperawatan angkatan 2014 di STIK Immanuel Bandung. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Total responden sebanyak 72 orang dengan teknik total sampling. Data kualitas tidur diambil dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan prestasi akademik dari data sekunder yaitu nilai IPK semester sebelumnya. Pada akhir penelitian ini dilakukan uji statistik rank spearman untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil peneltian menunjukkan sebanyak 14 mahasiswa (87,5%) memiliki kualitas tidur dan prestasi akademik yang baik, 2 mahasiswa (12,5%) memiliki kualitas tidur baik dengan prestasi akademik yang kurang baik, 49 mahasiswa (87,5%) memiliki kualitas tidur buruk dengan prestasi akademik yang baik, 7 mahasiswa (12,5%) memiliki kualitas tidur buruk dan prestasi akademik yang kurang baik. Berdasarkan uji korelasi rank spearman didapatkan nilai p=0,764 (p>0,05). Penelitian ini menyimpulkan tidak ada hubungan kualitas tidur dengan tingkat prestasi akademik pada mahasiswa program studi S1&D3 keperawatan angkatan 2014 di STIK Immanuel Bandung. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa sebagian besar mahasiswa keperawatan S1&D3 angkatan 2014 STIK Immanuel Bandung memiliki kualitas tidur buruk. Diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan manajemen waktu seperti mengatur jadwal kegiatan sehari-hari sehingga jadwal tidurnya teratur dan diharapkan dapat mempertahankan kualitas tidur yang baik dan memperbaiki kualitas tidur yang buruk juga tetap dapat mempertahankan prestasi akademiknya
Hubungan Tingkat Stres dan Eating Disorder Dengan Status Gizi pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 1 Ciwidey Lestari, Asih Tri
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku makan menyimpang atau yang sering disebut eating disorder adalah gangguan perilaku makan yang kompleks dan memberikan efek pada kesehatan fisik atau mental atau keduanya. Masalah yang banyak dialami remaja pada saat ini merupakan manifestasi dari stres, diantaranya depresi, kecemasan, eating disorder, penyalahgunaan obat sampai penyakit yang berhubungan dengan fisik seperti pusing serta ngilu pada sendi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 ciwidey pada bulan Juni 2017, dengan jumlah sampel 135 orang, yang diambil dengan cara systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Data dalam penelitian ini didapatkan menggunakan kuesioner DASS 42, kuesioner Eating Disorder Diagnostic Scale, dan data status gizi menggunakan pengukuran antropometri. Berdasarkan hasil uji statistik Korelasi Spearman, diperoleh hasil terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan eating disorder (p=0,001) dan juga terdapat hubungan bermakna antara eating disorder dengan status gizi (p=0,002). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dan eating disorder dengan status gizi pada remaja perempuan di SMA Negeri 1 Ciwidey. Perlu adanya penyuluhan atau edukasi bagi siswa SMA tersebut tentang mengatasi tingkat stres, eating disorder dan masalah status gizi.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Kekerasan pada Anak Balita Terhadap Pengetahuan Orang Tua di Posyandu Anggrek 7A Desa Margahayu Selatan Kabupaten Bandung Angelina, Ria
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan pada anak balita dapat mengakibatkan perlambatan tumbuh kembang pada anak balita, cedera bahkan dapat kematian. Mayoritas orang tua menganggap bahwa kekerasan sederhana yang dilakukan semata-mata untuk menjadikan anak balita lebih disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kekerasan pada anak balita terhadap pengetahuan orang tua. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode rancangan pra- pasca test dalam suatu kelompok one-grup pra-post test design. Sampel penelitian ini adalah 61 orang tua memiliki anak usia balita di Posyandu Anggrek 7A Desa Margahayu Kabupaten Bandung yang diambil dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang diadaptasi dari teori Wong dan Soetjiningsih yang berupa kuesioner pengetahuan tentang kekerasan pada anak balita. Analisis data diuji menggunakan uji Wilxocon. Hasil uji Wilxocon didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tentang pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang kekerasan pada anak balita (t hitung pengetahuan= -6,802; p
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Orangtua Tentang Makanan Jajanan di SD Negeri 1 Jayagiri Lembang Kabupaten Bandung Barat Fauziah, Liliek
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan jajanan adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang di jalanan dan di tempat umum tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut Berdasarkan data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 hasil pengujian Pangan Jajanan Anak Sekolah yang diambil di seluruh Indonesia menunjukan sekitar 40% - 44% sampel tidak memenuhi (TMS). Hal ini berdampak negatif apabila mengonsumsi pangan tidak aman dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap orangtua tentang makanan jajanan. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah orangtua siswa yang bersekolah di SD Negeri 1 Jayagiri Lembang Kabupaten Bandung Barat yang berjumlah 425 orangtua, dan sampel 81 orangtua dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisis data melalui dua tahapan, yaitu univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi . Hasil penelitian diketahui tingkat pengetahuan orangtua tentang makanan jajanan sebagian besar (58%) berpengetahuan baik dan sebagian besar dari orangtua (60%) mendukung, terdapat hubungan pengetahuan dan sikap orangtua tentang makanan jajanan di SD negeri jayagiri lembang kabupaten bandung barat. Saran bagi pihak sekolah, untuk terlibat dalam pengembangan dan pemahaman tentang makanan jajanan.