Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Published by STIKES Immanuel
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel atau disingkat JIKI berisi tulisan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan bidang kesehatan yang belum pernah dimuat atau diterbitkan oleh media lain.
Articles
27
Articles
Hubungan Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah

Ari, Elizabeth

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Keadaan ini menyebabkan interaksi individu yang lanjut usia mulai menurun baik dari sisi kualitas dan kuantitas yang berdampak pada kemandirian lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah.Kemandirian adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan seseorang adalah tujuan paling penting pada sebagian besar lansia tanpa melihat status kesehatannya. Kualitas hidup adalah pandangan seseorang yang berhubungan dengan harapan dalam hidup mereka, kebahagian yang mereka rasakan dan penghargaan yang mereka terima dari lingkungan sekitar. Metode penelitian kuantitatif, desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 72 lansia dengan teknik sampling yaitu sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket dan kuesioner.Hasil analisa univariat tmenyatakan bahwa(52.8 %) lansia tidak mandiri dan (55,6%) lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah memiliki kualitas hidup yang buruk. Uji bivariat tmenggunakan Chi-Square, didapatkan p value = 0,037 artinya bahwa terdapat hubungan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah. Peneliti menyarankan bagi pihak desa bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang meningkatkan kemandirian dan mengadakan kegiatan keterampilan.

Hubungan Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah

Ari, Elizabeth

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Keadaan ini menyebabkan interaksi individu yang lanjut usia mulai menurun baik dari sisi kualitas dan kuantitas yang berdampak pada kemandirian lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah.Kemandirian adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan seseorang adalah tujuan paling penting pada sebagian besar lansia tanpa melihat status kesehatannya. Kualitas hidup adalah pandangan seseorang yang berhubungan dengan harapan dalam hidup mereka, kebahagian yang mereka rasakan dan penghargaan yang mereka terima dari lingkungan sekitar. Metode penelitian kuantitatif, desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 72 lansia dengan teknik sampling yaitu sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket dan kuesioner.Hasil analisa univariat tmenyatakan bahwa(52.8 %) lansia tidak mandiri dan (55,6%) lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah memiliki kualitas hidup yang buruk. Uji bivariat tmenggunakan Chi-Square, didapatkan p value = 0,037 artinya bahwa terdapat hubungan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah. Peneliti menyarankan bagi pihak desa bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang meningkatkan kemandirian dan mengadakan kegiatan keterampilan. 

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPTD PUSKESMAS ARCAMANIK BANDUNG

Kamsatun, Rahayu,

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu 52,3% dari 80% yang ditargetkan, demikian juga di UPT Puskesmas Arcamanik Bandung hanya 50%. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif belum mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Arcamanik Bandung. Desain penelitian adalah survey analitik dengan cross sectional. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan chi square. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berumur lebih dari 6 bulan, dengan jumlah sampel 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan kurang sebanyak 3 (9,4%), ibu yang mendapat dukungan sedang sebanyak 18 (56,3%) dan ibu yang mendapatkan dukungan baik sebanyak 11 (34,4%). Sebanyak 6 (18,8%) ibu tidak memberikan ASI eksklusif, sedangkan ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 26 (81,3%). Dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif sebagian besar mendapat dukungan sedang 15(83,3%). Penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif, p?0.05 yaitu 0,530. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya dukungan suami demi meningkatkan peran serta suami dalam kelompok pendukung ASI eksklusif.

METODE NON FARMAKOLOGIS PENGURANG RASA NYERI SELAMA PERSALINAN

Sianipar, Imelda

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Persalinan yang nyaman merupakan dambaan setiap ibu yang ingin melahirkan. Tubuh ibu yang menjalani persalinan dengan perasaan nyaman akan mengeluarkan endorpin. Endorpin merupakan hormon penghilang rasa sakit alami yang dipercayai oleh para ahli memiliki 200 kali efek yang lebih kuat dari morfin. Banyak metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, diantaranya dengan menggunakan metode farmakologis. Namun sayangnya metode ini hampir semua mempunyai efek samping pada ibu dan juga pada janin. Karena itu diperlukan tindakan non farmakologis yang sebagian besar bersifat distraksi tidak menyebabkan efeksamping baik pada ibu dan janin.

FAKTOR ?? FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN HAK PASIEN DAN KELUARGA (HPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT VERSI 2012 DI RS ST YUSUP BANDUNG TAHUN 2017

Sumarnani, Yustina Eni

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Akreditasi rumah sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada rumah sakit karena telah memenuhi standar yang disyaratkan dan merupakan salah satu syarat dalam berbagai perizinan dan kerjasama. Dalam pelaksanaanya terdapat kesenjangan yang mempengaruhi perubahan implementasi hak pasien dan keluarga terhadap standar akreditasi yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor ?? faktor yang mempengaruhi implentasi kebijakan HPK sesuai standar akreditasi rumah sakit versi 2012 di RS Santo Yusup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi (mixed metode) dengan mengunakan desain tipe squential explanatory. Populasi penelitian 220 dan sampel 142 dan 6 orang informan. Analisis yang digunakan, analisis bivariat dan kualitatif menurut Miles dan Huberman. Hasil univariat menunjukan jenis kelamin 86% perempuan, 45,1% dewasa awal, 90,8% pendidikan tinggi, lama bekerja hampir sama, 62% belum pernah mengikuti pelatihan dan 50,7% implementasi kurang. Hasil analisa bivariat dan kualitatif pada jenis kelamin, usia, pendidikan, pelatihan, tingkat pengetahuan dan motivasi tidak ada hubungan yang signifikan (p > 0,005). Sedangkan pada lama kerja, supervisi dan pengaruh organisasi p < 0,005. Kesimpulan adanya pengaruh lama bekerja, supervisi dan pengaruh organisasi terhadap perubahan implementasi kebijakan HPK. Sehingga perlu diadakan promosi, rotasi dan mutasi serta pengaturan komposisi dan meningkatkansupervisi, komunikasi, koordinasi dan kerjasama bagian/ unit

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1&D3 KEPERAWATAN ANGKATAN 2014 DI STIK IMMANUEL BANDUNG

Wiyandani, Nunu Asri

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak menunjukkan berbagai tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah dalam tidurnya. Gangguan tidur banyak ditemui dikalangan dewasa muda terutama mahasiswa yang nantinya bisa menyebabkan berkurangnya konsentrasi belajar dan gangguan kesehatan. Hal ini bisa menyebabkan tidak tercapainya prestasi akademik secara optimal karena proses belajar menjadi terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat prestasi akademik pada mahasiswa program studi S1&D3 keperawatan angkatan 2014 di STIK Immanuel Bandung. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Total responden sebanyak 72 orang dengan teknik total sampling. Data kualitas tidur diambil dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan prestasi akademik dari data sekunder yaitu nilai IPK semester sebelumnya. Pada akhir penelitian ini dilakukan uji statistik rank spearman untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil peneltian menunjukkan sebanyak 14 mahasiswa (87,5%) memiliki kualitas tidur dan prestasi akademik yang baik, 2 mahasiswa (12,5%) memiliki kualitas tidur baik dengan prestasi akademik yang kurang baik, 49 mahasiswa (87,5%) memiliki kualitas tidur buruk dengan prestasi akademik yang baik, 7 mahasiswa (12,5%) memiliki kualitas tidur buruk dan prestasi akademik yang kurang baik. Berdasarkan uji korelasi rank spearman didapatkan nilai p=0,764 (p>0,05). Penelitian ini menyimpulkan tidak ada hubungan kualitas tidur dengan tingkat prestasi akademik pada mahasiswa program studi S1&D3 keperawatan angkatan 2014 di STIK Immanuel Bandung. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa sebagian besar mahasiswa keperawatan S1&D3 angkatan 2014 STIK Immanuel Bandung memiliki kualitas tidur buruk. Diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan manajemen waktu seperti mengatur jadwal kegiatan sehari-hari sehingga jadwal tidurnya teratur dan diharapkan dapat mempertahankan kualitas tidur yang baik dan memperbaiki kualitas tidur yang buruk juga tetap dapat mempertahankan prestasi akademiknya

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN IMMANUEL BANDUNG

Siagian, Ira Ocktavia

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tingkat ansietas yang dirasakan oleh mahasiswa yang sedang menyusun skripsi menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Ansietas adalah suatu perasaan takut yang tidak menyenangkan dan tidak dapat dibenarkan yang sering disertai dengan gejala fisiologis maupun psikologis. Terapi relaksasi otot progresif merupakan salah satu terapi relaksasi yang digunakan untuk menurunkan ansietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design, yaitu dengan cara one group pre test-post test design terhadap 35 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tingkat ansietas responden menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil penelitian didapatkan tingkat ansietas sebelum diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu kategori ansietas berat sekali (5,7%), berat (40%), sedang (34,3%), ringan (20%) tidak ada ansietas (0%). Tingkat ansietas setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu ansietas berat sekali (0%), ansietas berat (0%), ansietas sedang (17,1%), ringan (57,2%), tidak ada ansietas (25,7%). Hasil analisa bivariat menggunakan wilcoxon didapat p value 0,000 < α = 0,05. Berarti ada pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Adapun saran yang dapat dilakukan untuk peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian menggunakan kelompok kontrol seperti contohnya relaksasi otot progresif dengan terapi thought stopping untuk melihat efektivitas kegunaannya dalam menurunkan tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS GARUDA KOTA BANDUNG

Kamsatun, Hesti,

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penyebab kematian bayi/ neonatal disebabkan salah satunya berat badan lahir rendah (BBLR). Kejadian BBLR di RSUD Kota Bandung yaitu 11.5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi BBLR adalah kondisi ibu seperti status nutrisi selama kehamilan. Nutrisi selama hamil dapat ditentukan dari penambahan berat badan, dimana penambahan berat badan yang kurang akan beresiko untuk terjadinya BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penambahan berat badan selama kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan menggunakan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 responden. Hasil penelitian menunjukan terdapat 50% ibu mengalami resiko (? 11,5 kg) dalam penambahan berat badannya dan 50% bayi dilahirkan dengan BBLR, hubungan antara penambahan berat badan selama kehamilan dengan kejadian BBLR dengan nilai p= 0.000 dengan OR= 7.290 yang artinya ibu yang penambahan berat badannya beresiko (? 11,5 kg) 7 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Disarankan pada pemberi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan informasi mengenai pentingnya nutrisi pada saat kehamilan sehingga kejadian BBLR dapat berkurang. Kata kunci: Berat Badan; Kehamilan, BBLR

PENGARUH MENDENGARKAN MUROTTAL AL-QUR??AN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PENGGUNA NARKOBA PROGRAM REHABILITASI DI LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA JELEKONG BANDUNG

Hotmaida, Linda

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Narkoba merupakan bahan kimia yang jika dikonsumsi akan mempengaruhi fungsi tubuh terutama otak sehingga berakibat pada gangguan mental. Gangguan mental yang sering ditemukan pada pengguna narkoba salah satunya adalah kecemasan. Upaya untuk mengatasi kecemasan pada pengguna narkoba bisa dilakukan dengan pendekatan spiritual, salah satunya dengan mendengarkan Murottal Al-qur??an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh mendengarkan Murottal Al-qur??an terhadap tingkat kecemasan pada pengguna narkoba di Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong Bandung. Desain penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs dengan One-Group Pretest-Postest Design, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 25 orang. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan murottal al-qur??an sebagian besar dari seluruh responden tidak mengalami kecemasan, sebagian kecil dari seluruh responden mengalami cemas ringan, hampir tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas sedang, hampir tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas berat, dan tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas sangat berat, dan setelah diberikan murottal al-qur??an hampir seluruh responden tidak mengalami kecemasan, hampir tidak ada responden mengalami cemas ringan, dan tidak seorangpun responden mengalami cemas sedang, berat maupun sangat berat. Hasil analisis uji Wilcoxon untuk variabel tingkat kecemasan didapatkan nilai P-Value 0,011 ?0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mendengarkan Murottal Al-qur??an terhadap tingkat kecemasan pada pengguna narkoba di lapas Narkotika kelas IIA Jelekong Bandung. Saran yang dapat direkomendasikan yaitu terapi mendengarkan Murottal Al-qur??an ini menjadi salah satu program rehabilitasi yang dapat diberikan dan diterapkan pada pengguna narkoba di lapas Narkotika kelas IIA Jelekong.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT DI SEKITAR SUNGAI CIKAPUNDUNG KELURAHAN CIBINONG KOTA BANDUNG DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 1997 DALAM UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN LINGKUNGAN

Sitorus, Neti

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengetahuan adalah hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu obyek tertentu dan suatu domain yang sangat penting untuk terbentuknya motivasi seseorang. Motivasi yaitu suatu dorongan yang terdapat dalam diri seseorang untuk berusaha mengadakan perubahan tingkah laku yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhannya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan motivasi tentang pembunagan air limbah di sungai Cikapundung Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal Kota Bandung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 54 masyarakat. Variabel terdiri dari variabel independen adalah pengetahuan dan variabel dependen adalah motivasi tentang pembuangan air limbah dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik rank-spearman. Hasil penelitian ini ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan motivasi tentang pembunagan air limbah dengan p value 0,000 ? ? 0,05 dengan nilai korelasi 0,471. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan Pemerintahan Kota Bandung dan menerapkan reward dan punishment bagi masyarakatnya.