cover
Filter by Year
al-Iltizam
Published by IAIN Ambon
al-Iltizam adalah jurnal yang membahas seputar Pendidikan Agama Islam yang dikelolah oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.
Articles
34
Articles
PENDIDIKAN DAN POLITIKUS : ANALISIS PEMIKIRAN M. NATSIR TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Hayati Nufus, Ahmad

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract: This paper aims to analyze the thoughts of Mohammad Natsir on Islamic Education of Indonesia. Indeed education is a shared responsibility of all people, not just the task of education experts, political experts can play an active role in education. Long before independence and after independence education became the first and foremost thing that must be considered and realized according to the culture and needs of the people of Indonesia. Mohammad Natsir is one of the Indonesian politicians who are able to bring education changes and education curriculum in Indonesia. He no longer sees that public and religious education are separated and unrelated, but integrated. This is evidenced by the existence of educational institutions that he pioneered the Islamic education school and some educational thinking that until now still used in the education curriculum of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia with the term "integrated education". Keywords: Islamic Education, Thought, Mohammad Natsir

URGENSI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADIST TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTs NURUL IKHLAS KALAPA DUA SERAM BAGIAN BARAT

Husain, Saddam

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Mts Al-Ikhlas Kelapa dua, diketahui bahwa peserta didik mempunyai bakat khusus dalam menghafal ayat-ayat juz Amma. Dalam menghafal ayat-ayat juz Amma para peserta didik sering diperlombakan dalam kegiatan hari-hari besar Nabi Muhammad Saw. di MTs Al-Ikhlas Kelapa dua ini peserta didiknya sangat cerdas dalam menghadapi tantangan dengan peserta didik yang berasal dari sekolah lain. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kelapa Dua Kecamatan kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode yang digunaka oleh guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah Metode wahdah, Metode wahda ini yang digunakan dengan cara menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya. Untuk mencapai hafalan awal, setiap ayat biasa dibaca sebanyak sepuluh kali atau dua puluh kali atau lebih. Sehingga mampu membentuk pola dalam bayangannya. Setelah benar-benar hafal barulah dilanjutkan pada ayat-ayat berikutnya. Untuk mengeksplorasi peserta didik pada MTs Al-Ikhlas Kelapa Dua sangat pandai dalam penghafalan ayat-ayat suci al-Qur’an, penulis mengambil salah satu prestasi yang di raih peserta didik MTs Al-Ikhlas Kelapa Dua adalah perlombaan yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Ambon untuk meningkatan keimanan dan keilmuan keagamaan pada kalaangan remaja di Dusun Kelapa Dua. Kata Kunci: Urgensi Pembelajaran Al-qur’an Hadist.

PEMBERDAYAAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI WAIMITAL

Nur Khozin, St. Jumaeda La Rajab

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam pada tingkat Sekolah Dasar di Waimital Kabupaten Seram Bagian Barat bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan guru Pendidikan Agama Islam pada tingkat sekolah dasar di kabupaten Seram Bagian Barat khususnya dalam bidang pembuatan soal dan penulisan Al-Qur’an. Pemberdayaan ini terdiri atas tiga tahapan yaitu, penyadaran tentang pentingya penilaian dalam kegiatan pembelajaran, peningkatan pemahaman tentang pembuatan soal ujian dan penulisan Al-Qur’an ,dan implementasi dalam kegiatan pembelajaran. pemberdayaan guru PAI menggunakan modifikasdi action research. Langkah operasionalnya meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi/evaluasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran guru PAI pada tingkat sekolah Dasar berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran pelatihan penulisan soal dan penulisan Al-Qur’an yang terbukti antusiaasnya para guru untuk belajar dalam kegiatan ini, sehingga dapat dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Kata Kunci: Pemberdayaan Guru PAI, Sekolah Dasar

IMPLEMENTASI STANDAR PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN PAI PADA KURIKULUM 2013

Jumaeda, St.

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Tujuan pendidikan yang dimaksud di dalam kurikulum 2013 adalah memberikan ilmu pengetahuan secara utuh kepada peserta didik dan tidak terpecah-pecah. Kurikulum ini menekankan pada keaktifan peserta didik untuk menemukan konsep pembelajaran dengan guru berperan sebagai fasilitator. Implementasi kurikulum 2013 diorientasikan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan, dengan tujuan untuk mendorong peserta didik mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Kurikulum 2013 adalah pengembangan dari kurikulum berbasis kompetensi dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada tahun 2006. Perubahan terhadap proses pembelajaran, yang awalnya difokuskan pada eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, dilengkapi dengan pendekatan keterampilan scienctific knoledge. Akibat dari perubahan tersebut maka, perubahan pada pelaksanaan penilaian Pembelajaran PAI berubah, menjadi penilaian otentik yang mengukur sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.

EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SMA DI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

Laganti, M.Pd.I, Elfridawati M, Dhuhani Moksin Kaliky

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013 untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada SMA di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah bertujuan untuk mengetahui kualitas dan out put pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam implementasi kurikulum 2013 pada SMA di Kecamatan Salahutu hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran di SMA se Kecamatan Salahutu tidak bisa terlepas dari guru sebagai fasilitator pembelajaran dan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, metode dan sumber belajar, serta media yang digunakan. Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam mengajarkan materi sangat kreatif seperti metode diskusi, demonstrasi, dan cooperative learning. Walaupun hanya beberapa metode saja yang dapat diterapkan oleh guru dalam menyampaikan materi PAI. Akan tetapi metode yang digunakan sudah variatif sehingga siswa tidak bosan dalam melaksanakan pembelajaran. Cara yang digunakan oleh guru PAI di SMA se Kecamatan Salahutu dalam mengambil nilai dengan penilaian autentik yang meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan secara terpisah atau sendiri-sendiri. Kata Kunci: Evaluasi, Implementasi, Kurikulum 2013, Pembelajaran PAI

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI INDONESIA: KONSEPSI FILSAFAT ISLAM

Zakiah, St.

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Pendidikan Islam tidak membeda-bedakan etnik, ras dan lain sebagainya. Manusia semuanya adalah sama, yang membedakannya adalah ketakwaan mereka kepada Allah SWT. Dalam Islam, pendidikan multikultural mencerminkan bagaimana tingginya penghargaan Islam terhadap ilmu pengetahuan dan tidak ada perbedaan di antara manusia dalam bidang ilmu. Di Indonesia pendidikan multikultural merupakan pendekatan progresif untuk melakukan transformasi pendidikan secara menyeluruh untuk membongkar praktik-praktik diskriminatif dalam proses pendidikan. Pendidikan multikultural didasarkan pada gagasan keadilan sosial dan persamaan hak dalam pendidikan. Tulisan ini mengkritisi James Banks yang menjelaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki lima dimensi yang saling berkaitan, namun idelanya dalam pembelajaran hanya membutuhkan penanaman kesadaran kepada siswa yang berdasar pada nilai-nilai kebersamaan dan ke Islaman serta memfasilitasi proses belajar mengajar yang mengubah perspektif monokultural yang esensial, penuh prasangka dan diskriminatif ke perspektif multikulturalis yang menghargai keragaman dan perbedaan, toleran dan sikap terbuka. Key word: Pendidikan, Multikultural dan Islam

PEMBINAAN AKHLAK MULIA MAHASISWA DALAM LEMBAGA DAKWAH KAMPUS (LDK) AL-IZZAH IAIN AMBON

Saddam Husein, Nur Khozin Abdullah Pelupessy,

al-Iltizam Vol 3, No 1 (2018): al-Iltizam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Pembinaan akhlak mulia menjadi prioritas utama dalam pembangunan manusia Indonesia terutama membentuk pribadi-pribadi muslim kamil, kehadiran lembaga dakwah kampus (LDK AL-‘Izzah IAIN Ambon memberikan angin sejuk bagi kampus sebagai akternatif pembinaan dalam organisasi intra kampus. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan LDK dalam pembinaan akhlak mulia mahasiswa IAIN Ambon. Data-data didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang telah didapatkan kemudian di reduksi, diverifikasi dan diambil kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa bentuk kegiatan dalam pembentukan akhlak mulia yaitu: kajian rutin mingguan (liqo’at), tadabbur alam/outbond, bedah buku, ta’lim rutin ba’da dzuhur, memperingati hari-hari besar islam, MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa), dan kegiatan sosial/peduli saudara muslim. Aktifitas LDK yang bersifat keislaman mampu memberikan penyadaran akhlak mulia dan dapat memberi pengaruh terhadap perilaku mahasiswa dalam aktifitas kehidupannya Kata Kunci: Pembinaan Akhlak Mulia, LDK Al-‘Izzah IAIN Ambon

PENDIDIKAN ANAK MENURUT SURAT LUQMAN AYAT 12-19 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR

Hayati Nufus, Rohani

al-Iltizam Vol 2, No 1 (2017): al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pendidikan anak merupakan tanggungjawab mutlak orangtua, karena anak adalah amanah yang diberikan Allah. Oleh karena itu wajib diperhatikan melalui pendidikan dan bimbingan yang intensif dari orangtua untuk anak. serta menganalisa aspek-aspek pendidikan yang terdapat dalama al-Quran surat Luqman ayat 12-19. Penelitian ini berjenis penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan analisis isi (content analysis) untuk menemukan penjelasan secara rinci tentang ayat 12-19 surat Lukman. Hasil penelitian membuktikan terdapat 3 aspek pendidikan yang dapat menjadi pedoman dan acuan para orangtua dalam mendidik anak, yaitu, pertama pendidikan Tauhid, kedua, pendidikan Syari’at dan ketiga, pendidikan Akhlak, dari ketiga aspek pendidikan tersebut diharapkan anak memahami tanggungjawab dan kewajibannya sebagai anak yang beribadah kepada Allah dan berbakti kepada orangtua.

POLA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA DI FITK JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Laganti, Salayar

al-Iltizam Vol 2, No 1 (2017): al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter mahasiswa dan pola pendidikan dalam membentuk karakter mahasiswa di FITK Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Ambon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif, Lokasi penelitian di FITK Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Ambon. Dengan teknik pengambilan data yaikni observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam, Dosen serta para pegawai dan Staf. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa karakter mahasiswa PAI yang cenderung memiliki perilaku yang buruk yakni mahasiswa yang nilai-nilainya tidak tuntas sehingga cenderung melakukan aksi demonstrasi dan lainya, perilaku buruk tersebut dikarenakan belum optimalnya pola yang dikembangkan oleh jurusan Pendidikan Agama Islam, sedangkan pada mahasiswa yang memiliki kepribadian atau karakter yang baik yakni mahasiswa yang aktif dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik di dalam kampus maupun diluar. Adapun pola pendidikan karakter mahasiswa di FITK Jurusan Pendidikan Agama Islam yakni, 1) pembinaan karakter dalam proses pembelajaran di kelas, 2) pembinaan melalui Workshop, 3) pembinaan melalui UKM, 4) Pembinaan melalui dosen Penasehat Akademik. Dengan harapan kiranya melalui pola pendidikan karakter tersebut sebagai solusi guna membentuk karakter mahasiswa.

EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SMA DI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

Maimuna Silayar, Elfridawati M Dhuhani Mokhsin Kaliky

al-Iltizam Vol 2, No 1 (2017): al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN AMBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek yang berkenaan dengan Kualitas pembelajaran yang meliputi Kinerja Guru, Fasilitas, Iklim Kelas, Sikap Peserta didik, Motivasi Belajar Peserta didik dari program pembelajaran yang bersangkutan dan kualita out put pembelajaran yang meliputi Kecakapan Akademik, Kecakapan Personal, serta Kecakapan Sosial peserta didik. Penelitian evaluasi program ini menggunakan model kualitas proses dan kualitas out put pembelajaran, maka penelitian ini mencakup berbagai variable dan indicator yang terkait dengan komponen-komponen kualitas proses dan kualitas out put program pembelajaran yang dievaluasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif, Dengan teknik pengambilan data yaikni observasi, dokumentasi, dan wawancara. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran di SMA se Kecamatan Salahutu tidak bisa terlepas dari guru sebagai fasilitator pembelajaran dan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, metode dan sumber belajar, serta media yang digunakan. Kualitas out put Pelaksanaan pembelajaran jika ditinjau dari sisi guru, maka dapat dikatakan bahwa guru mampu menjadi fasilitator untuk mengembangkan potensi peserta didik dengan menggunakan pendekatan Scientific. Adapun hasilnya terdapat perubahan tingkahlaku terhadap peserta didik antara sebelum dan sesudah pembelajaran.