Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
24
Articles
‚Äč
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ‚??BIMBINGAN IPTEK DAN PELATIHAN PROSES PERKECAMBAHAN BIJI TANAMAN ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC.)‚?Ě DI DESA SITARATOIT

Batubara, Melvariani Syari, Ginting, Nurmaini, Ariaji, Rizky

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This community service activity is Science and Technology Guidance and Training of Andaliman Plant Seed Germination Process (Zanthoxylum acanthopodium DC.) In Sitaratoit Village. Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Is a wild plant found in North Sumatra, Indonesia, the Rutaceae family. The Batak people use the fruit as a spice in their traditional cuisine. Breaking the seed dormancy period of andaliman plants is the initial treatment of the seeds intended to start the germination process, this effort can be in the form of physical, mechanical or chemical treatment. Andaliman plant germination is a process of growth and development of embryos that undergo changes where the plumula grows and develops into stems and radicles into roots. Dormancy is a state of stopping growth experienced by a living organism or its part in response to a condition that does not support normal growth. Thus, dormancy is a reaction to certain physical or environmental conditions. The trigger of dormancy can be mechanical, physical, or chemical. Specific objectives achieved were the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants to the people of Sitaratoit Village, Guidance to the Sitaratoit villagers about the seed germination process of andaliman plants, and the training of Sitaratoit villagers to cultivate andaliman plants. Specific target achieved is that the Sitaratoit Village Community can implement the cultivation activities of andaliman plants, andaliman plants in the Sitaratoit Village area can provide economic benefits for the community, andaliman plant management and cultivation are more noticed and known by the local community, and increase the percentage of seed germination of andaliman plants. The methods used in achieving the objectives of this activity are Village Potential Survey, Conducting dialogues through FGD program activities (Focuss Group Disscussion.), And Science and Technology based guidance and training. The stages of this activity are the Breaking of the Dormancy Period of the Seeds of Andaliman Plants, the Making of Planting Media for the Sprouts of Andaliman Plants, and the Making of the Andaliman Plant Shade. The results of this community service activity are the provision of science and technology about breaking the seed dormancy period of andaliman plants for 2 days to 18 people of Sitaratoit Village, 3 people from the village administration, and 3 students from private universities who are carrying out street vendors activities. The Sitaratoit Village community guidance about the process of seed germination of andaliman plants for 1 day the following day was also actively followed by the Sitaratoit Village community. And the training of the Sitaratoit Village community to cultivate andaliman plants for 1 day after 40 days later has also been carried out well and actively followed by the Sitaratoit Village community.Keywords : Andaliman, Seed dormancy, Seed germination.

Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur

Diwanti, Dyah Pikanthi

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak     Program pemberdayaan ini untuk memanfaatkan pekarangan rumah milik warga dalam rangka pengoptimalan fungsi lahan dengan teknik budidaya tanaman sayuran secara vertikultur. Jenis tanaman holtikultura khususnya sayuran masih jarang dilakukan proses budidayanya oleh masyarakat sekitar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sayuran oleh masyarakat dipenuhi dengan cara membeli kebutuhan sayuran. Selain permasalahan mengenai ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sayuran, potensi pekarangan rumah atau lahan di sekitar rumah kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Dari beberapa permasalahan tersebut perlu dilakukan kegiatan yang dapat menangani permasalahan dengan pemanfaatan lahan kosong menggunakan teknik pertanian secara vertikultur. Untuk itulah diperlukan pemahaman awal tentang pentingnya pertanian rumah tangga yang menjadi potensi warga Sadang dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada Warga dan kelompok tani untuk memaksimalkan hasil pemberdayaan selain itu leaflet sebagai sarana edukasi diberikan sebagai panduan. Adapun langkah-langkah yang dilakukan: pertama Sosialisasi oleh pakar Vertikultur kepada warga dan kelompok tani, kedua Pelatihan mulai dari pembibitan ketiga Pendampingan terkait dengan pemanfaatan pertanian rumah tangga (Pekarangan Rumah) dengan teknik budidaya tanaman sayuran secara vertikultur. Dari rangkaian pelaksanaan kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah, ada beberapa indikasi keberhasilan dari program tersebut. Di antaranya sikap warga yang menunjukan perubahan positif yaitu adanya peningkatan kesadaran warga yang mayoritas petani akan pentingnya pemanfaatan pekarangan untuk penanaman tanaman sayuran secara vertikultur dengan ikut keterlibatan kegiatan, antusiasme warga/ petani dan kesadaran untuk pemanfaatan lahan pekarangan serta adanya pilot project budidaya tanaman sayur dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara vertikultur dapat terlaksana.     Kata Kunci: Teknik Vertikultur dan Pertanian Rumah Tangga

PENYULUHAN PENGGUNAAN PESTISIDA ALAMI BAGI KELOMPOK TANI DI DESA HUTANAMALE KEC. PUNCAK SORIK MARAPI MANDAILING NATAL

Harahap, Fatma Suryani, Atifah, Yusni, Hasibuan, Iskandar Safri, Abubakar, Abubakar

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Desa Hutanamale, Kabupaten Mandailing Natal selama ini mengembangkan berbagai tanaman hortilkura. Salah satu tanaman itu adalah kubis yang tumbuh subur di desa yang berada kaki Gunung Sorik Marapi. Seperti beberapa jenis sayuran lainnya, kubis memiliki sifat mudah rusak, berpola produksi musiman dan tidak tahan disimpan lama. Kondisi seperti ini tentu saja merugikan petani sebagai produsen kubis. Insektisida atau pestisida kimia pembasmi serangga hama yang berasal dari bahan kimia sintetis, selama ini telah dianggap juru selamat karena telah memberikan sumbangan yang nyata terhadap program peningkatan produksi pertanian yang sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Penggunaan pestisida kimia yang berkelanjutan dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Pestisida dari bahan alami memiliki kelebihan antara lain ramah lingkungan, murah dan mudah didapat, tidak meracuni tanaman, tidak menimbulkan resistensi hama, mengandung unsur hara yang diperlukan tanaman, kompatibel digabung dengan pengendalian lain dan menghasilkan produk pertanian yang bebas residu pestisida. Target kegiatan ini adalah kelompok Tani Hortikultura dan Kelompok Tani Karet yang berada di Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi Mandailing Natal. Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 25 orang. Tempat pelaksaan kegiatan dilaksanakan di Desa Hutanamle Kabupaten Mandailing Natal. Metode Pelaksanaan yang digunakan adalah metode eksperimental dan pendampingan. Dengan adanya kegiatan ini mitra memahami dampak positif dari penggunaan pestisida alami serta memahami dampak negatif atau buruk yang ditimbulkan oleh penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus, mitra sudah mampu membuat dan menghasilkan pestisida alami sendiri yang aman dan ramah lingkungan, mitra mampu mengurangi biaya produksi pertanian dengan memanfaatkan limbah air cucian beras sebagai alternative pengganti pestisida kimia dan pestisida alami terbukti efektif pada sayur kubis.Kata Kunci : Pestisida kimia, pestisida alami, kubis

PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI JAMUR TIRAM DESA DUYUNG KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO

Sulistyanto, Muhammad Priyono Tri, Pranata, Kurriawan Budi, Solikhan, Solikhan, Ghufron, Muhammad

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Duyung Kecamatan trawas Kabupaten Mojokerto Jawa Timur dengan mitra kelompok petani budidaya jamur tiram. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini berupa transfer teknologi mekanik guna mengurangi potensi gagal panen dan meningkatkan kapasitas produksi jamur tiram di wilayah kecamatan Trawas. Transfer teknologi yang diterapkan berupa pembuatan mesin steamer untuk sterilisasi baglog dengan metode pengaturan suhu konstan di dalam ruangan mesin steamer. Monitoring suhu menggunakan sensor termokopel analog, sedangkan pengaturan suhu dilakukan secara konvensional. Metode pelaksanaan dari program ini terdiri dari empat tahap meliputi. 1) Sosialisai dan koordinasi kegiatan dengan pihak mitra 2) Kegiatan survey teknologi mekanik mengenai kebutuhan alat penunjang dalam pembuatan mesin steamer 3) Pelatihan dan demonstrasi penggunaan mesin steamer 4) Evaluasi dan kerangka monitoring efektifitas penggunaan mesin. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi a) Mempersingkat proses pembuatan baglog yang semula membutuhkan waktu 15 jam sekarang menjadi 8 jam. b) Kapasitas produksi baglog meningkat yang sejalan dengan meningkatnya produksi jamur tiram serta menambah nilai asset dan omzet kepada pihak mitra c) Mengurangi kekhawatiran potensi gagal panen akibat proses pembuatan baglog,  Sehingga diharapkan dapat memunculkan wirausahawan baru tentang budidaya jamur tiram

WORKSHOP PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI SMK KESEHATAN MARTABE SIPIROK

Fitriani, Fitriani, Novitasari, Wiwik, Siregar, Yulia Anita

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Proses belajar mengajar di sekolah sangat menentukan keberhasilan siswa. Dalam mencapai keberhasilan tersebut perlu bantuan dan dorongan dari guru serta orang tua. Namun dalam proses belajar di sekolah yang sangat banyak memberikan kontribusi adalah peran guru. Dalam hal ini guru dituntut sedemikian sehingga mampu membawa para siswa menuju keberhasilan dengan demikian maka guru baru dikatakan telah mencapai tujuan pembelajaran. Dalam mencapai tujuan tersebut banyak hal yang harus dilakukan guru salah satunya adalah pengembangan bahan ajar. Oleh karena, itu guru harus mampu mengembangkan bahan ajar atau buku paket yang sudah ada semenarik mungkin dengan bahasa yang sederhana dan di desain sedemikian rupa sehingga siswa dapat belajar mandiri disekolah maupun di rumah dengan bantuan bahan ajar yang dikembangkan tersebut. Tujuan kegiatan workshop ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru mengenai pengembangan bahan ajar. (2) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru dalam meningkatakan motivasi belajar siswa. (3) Para guru mampu membuat desain pengembangan bahan ajar semenarik dan seefisien mungkin untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK Kesehatan Martabe Sipirok. Metode pelaksanaan yang dilakukan ialah berupa workshop. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 3 bulan, pada bulan Januari - Maret 2016. Dimana kegiatan workshopnya dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Hasil workshop pengembangan bahan ajar ini yaitu bahwa guru-guru di SMK Kesehatan Martabe Sipirok sudah banyak memperoleh motivasi,  informasi/pengetahuan terkait dalam pengembangan bahan ajar dan juga diperkirakan kedepannya para guru-guru khususnya di SMK Kesehatan Martabe Sipirok sudah mampu mengembangkan bahan ajar sendiri. Kata kunci:  Workshop, Pengembangan, Bahan Ajar

PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN MENGGUNAKAN CARA TRADISIONAL

Hasibuan, Chalis Fajri, Rahmiati, Rahmiati, Nasution, Jamilah

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Virgin coconut oil merupakan minyak yang diperoleh dari ekstraksi yang dilakukan dari buah kelapa segar yang diproses dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan menggunakan cara tradisional dengan menggunakan peralatan maksimal untuk produksi skala rumahan, tujuan dari pembuatan virgin coconut oil ini adalah untuk memberikan informasi pemanfaat hasil kelapa yang berupa santan yang dapat diolah kembali menjadi minyak VCO yang memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kegunaan sebagai obat, dari hasil. Cara pembuatan VCO dilakukan dengan cara praktek bersama-sama antara pemateri dengan mitra. Pertama kali dilakukan demonstrasi oleh pemateri yang selanjutnya diikuti oleh mitra yang dipandu oleh pemateri. Prosedur pembuatan VCO  terdiri dari: persiapan bahan baku, Pembelahan Kelapa, pemarutan kelapa, pemerasan kelapa parut menjadi santan, pemanasaan santan sampai menjadi VCO dengan suhu maksimal 70oC.Kata Kunci : Virgin Coconut Oil, Proses Produksi, Biologi Industri

‚??PENGEMINITOR‚?Ě PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMENT PENILAIAN KOGNITIF DAN PSIKOMOTORIK PADA GURU- GURU MUHAMMADIYAH KOTA PADANGSIDIMPUAN

Lubis, Fitri Agustina, Dongoran, Putoro, Lubis, Jalilah Azizah

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan Kegiatan Pelatihan ini diharapkan guru di bawah naungan Dikdasmen Kota Padangsidimpuan lebih memiliki kemampuan dalam merumuskan instrument penilaian yang sesuai dengan kompetensi siswa. Menggunakan instrument penilaian yang tepat akan mempermudah guru dan siswa dalam proses pembelajaran. siswa akan merasa akan merasakan kreatifitasnya tergali dengan baik dan akan menghasilkan apa yang diharapkan oleh guru. Pengabdian ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 22 Kota Padansidimpuan. Pelaksanan pengabdian ini dilaksanakan kurang lebih selamaa dua bulan yakni mulai Juli ‚?? Agustus dimana kegiatannya dilaksanakan selama 4 hari dalam jangka waktu berbeda. Hasil workshop instrument penilaian ini yaitu bahwa guru‚??guru Muhammadiyah lebih banyak memperoleh pemahaman mengenai bagaimana penerapan instrument dalam rancangan pembelajaran. Guru-guru Muhammadiyah kota Padangsidimpuan juga terlihat lebih termotivasi untuk lebih kreatif dalam menentukan instrument penilain. Target sasaran untuk kedepannya diharapkan guru-guru akan lebih mampu mengembangkan bahan ajar sendiri yang sesuai dengan instrument penilaian.

SOSIALISASI PEMBUATAN TEMPE SKALA INDUSTRI RUMAH-TANGGA PADA MASYARAKAT ASLI PAPUA DI KELURAHAN MALANU DISTRIK MALAIMSIMSA KOTA SORONG PAPUA BARAT

Ibrahim, Ibrahim, Sukmawati, Sukmawati

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sosialisasi pembutan tempe pada masyarakat asli Papua bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang peranan menguntungkan mikroorgansime dalam bidang industri pangan, memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pembuatan tempe pada skala industri rumah tangga secara sederhana, dan mendorong masyarakat agar dapat menerapkan prinsip-prinsip pemanfaatan mikroorganisme dalam bidang industri pangan sebagai bekal dalam berwirausaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi adalah dengan melakukan studi pustaka mengenai kerangka pemecahan masalah, memberikan solusi kepada masyarakat mengenai peranan menguntungkan mikroorganisme khususnya jamur dalam bidang industri pangan, serta presentasi materi prosedur cara kerja pembuatan tempe. Melalui presentasi materi dan tanya jawab dengan mitra, dapat disimpulkan bahwa masyarakat asli papua masih awam dalam pembuatan tempe. Hal tersebut dibuktikan dengan semangat dan atusiasme masyarakat.Kata Kunci: Sosialisasi, Pembuatan Tempe, Masyarakat Asli Papua

PELATIHAN PEMBUATAN E-LEARNING SEBAGAI SARANA EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG

Ummah, Siti Khoiruli

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract Mentoring e-learning aimed to create innovation learning in particular means of evaluation of learning mathematics-based technology. E-Learning is one of the technological innovations combined with learning, one of the benefits purposed to evaluate learning using the internet. The method of the implementation of mentoring started from observation and permitting. The next stages were prepared the e-learning modules. Stage of implementation was done for four meetings. The final stage i.e. the analysis of implementation mentoring. The results of the training participants, i.e. in this case the teacher, already have e-learning account through Google Classroom or Edmodo. In addition, teachers could create and upload the instrument of learning evaluation in this assignment of unbounded time using separate files as well as the quiz online. Teachers could also manipulate the score by way of export grade from Edmodo in the form file formats such as Excel and calculate an average, specify the maximum value or the minimum value. Learning evaluation of the instrument, in this case, a math problem, have been able to be uploaded directly by the teacher using the equation to write mathematics. In this case, the teacher uses the format of the equation in the form of LaTeX.Keywords: Training of E-Learning, Edmodo, Google Classroom, LaTeX, Evaluation of Mathematics Learning  Abstrak Pendampingan dan pelatihan pembuatan e-learning bertujuan untuk menciptakan inovasi pembelajaran khususnya sarana evaluasi pembelajaran matematika berbasis teknologi. E-Learning merupakan salah satu inovasi teknologi yang dikombinasikan dengan pembelajaran, salah satunya diamanfaatkan untuk mengevaluasi pembelajaran melalui internet. Metode pelaksanaan pendampingan dan pelatihan diawali dari observasi dan perijinan. Tahapan selanjutnya yaitu penyusunan modul e-learning. Tahap pelaksanaan dilakukan selama empat pertemuan. Tahap akhir yaitu analisis keterlaksanaan pendampingan dan pelatihan. Hasil pelatihan yaitu peserta pelatihan, dalam hal ini guru, sudah mempunyai akun e-learning melalui google classroom maupun edmodo. Selain itu, guru dapat membuat dan mengupload instrument evaluasi pembelajaran dalam hal ini penugasan berbatas waktu menggunakan file terpisah maupun kuis secara online. Guru juga dapat mengolah skor dengan cara mengekspor grade pada edmodo dalam bentuk file berformat Excel dan menghitung rata-rata, menentukan nilai maksimum maupun nilai minimum. Instrumen evaluasi pembelajaran, dalam hal ini soal matematika, telah dapat diupload secara langsung oleh guru menggunakan equation untuk menuliskan matematika. Dalam hal ini, guru menggunakan format equation berupa LaTeX.Kata Kunci: pelatihan e-learning, edmodo, google classroom, LaTeX, Evaluasi Pembelajaran Matematika 

PENGUATAN PEMAHAMAN AKUNTANSI DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA UKM BATIK TULIS GIRILOYO DI DESA WISATA WUKIRSARI, IMOGIRI BANTUL

Susilawati, Desi, Rachmawati, Putri

Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The patner of this program is Paguyuban Batik Tulis Giriloyo Wukirsari village Imogiri Bantul Yogyakarta.Paguyuban has two problems: recording the transaction manually and didnot match with acoounting standart for ¬†SMEs (Small and Medium Enterprises). Paguyuban doesn‚??t have an apllication as an information management system. Information System is a tool of human in storing, processing, and organizing data. The Sophistication of information systems will accelerate the processing and management of data. Based on above, this ¬†devotion program is ¬†empowerment,strengthening¬† understanding and technical capability of accounting process ¬†related preparing financial statement easily.and accurate. The developing information systems appication that will be used in SMEs (Small and Medium Enterprises) to obtain report of sale, report of inventory based database Access application effectively and relevance.The model of this devotion was descriptive qualitatif which measure target quantity, efficient system quality, and timeliness of preparing finanacial statement.Based on quesionare feedback from participant we got 74% of participant stated that application implementationwas easily. Effectiveness is measured by timeliness of financial reporting.The result show that financial reporting can be disclosured on time dan improve the quality of it.The results above indicate that the access database applications as information needed by ¬†Wukirsari batik group community.to improve their performances¬†Keywords: Effectiveness, management information system, small and medium enterprises, Empowering knowledge of accounting