Nurse and Health: Jurnal Keperawatan
ISSN : 20889909     EISSN : 26232448
Since 2018, "Nurse and Health: Jurnal Keperawatan" will be published every 6 months (January-June and July-December Edition)
Articles 52 Documents
HUBUNGAN PERSALINAN PREMATUR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG BERSALIN RSU DR. WAHIDIN SUDIRO HUSODO KOTA MOJOKERTO

Mayasari, Bety, Idayanti, Titiek, Arismawati, Dian Fitra, Wardani, Riska Aprilia

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.682 KB)

Abstract

ABSTRACTBackground: Persalinan prematur merupakan masalah yang selalu menjadi perhatian karena menjadi salah satu penyebab utama kematian neonatal. Persalinan prematur adalah persalinan yang terjadi ketika usia kehamilan belum mencapai 37 minggu. Persalinan prematur menjadi penyebab tingginya angka kematian bayi (AKB) karena kondisi bayi yang masih lemah karena imaturitas organ, salah satunya adalah paru-paru.Purpose: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan persalinan prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum.Method: Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-Sectional, yaitu suatu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan variabel dependen hanya satu kali dalam satu saat. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan teknik consecutive sampling, variabel dalam penelitian ini ada 2 yaitu variabel independent (variabel bebas) adalah persalinan prematur dan variabel dependent (variabel tergantung) adalah kejadian asfiksia neonatorum. Cara pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi secara langsung kepada responden. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Spearman.Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan persalinan prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum yaitu asfiksia ringan terjadi pada 4 bayi (100%) yang dilahirkan oleh ibu yang mengalami persalinan dengan usia kehamilan 32-36 minggu. Dengan menggunakan uji Korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan/signifikasi 0,00 (α<0.05), yang berarti bahwa Ho ditolak dan Hi diterima. Serta didapatkan hasil koofisien korelasi (ρ) = 0,875, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan sangat kuat antara dua variabel yaitu persalinan prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum.Conclusion: Berdasarkan hasil penelitian, ibu hamil dan keluarga diharapkan untuk teratur melakukan kunjungan ANC, serta bagi tenaga kesehatan untuk mempertahankan pro aktif dalam memberikan ANC Terpadu, sehingga resiko dapat terdeteksi lebih awal dan komplikasi akan mendapat penanganan secepatnya. Key words: Persalinan premature, asfiksia neonatorum 

GAMBARAN SIKAP REMAJA DALAM MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS DI DESA SIDOWAYAH RW.05 SIDOARJO

Triestuning, Elok, Wachid, Wachid, Sari, Linda Novita

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.396 KB)

Abstract

Introduction.MinumanKeras adalah zat penekan susuan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecilmungkin mempunyai efek stimulasi ringan. Kebiasaan mabuk-mabukan minuman keras pada remaja sudah teramat memprihatinkan. Dimana kebiasaan konsumsi minuman keras sudah merajalela, tidak hanya kalangan remaja saja namun juga di kalangan orang dewasa. Awalnya mereka hanya ikut berkumpul dan akhirnya mereka diajak oleh temannya untuk mencoba meminum – minuman keras dan akhirnya menjadi ketagihan dan sampai sekarang menjadi pecandu minuman keras. Methods. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dimana peneliti ingin mengetahui sikap remaja dalam mengkonsumsi minuman keras. Populasi dalam peneliti ini berjumlah 60 responden. Teknik sampling penelitian ini menggunakan Tehnik Random Sampling, dengan jumlah sampel 52 responden. Data di ambil dengan kuesioner, kemudian di olah dan di analisis dengan data distribusi frekuensi. Results. Hasil penelitian yang dilakukan pada tanggal 28 April 2016 - 10 Mei 2016 di Desa Sidowayah RW.05Sidoarjo menunjukkan bahwa terdapat 37 responden (71%) mempunyai sikap negatif tentang minuman keras. Discussion. Dari hasil masalah tersebut dapat di atasi dengan mengadakan penyuluhan serta informasi tentang minuman keras. Selain itu juga perlu adanya upaya dari ketua RW yang bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengadakan razia rutin bagi pengguna maupun penjual minuman keras. 

HUBUNGAN PENGETAHUAN PRIMIGRAVIDA TENTANG HIPERTENSI KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANC DI BPS Hj. SITI FATIMAH, Amd.Keb KRIAN-SIDOARJO

Anggraeni, Widya, Sari, Kurnia Indriyanti Purnama

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.242 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan primigravida tentang hipertensi kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC di BPS Hj. Siti Fatimah, Amd. Keb Krian Sidoarjo. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Metode sampling yang digunakan adalah  non probability sampling-concecutive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 28 responden yaitu pada ibu primigravida yang melakukan pemeriksaan kehamilan di BPS Hj.Siti Fatimah, Amd.Keb di Desa Terungkulon Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo yang  pada bulan Juni – Juli 2015. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah di tabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan setengahnya pengetahuan yang dimiliki primigravida tentang hipertensi kehamilan adalah pada kategori kurang yaitu 14 responden (50%) dan sebagian kecil memiliki pengetahuan yang baik yaitu 4 responden (14,29%). Sedangkan kepatuhan primigravida dalam melakukan ANC sebagian besar tidak teratur yaitu 18 responden (64,29%) dan hampir setengahnya teratur dalam melakukan ANC yaitu 10 responden (35,71%). Dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan primigravida dengan kepatuhan dalam melakukan ANC dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,548 dengan tingkat signifikan 0,003 ( < 0,05). Kata kunci : Pengetahuan Hipertensi Kehamilan, Kepatuhan ANC.

TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG GASTRITIS PADA LANSIA DI DESA NGABAN RW 04, TANGGULANGIN, SIDOARJO

Diana, Meli, Sandia, Radita

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.082 KB)

Abstract

Introduction. Lansia merupakan istilah tahap akhir dari proses penuaan, akibat proses ini lansia mengalami kemunduran, kelemahan manusiawi dan sosial. Gastritis merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada lansia pada sistem pencernaan. Gastritis adalah suatu proses inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung. Insiden gastritis meningkat dengan lanjutnya proses menua. Methods. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga lansia tentang gastritis pada lansia di Desa Ngaban RW 04 Tanggulangin. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan keluarga lansia tentang gastritis pada lansia di Desa Ngaban RW 04 Tanggulangin Sidoarjo, sampel sebanyak 35 responden diambil dengan tekhnik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner tertutup skala ordinal. Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan menggunakan cara editing, scoring, dan tabulating. Results. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah sebanyak 21 orang (60%) mengalami pengetahuan cukup. Discussion. Untuk itu diharapkan pelayanan kesehatan di Desa Ngaban diadakan pendidikan kesehatan atau penyuluhan tentang gastritis pada lansia sehingga dapat menambah pengetahuan keluarga tetntang gastritis pada lansia. 

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK PRASEKOLAH DI TK PKK XI WINONG KECAMATAN GEMPOL KABUPATEN PASURUAN

Yulianto, Yulianto, Lestari, Yufi Aris, Suwito, Elok Diniarti

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.371 KB)

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan interaksi antara orang tua kepada anak dalam bentuk pengasuhan atau mendidik sebagai wujud pertanggung jawaban terhadap anak. Perkembangan psikososial anak adalah suatu perkembangan dimana anak dalam tahap inisiatf vs rasa bersalah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan psikososial anak di TK PKK XI Winong Kecaamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orang tua murid di TK PKK XI Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 41 orang, dan besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang. Variabel pertama dalam penelitian ini adalah pola asuh dan variable keduanya adalah perkembangan psikososial anak. Alat ukur yang dipakai dalam penelitian ini berupa kuesioner.Hasil penelitian yang diperoleh dari 37 responden, didapatkan bahwa 56,8 % orang tua menerapkan pola asuh demokratis. Lalu untuk perkembangan psikososial didapatkan 73,0 % menunjukkan perkembangan psikososial inisiatif. Berdasarkan hasil analisa yang menggunakan uji korelasi Speraman Rho di peroleh p = 0,00 < α = 0,05 terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan psikososial anak di TK PKK XI Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan psikososial anak di TK PKK XI Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, artinya bahwa jika orang tua tidak terlalu membatasi imajinasi dan keinginan anak maka dengan sendirinya rasa inisiatif anak akan berkembang.

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE ANAK USIA PRASEKOLAH DI TKIT PERMATA MULIA DESA BANJARAGUNG KECAMATAN PURI KABUPATEN MOJOKERTO

Vidya, Henny, Mustikasari, Surya

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.844 KB)

Abstract

ABSTRACTBackground: Many preschool children are lacking in maintaining their personal hygiene so that this facilitates the occurrence of illness due to lack of maintaining personal hygiene such as worms or diarrhea. This happens because the child is still not able to do personal hygiene independently or still assisted by parents.Purpose: The purpose of the study was to analyze the relationship of parenting with the independence of personal hygiene of preschoolers.Method: The research design is correlational analytic with crossectional approach. The study population is All parents and preschool children in kindergarten Permata Mulia Banjaragung Mojokerto as much as 41 mother and child. The sample was taken by purposive sampling technique as many as 37 respondents. The research variables are parenting as an independent variable and personal hygiene independence as dependent variable. Data were collected by questionnaire instrument of self-care pattern and self-reliance of hygiene, then chi square test.Results: The result of the research shows that 15 of the respondents have adopted the democratic parenting of most of the autonomy of children in the self-supporting category as many as 8 respondents (53.3%). Of the 9 respondents who apply authoritarian parenting system there is 1 child (11.1%) who are independent and parents Applying permissive parenting pattern of most children belonging to self-reliant as many as 7 resondents (53.8%). Chi square test results obtained values ρ = 0, 023 and α = 0.05 so that ρ <α then there is a Relationship Pattern Parenting with Child Independence Level.Conclusion: There is no best parenting pattern but parents should be able to choose the appropriate parenting pattern in children according to the situation and condition of the child, which is expected later on children have good independence early. Key words: Parenting, Independence, Preschool 

STUDI TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KARIES GIGI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PERUMAHAN CITRA GADING SUKODONO SIDOARJO

Riesmiyatiningdyah, Riesmiyatiningdyah, Jamaludin, Jamaludin, Rahmawati, Okki Agung

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.542 KB)

Abstract

Introduction. Karies gigi merupakan penyakit yang paling banyak dijumpai di rongga mulut bersama-sama dengan penyakit periodontal, sehingga merupakan masalah utama kesehatan gigi dan mulut. Fenomena yang ada,banyak ibu yang belummengerti karies gigi dan banyak ibu yang bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang karies gigi pada anak usia pra sekolah. Methods. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 50 Ibu. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan jumlah pertanyaan 15 soal. Setelah data terkumpul dilakukan tabulasi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Data diinterpretasikan sehingga menghasilkan suatu kesimpulan. Results. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 25 Ibu (50%). Discussion. Maka perlu ditingkatkan dengan pendidikan kesehatan, memberikan penyuluhan dari petigas kesehatan di posyandu. 

HUBUNGAN STRATEGI MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI PEMBELAJARAN KLINIK PADA MAHASISWA SEMESTER IV PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES DIAN HUSADA MOJOKERTO

Lestari, Yufi Aris, Suidah, Hartin, Chasanah, Nur, Nur, Elvatir Nusri

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.771 KB)

Abstract

Background: Coping is the process of facing the difficulties of life in an attempt to overcome or live. Coping mechanism is a mechanism that consciously or not, to use a person in coping with stress or anxiety (Weller, 2005). In fact, there are some students who cannot cope with his anxiety so well that using negative coping mechanisms strategy.Purpose: This study aimed to determine the correlation of strategy coping mechanisms dealing with anxiety level students learning in clinical studies IV semester of nursing STIKES Dian Husada Mojokerto.Method: In this study, the research design used is analytic correlation with cross-sectional approach. This study is the student population by 67 students. Sampling technique using cluster random sampling with a sample of 58 respondents. The research data was taken with HRSA questionnaire sheet and questionnaire. Analysis of data using statistical test Spearman Rho.Results: The results showed the majority of respondents (63.8%) had a maladaptive coping mechanism-strategies as many as 37 respondents and the majority of respondents (60.3%) had mild anxiety level as many as 35 respondents. Results of this study no relationship strategy coping mechanisms to face the anxiety level of clinical learning in students of fourth semester School of Nursing STIKES Dian Husada Mojokerto. This study used Spearman Rho test p value obtained was 0.013 <α = 0.05.Conclusion: From the results, there is a relationship strategy coping mechanisms to face the anxiety level of learning clinic in the fourth semester student of School of Nursing STIKES Dian Husada Mojokerto. This study provides implications for the educators that research results be used as a reference in the plan to reduce student anxiety in the face of clinical learning. Key words: Strategy coping mechanisms, level anxiety, facing student learning clinic 

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MELAKUKAN SADARI DI RW 03 DESA KALIDAWIR SIDOARJO

Riesmiyatiningdyah, Riesmiyatiningdyah, Chomaril, Yashynta Nur

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.214 KB)

Abstract

Introduction. Kanker payudara adalah pembunuh wanita no 2 setelah kanker servik kanker ini dapat di deteksi secara dini dengan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri dengan sikap SADARI. Di RW 03 Desa Kalidawir Sidoarjo. Methods. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 orang responden dengan menggunakan total sampling. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas “tingkat pengetahuan” dan variabel tergantung “Sikap”, data diambil dengan kuisioner, kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan tabulasi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Results. Hasil penelitian menunjukkan pada umumnya tingkat pengetahuan remaja tentang kanker payudara adalah kurang, (14 orang atau 47% responden) dan Sikap terhadap SADARI adalah Negatif (19 orang atau 63%) dan untuk hasil analisa data diketahui bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap SADARI. Discussion. Diharapkan responden lebih aktif bertanya kepada petugas kesehatan tentang kankerpayudaradansikapSADARIsehinggadapatmeningkatkanpengetahuantentangkankerpayudara.Yang pada akhirnya nanti dapat menjadikan remaja memiliki sikap positif. 

PENGARUH BIMBINGAN RELAKSASI SPIRITUAL TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUANG SUNAN DRAJAT RSI SAKINAH KABUPATEN MOJOKERTO

Supriani, Anik, Siswantoro, Edy, Mardiana, Happy Rina, Rosyidah, Nanik Nur, Abshor, Moch. Ulil

Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Kerta Cendekia Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.529 KB)

Abstract

Tindakan operasi dan trauma bedah yang direncanakan dapat menimbulkan respon kecemasan pada responden. Kecemasan ini ditunjukan melalui gejala-gejala fisiologi, emosional dan kognitif. Salah satu psikoterapi untyk mengatasi kecemasan adalah dengan pendekatan spiritual keagamaan yaitu melalui bimbingan doa.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan relaksasi terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Desain penelitian yang digunakan adalah  pre experimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dipilih menggunakan metode conveince (accidental) sampling sebanyak 20 responden yaitu pasien pre operasi fraktur extremitas bawah, pada bulan februari 2017. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan skala kecemasan Hamilton Anxietas Rating Scale (HARS). Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji statistic Wilcoxon signed ranks test dengan tingkat kemaknaan (p < 0,05). Kepada responden diberikan bimbingan doa sebanyak dua kali yaitu 1-2 jam operasi.            Hasil penelitian menunjukan tingkat kecemasan sebelum intervensi diperoleh hasil tidak ada responden yang tidak cemas, kecemasan sedang 6 responden (30%), sedangkan 14 responden (70%) mengalami kecemasan berat. Sedangkan tingkat kecemasan responden sesudah intervensi menunjukan 6 orang (30%) mengalami kecemasan sedang, 14 responden (70%) mengalami kecemasan ringan. Dan tidak ada responden yang mengalami kecemasan berat. Hasil ini didapatkan nilai p = 0,000 pada tingkat p ≤ 0,05 (≤ 0,05). Bila dibandingkan dengan tingkat kemaknaan yaitu 0,000 ≤ 0,05, berarti Ho ditolak, H1 diterima Secara statistika berarti ada pengaruh yang signifikan dari intervensi yang diberikan.            Berdasarkan hasil penelitian ini maka perlu adanya pendekatan spiritual sebagai psikoterapi dalam mengatasi kecemasan pasien pre operasi Kata Kunci : Relaksasi, Spiritual, Kecemasan, Pre Operasi