JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles 266 Documents
PENGARUH PENGUASAAN KOSA KATA TERHADAP KEMAMPUAN MENYUSUN KALIMAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN TAHUN PELAJARAN 2016-2017

Harahap, Efrida Hanum

Jurnal Education and Development Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.255 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang penguasaan kosa kata dan kemampuan menyusun kalimat siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2016-2017. Dengan pelaksanaan penelitian ini diharapkan akan diketahui apakah terdapat pengaruh antara penguasaan kosa kata terhadap kemampuan siswa menyusun kalimat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang berbentuk korelasi, yakni metode yang bersifat mengumpulkan data yang faktual tentang kemampuan membaca dan keterampilan menulis siswa, lalu kemudian melihat pengaruh diantara keduanya. Adapun yang merupakan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2016-2017 dengan jumlah 17 orang terdiri dari satu kelas. Karena jumlah siswa hanya 17 orang maka peneliti mengambil semua populasi sebagai sampel atau disebut dengan penelitian populasi. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menyusun kalimat siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2016-2017. Hal ini dapat dilihat dari harga r hitung sebesar 0,632 lebih besar dari harga kritiknya 0,514 (0,632 > 0,514). Disamping itu diketahui juga bahwa tingkat penguasaan kosa kata siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2010-2011 tergolong sedang dengan nilai rata-rata = 57, sedangkan tingkat kemampuan menyusun kalimat siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2016-2017 tergolong sedang dengan nilai rata-rata kemampuan siswa menyusun kalimat = 63.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP BAGI SISWA KELAS VII.8 SMP NEGERI 4 PADANGSIDIMPUAN T.A 2016/2017

Harahap, Efrida Hanum

Jurnal Education and Development Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.855 KB)

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti di kelas VII.8 SMP Negeri 4 Padangsidimpuan, terlihat masalah-masalah praktis dalam menulis puisi, dimana kemampuan siswa menulis puisi masih rendah. Kesulitan yang dihadapi siswa itu terlihat dari kesulitan siswa menentukan ide pokok yang akan dikembangkan, kesulitan dalam menentukan diksi, rima ataupun irama. Untuk itu tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII.8 SMP Negeri 4 Padangsidimpuan.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yang dilakukan secara kolaboratif. Data penelitian berupa informasi tentang proses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan dan catatan-catatan setiap tindakan perbaikan pada setiap siklus. Sumber data adalah proses pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan peta konsep.Hasil penelitian dari setiap pertemuan yang dilaksanakan dalam penelitian ini terlihat peningkatan kemampuan menulis puisi siswa. Dari penilaian hasil terlihat peningkatan dari siklus I ke siklus II hal itu dapat dilihat dari nilai rata-rata keterampilan menulis puisi siswa adalah 72.2 dengan ketuntasan klasikal sebesar 59,4%. Selain itu, rata-rata nilai peta konsep yang diperoleh oleh siswa pada siklus I ini adalah 74,2 % dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,8%. Sedangkan pada siklus II rata-rata nilai mencapai 85.3 dengan ketuntasan klasikal sebesar 84,4% dan rata-rata nilai peta konsep yang diperoleh oleh siswa pada siklus II pun sudah mencapai rata-rata 83,1 dengan ketuntasan klasikal 87,5%.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA MEMINDAI MELALUI PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW II BAGI SISWA KELAS VII.17 SMP NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN

Harahap, Efrida Hanum

Jurnal Education and Development Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.779 KB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di lapangan, yaitu langkanya penggunaan pendekatan dalam pembelajaran dan minimnya penggunaan sumber serta alat pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga siswa kurang berminat mengikuti pembelajaran. Untuk itu penulis tertarik untuk memperbaiki proses pembelajaran membaca memindai dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan cooperative learning tipe Jigsaw II. Pendekatan cooperative learning tipe Jigsaw II ini adalah suatu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk berfikir dan berdiskusi dengan teman untuk menjadikan diri “ahli” sehingga mereka dapat menjelaskan materi yang mereka bahas dalam kelompok ahli kepada teman-temannya di kelompok kooperatif (asal), sehingga dalam pembelajaran siswa berperan aktif dan guru berperan sebagai fasilitator. Tujuan dari PTK ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk perencanaan, bentuk pelaksanaan, dan bentuk penilaian belajar siswa dengan menggunakan pendekatan cooperative learning tipe Jigsaw II dalam pembelajaran membaca memindai.Jenis penelitian ini adalah PTK (Classroom Action Research), penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.17 SMP Negeri 1 Padangsidimpuan. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan pencatatan lapangan, observasi, dan evaluasi (tes).Hasil penelitian dari setiap siklus yang dilaksanakan dalam penelitian ini terlihat peningkatan kemampuan membaca memindai siswa. Dari penilaian proses terlihat peningkatan kerja sama, keaktifan, tanggug jawab, mengeluarkan ide, dan menghormati pendapat teman dengan nilai rata-rata 16,5 pada siklus I, sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 17 dari 34 orang siswa. Dari penilaian hasil yang dilaksanakan pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh 65 dengan ketuntasan klasikal sebesar 58,8%, sedangkan pada siklus II sudah mencapai nilai rata-rata 85 dengan ketuntasan klasikal baru mencapai 82,3%. Hasil pengamatan terlihat peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan cooperative learning tipe Jigsaw II dapat meningkatkan kemampuan membaca memindai siswa.

SCDV (STUDENT-CREATED DIGITAL VIDEOS) dalam kelas dengan berbagai metode

Rachmatillah, Intan, Munir, Ahmad, Anam, Syafiul

Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan SCDVs (video digital yang dibuat siswa) dalam Flipped classroom (kelas terbalik). Flipped classroom merupakan kegiatan belajar yang membalik kegiatan di kelas dan juga di rumah. Ini menjadi strategi yang baik dalam belajar menciptakan suasana yang berbeda dengan menggunakan teknologi terhadap aktivitas siswa. Dalam studi ini, peneliti mencoba untuk melibatkan SCDVs (video digital buatan siswa) sebagai proyek siswa yang diposting di Saluran YouTube di luar kelas dan dalam kegiatan kelas. Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif untuk mengetahui bagaimana penerapan media sosial "YouTube" sebagai jembatan SCDVs (video digital yang dibuat siswa) dan praktik pembelajaran baru di kelas terbalik. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X sains 1 dan seorang guru SMA Negeri 1 Kedamean di wilayah Kabupaten Gresik. Untuk mengumpulkan data, observasi akan digunakan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang media sosial online dalam pembelajaran dalam tujuan pedagogik. Penelitian ini telah membuktikan bahwa pendidik tentu dapat menarik manfaat dari masalah yang sedang berlangsung di situs jejaring sosial karena dapat memberikan kontribusi positif bagi prestasi siswa dalam pembelajaran dan keterampilan bahasa.

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Multimedia Pada Materi Program Linear Untuk Kelas XI SMK

., Kustianah

Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang berupa perangkat pembelajaran matematika berbasis multimedia yang layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi program linear di Kelas XI SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto terutama bagi siswa Prakerin. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Luther yang terdiri dari enam tahap yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing dan Distribution. Data pada penelitian ini ada 2 macam yaitu data kualitatif yang diperoleh dari ahli materi dan ahli media serta angket respon siswa dan data kuantitatif yang berupa hasil pre test dan post test dari 32 siswa. Dari analisis data disimpulkan bahwa (1) perangkat pembelajaran berbasis multimedia dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi ahli materi dan hasil validasi ahli media, (2) perangkat pembelajaran berbasis multimedia dinyatakan efektif yang dibuktikan dengan respon siswa positif dan ketuntasan belajar siswa mengalami kenaikan sebesar 59,37% dari 28.13% menjadi 87.5%.

THE QUESTIONING TECHNIQUES USED BY FOREIGN-EDUCATED TEACHER TO PROMOTE CRITICAL THINKING

Rosalina, Irene, Setiawan, Slamet, ., Suhartono

Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Critical thinking is the cognitive skill that must be achieved by a student in higher education. By having critical thinking, especially in language class, a student must understand the language and the message he is carrying to be communicated eloquently and this will be a good asset for their future, especially in facing the world of work. To develop students' critical thinking, a teacher is required to give them quite complex questions with suitable questioning techniques. Asking appropriate techniques is a good way to trigger critical thinking. This study uses a qualitative approach and focuses on indigenous teachers who are educated abroad as subjects. The teacher was chosen because, based on theory, overseas had felt a better environment of critical thinking. This study aims to determine the types of questions and questioning techniques used by teachers to trigger critical thinking of students. The results showed that teachers used high-level cognitive questions, namely analysis (25, 3%), synthesis (21%) and evaluation (20, 3%). Then the questioning technique used by the teacher is mostly decomposition (25%). It can be concluded that teachers can foster critical thinking of students by providing high-level techniques and questions with high cognitive levels.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI DI KELAS XI SMK

SETYOWATI, HANIK

Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran untuk materi transformasi geometri. Adapun yang dikembangkan adalah (1) RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), (2) Lembar Aktivitas siswa (LAS), dan (3) Tes hasil belajar (THB). Proses pengembangan perangkat pembelajaran berbasis masalah untuk materi transformasi geometri di kelas XI SMK mengacu pada 4 - D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Dari analisis data disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini berkualitas baik dan memenuhi kriteria yang telah di nyatakan valid oleh validator, terbaca oleh siswa dan guru dan dilakukan uji coba yang memenuhi: (a) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berkategori baikdengan nilai rata-rata 4,32 (b) aktivitas siswa memenuhi toleransi waktu ideal yang ditetapkan , (c) respon siswa terhadap komponen pembelajaran 91,35%, dan (d) tes hasil belajar berkategori baik dan memenuhi

WORKSHOP PENYUSUNAN RPPH K-13 DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENANAMKAN KAREKTER ANAK USIA DINI

Siregar, Rabiyatul Adawiyah, Lubis, Armansyah, ., Widiyah, Harahap, Dyan Erwira

Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat tentang Workshop Penyusunan RPPH K-13 Dengan Pendekatan Saintifik Untuk Menanamkan Karekter Anak Usia Dini, seiring dengan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa kurikulum 2013 harus terealisasi disemua sekolah, termasuk sekolah tingkat PAUD di Kecamatan Batangtoru. Pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran (RPPH) diikuti oleh 50 peserta. Produk akhirnya adalah adanya perangkat pembelajaran (RPPH) dengan menggunakan pendekatan saintifik untuk menanamkan karakter siswa dan pencerahan tentang pelaksanaan kurikulum 2013. Peserta sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan workshop.

Spora, FMA, kelapa sawit

Nabilah Siregar, Nabilah

JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.872 KB)

Abstract

Kehadiran fungi mikoriza arbuskula pada suatu tanaman ditandai adanya hifa dan vesikula pada akar tanaman inang. Adanya hifa pada tanaman inang menjadikan luas penyerapan unsur hara semakian luas, dikarenakan hifa yang dimiliki FMA mampu menembus tanah. Penelitian pada rhizosfer tanaman kelapa sawit menunjukkan bahwa persentase kolonisai FMA pada akar tanaman kelapa sawit Afdeling II sebesar 34,2% sedangkan Afdeling III sebesar 32,7% sehingga persentase kolonisasinya termasuk kategori sedang. Sedangkan jumlah spora yang dijumpai pada tanah sekitar rhiosfer tanaman kelapa sawit Afdeling II berjumlah 20 DAN Afdeling III berjumlah 17. Sedangkan sifat kimia tanah yang diukur adalah kandungan P-tersedia dengan kategori sangat rendah.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOMETRI BERBASIS RME (REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION) DI STKIP TAPANULI SELATAN

Harahap, Muhammad Syahril

JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.309 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan dan efektivitas Bahan Ajar Geometri berbasis RME (Realistic Mathematic Education) di STKIP Tapanuli Sealatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan modifikasi antara Model pengembangan  4-D. Tahapan penelitian ini adalah tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Ujicoba dilakukan pada mahasiswa  semester III Pendidikan Matematika STKIP Tapanuli Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Validitas Bahan Ajar geometri berbasis RME semester III Pendidikan Matematika STKIP Tapanuli Selatan adalah sangat valid; 2) Kepraktisan Bahan Ajar geometri berbasis RME semester III Pendidikan Matematika STKIP Tapanuli Selatan adalah praktis digunakan. 3) Bahan ajar geometri berbasis RME semester III Pendidikan Matematika STKIP Tapanuli Selatan efektif digunakan. Hal ini terlihat dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa setelah pembelajaran dengan menggunakan Bahan Ajar ini tuntas karena  80%  dari subjek uji coba memenuhi ketuntasan belajar dengan rata-rata skor lebih dari KKM 75 serta adanya aktivitas yang positif dari mahasiswa.

Page 1 of 27 | Total Record : 266


Filter by Year

2016 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 2 (2019): Vol.7 No.2 April 2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol. 7 No. 1 Januari 2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6 No.3 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue