cover
Filter by Year
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 20886977     EISSN : 25481487
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor P-ISSN 2088-6977 dan E-ISSN 2548-1487 dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Articles
72
Articles
Penguatan Peran Perawat Dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Melalui Pelatihan Layanan Prima

Simamora, Roymond H

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Community Service aims to enable nurses to understand the concept of service (the importance of service) for the survival of the hospital business. Nurses are able to see service from the point of view of the customer (patient) and understand Nine Service Bites "namely: Access, Responsiveness, Competency, Courtesy, Reliability, Speed, Security, Tangible, Professional. Helping nurses understand effective communication so as to create a good image from the hospital in the eyes of the customer. The solution provided was Strengthening Roles to Nurses in Nursing Care Services through Excellent Sevices at the University of North Sumatra hospital. Excellent service training provided, has an impact on increasing the percentage of patient satisfaction on nursing care services. The better the perception of inpatients towards nursing services in the hospital, the lower the anxiety they experience. Follow-up Plans that will be carried out are: providing a questionnaire to measure Patient Satisfaction with nursing services, provided in the room, making a monthly evaluation schedule to oversee the continuity of post-training implementation. The response of the head of the hospital regarding the implementation of the activity was the existence of a draft Policy on Hospital Leaders concerning: Implementation of the Excellent Service SPO, Selection of Champion Prima Services in each treatment room at USU Medan hospital

Aplikasi CMA Pada Pembibitan Lada Satu Ruas Berdaun Tunggal

Sukmawan, Yan, Same, Made, Utoyo, Bambang

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Average production of pepper obtained from the of farmers in Air Naningan regency is between 350-450 kg/ha/year, which still very low, so that they must be helped to overcome the problems. The purpose of this activity was to conduct the pepper seedlings have mycorrhiza technologies. The methods that used include a survey to identify the feasibility and desire targeted farmers, extension with a lecture and sharing, training, and demonstration plots. The output from extension program was increasing knowledge, understanding, and skills farmer members in applying the pepper seedlings have mycorrhiza technologies so that cultivation can become a sustainable pepper production and became a mainstay of alternative sources of income of targeted farmers. In addition, these activities can increase Politeknik Negeri Lampung role in efforts to disseminate applied technology in an effort to improve social welfare in Lampung. Keywords : MFA, pepper seedling, single internode seedling

Pengoptimalan Potensi Alam Desa Melalui Penataan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pengolahan Wedang Uwuh

Utami, Fitriana Putri, Matahari, Ratu, Ikhsanudin, Azis

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH) di Indonesia merupakan cerminan dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan tetapi jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan permasalahan social bagi orang dengan lanjut usia (lansia) akibat rendahnya produktifitas mereka. Salah satu cara peningkatan produktifitas lansia adalah dengan kegiatan pemberdayaan yang melibatkan keluarga lansia. Bentuk pemberdayaan yang mudah dilakukaan adalah dengan memanfaatkan potensi alam disekitar tempat tinggal lansia yaitu dalam bentuk tanaman obat keluarga (TOGA) dan pengolahan wedang uwuh yang bahan bakunya dapat diperoleh dari TOGA serta berpeluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga lansia. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah aktif partisipatif keluarga lansia dari tiga dusun di Desa Sendangsari didampingi oleh 27 mahasiswa KKNPPM Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan rumah tangga secara swadaya. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah terbentuknya taman TOGA di Dusun Parakan Wetan, Parakan Kulon dan Plembon Desa Sendangsari serta keberhasilan peserta dalam mengolah bahan baku wedang uwuh menjadi wedang uwuh berbentuk sirup dan bubuk instan. Pengembangan taman TOGA dan olahan wedang uwuh merupakaan wujud dari himbauan Kementerian Kesehatan terkait pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara berkelanjutan untuk digunakan sebagai obat tradisional demi peningkatan pelayanan kesehatan dan ekonomi.  

Penerapan Mesin Pengasap Ikan Bagi Nelayan di Sungai Suwi Muara Ancalong Kutai Timur

Nugroho, Rudy Agung, Sanjaya, Ari Susandy

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Community service program (Program Kemitraan Masyarakat or PKM) was done from July-September 2018 at Muara Ancalong, Kutai Timur Kalimantan. The aim of the program was to transfer Science and technology and assist the member of fisheries association to do fish smoking at Sungai Suwi, Muara Ancalong, Kutai Timur. By doing this program, the member of fisherman association will be having a soft skill and an experience in fish smoking. Further, this program can empower the member of Sungai suwi fisherman association to be an entrepreneurship, providing fish smoking product which has higher value than unsmoking fish. This program has been divided into two parts, Theory and practice with ratio 1:2. In theory, all team member of PKM has delivered a presentation regarding fish smoking technique. In the practice, the members of fisherman association directly built fish smoker and applied fish smoking . The outcome of the program was soft skill transfer technology, a module on how to smoke fish. In the future, this program can be implemented to gain the economic value for the members of fisherman association

Pelatihan Teknologi Budidaya dan Pengelolaan Penyakit Ramah Lingkungan Pada Tanaman Lada

Mugiastuti, Endang, Soesanto, Loekas, Manan, Abdul

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pepper is an important commodity and has high economic value. This commodity has begun to be cultivated by members of the PKK RT 07 and PKK RT 09, Tambak Sogra Village, Sumbang District, Banyumas Regency, in an effort to increase the use of the yard and increase family income. However, the knowledge and skills of PKK members regarding cultivation and diseases of pepper plants as well as effective and environmentally friendly management efforts are very low. The activity aimed was to improve knowledge and skills of members of the PKK group in the cultivation and management of pepper disease that are effective and environmentally friendly. Activities carried out with dissemination, training, and technology demonstration plots. The activities were able to increase the knowledge and skills of members of the PKK group in pepper cultivation and the management of the disease which is environmentally friendly. In addition, the application of Trichoderma sp. and Pseudomonas fluorescens in the demonstration plot can increase the growth of pepper.

Peningkatan Produktifitas Kerajinan Lidi Berbasis Pendampingan Desain dan Pemasaran Online

Herlina, Elin, Yuliani, Dini, Kader, Mukhtar Abdul, Syarifudin, Deden

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mitra dalam PKM merupakan dua kelompok usaha mikro pengrajin anyaman lidi di Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis yaitu Wiradhana Raharja berlokasi di Dusun Panimban dan Batukurung Sejahtera. Masalah yang dihadapi mitra saat ini adalah keberlangsungan pengembangan usaha mikro ini kurangnya pengetahuan manajemen usaha. Desain yang dikuasai oleh mitra masih sedikit hanya empat desain yang dikerjakan sangat rentan terhadap persaingan, disisi lain media pemasaran masih menggunakan komunikasi personal serta kurangnya kerjasama dan dukungan dari lingkungan diluar kelompok anyaman lidi. Solusi yang ditawarkan dalam pengembangan mitra usaha anyaman lidi dalam kegiatan pendampingan adalah; meningkatkan pengetahuan mengenai produksi; meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha; dan meningkatkan pengetahuan desain dan teknologi pemasaran online. Berdasarkan hasil pelatihan dan pendampingan telah meningkatkan pengetahuan mitra sehingga dapat mengelola usahanya dengan baik melalui menejemen usaha, mulai dari manajemen produksi, manajemen pembukuan, dan manajemen pemasaran. Melalui pelatihan desain, mitra dapat mengelola website secara bersama menambah dan mengisi konten baru dibawah koordinasi desa sehingga meningkatkan peran desa sebagai regulasi dalam kewirausahaan produk unggulan desa. Kegiatan ini memberikan kotribusi bagi peningkatan pengetahuan mitra, peningkatan koordinasi antar pelaku usaha, peningkatan sociopreneurship dan difusi teknologi.

Peningkatan Kualitas Produk Makanan Ringan Kelompok Usaha Kecil Menengah di Kecamatan Coblong Kota Bandung

Nasrudin, Inayati, Munandar, Ahmad, Nurwathi, Nurwathi

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kecamatan Coblong merupakan salah satu kecamatan yang memiliki potensi ekonomi untuk dapat dikembangkan. Kondisi tersebut terlihat dari hasil survai dan pemetaan terdapat 36 pelaku usaha ekonomi menengah yang bergerak dibidang kerajinan, makanan dan fashion. Akan tetapi dalam proses produksi mengalami kendala, terutama bagi para pengusaha makanan ringan yang menggunakan minyak goreng dalam proses pembuatannya. Banyaknya minyak dalam kemasan produk membuat produk menjadi cepat apek, tidak tahan lama dan kurang menarik. Tujuan yang ini dicapai dari kegiatan ini adalah introduksi teknologi tepat guna berupa pemanfaatan mesin spinner yang digunakan untuk mengurangi minyak dalam sehingga dapat meningkatkan kualitas produk. Proses produksi lebih efisien dan efektif yang berdampak pada peningkatan produktifitas kerja dan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah diawali dengan survey kemudian melakukan pelatihan teori dan praktek meliputi kewirausahaan, manajemen keuangan, kesehatan dan keselamatan produksi, perancangan kerja, desain produk, dan pemanfaatan mesin spinner. dan terakhir pendampingan dan evaluasi.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi pengurangan jumlah minyak dalam kemasan dan penghematan waktu penirisan sampai dengan 30 menit dibandingkan dengan penirisan secara konvensional.

Pengembangan Kapasitas Usaha Kecil Syal Kota Bandung

Tresnawati, Yanti Susila, Martiawan, Rudi, Abdurohim, Dindin

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Small Business Scarves as a community service partner are in the binongjati area, Binongjati Village, Batununggal District, Bandung city, which started its business in 2011. Partner scarf small businesses have a role in creating jobs, reducing unemployment and improving the welfare of the community in the local environment. The main problem with partners is that they have not developed a business according to expectations of the two partners. This community service activity began in April 2018 - September 2018. Priority issues faced by the Partners included the following issues: 1) Problems with the limited capacity of circular and knitting machines for the production process. 2) the problem of the limited capacity of the Organization and Management knowledge and skills 3) The problem of the limited capacity of knowledge and skills in preparing a business plan. and 4) limited capacity of knowledge and skills to take advantage of existing market opportunities, access, media promotion and business partnerships. This condition causes the target partner's business to become undeveloped. The implementation method in this service uses a training approach, technical guidance and business assistance and business facilitation. The results of this activity can be seen from the implementation after the approach method is implemented. Both partners have the capacity to circle and knit machines, understand the organization and management and have an organizational structure so that they know the clear division of tasks and authorities, know and understand the process of preparing a business plan and have a business plan to be submitted to stakeholders and partners have new market access and media promotion.

Upaya Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembinaan Usaha Sabun Cair Handmade di Kelompok Rumah Insan Juara, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung

Widyasanti, Asri, Rosalinda, Rosalinda, Putri, Selly Harnesa

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Upaya kerjasama antara Unpad dan masyarakat diperlukan untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memanfaatkan bahan herbal serta hasil bumi. Salah satu upaya pemanfaatan tersebut adalah perlu dikembangkannya produk turunan menjadi sabun cair handmade. Kelompok Insan Juara memiliki potensi memproduksi sabun cair handmade dalam bentuk industri rumahan melalui pemanfaatan hasil pertanian masyarakat. Produk sabun ini terbuat dari minyak dan alkali sehingga terjadi reaksi saponifikasi, selanjutnya adonan pasta sabun dicairkan menjadi sabun cair serta siap untuk dikemas. Potensi ini memiliki prospek yang menjanjikan dalam mengembangkan wirausaha industri rumahan, selain itu dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Tujuan dari kegiatan ini (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok pengolah sabun handmade berbasis komoditas lokal; (2) Merintis upaya penganekaragaman industri rumahan salah satunya masyarakat yang bergerak di industri pembuatan sabun cair handmade untuk  kebutuhan souvenir dan kado; (3) Membantu pemerintah desa untuk dapat memajukan kesejahteraan masyarakat; dan (4) Mensosialisasikan hasil penelitian dari perguruan tinggi kepada masyarakat pengguna melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra Rumah Insan Juara adalah kurangnya pengetahuan dan pengalaman mengenai pembuatan sabun, pemilihan kemasan sabun yang tepat dari sisi manajemen dan marketing.  Mitra juga sudah diberikan sosialisasi adanya peluang pasar bagi produk sabun cair sebagai souvenir pernikahan. Melihat antusiasme dari kelompok wirausaha baru ini untuk menghasilkan sabun cair sebagai alternatif cinderamata khas kota Bandung  berupa produk non-pangan sehingga perlu pembinaan dari sisi proses pembuatan sabun, kemasan, manajemen dan marketing. Pendekatan yang diterapkan dalam merealisasikan program ini di Kelompok Insan Juara melalui metode participatory approach.  Pelaksanaan kegiatan pelatihan meliputi pelatihan cara melakukan pembuatan sabun cair handmade,  pendampingan, demonstrasi langsung  dalam proses pembuatan pasta sabun, pencairan, pengemasan, monitoring kualitas akhir sabun,  hingga pemasaran hasil sabun. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal (minyak kelapa) menjadi produk sabun cair handmade; (2) Peserta pelatihan terutama kelompok ibu-ibu  Rumah Insan Juara telah mengikuti serangkaian  kegiatan pembuatan sabun handmade selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun handmade kedepannya.

Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci dan PIN Bagi Siswa dan Siswi Madrasah Tsanawiyah Ma’arif NU Cijeruk Kabupaten Bogor dalam Mendukung Program Kewirausahaan

Rahmatullah, Tansah

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.22 KB)

Abstract

MTS NU Maarif Cijeruk District Bogor is a private school which is most of the students studied come from families that are economically underprivileged. The problem will become more complicated, if the children as learners are not prepared and given life skills to have the know-how, skills, and independence to potential and opportunities in solving the problems of their own. Therefore, this community service is implemented to contribute to unravel the issue which was realized in the form of self-motivation training program execution as well as key chains and pins making for Learners MTS NU Maarif Cijeruk District Bogor. These activities are expected to help learners to become better prepared, independent and become a productive employee. The activities carried out in three stages, namely (1) the planning, (2) implementation, (3) the evaluation. The planning phase consists of activities to determine the location and types of activities, as well as the tools and materials used. Meanwhile the stages of implementation are in the form of, (1) material presentation, (2) product manufacturing of key chains and pins, (3) surveillance against the students who worked on the product in accordance with the directions and instructions. The last stage which is evaluation and reporting. After going through several phases, the learners can make the products according to the order and steps as well as the criteria that have been set to very good final result. In the end, the learners Mts NU Maarif Cijeruk District Bogor havebetter potential, skills, and productivity