cover
Contact Name
Jurnal Teknologi Pendidikan
Contact Email
jurnaltp@ppsuika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltp@ppsuika.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : 2302738X     EISSN : 26147785     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang terbit 2 kali dalam 1 tahun berisi artikel dan hasil penelitian para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN KECERDEASAN EMOSIONAL WARGA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SKB KABUPATEN BOGOR ., Syafrudin; ., Mutiah
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.46 KB)

Abstract

Pendidikan akan sukses dicapai dengan kecerdasan intelektual, dengan kecerdasan emosional membuat orang lebih mudah mencapai sukses dalam hidup dan untuk menyempurnakan dengan menemukan kebahagiaan dan makna dari kehidupan, diperlukan kecerdasan spiritual. Tujuan pembelajaran matematika kepada siswa akan tercapai bila faktor-faktor pendukungnya dioptimalkan dengan faktor penghambatnya diminimalisir. Hambatan-hambatan tersebut seyogyanya bisa diatasi sendiri oleh siswa. Salah satu cara untuk mengatasi hambatan-hambatan fisiologis menurut hasil penyelidikan dan Ziger, Paw Lazarsfeld, Netschareffe, Else Liefmann, S. Holingworth, dalam buku Sumadi Suryabarata Peran serta warga belajar dalam penyelenggaraan pendidikan selama ini sangat kurang, partisipasi guru atau tutor dalam pengambilan keputusan sering terabaikan, padahal terjadi atau tidak terjadinya perubahan di sekolah sangat tergantung pada para Tutor atau gurunya.Oleh karena itu tutor atau guru dan masyarakat sekolah harus memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan program-program sekolah. Guru perlu memahami bahwa apapun yang dilakukan di ruang kelas mempunyai pengaruh, baik positif maupun negatif terhadap motivasi siswa, cara guru menyajikan pelajaran, bagaimana kegiatan belajar dikelola di kelas, cara tutor berintekrasi dengan siswa kiranya dilakukan oleh tutor secara terencana dengan perbaikan dan perubahan baik dalam metode, manajemen sekolah yang terus dilakukan diharapkan dapat meningkatkan perbaikan mutu pendidikan di Indonesia.
PENGARUH METODE BELAJAR DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS ATAS BOLA VOLI MINI Studi Eksperimen Pada SD Negeri 09 Kalisari Jakarta Timur Alibowo, Sugi; ., Syarifuddin
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.918 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari perbedaan antara metode pembelajaran dan motor educability untuk sevice atas dalam bola voli mini. Penelitian ini diselenggarakan di SDN 09 Kalisari, Jakarta Timur. Metode penelitian ini menggunakan eksperiment yang memakai 2 x 2 desain faktorial dan data analisis ANOVA dengan level ? = 0,05. Hasil penelitian ini adalah: (1) pada umumnya, terdapat perbedaan metode pembelajaran pada latihan dengan perintah servis atas dalam bola voli mini (Fo = 7,98 > Ft = 4,09) (2) para siswa yang memiliki motor educability lebih tnggi, metode pembelajaran dengan latihan itu lebih baik bila dibandingkan dengan metode pembelajaran dengan perintah untuk servis atas pada bola voli mini (Qo = 5,57 > Qt = 2,26); (3)tidak ada perbedaan yang cukup besar bagi para siswa yang memiliki motor educability lebih rendah untuk servis atas bola voli mini (Qo = 0,10 < Qt = 2,26) (4) terdapat hubungan positif antara metode pembelajaran dan motor educability untuk servis atas dalam bola voli mini. (Fo interaction (FAB) = 22,87 > Ft = 4,09).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COMPUTER BASED INSTRUCTIONAL (CBI) DAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN (SBK) Widiyanto, Agus; ., Yanuardi; Saefuddin, Didin
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.932 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) apakah terdapat perbedaan hasil belajar SBK antara siswa yang menggunakan model pembelajaran berbasis komputer (CD Interaktif) dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) apakah terdapat pengaruh interaksi antar model pembelajaran dan gaya belajar dengan hasil belajar siswa, (3) apakah terdapat perbedaan antara hasil belajar SBK dengan gaya belajar visual, siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis komputer dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) apakah terdapat perbedaan antara hasil belajar SBK dengan gaya belajar auditorial , siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Model pembelajaran berbasis komputer lebih unggul dibanding model pembelajaran konvensional, hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran komputer sebesar 22,5, sedangkan rata-rata hasil belajar peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran konvensional sebesar 19,5 , selisih rata-rata 3,73 , dengan signifikansi F hitung =45,469 > F tabel = 4,01 atau F hitung > F tabel , ? = 0,05. Dengan demikian terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan gaya belajar auditorial yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional lebih tinggi dibanding yang dibelajarkan dengan model komputer. Berarti peserta didik dengan gaya belajar auditorial lebih cocok menggunakan model konvensional.
THE ASSESSMENT OF CRITICAL THINKING SKILL FOR EARLY AGE CHILDREN BASED ON CRITERION REFERENCED AND NORM REFERENCED INTERPRETATIONS Taza Mila, Rodhoty
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.346 KB)

Abstract

The objective of this research is to study comprehensively the assessment of critical thinking skill for early age children based on criterion referenced and norm referenced interpretations. It is a measurement research for students in Assalam Kindergarten. There are some critical thinking skill indicators, such as clarity, accuracy, precision, depth, breath, relevance, and logic. By using assessment based on criterion referenced interpretations, critical thinking skill is so real and absolute, while by using assessment based on norm referenced interpretations, critical thinking skill is so relative depends on their groups. Based on criterion referenced interpretations, there are 10 students can think critically because their scores are higher than minimum limit and 24 students can’t think critically because their scores are lower than minimum limit. Based on norm referenced interpretations, there are 19 students think critically above average and 15 students think critically under average. The conclution is the assessment of critical thinking skill for early age children have various benefits. One of them is as an early detection to their higher thinking skill level. So, the assessment of critical thinking skill for early age children can be strong foundation to prepare the best stimulation for optimalizing their critical thinking skills until mature in the future.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MTsN CIBINONG ., Musyarofah; ., Ruhenda
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.563 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dan kreativitas belajar terhadap kemampuan menulis narasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MTsN cibinong. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen disain 2 x 2 faktorial dengan sampel dari 101 orang siswa, yang dilakukan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa pengujian Hipotesis Pertama diperoleh nilai Fhitung >Ftabel atau 16,569 > 3,37, dan nilai sig. 0,000 < 0,05 yang berarti menerima H1 dan menolak H0, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil tes kemampuan menulis narasi siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif picture and picture dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif concept sentence. Pengujian Hipotesis Kedua, diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau 4,032 > 3,37, dan nilai sig. 0,017 < 0,05 yang berarti menerima H1 dan menolak H0, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran yang berdasarkan kreativitas belajar terhadap kemampuan menulis narasi siswa.. Pengujian Hipotesis Ketiga, diperoleh nilai thitung > ttabel atau 2,420 > 1,734 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi siswa dengan kreativitas belajar tinggi yang mengikuti model pembelajaran kooperatif picture and picture dan model pembelajaran kooperatif concept sentence. Pengujian Hipotesis Keempat, thitung > ttabel atau 3,401 > 1,711 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi siswa dengan kreativitas belajar tinggi yang mengikuti model pembelajaran kooperatif picture and picture dan model pembelajaran kooperatif concept sentence.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN RASA PERCAYA DIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS ., Firmansyah; Muhyidin Nurzaelani, Mohammad
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.887 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil Belajar Bahasa Inggris peserta didik SMK Putra Pelita. Salah faktor yang diduga berhubungan dengan hasil belajar Bahasa Inggris adalah kecerdasan intrapersonal dan rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan antara kecerdasan intrapersonal dengan hasil belajar Bahasa Inggris; (2) hubungan antara rasa percaya diri dengan hasil belajar Bahasa Inggris; dan (3) hubungan antara kecerdasan intrapersonal dan rasa percaya diri secara bersama-sama dengan hasil belajar Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal (X1) dengan hasil belajar Bahasa Inggris (Y) yang memiliki persamaan regresi ? = -9,745 + 0,393 X1 dengan koefisien korelasi ry1 0,468. Nilai koefisiensi determinasi yang diperoleh adalah 21,9% yang dapat ditaksirkan bahwa variabel bebas X1 (Kecerdasan Intrapersonal) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 21,9% terhadap variabel Y (Hasil Belajar Bahasa Inggris) dan 78,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel X1; (2) terdapat hubungan positif antara rasa percaya diri (X2) dengan hasil belajar Bahasa Inggris (Y) yang memiliki persamaan regresi ? = -15,198 + 0,320 X2 dengan koefisiensi korelasi ry2 = 0,556. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh 30,9% yang dapat ditafsirkan bahwa variabel bebas X2 memiliki pengaruh kontribusi sebesar 30,9% terhadap variabel Y dan 69,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel X2; (3) terdapat hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal (X1) dan rasa percaya diri (X2) dengan hasil belajar Bahasa inggris yang memiliki persamaan regresi Y ?=-22,953+0,238X_1+0,251X_2 dengan koefisien korelasi Ry.12 = 0,635. Koefisien determinasi antara variabel bebas (X1 dan X2) dengan variabel terikat (Y) didapat sebesar 0,375. Hal ini menunjukan bahwa 37,5%. Hasil belajar Bahasa Inggris dapat dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel kecerdasan intrapersonal dan rasa percaya diri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hasil belajar Bahasa Inggris dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan secara bersama-sama kecerdasan intrapersonal dan rasa percaya diri peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6