cover
Filter by Year
Jurnal Kesehatan Prima
ISSN : 19781334     EISSN : 24608661
Jurnal Kesehatan Prima is one of the journal which concerns on health field. it was published since 2007 by Poltekkes Kemenkes Mataram. JKP adopts double-blind peer review policy, and concerns on various of health fields for instance: Nursing, Midwifery, Nutrition, Medical Lab Technology, General Health. JKP is Published 2 (two) times annually, in February and August. JKP is published in Bahasa Indonesia.
Articles
110
Articles
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN PENGETAHUAN TENTANG KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK AISYIYAH KHADIJAH BANGUNJIWO TIMUR KASIHAN BANTUL

Purnamasari, Desi Asih, Herfanda, Esitra

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.975 KB)

Abstract

Kekerasan seksual setiap tahun mengalami peningkatan, korbannya bukan hanya dari kalangan dewasa saja sekarang sudah ke anak-anak bahkan balita. Jumlah laporan kasus kekerasan pada anak di Indonesia pada tahun 2014 sebanyak 2.737 kasus dengan 52% kasus kekerasan seksual. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul mencatat, ada sebanyak 24 anak yang menjadi korban kejahatan seksual sepanjang 2015 hingga pertengahan 2017. Dari total 24 kasus kejahatan yang dilaporkan ke aparat hukum, kasus paling banyak terjadi pada 2015 sebanyak 12 kejadian, 2016 sebanyak delapan kasus dan periode hingga Oktober 2017 sebanyak empat kasus. Penelitian ini bertujuan diketahuinya Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Dengan Pengetahuan Tentang Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Aisyiyah Khadijah Bangunjiwo Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan sampel diambil dengan teknik simple random sampling dan dihitung dengan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 84 orang. Hasil uji statistik menggunakan kendal tau diperoleh nilai p-value <0,05 yang berarti ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan pengetahuan tentang kekerasan seksual pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Khadijah Bangunjiwo Timur. Respoden diharapkan dapat lebih peduli dan giat dalam mencari informasi tentang kekerasan seksual pada anak, khususnya tahap awal pendidikan seks.

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA ORANG DENGAN HIV DAN AIDS

Mustamu, Alva Cherry, Nurdin, Mardiana, Pratiwi, Intan Gumilang

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.445 KB)

Abstract

HIV dan AIDS menjadi masalah disetiap negara sehingga perlu mendapatkan perhatian serius. Dukungan keluarga pada ODHA sangat kurang menambah buruk situasi yang dialami penderita. HIV dan AIDS masih dianggap sebagai sosok menyeramkan, karena saat divonis sebagai ODHA yang terbayang adalah kematian. Oleh sebab itu, kualitas hidup penderita menjadi masalah dalam kehidupan mereka. Padahal, ODHA yang memiliki kualitas hidup tinggi dan coping yang efektif dalam menghadapi tekanan-tekanan yang dialami, sehingga kondisi ini dapat membantu ODHA untuk tetap menjaga kesehatannya. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup ODHA. Penelitian ini merupakan penilitian kuatitatif dengan desain cross sectional pada 30 responden di poliklinik VCT RSUD Kabupaten Sorong. 

PENGARUH PENDAMPINGAN OSOC TERHADAP KEPUASAN IBUHAMIL TRIMESTER III

Jannah, Muliatul, Meiranny, Arum

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.854 KB)

Abstract

Kepuasan ibu hamil saat ini menjadi salah satu fokus utama dalam  layanan kesehatan maternal dan bidan harus mampu meningkatkan kepuasan tersebut. Salah satunya dengan pendampingan metode OSOC, yaitu pendampingan selama kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir sampai keluarga berencana agar kesehatan ibu dan bayi meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan OSOC terhadap kepuasan ibu hamil trimester III  di Puskesmas Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimental dengan non equivalent control group design. Sampel penelitian ini sebanyak 124 ibu hamil trimester III. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Pada kelompok intervensi, diberikan intervensi berupa pendampinganOSOC, sedangkan kelompok kontrol diberi asuhan kehamilan konvensional. Penelitian dilaksanakan Bulan Juli-September 2018. Rancangan analisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendampingan ibu hamil dengan OSOC terhadap kepuasan, yaitu sebesar 4,741.Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendampingan OSOC terhadap kepuasan ibu hamil trimester III.

HUBUNGAN SUMBER DAYA MANUSIA, SARANA PRASARANA, KOMUNIKASI PONED–PONEK, DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DENGAN SYARAT DAN PERSIAPAN RUJUKAN PUSKESMAS PONED

Jaya, Susanti Tria, mose, Johanes C, Husin, Farid, Effendi, Jusuf S, sunjaya, Deny K

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.309 KB)

Abstract

Rujukan pelayanan kesehatan merupakan salah satu upaya untuk penanganan kasus emergensi yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik, baik vertikal maupun horizontal. Memperkuat sistem rujukan merupakan salah satu cara dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu. Upaya tersebut tidak terlepas dari penanganan kasus emergensi di fasilitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan PONED di puskesmas dan PONEK di rumah sakit. Untuk mendukung pelayanan PONED dan PONEK dibutuhkan pembentukan sistem rujukan yang sesuai standar. Pelaksanaan Rujukan yang terorganisir harus dilakukan dengan syarat dan persiapan yang tepat untuk merujuk kasus kegawatdaruratan ibu dan bayi secara tepat dan cepat.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan sumberdaya manusia, sarana prasarana, komunikasi PONED – PONEK, dan standar operasional prosedur dengan syarat dan persiapan rujukan puskesmas PONED.Desain penelitian observasional analitik kuantitatif dengan metode survei, pendekatan waktu cross sectional. Pengukuran data menggunakan pemodelan Rasch dengan mengubah data ordinal menjadi data interval dalam bentuk logit. Populasi dalam penelitian ini adalah Tim inti PONEDdari 18 Puskesmas PONED di  Wilayah Bagian Utara Provinsi Aceh. Sampel berjumlah 72 orang diambil secara total sampling. Variabel diukur menggunakan kuesioner. Analisis bivariabel menggunakan Pearson Correlation Test sedangkan untuk multivariabel menggunakan Multiple Linear Regression.Hasil penelitian menunjukkan bahwa syarat dan persiapan rujukan belum sesuai standar, umpan balik dari RS PONEK ke Puskesmas PONED sangat susah dilaksanakan, sumberdaya manusia tidak memenuhi kualifikasi standar minimal Puskesmas PONED dan belum terlatih, sarana prasarana rujukan yang tersedia untuk di ambulan belum cukup, komunikasi PONED–PONEK masih satu arah dan standar operasional prosedur belum lengkap, dan tidak diletakkan di tempat yang mudah dilihat petugas. Hasil analisis Multiple Linear Regression menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berhubungan dengan syarat dan persiapan rujukan adalah standar operasional prosedur (p<0,001). Simpulan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan rujukan puskesmas PONED yang sesuai standar masih belum tercapai, belum semua sumberdaya manusia yang tersedia memenuhi kualifikasi Puskesmas PONED. Diharapkan dukungan dinas kesehatan akan berpengaruh pada kesiapan rujukan Puskesmas PONED yang berkualitas.

PENGARUH DURASI PENYIMPANAN ASI DALAM RUANGAN TERHADAP KUALITAS ASI (STUDI DI LINGKUNGAN KOMUNITAS)

Mutaqin, Lusi, DLH, Dzulfikar, Husin, Farid, Nataprawira, Heda Melinda

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.859 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) memiliki manfaat kekebalan bagi bayi, sehingga pemerintah merekomendasikan pemberian ASI ekslusif. Salah satu faktor penyebab rendahnya cakupan ASI Ekslusif adalah karena ibu bekerja. Memerah dan menyimpan ASI dalam ruangan dianggap tidak aman oleh keluarga karena takut basi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh durasi penyimpanan ASI pada 0, 4, 6, dan 8 jam dalam ruangan terhadap kualitas ASI yang dilakukan di lingkungan komunitas dengan melakukan uji laboratorium. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan melibatkan 35 ibu menyusui di Kelurahan Taman Sari Kota Bandung. Pengambilan sampel ASI 50 ml dari setiap subjek penelitian, dan dibagi menjadi 4 (ASI 0, 4, 6, dan 8 jam), kemudian dilakukan uji leboratorium Total Plate Count (TPC) mesofil aerob, enterobacter, jamur, dan identifikasi bakteri patogen. Analisis data dengan menggunakan uji Mc. Nemar untuk melihat pengaruh durasi waktu penyimpanan ASI dalam ruangan terhadap kualitas ASI. Hasil penelitian menunjukkan sampel ASI dengan jumlah total bakteri mesofil aerob > 10 pangkat 5 CFU/ml pada 0 dan 4 jam adalah 2,9%, pada 6 jam 5,7%, dan meningkat menjadi 8,6% pada penyimpanan 8 jam. Sampel ASI dengan jumlah total enterobacter > 10 CFU/ml pada sampel ASI 0 jam adalah 2,9%, pada 4 dan 6 jam 5,7%, dan meningkat menjadi 71,4 % pada penyimpanan ASI 8 jam. Hasil uji statistik menunjukkan ada nya pengaruh durasi penyimpanan terhadap penurunan kualitas ASI 0-4 jam (p=0,032), 0-6 jam (p=0,032), dan 0-8 jam (p=0,002). Kesimpulan : Pada komunitas ini, secara bakteriologis penyimpanan ASI perah aman untuk jangka waktu 6 jam. Semakin lama ASI disimpan dalam ruangan, semakin menurun kualitas ASI.

PENGARUH VIRTUAL REALITY DALAM MENURUNKAN KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN PADA PRIMIGRAVIDA

Riska, Herliana, Purwara, Beny Hasan, Ganiem, Ahmad Rizal

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.01 KB)

Abstract

Kehamilan adalah suatu peristiwa yang melibatkan perubahan fisiologis, psikologis dan sosial yang sering disertai kecemasan. Apabila tidak dikelola dengan baik, kecemasan dalam kehamilan dapat berkembang menjadi keadaan patologis yang akan berdampak negatif terhadap luaran persalinan yang tidak menguntungkan. Virtual reality(VR) merupakan salah satu teknologi canggih yang memungkinkan seseorang dibawa ke dalam dunia maya. Penggunaan VR dalam membangun pengalaman melahirkan belum pernah dilakukan sebelum ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh virtual reality terhadap penurunan kecemasan menghadapi persalinan pada primigravida. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre post non equivalent control group design. Enam puluh ibu hamil primigravida,kehamilan yang diinginkan, usia kehamilan 36 minggu yang memeriksakan kehamilannya di puskesmas PONED kota Bandung dibagi menjadi 2 kelompok secara random, kelompok perlakuan mendapatkan dua kali VR, sedangkan kelompok kontrol mendapat pelayanan standar. Skor kecemasan dinilai menggunakan modifikasi Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire (PRA-Q), pemberian dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan, untuk menilai penurunan skor kecemasan setelah pemberian VR yang kedua. Pengujian statistik menggunakan analisis non parametrik dengan menghitung besarnya risiko dengan RR dan 95% interval konfidensi. Nilai p pada penurunan skor kecemasan setelah perlakuan <0,001, dengan RR 2,178, selang kepercayaan 95% IK(1,356– 6,172). Nilai median kecemasan sebelum perlakuan pada kelompok VR adalah 23. Nilai median kecemasan pada kelompok VR setelah perlakuan turun menjadi 14. Nilai median kecemasan sebelum perlakuan pada kelompok kontrol adalah 23,50. Nilai median kecemasan pada kelompok kontrol setelah perlakuan turun menjadi 18. Persen penrunan median pada kelompok VR adalah 36,4% sedangkkn pada kelompok kontrol adalah 24,0%. Ibu hamil yang tidak diberikan intervensi VR memiliki risiko kecemasan 2,89 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok VR.

PEMBERIAN BISKUIT BERBASIS BAHAN PANGAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN BERAT BADAN DAN LiLA IBU HAMIL KEK

Putri, Rosa Hadiana, candradewi, AASP, Sofiyatin, Reni, darawati, Made

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.219 KB)

Abstract

Masa kehamilan merupakan masa penentu kualitas generasi berikutnya. Ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) memiliki resiko melahirkan bayi BBLR. Mengingat dampak kurang gizi yang sangat luas, maka perlu upaya penanggulangan KEK melalui penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit berbasis bahan pangan lokal untuk meningkatkan berat badan dan Lingkar Lengan Atas (LiLA) ibu hamil KEK. Penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimen dengan design penelitian The One Group Pre-test post-test. Jumlah subjek dalam penelitian sebanyak 7 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan konsumsi energi sebanyak 505,27 ± 273,80 kkal. Terjadi peningkatan berat badan 7.03±2.10 kg dan LiLA 1.55±0.45 cm. Ada  perbedaan berat badan dan LiLA ibu hamil KEK setelah diberikan biskuit (p<0,05).

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA

Sulaeman, Ridawati, Lina, Putu, Mas'adah, Mas'adah, Purnamawati, Dewi

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.247 KB)

Abstract

Pijat oksitosin merupakan stimulasi yang dapat diberikan untuk merangsang pengeluaran ASI. Pijatan ini memberikan rasa nyaman pada ibu setelah mengalami proses persalinan. Tujuan : Mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum primipara. Metode.Desain penelitian yang digunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre and post test design. Sampling yang digunakan proportional random sampling. Jumlah responden penelitian sebanyak 30 responden. Hasil. Rata rata pengeluaran ASI 5.37 kali lebih besar dibandingkan rata rata sebelum dilakukan intervensi dengan rata rata 0.97. Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test diperoleh p value = 0,000 atau p < α=0,05 yang berarti H0 ditolak H1 diterima atau ada pengaruh yang signifikan Pijat Oksitosin Pada Ibu Post Partum Primipara di wilayah kerja Puskesmas se - Kota Mataram. Kesimpulan. Pijat oksitosin berpengaruh terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum primipara. Saran. Diharapkan sebagai masukan ilmu untuk dapat diterapkan menjadi bagian dari intervensi pijat oksitosin bagi petugas kesehatan maupun masyarakat untuk pengeluaran ASI.

SENAM KEBUGARAN LANSIA MEMENGARUHI TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE

wulandari, Septia tri, marliana, Yunita

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.412 KB)

Abstract

AbstrakSemakin bertambah umurnya maka pertumbuhan dan perkembangan akan berada pada tahap yang mengakibatkan berbagai perubahan fungsi tubuh. Perubahan pada wanita karena proses menua terjadinya  menopause. Proses penuaan adalah suatu proses alamiah yang pasti dialami oleh setiap orang. Secara alamiah, sel-sel tubuh mengalami penurunan dalam fungsinya akibat proses penuaan. Penduduk lanjut usia cenderung mengalami masalah kesehatan oleh karena penurunan fungsi tubuh akibat proses penuaan. Salah satu dampak dari penurunan fungsi organ tubuh lansia secara alamiah yaitu terjadi labilitas tekanan darah, sekitar 60% lansia setelah berusia 75 tahun mengalami peningkatan tekanan darah. Aktivitas fisik seperti senam pada lansia yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kebugaran fisik, sehingga secara tidak langsung meningkatkan fungsi jantung dan menurukan tekanan darah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam kebugaran lansia terhadap tekanan darah pada masa menopause. Desain penelitian menggunakan pre-experimental design, one group pretest-posttest. Sampel adalah ibu menopause sebanyak 30 orang dengan teknik Purposive Sampling . Analisa menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum senam kebugaran lansia yaitu 131,66 mmHg dan setelah senam 124,66 mmHg, rata-rata tekanan darah diastolik yaitu 88,66 mmHg dan setelah senam 81.66 mmHg. Hasil uji wilcoxon þ= 0,000 dapat disimpulkan senam kebugaran lansia berpengaruh terhadap tekanan darah pada masa menopause.    Kata Kunci : Tekanan darah, Senam kebugaran lansia, Menopause

PENURUNAN KADAR GULA DARAH ANTARA YANG MELAKUKAN SENAM JANTUNG SEHAT DAN JALAN KAKI

Jiwintarum, Yunan, Fauzi, Iswari, Diarti, Maruni Wiwin, Santika, Indriyani Novia

Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.308 KB)

Abstract

Glukosa darah adalah gula yang terdapat dalam darah yang terbentuk dari karbohidrat dalam makanan dan disimpan sebagai glikogen dihati dan otot rangka. Otot akan menggunakan glukosa pada aliran darah untuk bahan bakar, jadi semakin dipakai semakin rendah kadar gula darah. Glukosa darah mengalami penurunan karena melakukan aktifitas fisik dengan intensitas sedang yang merupakan latihan aerobik yaitu seperti senam jantung sehat dengan jalan kakiUntuk mengetahui perbedaan penurunan kadar gula darah setelah berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki. Desain penelitian Pra-eksperiment  menggunakan One group pretest-posttest dengan jumlah responden 30 orang. 15 responden senam jantung sehat dan 15 responden jalan kaki selama 20 menit. Data yang dikumpulkan berupa data hasil pemeriksaan kadar gula darah sebelum dan setelah berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki.  Rerata hasil pemeriksaan kadar gula darah sebelum senam jantung sehat adalah 108,87 mg/dL dan setelah senam jantung sehat adalah 95.07 mg/dL, sedangkan kadar gula darah sebelum jalan kaki adalah 108,93 mg/dL dan setelah jalan kaki adalah 98,87 mg/dL.Berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki selama 20 menit dapat menurunkan kadar gula darah.