Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Jurusan Tarbiyah STAI Al Hidayah Bogor. Jurnal ini mengkhususkan diri pada pengkajian ilmu manajemen pendidikan Islam. Pengelola menyambut baik kontribusi dalam bentuk artikel dari para ilmuwan, sarjana, professional, dan peneliti dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan setelah melalui mekanisme seleksi naskah, telaah mitra bebestari, dan proses penyuntingan. Seluruh artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan pandangan dari para penulisnya dan tidak mewakili jurnal ini atau lembaga afiliasi penulisnya. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam terbit dua kali dalam setahun antara bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Articles
15
Articles
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 3 KARAWANG JAWA BARAT

Ginanjar, Muhammad Hidayat, Assurur, Marfuah, Wahidin, Unang, Priyatna, Muhamad

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Islam (PAI). Kompetensi pedagogik adalah salah satu dari empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru untuk dapat memahami indikator-indikator dalam mengukur keberhasilan melaksanakan tugasnya secara pedagogik yang mencakup pemahaman landasan kependidikan, pemahaman terhadap peserta didik, pengembangan kurikulum, rancangan pembelajaran, pemanfaatan teknologi pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pemahaman terhadap pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Kabupaten Karawang Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey teknik korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan statistik model analisis jalur (path analysis). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran PAI. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh r hitung sebesar 0,183 dalam indeks korelasi r product moment berkisar antara 0,00 - 0,20, artinya terdapat pengaruh antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru PAI. Hasil perhitungan dan analisis tersebut menunjukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik guru mata pelajaran PAI untuk mewujudkan efektivitas pembelajaran. Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi pedagogik, guru PAI.

MEMBANGUN PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA : STRATEGI MANAJEMEN HUMAS DALAM PENYAMPAIAN PROGRAM UNGGULAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN

qoimah, qoimah

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The presence of educational institutions as an alternative choice for students.their scientific repertoire is felt quite useful. To further enhance the role and participation. non-formal education institutions in the community then the existence of a public relations figure required. Roles and duties of public relations here to represent the existence and image of educational institutions in addition to addressing all forms of problems related to public relations. The problem that arises is the role and function of a public relations practitioner is perceived not enough role and important then not many educational institutions that set up a separate department for the public relations department. The existence of this public relations should be at the top level of management so that it can provide input at the institutional management level. The concepts used in relation to this writing are related to the functions and roles of Public Relations, Public Relations management strategies and communication strategies of educational institutions. To get a good image is required a good management strategy, one of which is to improve the relationship with the parties that establish cooperation with educational institutions in this case represented by a public relations. Given the importance of role and function public relations then it is appropriate that its presence is also considered in educational institutions.

MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH DI RUMAH TAHFIZH AR-RAUDHAH JAKARTA UTARA

Yasykur, Moch

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Manajemen yang baik sangatlah diperlukan demi keberhasilan lembaga pendidkan, karenanya lembaga pendidikan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misinya. Masyarakat beranggapan bahwa materi ajar yang di sekolah umum terutama pada tingkat sekolah dasar di Jakarta terlalu berat, hasilnya pun kurang memuaskan sebagian orangtua. Sehingga sebagian orang memilih untuk memasukan anaknya pada lembaga pendidikan swasta yang menawarkan pendidikan dengan sistem homeschooling berbasis Islam seperti sekolah Tahfizh al-Qur??an. Keunggulan Rumah Tahfizh ar-Raudhah: pertama, menawarkan kompetensi santri berupa: hafal al-Qur??an, mampu berbahasa arab, serta berbagai materi pelajaran keagamaan yang ditopang dengan ijazah kesetaraan. Animo masyarakat pun tinggi sehingga peminat terus bertambah. Kedua, meski baru berdiri namun mampu mendidik anak-anak menghafal al-Qur??an ½ juz dalam sebulan. Ketiga, menjadikan al-??Arabiyyah Baina Yadaik sebagai buku panduan dalam materi bahasa Arab, padahal buku tersebut biasa digunakan pada tingkat sekolah menengah pertama keatas. Rumah tahfizh ar Raudhah sekolah yang menerapkan sistem MBS dalam pelaksanaan proses pendidikannya. Sekolah ini juga telah melakukan pemberdayaan dalam manajemen seperti; kurikulum dan pengajaran, kesiswaan, keuangan dan pembiayaan, tenaga kependidikan, serta sarana prasarana. Faktor pendukung manajemen pendidikan di Rumah Tahfizh ar Raudhah Jakarta Utara antara lain; letak yang strategis, dukungan donator, serta  tenaga pendidik yang memahami bahasa arab dan berpengalaman di bidangnya. Kata Kunci: Manajemen Berbasis Sekolah, Rumah Tahfizhul Qur??an

URGENSI MANAJEMEN PENDIDIKAN PESANTREN DALAM KELUARGA

Wangsadanureja, Miftah

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Banyaknya kasus peserta didik yang tidak beretika terhadap guru sudah menjadi sebuah fenomena saat ini. Sayangnya hal tersebut bukan hanya terjadi di sekolah saja, melainkan di lingkungan pondok pesantren yang seharusnya mencerminkan lembaga pendidikan yang membentuk karakter manusia berakhlak mulia. Yang menjadi pertanyaan adalah salahkah manajemen pendidikan pesantren selama ini? Atau apakah pendidikan dalam keluarga tidak sejalan dengan pendidikan di pesantren? Realitas ini mendorong penulis untuk menganalisis fenomena tersebut, mengapa manajemen pendidikan Islam di lembaga pendidikan formal belum mampu merubah karakter dan akhlak para peserta didiknya, sehingga penulis menganggap bahwa faktor penting dalam menghadapi tantangan ini adalah harus adanya manajemen pendidikan Islam dalam keluarga, sebab keluarga merupakan lembaga pendidikan utama berpengaruh besar dalam membina dan mencetak manusia berkarakter, sedangkan pesantren atau lembaga pendidikan formal lainnya pada hakikatnya sebagai sarana penunjang. Sebuah mindset yang salah jika setiap orangtua menganggap pesantren sebagai ??tempat sulap? yang akan merubah anak-anaknya menjadi baik, padahal semua itu tidak akan terjadi manakala tidak ada kerjasama antara manejemen pendidikan formal dengan manajemen pendidikan keluarga. Penulis ingin mengemukakan gagasan tentang konsep mengenai pentingnya menghadirkan manajemen pesantren di rumah, sehingga ketika sang anak masuk ke dunia pesantren sudah terbiasa dengan pendidikan di rumahnya. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Keluaga, Manajeman Pesantren

MANAJEMEN PENDIDIKAN KEAGAMAAN ??MAJELIS TA??LIM AZZIKRA?

Rokim, Syaeful

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan keagamaan merupakan bagian penting dari pendidikan non formal yang ada di Indonesia dan dunia Islam. Salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang berkembang pesat di Indonesia adalah majelis ta??lim. Segmen masyarakat yang cocok dalam pendidikan keagamaan ??majelis ta??lim?? ini adalah bapak-bapak dan ibu-ibu yang ingin mendapatkan pengetahuan agama (rohani), tanpa menafikan sebagian anak-anak muda. Hanya saja lembaga majelis ta??lim ini akan berkembang dengan baik dan pesat jika ditata kelola baik dengan manajemen pendidikan. Walaupun dengan manajemen yang sederhana, lembaga/majelis ta??lim akan memberikan pengaruh yang besar pula dalam proses pendidikan skala nasional. Seperti majelis ta??lim ??Az-Zikra??. Kata Kunci: Pendidikan keagamaan, manajemen majelis ta??lim

PEMIKIRAN PROF. DR. MUJAMIL QOMAR, M.AG. TENTANG MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Maya, Rahendra, Lesmana, Iko

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran Prof. Dr. Mujamil Qomar, M.Ag. yang secara tegas menyatakan bahwa keberhasilan pendidikan Islam dalam tataran realitas-ekspektasional salah satunya adalah ditentukan oleh manajemen pendidikan Islam yang berfungsi menjalankan tugas memajukan penyelenggaraan, pelaksanaan atau penerapan pendidikan Islam secara kelembagaan. Di antara pemikiran Qomar tentang manajemen pendidikan Islam yang bernas dan patut mendapatkan telaah mendalam adalah tentang hakikat manajemen pendidikan Islam dan impilkasinya, objek filosofis dan praksis serta dimensi dari manajemen pendidikan Islam, ciri dan karakteristik manajemen pendidikan Islam, perbedaan antara manajemen pendidikan Islam dan manajemen pendidikan, serta tentang eksistensi dan hambatan manajemen pendidikan Islam. Pemikiran Qomar tersebut dapat digali dengan jelas dalam tiga karyanya, yaitu Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam, Dimensi Manajemen Pendidikan Islam, dan Strategi Pendidikan Islam, serta karya-karya lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan pembahasan manajemen pendidikan Islam.

PENGARUH KUALITAS PENDIDIKAN DAN PROMOSI TERHADAP PEROLEHAN JUMLAH SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA MAARIF KOTA CILEGON BANTEN

Ansor, Ahmad Sofan

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam era persaingan global khususnya dibidang pendidikan yang sangat ketat dan berlomba-lomba untuk mendapatkan jumlah siswa sebanyak-banyaknya, maka menjadikan manajemen sekolah menengah memacu setiap penyelenggara pendidikan berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah agar dapat bersaing dengan sekolah lain. Berdasar kepentingan tersebut, perlu dilakukan suatu penelitian untuk diadakan usaha-usaha perbaikan dalam meningkatkan perolehan jumlah siswa, sehingga dapat diketahui apakah terdapat pengaruh antara kualitas pendidikan dan promosi sekolah menengah terhadap perolehan jumlah siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maarif Cilegon. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan promosi sekolah menengah secara bersama-sama telah mempengaruhi Jumlah perolehan siswa SMA Maarif Cilegon, hal ini dibuktikan dari hasil analisa didapat bahwa nilai Fhitung (238,446) > Ftable (3,673) dengan derajat bebas (df) 2 dan 113 pada alfa (α) 0,05, sehingga hipotesis yang ambil adalah Ho ditolak dan H1 diterima. Kualitas pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Jumlah Perolehan Siswa SMA Maarif Cilegon yaitu : nilai thitung (7,750) > ttable (1,9818) dengan derajat bebas (df) 113 pada alfa (α) 0,025, sehingga keputusannya menolak Ho dan menerima H1. Promosi SMA Maarif juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Perolehan Jumlah Siswa SMA Maarif Ccilegon yaitu : nilai thitung (15,290) > ttable (1,9818) dengan derajat bebas (df) 113 pada alfa (α) 0,025, sehingga keputusannya menolak Ho. dan menerima H1. Koefisien Determinasi (R²) sebesar 80,8%, yang berarti bahwa keragaman Perolehan Jumlah Siswa Sekolah menengah (SMA) Maarif Cilegon disebabkan oleh keragaman Kualitas Pendidikan dan Promosi sekolah menengah Maarif, sedangkan sisanya 19,2% keragamannya disebabkan oleh faktor lain yang dalam penelitian ini tidak dianalisis lebih lanjut.

FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN LEMBAGA HUDA GROUP DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR

Nurdin, Irfan Bahar

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang menjadi sumbermotivasi untuk bekerja pada pegawai institusi Huda Group di Tamansari,Bogor. Hipotesis dari penelitian ini adalah faktor monoteisme dan jihad,kepemimpinan, komunikasi, persyaratan, pelatihan, kompensasi dan prestasiyang signifikan berpengaruh menjadi sumber faktor motivasi karyawan pada Lembaga Huda Grup. Metode pengambilan sampel dengan menggunakansampel jenuh (sensus) kepada seluruh karyawan dengan jumlah respondenadalah 80 orang dan semuanya karyawan tetap Huda Group Bogor. Semuaresponden diberi kuesioner yang berkaitan dengan analisis faktor motivasikaryawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monoteisme dan jihad,kepemimpinan, komunikasi, persyaratan, pelatihan, kompensasi, danpencapaian pengaruh signifikan 0,000. Sumber faktor motivasi. Faktor prestasi, mencapai nilai tertinggi dibandingkan dengan variabel lain yaitu0,873 atau 87,3% menunjukkan bahwa hubungan motivasi sangat kuat padamotivasi, faktor monoteisme dan jihad mencapai nilai 0,594 atau 59,4%memiliki hubungan yang kuat dengan motivasi namun lebih rendah. daripadavariabelnya lebih banyak. Faktor kepemimpinan mencapai nilai 0,771 atau77,1% (sangat kuat), faktor komunikasi mencapai nilai 0,686 atau 68,6,1%(kuat), Faktor Kebutuhan mencapai 0,846 atau 84,6% (sangat kuat), faktorpelatihannya mencapai nilai 0,669 atau 66,9% menunjukkan bahwahubungan yang kuat, faktor kompensasi mencapai nilai 0,788 atau 78,8%menunjukkan bahwa hubungan tersebut sangat kuat terhadap motivasikaryawan Huda Group. Lembaga Huda Group harus meningkatkan perhatiansehingga bisa mempertahankan faktor yang sudah sangat kuat, danmeningkatkan faktor motivasinya, terutama monoteisme dan jihad dengancara yang lebih tepat untuk bisa menjadi motivasi utama dan sempurna,sehingga karyawan melakukan kerja keras didorong oleh motivasi beribadahdan bekerja dengan semangat jihad.KataKunci : Kepemimpinan, komunikasi, motivasi.

MANAJEMEN FACEBOOK DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN

Sarifudin, Sarifudin, Halimah, Halimah

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKTeknologi merupakan suatu kebutuhan bagi bangsa dan negara, pada saat ini ilmuteknologi semakin berkembang pesat, masyarakat di tuntut untuk ikut sertamengikuti arus globalisasi, sala satunya adalah layanan jejaring social, terutamaFacebook. munculnya fenomena dan perkembangan zaman yang sedang boomingdiseantero jagad raya ini salah satunya perkembangan teknologi, perkembanganteknologi yang semakin canggih mampu menghipnotis seluruh manusia dariberbagai lapisan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada lansia(dewasa lanjut usia) hal ini menuntut orang tua dan seluruh pendidik di dalammaupun di luar sekolah untuk dapat memperhatikan dan mengawasi setiap gerakgeriklangkah anak didiknya, karena perkembangan teknologi yang sedang maraksaat ini dapat mempengaruhi kondisi lingkungan dan prestasi belajar, sehinggaperhatian dan pengawasan orang tua serta tenaga pendidik di dalam sekolahmaupun di luar sekolah harus lebih waspada. Pada saat ini masyarakat Indonesiamengenal Facebook sebagai media pertemanan ternyata mampu membius wargaIndonesia untuk berlomba-lomba dalam menguasai situs jejaring sosial ini. Akantetapi pada saat sekarang banyak sekali kita temukan kejadian-kejadian yangkurang baik, kejadian kriminal yang disebabkan oleh Facebook, sering kita jumpaianak perempuan remaja di perkosa oleh temennya yang ia baru kenal lewat jejaringFacebook, pembegalan atau kejadian-kejadian kejahatan lain sebagainnya. Olehsebab itu perlunya ada pengolahan yang benar berkaitan dengan jejaring sosial ini,jika digunakan kedalam hal yang sipatnya positif sebagai alat untuk proses pembelajaran maka hasilnya sangat bermanfaat untuk memperbanyak ilmupengetahuan, atau sebaliknya digunakan untuk kesia-siaan atau hal-hal negatifmaka hasilnya kurang baik atau buruk.Kata Kunci: manajemen, facebook, pembelajaran pendidikan

GURU ADALAH MANAJER SESUNGGUHNYA DI SEKOLAH

Heriyansyah, Heriyansyah

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini melibatkan dua variabel, yaitu variabel bebas berupa pengaruhkepemimpinan yang dipelajari melalui dimensi yang meliputi fungsi kepemimpinan(X1); gaya kepemimpinan (X2); tugas kepemimpinan (X3), dan peran kepemimpinan(X4) dan variabel terikat dengan itu adalah minat mengajar guru (Y). Penelitian yangdilakukan berdasarkan metode korelasional untuk mengukur variabel tertentuberpengaruh terhadap variabel lain. Analisis hasil penelitian menerapkan tingkatregresi dan korelasi multilepel dan juga parsial. Hal ini sesuai dengan hipotesis yangdiangkat dan juga kondisi tentang skala pengukuran yang paling sedikit intervalnyabisa terpenuhi. Disamping itu, data hasil penelitian diuji dengan kondisi normalitas,karena data yang diambil dengan benar berasal dari populasi yang memilikidistribusi normal. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antarvariabel. Matte ini terlihat dari; (1) Fungsi kepemimpinan terhadap minat mengajarguru diperoleh dengan koefisien korelasi sebesar ry1 = 0,2441 atau r? 0,20. Angkaini menunjukkan bahwa fungsi kepemimpinan berpengaruh terhadap minatmengajar guru, (2) Gaya Kepemimpinan terhadap minat guru diperoleh korelasi ry2= 0,2008 atau r? 0,20. Angka ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinanberpengaruh terhadap minat mengajar guru sekolah dasar, (3) TugasKepemimpinan untuk kepentingan mengajar guru diperoleh dengan koefisienkorelasi ry3 = 0,2106 atau r? 0,20. Hal ini menunjukkan bahwa tugas kepemimpinanberpengaruh terhadap minat mengajar guru, (4) Peran kepemimpinan terhadapminat mengajar guru, dari hasil analisis dengan menggunakan uji linier sederhana,yaitu diperoleh nilai regresi Y = 11,74 + 0 , 95x. Sedangkan berdasarkan uji Fdiperoleh F hitung 66,56 dan F tabel = 0,00001. Hasil analisis menunjukkan bahwaperan kepemimpinan terhadap minat mengajar guru. Hasil analisis menunjukkanbahwa kepemimpinan terhadap minat mengajar guru 36% dipengaruhi oleh perankepemimpinan yang kondusif. Hasil analisis mengenai peran kepemimpinan yangcondushif, berdasarkan distribusi frekuensi kualitatif menunjukkan bahwa 64% dariseluruh guru belum penuh berperan dalam menjalankan kepemimpinannya dalammenjalankan tugas dan tanggung jawab menjadi kewajibannya. Pada dasarnyaketika kepemimpinan terdiri dari fungsi, gaya, dan tugas yang dijalankan secaraterarah dan tempur, tidak diragukan lagi dapat menumbuhkan peran kepemimpinansemua guru sekolah dasar di negara tersebut. Hal ini diketahui dari hasil analisiskoefisien korelasi yang menunjukkan r = 0,6371 dan koefisien determinasi r2 =0,4059, beban bahwa peran kepemimpinan semua guru terhadap minat mengajarguru 40,59% dipengaruhi oleh fungsi, gaya, dan tugas kepemimpinan. Kata Kunci : guru, pemimpin, manajer.