CHEESA: Chemical Engineering Research Articles
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles is scientific journal that publishes articles in the field of Chemical Engineering, Organic Chemistry, Inorganic Chemistry, Analytical Chemistry, Biochemistry, and Physical Chemistry. It is a journal to encourage research publication to research scholars, academicians, professionals and student engaged in their respective field. Author can submit manuscript by doing online submission. Author should prepare their manuscript to the instructions given in Author Guidelines before doing online submission. Template of article can be download in right sidebar. All submissions will be reviewed and evaluated based on originality, technical research, and relevance to journal contributions. Chemical Engineering Research Articles is published by Universitas PGRI Madiun on June and December.
Articles
12
Articles
Pemanfaatan Ekstrak Daun Tembakau sebagai Inhibitor Korosi pada Logam Baja Karbon dan Aluminium

Setiawan, Adhi, Mayangsari, Novi Eka, Dermawan, Denny

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ekstrak daun tembakau dapat dimanfaatkan sebagai inhibitor korosi pada logam baja karbon dan aluminum di dalam larutan HCl. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi ekstrak daun tembakau terhadap laju korosi serta efisiensi inhibisi korosi logam baja karbon dan aluminium di dalam media larutan HCl 0,1 M. Laju korosi logam baja karbon dan aluminium dianalisis menggunakan metode polarisasi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak daun tembakau dapat menurunkan laju korosi pada logam baja karbon dan aluminium. Laju korosi minimum baja karbon dan aluminium terjadi  pada konsentrasi inhibitor sebesar 700 mg/L yaitu masing-masing sebesar 0,940 mm/y dan 0,807 mm/y. Peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan peningkatan efisiensi inhibisi korosi baja karbon dan aluminium. Hasil SEM menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan proteksi korosi semakin tinggi sehingga tingkat degradasi permukaan logam akibat korosi semakin rendah.

Biobriket Limbah Kulit Durian dengan Pencelupan pada Minyak Jelantah

Efelina, Vita, Naubnome, Viktor, Sari, Dessy Agustina

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kulit Durian memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan. Isu tersebut menjadi trending topic bidang energi sebagai solusi kelangkaan minyak bumi dan gas. Kandungan selulosa kulit durian mencapai 64,51% menjadi sumber energi biobriket. Kulit durian menjadi salah satu opsi karena komposisi kulitnya mencapai 60-75%. Kulit durian ini mampu memperbesar densitas dan nilai ekonomis produk yang dihasilkan. Lalu, selain menggunakan kulit durian, peneliti juga melakukan penambahan minyak jelantah yang berperan sebagai pelapis biobriket agar produk sulit mengikat air, kadar air menjadi lebih rendah. Penggunaan lem kanji bertujuan untuk menjaga kerapatan briket sehingga produk tidak mudah hancur. Penelitian ini menggunakan proses karbonisasi kulit durian dengan suhu600oC selama 60 menit. Karbon yang terbentuk digerus, lalu saring dengan pengayak ukuran 100 mesh. Nilai kalor paling tinggi sebesar 5673,367 kal/gram dengan perlakuan mencelupkan ke dalam minyak jelantah. Nilai  kadar abu, kadar air, kadar uap dan fix carbon masing-masing adalah 12,90%, 9,37%, 17,79%, dan 59,94%.

Pemodelan Sistem Pengolahan Air Limbah Aktivasi Bentonit

Achmad, Imron Ramdhani, Yani, Mohammad, Suprihatin, Suprihatin, Ridwan, Wonny Ahmad

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ca-bentonit adalah jenis bentonit dengan sifat penyerapan yang baik. Sifat tersebut dapat ditingkatkan dengan mengaktifkannya melalui penambahan asam, tetapi asam apapun yang dipilih memiliki potensi untuk mencemari lingkungan. Penelitian ini mengkaji pengelolaan air limbah bentonit dengan 98% H2SO4 sebagai aktivator. Karena produksi yang besar, berkelanjutan dan  metode trial and error dalam mencari solusi akan membutuhkan waktu yang lama, diusulkan pemodelan sistem dinamik. Pemodelan menggunakan software Powersim Studio 7 mengacu pada data konsentrasi H+ dan jumlah bahan penetral. Model simulasi menghasilkan ilustrasi bahwa pengolahan air limbah yang efektif dan efisien adalah mengganti metode pengenceran air limbah menjadi 126 m3 / 3 ton bentonit dan penambahan campuran NaOH-kapur yang diatur secara bertahap. Netralisasi optimum didapatkan pada penambahan 961,9 kg NaOH untuk meningkatkan pH air limbah hingga pH 3 kemudian diikuti dengan penambahan 40,31 kg kapur hingga pH 6,5  sehingga perubahan pH dan waktu pengerjaan tetap terkontrol. Biaya total pengolahan optimum membutuhkan biaya total Rp 44.100.716/3 ton bentonit yang diproses.

Efektivitas Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban ) terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus

Habibi, Mohammad Wildan, Setiawan, Mohammad Arfi, Ulfa, Risa Munika, Istiqomah, Lin

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Aspergillus flavus merupakan jamur yang bersifat aerobik karena memiliki kemampuan untuk tetap hidup jika kondisi medianya dipenuhi oksigen. Jamur mikroskopis ini dapat menghasilkan satu zat tertentu bernama aflatoxin. Ini adalah mikotoksin yang memiliki tingkat dampak toksik yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun dari Centella asiatica (L.) Urban terhadap pertumbuhan Aspergillus flavus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur Aspergillus flavusdengan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) pada konsentrasi 0,8%. 

Penentuan Kadar Alkaloid Total pada Ekstrak Bunga Pepaya (Carica papaya L) dengan Metode Microwave Assisted Extraction

Mukhaimin, Iman, Latifahnya, Anne Nur, Puspitasari, Ernawati

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Bunga pepaya (Carica papaya L) mengandung senyawa bioaktif alkaloid seperti carpaine, pseudocarpaine dan dehydrocarpaine. Alkaloid tersebut dipercaya bermanfaat untuk sebagai obat antidengue, anti­cancer, antimicrobial, antiparasitic, anti-inflammatory, antioxidant, antidiabetic activities. Pada penelitian ini, bunga pepaya diekstrak menggunakan metode ekstraksi padat-cair menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dan ekstraksi cair-cair. Sebelum proses ekstraksi, bunga pepaya dikeringkan dan dikecilkan hingga memiliki ukuran partikel sebesar 0,125 mm. Bunga pepaya yang telah kering diekstraksi menggunakan metanol 80% (v/v untuk menentukan pengaruh waktu ekstraksi (1-5 menit), daya microwave (40, 120, 200, 280 Watt), dan rasio sampel terhadap pelarut ( 1:10 ; 1:15 ; 1:20 b/v) terhadap kadar alkaloid total. Hasil ekstrak menunjukkan hasil positif adanya alkaloid setelah diuji dengan pereaksi Mayer dengan terbentuknya endapan berwarna putih kekuningan. Adapun kadar  alkaloid total  terbesar adalah 0,02981 mg/g sampel dengan kondisi operasi ekstraksi waktu ekstraksi 3 menit, rasio sampel terhadap pelarut 1:10 (m/v) serta daya microwave 40 Watt.

Electrolyte Performance of Noni Fruit Extracts (Morinda Citrifolia L.) for C??Zn Batteries

Akbar, Said Ali, Armelianda, Dilla, Muttakin, Muttakin

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

C??Zn battery is a commercial battery that widely used due to its easy to carry,  inexpensive, and easy to obtain. However, the serious thing is the problem of battery waste which not only causes pollution but also endangers natural resources due to contained heavy metals (Mn) and corrosive electrolytes. Noni (Morinda Citrifolia L.) is a fruit with the main component of vitamin C (ascorbic acid) as an antioxidant. This acid component is the basis for further utilization as an environmentally friendly electrolyte application. Noni was fermented with 2 time variations, 48 and 72 hours. Fabrication of C??Zn batteries was done with thin configurations like sandwiches. Furthermore, voltage was measured with digital multimeter. The results obtained, Open Circuit Voltage (OCV) of 0.72 V for unfermented electrolytes. Then, the use of fermented electrolytes causes an increase in voltage and current due to decreased pH.

Pengaruh Kecerahan Warna Lipstik terhadap Banyaknya Kandungan Logam Berat Timbal, Kromium, dan Kadmium yang Dianalisis Menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS)

Adinda, Ayuni, Trisnawati, Ade, Ayu W, Novia Fahmi, Restiawati, Mayang

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Lipstik biasa dimanfaatkan untuk memberikan warna pada bibir, namun kosmetik ini ternyata  menyimpan potensi buruk bagi kesehatan manusia. Beberapa lipstik diduga mengandung logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia seperti timbal (Pb), kromium (Cr), dan kadmium (Cd). Semakin gelap warna lipstik, maka kandungan timbalnya disinyalir semakin tinggi. Efek yang ditimbulkan tidak serta merta tampak pada pemakai lipstik karena kandungan logam beratnya, namun jika bahan-bahan tersebut terakumulasi dalam tubuh maka pada suatu saat akan menimbulkan efek yang besar karena bersifat toksik dan karsinogen. Pada umumnya kandungan logam berat yang nilainya kecil dalam suatu bahan sukar ditentukan keberadaannya dengan pereaksi-pereaksi kimia, tetapi dapat diketahui jumlah dan keberadaannya dengan spektrofotometri serapan atom. Logam berat yang akan dianalisis adalah logam timbal (Pb), kromium (Cr), dan kadmium (Cd). Data diperoleh dengan cara mencatat hasil uji menggunakan alat spektrofotometer serapan atom kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-T.

Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat (H2SO4) dan Lama Fermentasi Terhadap Kadar Bioetanol Serasah Lamun

Ratnasari, Devi, Hidayati, Nasrul Rofiah, Dewi, Nurul Kusuma

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Energi alternatif dari bahan nabati merupakan salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi masyarakat terhadap BBM. Bioetanol merupakan produk fermentasi yang dapat dibuat dari substrat yang mengandung karbohidrat. Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya lamun. Serasah lamun dapat dimanfaatkan sebagai substrat bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam sulfat (H2SO4) dan lama fermentasi terhadap kadar bioetanol serasah lamun. Metode penelitian ekperimen dengan variabel terikat kadar bioetanol dan variabel bebas konsentrasi H2SO4 0,2 M, 0,3 M, 0,4 M dan 0,5 M serta lama fermentasi selama 2, 3, 4 dan 5 hari. Data diperoleh dari pengukuran kadar etanol dengan menggunakan piknometer. Analisis data dengan uji varian (ANOVA) dua jalur menggunakan 2 faktor dengan penggulangan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi H2SO4 0,5 M dan lama fermentasi 5 hari menghasilkan kadar etanol paling tinggi yaitu rata-rata 55%.

Tempe sebagai Pengganti Hormon Estrogen pada Reseptor Estrogen α Dengan Metode Autodock Vina

Mulyati, Budi

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Reseptor Estrogen (RE)  α akan berinteraksi dengan estrogen dalam tubuh manusia. Bila kadar Estrogen berkurang akan menyebabkan menopause. Isoflavon merupakan fitoestrogen yang dapat terikat pada kedua jenis estrogen reseptor.Tempe merupakan makanan yang mengandung isoflavon yaitu faktor II (6,7,4-trihidroksi isoflavon). Isoflavon bermanfaat antara lain untuk mencegah penyakit tulang, menurunkan kolesterol jahat, dan mencegah kanker. RE α merupakan target penting dalam dunia pengobatan untuk mencari hormon pengganti pada wanita menopause dan obat kemoterapi melawan kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan urutan ligan yang berinteraksi lebih kuat terhadap RE α serta menentukan gugus fungsi yang berperan aktif dan jenis interaksi yang terjadi antara ligan dan reseptor. Penelitian diawali dengan optimasi struktur RE α (PDB kode 2OUZ), kemudian disimulasikan docking dengan ligan menggunakan autodock Vina, dan ditentukan energi afinitasnya. Ligan yang digunakan pada penelitian ini adalah faktor II, daidzein, genistein, glisitein dan biochanin A dengan estrogen sebagai pembanding. Hasil  penelitian ini menunjukkan energi afinitas RE α berturut-turut adalah -6,3 kkal/mol; -6,2 kkal/mol;  -6,1 kkal/mol; -5,9 kkal/mol; dan -5,7 kkal/mol.

Studi Awal Kemampuan Adsorpsi Komposit Kulit Telur Ayam dengan Sekam Padi sebagai Adsorben Metil Orange

Haqiqi, Embun Rachma

CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Industri tekstil berkontribusi  atas terjadinya pencemaran lingkungan, yaitu pencemaran perairan oleh limbah zat warna tekstil. Pada penelitian ini, kulit telur ayam dan sekam padi dipreparasi sebagai adsorben dalam rangka mengatasi masalah limbah zat warna tekstil. Metode penelitian terdiri dari proses preparasi adsorben, adsorpsi, dan pengukuran menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Proses adsorbsi melibatkan 5 sampel adsorben komposit dengan variasi rasio 3:1, 2:1, 1;1, 1:2, dan 1:3. Berdasarkan hasil penelitian, adsorben kulit telur ayam yang dikombinasikan dengan sekam padi dan variasi rasio 1:3 mampu mengadsorbsi metil orange dari larutan sampai sebesar 55,90%. Sehingga, cangkang telur ayam dan sekam padi sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai adsorben. Faktor yang mendukung potensinya sebagai adsorben adalah karakter gugus fungsi dan keberadaannya di alam yang mudah ditemukan, melimpah, serta ekonomis.