ENSAINS JOURNAL
Published by Universitas Kebangsaan
ISSN : 26216604     EISSN : -
ENSAINS JOURNAL merupakan media penyebarluasan informasi hasil pemikiran dari peneliti dan praktisi yang memuat seluruh bidang penelitian yang bersifat umum. Jurnal ini diterbitkan Tiga kali dalam setahun oleh LPPM UNIVERSITAS KEBANGSAAN.
Articles
16
Articles
MENGOPTIMALKAN POWER PLANTS TENAGA HYBRID TURBIN ANGIN - PHOTOVOLTAIC MENGGUNAKAN HOMER GRID (Studi Kasus: Ciburial Sukarame Pacet Jawa Barat )

Mulyadi, Cecep Deni

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.873 KB)

Abstract

Pengunaan bahan bakar solar yang di gunakan untuk menyalakan generator yang dapat menghasilkan listrik .untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terbatas akan di gunakan, akan  hal itu bukan lah solusi yang tepat . karenakan harga dari bahan bakar solar akan terus naik sehingga biaya listrik pun akan naik.dengan masalah tersebut solusi harus di buat pembangkit listrik dari energy terbarukan.Dengan mengabungkan tiga pembangkit listrik ini, yaitu Mengoptimalkan power plants Tenaga Hybrid turbine wind,-Photovoltaic Array and PLN dengan menggunakan HOMER grid sebagagai simulasinya dalam sebuah perancangan. HOMER grid merupakan software yang bisa di gunakan untuk menghitung biaya pembangunan ,pengunaan system pembangkit listrik dan biaya perkwh dalam suatu pembangki listrik yang mana terdapat listrik tapi kurang cukup untuk memnuhi kebutuhan listrik .Data yang di peroleh   paling optimal oleh turbin angin sebesar 74,6% pertahun,photovoltaic 1,33% dan untuk pengunaan listrik PLN 24,6 %.optimal  suatu system pembangkt listrik  adalah yang NPC-nya paling rendah dari semua simulasi yang dihitung sedangkan COE  dapat ditentukan sesuai system pembangkit yang digunakan. NPC (Net Present Cost) merupakan nilai saat  pembangkit listrik di operasikan di kurangi pendapatan selama pembangkit digunakan, dan COE (Cost of Energy) adalah biaya rata-rata per kWh pada power plants. NPC pada system ini sebesar Rp 194.473.200, dan COE sebesar Rp1749 serta biaya operasional Rp11.532.850. Kata Kunci: photovoltaic, turbin angin dan homer grid.

PERSEPSI SUKU BOTI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP

Suminar, Erna

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.2 KB)

Abstract

Absract: Boti Tribe is one of sub-tribe of Dawan as one of oldest tribe in Timor Island in East Nusa Tenggara. Boti Tribe divided into two, Inner Boti Tribe located in Boti Kingdom and lead by usif (king) and being Halaika follower, and Outer Boti Tribe, is followed Indonesian recognized religion. Boti Tribe have believe Uis Pah (Earth Ruler) and Uis Neno (Sky Ruler). Belief of Uis Pah become central point how Boti people see nature. Because of this, this research conducted to learn their perception to carry them into how to nurture the nature where they are live. Approach of this research using qualitative descriptive. With this model, research is expected to able uncover fact in the field from a number of events and phenomenon. This research is able to give interpretation of perception in society and reality that happened also connection between them. Along with changing times, Boti Tribe survives in primitive believe and uphold their customs strictly to treat and worship nature. For them, nature is embodiment of God itself.Keywords: Halaika, Boti Tribe, Environment Abstrak: Suku Boti adalah salah satu suku dari sub Suku Dawan sebagai suku tertua di Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur. Suku Boti terbagi menjadi dua, yakni Suku Boti Dalam yang berada di wilayah kerajaan Boti dan dipimpin oleh seorang usif (raja) dan menjadi penganut Halaika, dan Suku Boti luar, yang sudah memiliki agama resmi. Suku Boti percaya pada Uis Pah (Penguasa Bumi) dan Uis Neno (Penguasa Langit). Kepercayaan pada Uis Pah menjadi titik sentral dalam masyarakat Boti memandang alam. Atas dasar  ini, penelititian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi mereka kemudian membawa pada perilaku dalam memelihara lingkungan hidup di mana mereka berada.  Pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Dengan model penelitian ini, diharapkan dapat mengungkapkan fakta yang terjadi di lapangan dari sejumlah kejadian dan fenomena-fenomena yang ada. Penelitian ini juga memberi tafsiran atas persepsi dalam sebuah masyarakat dan kenyataan yang terjadi serta hubungan di antaranya. Seiring dengan zaman yang terus berubah, Suku Boti terus bertahan dalam kepercayaan primitif, dan menjunjung luhur adat istiadat secara ketat dalam memperlakukan dan memuja alam. Karena bagi mereka, alam adalah perwujudan dari ‘Tuhan’ itu sendiri. Kata Kunci: Halaika, Suku Boti, Lingkungan Hidup

KONSTRUKSI IDENTITAS KELOMPOK SUPORTER FLOWERS CITY CASUALS (Studi Fenomenologi Terhadap Kelompok Suporter Flower City Casuals Dalam Mendukung Persib Bandung)

Ismail, Oki Achmad

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.546 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of the study was to find out how the construction of the supporters of Flowers City Casuals. To answer the problem above, the researcher raised the sub-focus personal layer, enactment layer, relational layer and communal to measure the research focus.This study uses a constructivist paradigm with a qualitative approach and phenomenological method, the subject of the research is the members of Flowers City Casuals and Bobotoh by using snowball techniques obtained by 3 (three) informants. Data collection techniques used are: literature study, in-depth interviews, observation, and documentation.The results of the study were that in the personal layer informant stage formed the identity of a Flowers City Casuals that they originated from the love of Persib Bandung, music and English football, the second stage of the informant layer enactment maintained Stand your ground stand principle, chants in English, gave criticism, used casual clothes, in the Relational Layer stage the informants expressed Flowers City Casuals as part of the family, and a place to sharing.The research report is all the information contained in the identity theory that is communal. Where someone pays attention to what is carried out by the group. In this case what the informants did was in the context of activities outside of persib support such as music events, social services, hanging out, talking together, it would also affect the informants as parties who adapted themselves to groups to take part in activities thatResearch advice is Given Flowers City Casuals is the basis of Persib football club fan groups with the style of the first casuals in the city of Bandung, expected to be more compact, and more creative in providing support for Persib Bandung, as well as in the mission to make Persib Bandung better. Keyword : Construction of Identity, Identity, Persib Bandung, Bobotoh, Supporter. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konstruksi para pendukung Flowers City Casuals. Untuk menjawab masalah di atas, peneliti mengangkat lapisan pribadi sub-fokus, lapisan pengesahan, lapisan relasional, dan komunal untuk mengukur fokus penelitian.Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologis, subjek penelitian adalah anggota Flowers City Casuals dan Bobotoh dengan menggunakan teknik snowball yang diperoleh oleh 3 (tiga) informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: studi pustaka, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pada tahap informan layer personal terbentuk identitas sebuah Casual City Casuals yang berasal dari kecintaan Persib Bandung, musik dan sepakbola Inggris, tahap kedua dari pemberlakuan lapisan informan dipertahankan. Stand your ground stand principle , nyanyian dalam bahasa Inggris, memberi kritik, menggunakan pakaian santai, di lapisan Relational Layer para informan menyatakan Bunga Kota Kasual sebagai bagian dari keluarga, dan tempat untuk berbagi.Laporan penelitian adalah semua informasi yang terkandung dalam teori identitas yang bersifat komunal. Di mana seseorang memperhatikan apa yang dilakukan oleh kelompok. Dalam hal ini apa yang dilakukan oleh para informan adalah dalam konteks kegiatan di luar dukungan persib seperti acara musik, layanan sosial, nongkrong, berbicara bersama, itu juga akan mempengaruhi informan sebagai pihak yang menyesuaikan diri dengan kelompok untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini. Saran penelitian yang diberikan Flowers City Casuals adalah dasar dari kelompok penggemar sepak bola klub Persib dengan gaya Casual pertama di kota Bandung, diharapkan lebih kompak, dan lebih kreatif dalam memberikan dukungan untuk Persib Bandung, serta menjadikan Persib Bandung lebih baik.Kata Kunci: Konstruksi Identitas, Identitas, Persib Bandung, Bobotoh, Pendukung

PENGARUH KUALITAS PEMBELAJARAN DOSEN TERHADAP KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA

Fitriana, Ana

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.548 KB)

Abstract

Abstract: Competency standards needed by a lecturer in carrying out their work require the lecturer to master the curriculum, learning material, education policies, understanding the characteristics and content of learning materials, mastering the concept, understanding the context of science with society and the environment, the impact and realization of that knowledge in the life of society . This study aims to determine the effect of the quality of lecturer learning on student teaching skills. This research is quantitative. The conclusion of this study is that there is a significant influence between the Quality of lecturer learning with student teaching skills. Based on Anovas table image, it is known that the value of Sig = 0.029 <0.05. If the value of Sig

PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN AGRI SIMBA DAN SEKAM PADI PADA PROSES PENGOMPOSAN

Mulyani, Tri

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.441 KB)

Abstract

Abstract: Compost process is decomposition process of organic compost which happen biologically where the compost was change into more stabil and the result of the material it looks like top soil whict called the compost. The compost system of organic compost with the addition of bacterial and half of rice can make short time for the compost process it can decrease the range of the compost area and it can increase the quality of the compost.Every composter be able to reduct of organic compost around 85, 41% - 87,26% (smaller volume) the highest level of pile average/around 79,3% bb or above the optimal value around 55% bb. Which Cused the pH vaue on both composter which is control composter and the addition of agri samba above normal > 7,5 ratio C/N the beginning process of compost above optimal value < 25 : 1 and ratio C/P unoptimal under 100 : 1 (on the third composter) in the compost process which suusponted with the aerasi un adequate can caused the pile condition became anaerob it can caused the decomposition process become slower and the quality of the compost is not appropriate with the decomposition that we want. Keywords: Agri Simba, Compost, Organic Waste               Abstrak: Proses pengomposan merupakan proses dekomposisi sampah organik yang terjadi secara biologis, dimana sampah tersebut dirubah menjadi bentuk yang lebih stabil dan materi yang dihasilkan menyerupai humus yang disebut dengan kompos. Sistem pengomposan sampah organik dengan penambahan bakteri dan sekam padi dapat memperpendek waktu pengomposan, memperkecil luas area pengomposan, dan meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan.Tiap-tiap komposter mampu mereduksi sampah organik rata-rata sebanyak 85,41% - 87,26% (penyusutan volume). Tingginya tingkat kelembaban tumpukan yang rata-rata mencapai 79,3 % bb atau diatas nilai optimal sebesar 55 % bb, mengakibatkan nilai pH pada kedua komposter yakni komposter kontrol dan penambahan larutan Agri Simba diatas netral > 7,5, rasio C/N awal proses pengomposan dibawah nilai optimal < 25 : 1 dan rasio C/P yang tidak optimal dibawah 100:1 (pada ketiga komposter) pada proses pengomposan yang didukung dengan aerasi yang tidak memadai menyebabkan kondisi tumpukan menjadi anaerob. Sehingga mengakibatkan proses dekomposisi menjadi lambat dan kualitas kompos yang dihasilkan tidak begitu sesuai dengan yang diinginkan. Kata kunci: Agri Simba, Kompos, Sampah Organik

PERANCANGAN MODEL STUDENT COACHING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI DOSEN DAN MAHASISWA

Kisnanto, Kisnanto

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.628 KB)

Abstract

Abstract: Student coaching metodology is needed to improve the quality of students now-adays. Before beeing student in University, they have learned many subjects from their school before. During in the learning process, usually the student sit-down in the backside  of the class, they do that just to have a safety feeling, and they scare to ask any questions, they prefere to be quiet, just listening and watching. Whereas the teacher has explained many things to know. With choacing metodology, the student will have opposide attitude. They will have active listening, aktive questioning and understand what the teacher expalined. Using the coaching metodology the students will maximizes their knowledge, go through their mental block, explore the alternative actions, and commit to their actions. After coaching treatment, the student feel satisfied, their knowledge were expressed, they know their goals, they know where they are now, they know where to go, and they know how to get there. Therefore, the coaching metodology is needed to be developed in the learning process in University and/ or in school in now-adays to build a better generation. Keyword: Student, coaching, learning process Abstrak: Metodologi Pelatihan Siswa diperlukan untuk meningkatkan kualitas siswa sekarang-adays. Sebelum menjadi mahasiswa di Universitas, mereka telah belajar banyak mata pelajaran dari sekolah mereka sebelumnya. Selama dalam proses pembelajaran, biasanya siswa duduk di belakang kelas, mereka melakukan itu hanya untuk memiliki perasaan aman, dan mereka takut untuk mengajukan pertanyaan, mereka lebih suka diam, hanya mendengarkan dan menonton. Padahal guru telah menjelaskan banyak hal untuk diketahui. Dengan memilih metodologi, siswa akan memiliki sikap berlawanan. Mereka akan mendengarkan secara aktif, bertanya secara aktif dan memahami apa yang dikemukakan oleh guru. Dengan menggunakan metodologi pembinaan, siswa akan memaksimalkan pengetahuan mereka, melalui blok mental mereka, mengeksplorasi tindakan alternatif, dan berkomitmen pada tindakan mereka. Setelah melatih, siswa merasa puas, pengetahuan mereka diungkapkan, mereka tahu tujuan mereka, mereka tahu di mana mereka sekarang, mereka tahu ke mana harus pergi, dan mereka tahu bagaimana menuju ke sana. Oleh karena itu, metodology pembinaan diperlukan untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran di Universitas dan / atau di sekolah sekarang-adays untuk membangun generasi yang lebih baik. Kata kunci: Siswa, pembinaan, proses pembelajaran

“CIRCULAR ECONOMY PRACTICES IN AN ECOVILLAGE” (An Overview of Circular Economy Practices in Bendungan Village, West Java, Indonesia)

Wiradimadja, Dafi Dinansyah

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.956 KB)

Abstract

Abstract: Environmental problems have been increasing globally, especially after the industrial revolution as S.Barles stated. One of the problem in Indonesia that has become an international concern in plastic waste. Based on World Bank statement, Indonesia in 2018 has become world’s second largest plastic waste producer in the world. Borgen Project also stated that Indonesia is estimated to contribute roughly 200,000 tons of waste from its rivers and streams. Bendungan Village, the location of this research is passed by Ciliwung River. The location of this village has made the West Java Government distress concerning the Ciliwung River, the government is afraid that the river will worsened by the plastic waste, thus the government made the ecovillage program to solve the problem. One of the program that can solve the plastic wastes problem in this village is through circular economy. This research used Mixed Methods approach as it research methods. Based on the existing problems, one of the ecovillage program relating to the improvement of environmental issues are through the method of circular economy. Parameters of the circular economy are: the role of garbage bank to the circular economy input; community’s income through garbage bank; utilization of agricultural waste into new commodities such as an organic fertilizer; the use of plastic waste for the village’s economic benefit. The result shows that the program has helped the village people to gain economic benefit from wastes and also has helped to clean the environment. Keywords: Circular Economy, Ecovillages, West Java, Ciliwung River, Bendungan Village, Waste Abstrak: Masalah lingkungan telah meningkat secara global, terutama setelah revolusi industri seperti yang dinyatakan S.Barles. Salah satu masalah lingkungan di Indonesia yang telah menjadi perhatian internasional dalam limbah plastik. Berdasarkan pernyataan Bank Dunia, Indonesia pada tahun 2018 telah menjadi penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Proyek Borgen juga menyatakan bahwa Indonesia diperkirakan menyumbang sekitar 200.000 ton limbah dari sungai dan sungainya. Desa Bendungan, lokasi penelitian ini dilalui oleh Sungai Ciliwung. Lokasi desa ini telah membuat Pemerintah Jawa Barat tertekan dengan Sungai Ciliwung, pemerintah khawatir sungai akan memburuk oleh sampah plastik, sehingga pemerintah membuat program ecovillage untuk menyelesaikan masalah. Salah satu program yang dapat menyelesaikan masalah sampah plastik di desa ini adalah melalui circular economy. Penelitian ini menggunakan metode Mixed Methods dengan metode penelitian. Berdasarkan permasalahan yang ada, salah satu program ecovillage yang berkaitan dengan perbaikan isu lingkungan adalah melalui metode ekonomi lingkaran. Parameter circular economy adalah: peran bank sampah dalam circular economy; pendapatan masyarakat melalui bank sampah; pemanfaatan limbah pertanian menjadi komoditas baru seperti pupuk organik; penggunaan sampah plastik untuk keuntungan ekonomi desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tersebut telah membantu penduduk desa untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari limbah dan juga telah membantu membersihkan lingkungan. Kata kunci: Circular Economy, Ecovillages, Jawa Barat, Sungai Ciliwung, Desa Bendungan, Limbah, Sampah

DAMPAK KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN KLINIK X CIMAHI

Suharyanto, Suharyanto

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 2 (2018): ENSAINS Journal September 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.655 KB)

Abstract

Abstract: The medical service unit (medical clinic) nowadays develop and increase significantly. The provider of medical service clinic or the management needs to give satisfaction and the accurate services to the patients.  In the medical service system, the satisfaction which shown by service accuracy, service time, service place and medical worker contribute signicantly to patients satisfaction. This article publish the research result about service quality of medical service Clinic X Cimahi impacts to Patients satisfaction using descriptive analysis and qualitative approach. The independent variables in this research are service quality dimension (reliability, responsiveness, assurance, empathy and physical evidence) dimensions, and the dependent variable is Patients satisfaction of Clinic X. The data collected using questionnaires method from 60 respondents and the analysis provided using linier regression model. The result shows that the service quality signicantly satisfies patients about 27.9%, and the the linier equation model constructed is Y=0,165X–3,686. Keywords: service quality, Patients satisfaction, service satisfaction dimension Abstrak: Unit pelayanan medis  (klinik kesehatan) meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penyelenggara unit klinik kesehatan atau pihak manajemen perlu memberikan kepuasan dan layanan yang tepat kepada pasien. Dalam system pelayanan medis, kepuasan yang ditunjukkan dengan ketepatan pelayanan, waktu pelayanan dan tempat pelayanan serta petugas medis, berkontribusi terhadap kepuasan pasien. Artikel ini mempublikasikan hasil penelitian tentang kualitas pelayanan medis dari klinik X dan pengaruhnya terhadap kepuasan pasien menggunakan analisis deskriptif dan pendekatan kualitatif.  Variabel bebas berupa dimensi kualitas pelayanan (kehandalan, kepekaan, jaminan, empati dan bukti fisik) dan variabel terikatnya kepuasan pasien Klinik X. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner sebanyak 50 buah, dan hubungan antar variabel dimodelkan dengan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kualitas pelayanan yang diterima memuaskan pasien sebesar 27,9% dan dengan model hubungan linier Y=0,165X–3,686. Kata kunci: kualitas pelayanan, kepuasan pasien, dimensi kualitas pelayanan

POLA KOMUNIKASI BISNIS ETNIS SUNDA DI BANDUNG

Hasim, Hasim

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 1 (2018): ENSAINS Journal Mei 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.632 KB)

Abstract

Bisnis merupakan kegiatan yang terencana untuk melakukan aktifitas guna mendapatkan keuntungan secara materi, dengan demikian usaha untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan suatu cara yang tepat. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keingintahuan penulis mengenai individu etnis sunda dalam menjalin hubungan bisnis dengan relasinya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi bisnis etnis sunda di Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu orang sunda yang berdomisili di Bandung dan mempunyai kegiatan usaha,dan yang menjadi objek penelitian ini adalah pola komunikasi bisnis etnis sunda di Bandung. Teknik wawancara menjadi salah cara untuk mendapatkan data dari pelaku bisnis dan observasi terhadap beberapa subjek penelitian serta studi pustaka melalui buku referensi, jurnal komunikasi, dan website/ internet yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini dalam memilih informan menggunakan metode purposive sampling, informan ini dipilih dengan mempertimbangkan beberapa aspek satu diantaranya mempunyai kegiatan bisnis baik dibidang jasa maupun produksi barang serta informan memahami dunia bisnis. Teknik ini dilakukan untuk membatasi jumlah informan karena luasnya wilayah Bandung dan terbatasnya waktu penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya perbedaan dan persamaan pola komunikasi etnis sunda, Komunikasi dibangun dan dikembangkan dalam bentuk komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok kecil, komunikasi secara verbal dan non verbal. Penelitian Pola Komunikasi Bisnis Etnis Sunda di Bandung menghasilkan sebuah konsep dan pemahaman secara nyata menganai konsep dan teori dalam berbisnis khususnya etnis Sunda yang bermukim di Bandung.

KUALITAS PELAYANAN e-KTP ELEKTRONIK DI KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG

Purwadi, Purwadi

ENSAINS JOURNAL Vol 1, No 1 (2018): ENSAINS Journal Mei 2018
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.405 KB)

Abstract

Identitas diri yang dikeluarkan oleh Disdukcapil yang berlaku di Indonesia yaitu KTP. Pelayanan pembuatan KTP elektronik pada disdukcapil sebagai pelayan masyarakat harus diberikan maksimal kepada masyarakat, karena kepuasan masyarakat adalah indikator dan pengukuran dari keberhasilan pelayanan dalam hal ini pemerintah. Seiring dengan berkembangnya pelayanan publik pada instansi terkait dapat melakukan terobosan terobosan yang mengarah pada Good Governance, Good Governance adalah ciri yang ada dalam sistem administrasi publik. Direktorat Jenderal Disdukcapil dan Kementerian Dalam Negera RI (2012) menyampaikan bahwa KTP berbasis NIK secara Nasional yang kemudian disebut KTP Elektronik, merupakan KTP yang mempunyai spesifikasi dan format KTP Nasional dengan menggunakan sistem pengamanan khusus yang berlaku sebagai Identitas resmi yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota.