cover
Filter by Year
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Published by Universitas Pasundan
Terbit pertama pada tahun 1993 dengan nama “Polistaat”, kemudian berganti nama menjadi jurnal “Paradigma” pada tahun 2007 dengan nomor ISSN 1410 6787. Sejak tahun 2017 berganti nama menjadi jurnal “Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”.
Articles
5
Articles
PELATIHAN KOMPETENSI LINTAS BUDAYA DAN KETAHANAN BAGI PASUKAN PENJAGA PERDAMAIAN PBB: SEBUAH USULAN

Indrawan, Raden Mas Jerry

Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1 No 1 (2018): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Does culture pose significant threat to UN Peacekeeping Forces in their line of duty in conflict areas? Does it affect their role as peacekeepers in midst of conflicts? Peacekeeping is not an ordinary military assignment, like in war. Peacekeeping Operation requires certain skills, such as cross-culture competence and high cultural resilience. Hence, peacekeeping work must be understand as an activity that rely more on cooperation, integration from all related stakeholders, and coordination between UN Peacekeeping Mission with other parties, like civilians, government, police, humanitarian workers, mass media, etc. nowadays, the complexity of UN missions requires variation in their training methods. This paper will discuss several of training programs involving the entire component of peacekeeping forces, including their family, regarding to cross-cultural competence and cultural resilience.

ANALISIS ETIKA KERJA ISLAM, BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI, DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Empiris pada Karyawan Perbankan Syariah di Indonesia)

Akob, Muh.

Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1 No 1 (2018): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Kerja Islam terhadap Komitmen Organisasi, dan juga menguji pengaruh Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi  dan Kompetensi SDI terhadap Kinerja Karyawan, penelitian ini dilakukan pada karyawan di 6 Bank Umum Syariah di Indonesia (Makassar, Palembang dan Semarang). Untuk menjawab permasalah penelitian dikembangkan sebuah model penelitian empiris, terdiri dari 5 konstruk dan 23 indikator. Dari lima variabel tersebut dirumuskan lima hipotesis penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disampaikan secara langsung maupun melalui surat serta contact person. Kuesioner dikirim sebanyak 250 dan setelah melalui proses editing hanya sebanyak 219 kuesioner yang dinyatakan valid. Teknik Analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan software LISREL v.8.54. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa; Variabel Komitmen Organisasi di-pengaruhi secara signifikans oleh variabel bebas Etika Kerja Islami dengan nilai korelasi 0,27; nilai t-hitung yang diperoleh sebesar 3,18. Variabel Kinerja Karyawan tidak dipengaruhi secara signifikan oleh variable Etika Kerja Islam dengan nilai korelasi 0,09, nilai t-hitung sebesar 1,39. Variabel Kinerja Karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh variabel bebas Budaya Organisasi dengan nilai korelasi 0,36; nilai t-hitung yang diperoleh sebesar 6,48. Variabel Kinerja Karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh variabel bebas Kompetensi SDM dengan nilai korelasi sebesar 0,19. Nilai t-hitung yang diperoleh sebesar 3,29. Variabel Kinerja Karyawan juga dipengaruhi secara signifikans oleh variabel bebas Komitmen Organisasi dengan nilai korelasi 0,63. Nilai T-Value yang diperoleh untuk variabel bebas ini lebih besar dari 1,96, yaitu 8,41.

PENGARUH KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PASUNDAN

Komarudin, Eden

Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1 No 1 (2018): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The problem in this study, the low effectiveness of the organization due to the ineffectiveness of participative leadership and organizational culture is not optimal in High School (SMA) and Vocational School (SMK) Pasundan. The method used in this research is descriptive and explanatory survey method, namely with the aim to provide an overview to better understand, produce certain symptoms or problems, so this study is not only to test the results of the study but produce a deeper understanding of the phenomenon under study on the Analysis Effect of Participatory Leadership and Organizational Culture on Organizational Effectiveness High School (SMA) and Vocational School (SMK) Pasundan based theories and concepts proposed. The research proves that the influence of participative leadership variables (X1) on the effectiveness of organizations by 0.334 while organizational culture variables (X2) influence of 0.285 or 28.5%, bringing the total major influence on the effectiveness of the organization both variables is equal to 0619 or 61.9% while the error for this model of 0381, or 38.1% due to the variable outside of research, with much the relationship between the two variables participative leadership and organizational culture for 0656, or 65.6%. If leadership partisifatip increases one unit will increase the effectiveness of organizations by 0578 satuan.Dan, if the culture of the organization increases the unit will improve organizational effectiveness by 0534 units. So that the total effect of the variable of organizational culture on organizational effectiveness is equal to 0454. Participatory leadership and significant positive effect on organizational effectiveness School (SMA) and Vocational School (SMK) Pasundan. The dimensions of participatory leadership that gives the most impact is the dimension develop expertise, followed by small dimensions which influence the dimensions of the team developing the organization, the dimensions of building trust and responsibility and creative vision. Partially Organizational Culture has a positive and significant influence on the effectiveness of the organization High School (SMA) and Vocational School (SMK) Pasundan. The characteristics of organizational culture that gives the most impact is characteristic of a meeting or meetings on time. Followed by minor characteristics that influence the characteristics of a sense of security with pekerjaa, characteristic pride and appreciated, characteristic attention to costs, friendly characteristics, the characteristics of organizing the work itself, the characteristics devote all abilities.

KOMUNIKASI POLITIK POLRI PADA ERA REFORMASI

Shinta Dewi, Evie Ariadne

Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1 No 1 (2018): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Topik artikel ini berusaha mengkaji Kepolisian Republik Indonesia dari perspektif Komunikasi Politik dengan proposisi bahwa kendatipun kepolisian adalah lembaga (penegak) hukum, kinerjanya -melalui aktivitas komunikasi- dapat menimbulkan pengaruh sosiologis dan (juga) politik, baik pada skala lokal, nasional maupun regional bahkan global. Selain itu, jika merujuk pada pemikiran Peter Berger & Thomas Luckmann dimana realitas dibangun secara social, maka kinerja Polri sesuai dengan tugas pokoknya -yakni menciptakan ketertiban umum dan menjaga keamanan- tidak terartikulasikan di dalam ruang hampa, melainkan di tengah-tengah masyarakat yang aktif dan dinamis inilah yang dimaksud dengan aspek sosiologis dan politik. Kajian deskriptif kualitatif dengan type desk research ini menggunakan berbagai sumber data berupa studi dokumentasi baik hard copy maupun soft copy yang diperoleh di perpustakaan maupun media online. Analisis dilakukan dengan mengunakan konsep-konsep komunikasi politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa: pertama lembaga kepolisian dalam konteks social politik memiliki peran sebagai democracy guardian (penjaga demokrasi), kedua lembaga kepolisian dituntut membangun komunikasi politik yang harmonis dengan lembaga-lembaga negara lainnya terutama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ketiga lembaga kepolisian dituntut menjaga citra positif lembaga dengan cara pembenahan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penegakan integritas aparat.

KREATIVITAS DAN INOVASI PELAKU KUBE

Sariningsih, Yuce

Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1 No 1 (2018): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research concerning the program evaluation from Social Ministry of Republic of Indonesia which have conducted a productive economic activity in form of small business group, that is called Kelompok Usaha Bersama (KUBE) for the poor woman. It focused on reducing poverty in the context of building creativity and innovation as a main component of entrepreneurship. Another fact described that their welfare condition was in low level. The aim and purpose of this research was to analyze their creativity and innovation. The research has been conducted in West Java-Indonesia, and determined 111 (one hundred and eleven) respondents as sample. The research employed explanatory survey method and the data sources was primary and secondary data. A Questionnaire, observation and structured interview have been choosen for the data gathering techniques, and has been analyzed by path analysis. The research finding showed that respondent in condition lack of creativity and innovation and the recommendation has been formulated by improving the entrepreuneurial spirit of KUBE’s social advisor of KUBE.