cover
Contact Name
Muhammad Syafar
Contact Email
m.syafar@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alqolam.journal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
ALQALAM
ISSN : 14103222     EISSN : 2620598X     DOI : -
ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education and Culture No. 80/DIKTI/Kep./2012, 13 Desember 2012. This journal focuses on specific themes of Islamic Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000" : 5 Documents clear
SHAH WALI ALLAH AND ABUL A'LA MAWDUDI Ma'mur, Ilzamudin
ALQALAM Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.636 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v17i85.1475

Abstract

Shah Wali Allah dan Sayyid Abul A'la Mawdudi adalah pemikir-pemikir Muslim dari Anak-benua lndo-Pakistan yang sangat terkemuka pada masanya, masing-masing abad ke-18 dan 20. Kedua ulama ini yang masing-masing dipandang mewakili kaum Modernis dan Tradisionalis hingga tingkat tertentu, mempunyai pemikiran yang menyentuh spektrum yang cukup luas mulai dari ilmu agama tradisional seperti tafsir, fiqh, bahasa Arab dan sejarah Islam hingga ilmu umum modern seperti ilmu ekonomi, Pendidikan dan politik kenegaraan. Dari sekian banyak aspek pemikiran mereka tersebut, pemikiran politik menjadi kajian utama dalam tulisan ini. Kemudian karena konsep dasar filsafat politik adalah konsep negara, maka tulisan ini lebih diarahkan pada pemikiran mereka yang menyangkut bentuk dan tujuan negara, peran kepala negara, syarat kepala negara, gelar kepala negara, tugas kepala negara, dan jenis golangan warga dari negara Islam. Kendati terdapat beberapa perbedaan dan sekaligus persamaan, gagasan umum mereka adalah ingin melihat terciptanya umat Islam, khususnya di Indo-Pakistan dan umumnya dunia Islam, bersatu padu di bawah bendera Islam. Sejalan dengan pemikiran ini, mereka sependapat bahwa tujuan dari negara Islam adalah untuk menjamin diterapkannya ajaran-ajaran lslam. Negara bukanlah tujuan melainkan sekedar alat untuk mencapai tujuan yang lebih luas dan mulia yang dalam bahasa Iqbal dimaksudkan "untuk mewujudkan Kerajaan Tuhan di Bumi".
ANTROPOLOGI FIQH TIHAMI, M.A.
ALQALAM Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.377 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v17i85.1474

Abstract

ANTROPOLOGI FIQH(Gambaran tentang Isyarat dan Pendekatan)
EKSISTENSI HUKUM ISLAM DALAM POLITIK HUKUM Usman, Suparman
ALQALAM Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1625.981 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v17i85.1473

Abstract

EKSISTENSI HUKUM ISLAM DALAM POLITIK HUKUM(Peluang dan Tantangannya dalam Era Reformasi)
POLA DASAR DIN AL-ISLAM Anwar, Saeful
ALQALAM Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.499 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v17i85.1472

Abstract

Din al-Islaadalah sistem hidup samawi terakhir yang merupakan rahmat Allah bagi segenap alam sekaligus taklif bagi manusia dan jin sebagai makhluk kreatif. Ia mempunyai watak integral dan universal, di samping radikal, moderat dan dinamis. Karena itu ia hanya dapat ditangkap dan difahami secara utuh dan akurat dengan pendekatan yang radikal, integral dan otentik/orisinal, termasuk otentisitas dalam prespektif dan metode, yaitu perspektif dan metode Qur'ani sendiri.Pola Dasar Din al-Islam terbentuk dari lima pilar yang bisa disebut sebagai "al-Usul al-Khamsah" ('Panca Sila"), yaitu:(1) Ma'rifat Allah yang berintikan tauhid baik dalam Zat, Sifat dan Perbuatan, maupun dalam Rububiyah, Mulkiyah dan Uluhiyah-Nya;(2) Ma'rifat al-Rasul yang mencakup aspek pengimanan dan peneladanan, baik dalam materi ajaran maupun dalam metodologi penegakan ajaran itu;(3) Ma'rifat al-Huda wa Din al-Haqq, baik segi pengimanan maupun segi pengamalan;(4) Izhar al-Din sebagai ibadah atau jihad fi sabil Allah, yang mencakup metodologi dan proses aksi;(5) Kesadaran terhadap implikasi dan konsekuensi logis dari izhar al-Din sebagai sebuah keharusan ontologis, baik dalam jalur vertikal maupun horizontal.
TEORI ISLAM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH Mufrodi, H. Udi
ALQALAM Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.463 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v17i85.1471

Abstract

Dalam perspektif sejarah, perkembangan; teologi Islam terbagi dalam tiga tahap. Pertama persoalan-persoalan teologi timbul sejak zaman Rasulullah sebagai dampak heterogenitas. Kemudian, pada masa Bani Umayyah persoalan-persoalan teologi dikodifikasikan menjadi suatu disiplin ilmu yang bersifat sederhana. Kedua, pada masa Bani Abbas teologi Islam bercorak filosofis, metodelogis, dan sistematis. Ketiga, pada masa skolastik teologis Islam mengambil bentuk sintesa. Bagaimanapun bentuknya, teologi Islam timbul sebagai upaya merespon tantangan eksternal dan internal yang berkaitan dengan akidah Islamiyah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2000 2000


Filter By Issues
All Issue Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 31 No 2 (2014): July - December 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 2 (2013): May - August 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 1 (2012): January - April 2012 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 2 (2010): May - August 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 24 No 3 (2007): September - December 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006 Vol 22 No 3 (2005): September - December 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 20 No 98-99 (2003): July - December 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 93 (2002): April - June 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000 Vol 14 No 74 (1998): September - October 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 68 (1997): November - Desember 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 11 No 63 (1997): Maret - April 1997 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 58 (1996): Januari - Februari 1996 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 55 (1995): July - August 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 51 (1994): November - Desember 1994 Vol 10 No 51 (1994): November - December 1994 Vol 10 No 50 (1994): September - October 1994 Vol 4 No 15 (1988): September - October 1988 More Issue