MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -
Articles 38 Documents
Keandalan Manusia (Human Reliabilily Assesmenl) Pada Masinis PT. KAI Daop IV Kota Semarang

Mustika Hati, Arlina, Widjasena, Baju, Wahyuni, Ida

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.361 KB)

Abstract

Tuntutan tugas masinis terhadap keselamatan penumpang serta pengguna jalan menuntut masinis untuk memiliki keandalan tinggi dalam pengoperasian KA. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keandalan masinis dengan mengidentifikasi kesalahan yang mungkin teriadi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode HEART dalam perhitungan keandalan masinis dan NASA TLX sebagai pengukuran beban kerja mental secara subjektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari perhitungan NASA TLX, pekerjaan masinis termasuk dalam beban kerja berat dimana 81,41% informan mengalami beban kerja mental tinggi. Nilai R total yang dihitung dengan metode HEART diperoleh 0,66 dengan urutan nilai keandalan terbesar hingga terkecil adalah perjalanan KA di jalan bebas (0,99), persiapan dinas (0,99), persiapan keberangkatan (0,99), pemberangkatan masinis (0,99) dan penggunaan radio loko (0,70). Kata kunci : keandalan manusia, HEART, NASA TLX, masinis Human Reliahility Assesment of Train Engineer of PT. KAI DAOP IV Semarang City; Therefore, assessment of reliability and the factors that affect the operator error PT. KAI DAOP IV is significant for analysis. The purpose of this study is to analyze the reliability engineer to identify probability error. This study is a descriptive qualitative research method with the calculation of reliability HEART and NASA TLx to measuring subjective mental workload machinist. The result sof this research from NASA TLx that machinist jobs included in the heavy mental workload in which 81.41% of informants. The Reliability total value by HEART method obtained is 0.66 with the order of largest to smallest value is the train trip on the railway (0.99), preparation of service (0.99), preparation for departure(0.99), departure machinist (0.99) and the use of radio cab (0.70). Keyword : human reliability, HEART, NASA TLX, train engineer  

Kemitraan Bidan dan Dukun dalam Mendukung Penurunan Angka Kematian lbu di Puskesmas Mranggen I Kabupaten Demak

yono, Budi, Suparwati, Anneke, Budi Musthofa, Syamsulhuda, Nikita, Ardian

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.579 KB)

Abstract

Di wilayah kerja puskesmas Mranggen I, Kabupaten Demak masih banyak dukun (11 dukun) melakukan pertoloigan persalinan. Tujuan penilitian adalah menganalisis kebutuhan kernitraan dukun dan bidan diwilayah Keria Puskesmas Mranggen I, Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini adalah observasional kualitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan cara melakukan indepth interview terkait pendapat keberadaan dan peran dukun dan bidan, potensi dukungan responden terhadap kemitraan bidan dan dukun, termasuk dari para stakeholder. Hasil penelitian didapatkan semua dukun setuju dengan keberadaan bidan demikian halnya sebaliknya bidan, termasuk jika menjalin kerjasama. Bidan rela memberikan sebagian pendapatannya untuk dukun bayi dan bentuk dukungan yang bisa diberikan dukun adalah rnemberikan informasi tentang keberadaan bumil, termasuk kondisinya, selain juga keduanya rela mengeluarkan biaya untuk transportasi. Camat dan Kepala Puskesmas Mranggen I setuju adanya kerjasarna/kemitraan bidan dan dukun dengan memberikan peran lebih jelas antar keduanya selain juga memberikan perlindungan dalam bentuk regulasi. Dukungan Kepala Desa danTokoh masyarakat terhadap kemitraan ini adalah rela menjadi sosialisator dan mediaior pemerintah bersama petugas kesehatan dan didukung tokoh masyarakat memberikan secara intensif edukasi kepada masyaraknt tentang persalinan/keharnilan termasuk tidak meminta persalinan pada dukun. Kata kunci : kemitraan, dukun, bidan, AKB (Angka Kematian lbu)   Needs Analysis of Midwives and Medicaster Partnership on Supports Reduction in Maternal Mortality in Mranggen I Clinic, Demak Regency; In the area of Primary HealthCare Mranggen I, Demak there are still many medicaster (11 medicaster) conducts aid delivery. The purpose of the research was to analyze the needs of tie medicasters partnership in the area of  Employment and the midwife Mranggen I Clinic, Demak Regency. The type of the research is qualitative observational with cross sectional approach, by conducting indepth interview related to the opinion of existence and role from medicaster and midwife, potential respondents support to partnership between midwives and medicaster; including the stokeholders. The research result obtained by all medicaster agreed with the presence of a rnidwife so instead midwives, including if partnering. Midwife willingly give some revenues to the medicaster’s baby and forms of support that can be given of the shaman is provide information about the existence of pregnant woman, including the condition, as well as both are willing to spend for transportation. Head sub-district and head of primary health care Mranggen I agree there is coorperation /partnership with giving midwives and medicaster role more clearly between the two as well as provide some protection in thi form of regulation. Support from the head of the village and community leaders of this partnership is willing to be a mediator and sosialisator. Joint Goverment and health workers provide community leaders supported intensively about the childbirth education /pregnancy including childbirth was not asked on tke medicaster. Keywords : partnerships, medicaster, midwives, maternal mortality

Kelelahan Pada Pekerja Bagian Pengepakan di PT. X Semarang

Jamaludin, Jejen, Lestantyo, Daru, Wahyuni, Ida

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.028 KB)

Abstract

Pengeluaran keringat yang banyak tanpa diimbangi denagn asupan cairan yang cukup akan mengakibatkan dehidrasi yang juga bisa berakibat pada timbulnya kelelahan. Tuiuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi cairan dan sodium dengan kelelahan pada pekerja wanita bagian pengepakan PT. X Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji korelasi Kendalls Tau dengan taraf signifikansi (ά=0,05, menuniukkan ada hubungan antara konsumsi cairan dengan kelelahan (p=0,001), dan ada hubungan antar akonsumsi Sodium dengan kelelahan (p=0,005). Kata Kunci : konsumsi cairan, konsumsi sodium, kelelahan, pekerja  Relation of Fluid and Sodium Consumption with Fatigue in the Packing Workers on PT X Semarang; Perspiring body without being balanced by adequate fluid intake may cause dehydration which may also cause fatigue against worker. The purpose of this research was to analyze the correlation between fluid and Sodium intake with fatigue on women employees in packaging division PT X Semarang. This research used explanatory research type with cross sectional approach. Based on statistic test result using Kendalls tau test, 5% of level of signification, it showed that there were correlation between fluid consumption and fatigue (p=0,001), and there were correlation between sodium consumption with fatigue (p=0,005). Key words : fluid consumption, sodium consumption, fatigue, workers

Sikap Remaja Perempuan Terhadap Pencegahan Kanker Serviks Melalui Vaksinasi HPV di kota Semarang

Rachmani, Berlian, Shaluhiyah, Zahroh, Cahyo, Kusyogo

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.2 KB)

Abstract

Kanker serviks merupakan the silent killer diseases dengan penderita risiko tinggi pada perempuan mulai umur 20 tahun sehingga remaja perempuan perlu melakukan tindakan preventif secara dini melalui vaksinasi HPV. Tuiuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap remaja perempuan terhadap pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV, dengan sampel penelitian adalah mahasiswi berlatar belakang kesehatan dari empat universitas di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap remaja perempuan mendukung pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV (92,9%). Dari uji statistik terlihat ada hubungan antara keyakinan remaja perempuan dengan sikap (p=0,00), ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap (p=0,005), ada hubungan antara sikap keluarga dengan sikap remaja perempuan (p=0,009). Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa keyakinan terhadap viksinasi HPV pengetahuan tentang kanker serviks dan vaksin HPV serta sikap keluarga terhadap vaksinasi HPV merupakan factor yang berhubungan dengan sikap remaja perempuan terhadap pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV. Kata kunci : sikap, kanker serviks, vaksin HPV, remaja The factors associated with attiude factors adolescent girl to prevention cervical cancer through HPV vaccination; Cervical cancer is the silent killer disease with high risk patients in women starting at 20 years old that adolescent girls need to take some prevention action at an early stage through HPV vaccination. This study investigate the factors associated with attitude factors adolescent girls to prevention cervical cancer through HPV vaccination, with sample were student with medical backgrounds from four universities in the Semarang City. These result indicate that the attitude of adolescent girls support the prevention of cervical cancer through HPV vaccination (92,9%). The results of the chi square test statistic showed associated between adolescent girls with an attitutde (p=0.00), associated between knowledge with attitude (p=0,005), associated between familly attitude with the attitude of adolescent girls (p=0,009). Conclution this study is belief of against HPV vaccination, knowledge about cervical cancer and HPV vaccines and family attitudes toward HPV vaccination is a factor related to adolescent female attitudes towaids the prevention of cervical cancer through HPV vaccination. Keyword : attitude, cervical cancer, HPV vaccination, girls adolescent

Paparan Timbal (Pb) pada Rambut Sopir Angkot Rute Johar-Kedungmundu

Anggraini, Herlisa, Triwahyuni Maharani, Endang

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.054 KB)

Abstract

Supir bekerja di jalan sehari-hari, mendapatkan paparan langsung polusi udara, terutama oleh Timah (Pb). Oleh karena itu mereka sangat rentan terhadap dampak negatif dari timah (Pb) yang menyerang sistem saraf. Objek penelitian adalah rambut supir angkutan umum rute Johar hingga Kedung Mundu dengan kriteria tertentu. Sampel dari 5 orang diambil dari orang-orang dengan pengalaman kerja yang mulai dari 5-10 tahun, dan orang-orang dengan pengalaman keria yang berkisar 10-15 tahun, setiap sampel dianalisis dengan duplo way. Hasil penelitian: ternyata jumlah timah (Pb) ditemukan di rambut sangat sedikit, oleh karena itu tes kualitatif digunakan metode SSA di mana ada tingkat daya serap, berarti bahwa tes kualitatif untuk Pb logam memiliki hasil positif. Jumlah terendah Pb ditemukan di rambut supir ditemukan pada yang sudah bekeria selama 5 tahun dengan kode sampel I, sementara jumlah tertinggi Pb ditemukan pada rambut supir yang sudah bekerja selama 15 tahun dengan kode sampel D. Kata kunci : Analisis Jumlah, Timah (Pb), Supir Angkutan Umum The Profiles of Lead Exposure On Public Transportation Drivers Hair, Route Johar to Kedungmundu; Drivers work in the street everyday, getting direct exposure to the air pollution, especially to Lead (Pb). Therefore they are very vulnerable to the negative effects of Lead (Pb) that attacks the neuro system. Object of the research is Johar - Kedung Mundu route public transportation drivers hair with certain criteria. Samples of 5 people are taken each for those with working experience ranging from 5 to 10 years, and those with working experience ranging from l0 to 15 years, each samples are analyzed with duplo way. The results of the research are: the amount of Lead (Pb) found on the hair is presumably very little, therefore the qualitative test is used by using SSA method in which there is absorbance rate, meaning that the qualitative test to Pb metal has a positive result. The lowest amount of Pb found in the driver’s hair is the one of the driver who already worked for 5 years with sample code I, while the highest arnount of Pb found in the driver’s hair is the one of the driver who already worked for 15 years with sample code D. Keywords: amount analysis, Lead (Pb), public transportation drivers hair

Kandungan Energi, Protein, Sakarin, Siklamat dan Frekuensi Konsumsi Makanan Jajanan Oleh Siswa MTs Syarif Hidayah Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan

Meirina, Winda, Widajanti, Laksmi, Irene Kartasurya, Martha

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.52 KB)

Abstract

Makanan jajanan berkontribusi untuk kecukupan gizi karena mengandung energi dan protein, namun seringkali ditambah sakarin dan siklamat yang dapat berdampak buruk pada kesehatan jika berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan energi, protein, sakarin, siklamat dan frekuensi konsumsi makanan jajanan oleh siswa. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 50 siswa dan 14 jenis makanan jajanan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan kandungan energi tertinggi pada es kelapa muda (323 kkal) dan protein tertinggi pada es cendol (3,1 g). Tujuh sampel mengandung sakarin dan 8 sampel mengandung siklamat. Hampir setiap hari kuantitas konsumsi rata-rata energi, protein, sakarin, dan siklamat yaitu 559 kkal; 4,7 g; 5,4 mg/hari; dan 8,3 mg/hari. Rata-rata makanan jajanan menyumbang 26% AKE (Angka Kecukupan Energi), 8% AKP (Angka Kecukupan Protein), dan semua responden mengkonsumsi sakarin dan siklamat kurang dari ADI (Acceptable Daily Intake). Kata kunci: makanan jajanan, zat gizi, sakarin, siklamat, siswa Energy, Protein, Saccharine, Cyclamate Contents and Frequency Consumption of Street Foods By Students MTs Syarif Hidayah Doro Suh-District, Pekalongan, The contribution of Street foods for adequacy of nutrition that contain energy and protein, actually it were often added with saccharine and cyclamate which can effect on health. The puposes of this research was to analyze energy, protein, saccharine, cyclamate contents, and frequency consumption of street foods by students. This research was a descriptive study with a cross sectional design. The sample was 50 students and 14 kinds of street food elected by a purposive method. The results showed that the highest energy was found on the young coconut ice drink (323 kkal) and the highest protein was found on the es cendol (3,1 g). Seven samples contained saccharine and 8 samples contained cyclamate. Average consumption quantity of energy, protein, saccharine, and cyclamate from street foodsvwere 559 kcals; 4,7 g, 5,388 mg/day; and 8,317 mg/day respectively. Average street foods have 26% of Adequacy Rate of Energy, dan 8% of Adequacy Rate of Protein and all of the respondents consumed saccharine and cyclamate less than ADI (Acceptable Daily Intake). Keyword : street foods, nutrient contents, saccltarine, cyclamate, students

Kepesertaan Masyarakat Pada Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) di Kabupaten Purbalingga

Assri, Shofi, diro, Su, Asmita Wigati, Putri

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.308 KB)

Abstract

Dalam kurun waktu 2005-2010 terjadi penurunan kepesertaan strata III yang merupakan peserta JPKM golongan ekonomi mampu. Tujuan penelitian ini menganalisis manajemen kepesertaan oleh Pra Badan Penyelenggara JPKM "Sadar Sehat Mandiri" Kabupaten Purbalingga dalam mempertahankan loyalitas peserta JPKM SIII. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan pendekatan wawancara mendalam. Dari hasil penelitian menuniukkan bahwa kegiatan manajemen kepesertaan dalam rangka mempertahankan kepesertaan berkontribusi terhadap loyalitas peserta JPKM strata III. Penurunan kepesertaan strata III dikarenakan belum adanya kriteria baku yang mengatur kriteria keluarga pasca miskin dan kurangnya inovasi dalam program JPKM. Kata Kunci : JPKM, Manajemen Kepesertaan, Loyalitas. The Analysis of Members Management on JPKM Programme in Purbalingga Regency; In the range of year 2005-2010, it happenned any decrease of the member in strata III. The purpose of this study analyzed the management of membership by the Pre-Board Organizer JPKM "Healthy Self-Conscious" Purbalingga loyalty participants JPKM SIII. This study is a descriptive qualitative research with in-depth interview approach. From the results showed that participation of management activities in order to maintain membership contributes to the loyalty of participants JPKM stratumIII. Stratum III membership decline is not due to low participant loyalty, but the lack of standard criteria that govern the criteria of post poor families. Key words : JPKM, Management Participation, Loyalty

Kejadian Keracunan Pestisida Pada Istri Petani Bawang Merah di Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes

Mahmudah, Muamilatul, Wahyuningsih, Nur Endah, Setyani, Onny

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.257 KB)

Abstract

Data pemeriksaan kalinesterase DKK Brebes menunjukkan bahwa 19,25% petani mengalami keracunan ringan dan 4,08% mengalami keracunan sedang, dimana istri petani berisiko mengalami keracunan karena keterlibatan mereka dalam kegiatan pertanian. Tujuan penelitian untuk megetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keracunan pestisida pada istri petani bawang merah di Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 37 orang diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan istri petani yang mengalami keracunan sebanyak 29 orang (78,4%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara keikutsertaan istri dalam kegiatan pertanian (p=0,042), tingkat risiko paparan (p=0,002) dengan kejadian keracunan pestisida. Upaya yang perlu dilakukan adalah tetap berhati-hati terhadap paparan pestisida. Perlu dilakukan sosialisasi, pemantauan dan evaluasi terhadap perilaku petani dan istrinya dalam melakukan aktivitas pertanian serta bahaya penggunaan pestisida oleh instansi terkait. Kata kunci: Faktor-faktor yang berhubungan, istri petani, kejadian keracunan Factors Related to the Incidence of Pesticide Poisioning on Farmers Wife in Kedunguter Village, Brebes Regency, The data of cholinesterase test from Brebes Health Departement showed that 19,25% onion farmers get mild intoxication and 4,08% get severe intoxication which farmers wife is one of the populations who risked for getting intoxication because of their involvement in agricultural activities. This research was to analyze the factors related to the incidence of pesticide poisioning. This research used observational research with cross sectional approach. The samples are 37 people were taken using the purposive sampling. Data was analized with Chi-Square. Examination results showed farmers wife who get intoxication are 29 people (78,4%). The results showed relationshipbetween the wifeb participation in agricultural activities (p=0.042), the level of risk exposure (p=0.002) with the incidence of pesticide poisoning. Efforts need to doing is to remain cautious due to exposure to pesticides. It’s needed in doing socialiszation, obsentation, and evaluation to the farmers and wife habit in agriculture activity and the dangers af using pesticide by the related. Keywords: Factors related, the farmer’s wfe, the incidence of poisoning

Rokok, Pola Pemasaran dan Perilaku Merokok Siswa SMA/Sederajat di Kota Semarang

Cahyo, Kusyogo, Asmita Wigati, Putri, Shaluhiyah, Zahroh

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.015 KB)

Abstract

Populasi perokok yang mulai merokok sebelum berumur 19 tahun meningkat dari 69% tahun 2001 meniadi 78% tahun 2004. Penelitian ini bertuiuan untuk mengetahui pola pemasaran rokok, karakteristik perokok dan perilaku merokok siswa SMA/sederajat do Kota Semarang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan subyek adalah siswa SMA/sederajat, berumur l5-19 tahun, berstatus perokok. Pengambilan subyek penelitian menggunakan metode Purposive Sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan diskusi kelompok terarah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar subyek memulai merokok ketika berumur dibawah 15 tahun, memiliki konsep diri yang negatif karena merokok, mengetahui kegawatan dari penyakit akibat rokok, akan tetapi belum dapat berhenti karena factor kecanduan. Pola pemasaran produk rokok yang berpengaruh kuat membentuk perilaku merokok remaja adalah pergaulan teman sebaya, perilaku merokok orangtua atau keluarga terdekat. Pengetahuan subjek yang masih rendah tentang rokok mengakibatkan sikap yang positif terhadap perilaku merokok. Kata Kunci: Rokok, pola pemaiaran, peiilaku merokok Cigarette, Marketing Patterns, and Smoking Behaviour of senior High school student in Semarang City, The smoker population had started on 19th years old getting increase from 69% on 2001 become 78% on 2004. The goal of this research were to analized cigarette marketing pattterns, smoker characteristic, and smoking behaviour of senior High school student in Semarang city. The type of this research is descriptive and qualitative that sample were smoker students on 15-19th years old and taken by purposive sampling. Collecting data by interview and Focus Group Discussion. The result showed that almost subject started smoking when they were on l5th years old, they have a negative concept because of smoker status, and actually know the illness, but cannot stop smoking. The association between friends, parents or family behaviour were form of cigarette marketing patterns that have strong influence of smoking behaviour. The knowledge of subject were low and it caused a positive attitude of smoking behavior Key Words: Cigarette, Marketing Path, Smoking Behaviour

Perilaku Seks Waria di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Timur

Faulina, Rinny, Nugraha Prabamurti, Priyadi

MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 11, No 1 (2012): MKMI
Publisher : MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.1 KB)

Abstract

Kota Tarakan memiliki angka prevalensi tertinggi kasus HIV AIDS (9,28%) di Provinsi Kalimantan Timur dimana kasus HIV (+) banyak ditemukan pada kelompok waria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku seks waria kaitannya dengan penularan HIV/AIDS di Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah explanatory research dengan pendekatan cross sectional dan sampel sebanyak 49 responden. Analisis data secara univariat, bivariat dan multivariate, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan metode content analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya antara korelasi pengetahuan (p value=0.005), persepsi kerentanan (p value=0.036), persepsi manfaat (p value=0.004), persepsi hambatan (p value=0.037) dengan perubahan perilaku seks responden, dan variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan. Kata Kunci: perilaku seks, waria, HIV/AIDS, pengetahuan, persepsi. the sexual behavior of transsexuals in Tarakan City; Tarakan City has the highest HIV/AIDS prevalence (9.28%) among the regencies/cities in East Kalimantan Province, that HIV (+) cases are found mainly in the transsexuals group. The objective of this research is to analyze the influencing factors on the sexual behayior of transsexuals in order to prevent of HIV/AIDS in Tarakan City. This is an explanatory research with the cross-sectional approach. The number of samples is 49 respondents. The data was analyzed by uni-variate, bi-variate, and multi-variate analysis. Meanwhile, the qualitative data analyzed by using the content analysis. From the research results, it was found that there were connections between the level of knowledge of HIV/AIDS (p value=0.005), perceived susceptibility (p value=0.036), perceived benefits (p value =0.004) and perceived barriers (p value=0.037) to the sexual behavior of transsexuals, and the most significantly influencing is the adequate knowledge of HIV/AIDS. Keywords: sexual behavior; transsexual, HIV/AIDS, knowledge, and perception

Page 2 of 4 | Total Record : 38