cover
Contact Name
Riko Ervil
Contact Email
Riko Ervil
Phone
-
Journal Mail Official
info@sttind.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
ISSN : 14125455     EISSN : 26152827     DOI : -
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG SUBMISSION EDITORIAL TEAM REVIEWERS PEER REVIEW PROCESS FOCUS & SCOPE ARCHIVING OPEN ACCESS STATEMENT PUBLISHING SYSTEM HISTORY CONTACT US Tools: Turnitin Grammarly Logo Journal Indexed by: User Username Password Remember me Notifications View Subscribe Font Size Make font size smaller Make font size default Make font size larger Home About Login Register Categories Search Current Archives Announcements Home > About the Journal > Editorial Policies Editorial Policies Focus and Scope Section Policies Peer Review Process Publication Frequency Open Access Policy Archiving Focus and Scope Jurnal Sains dan teknologi STTIND Padang berfokus pada penerbitan jurnal asli dari para peneliti dan akademisi di bidang aplikasi teknologi ilmiah dan industri. Ruang lingkup artiket termasuk bidang teknik industri, teknik pertambangan, teknik lingkungan, sistem informasi. sains dan teknologi dan pendidikan serta kejuruan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG" : 8 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO SEBAGAI ADSORBEN UNTUK PENYERAPAN ION LOGAM KROMIUM (VI) PADA LIMBAH ELEKTROPLATING DI BUKITTINGGI Hayati, Ulet Putri; Sawir, Hendri
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

The ability of cacao (Theobroma cacao) peels to remove metal ions chromium (VI) from waste water has been investigated. Effect of pH, initial concentration of metal ions solution, contact time, adsorbent mass and particle size of adsorbent with batch method has been studied. The optimum conditions for metal ions chromium (VI) was found at pH 6 with initial concentration of 750 mg/L, contanct time 15 minutes, adsorbent mass 0,1 gram and particle size 32 µm. This optimum conditions have been applied to electroplating waste in Jirek – Bukittinggi, gave capacity of adsorption metal ions chromium (VI) about 0,0776 mg/g and efficiency of adsorption about 84,07 %. Keywords : Cacao (Theobroma cacao) peels, metal ions chromium (VI), adsorbent and adsorption
IbPUD KERAJINAN BERBAHAN BAKU BATUBARA DI SAWAHLUNTO, SUMATERA BARAT Sosry, An
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Kerajinan berbahan baku batubara di Sawahlunto merupakan kerajinan khas dan unik yang ada di kelurahan Tanah Lapang dan kelurahan Air Dingin, Kota Sawahlunto. Jenis batubara yang digunakan umumnya jenis batubara yang keras (black seal). Beberapa produk yang dihasilkan di antaranya; patung, asbak, gantungan kunci, replika rumah gadang, tropi, keris, dan replika kereta api. Walaupun memiliki berbagai keunikan, kerajinan khas Sawahlunto pada umumnya memiliki kendala klasik seperti modal usaha, pemasaran, manajemen usaha, dan dukungan IPTEKS untuk meningkatkan kuantitas, menjamin kualitas dan menjaga kontinyuitas menjadikan produk kerajinan khas Sawahlunto, Sumatera Barat mampu menembus pasar dalam negeri. Untuk kegiatan tahun pertama, memiliki tujuan tahunan yaitu meningkatkan produktivitas dan memperluas jaringan pemasaran dari mitra. Usaha Kerajinan CENDRA  LESTARI dan BARA COLLECTION di Kota Sawahlunto sebagai mitra industri kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diusulkan ini juga mengalami masalah yang mirip. Permasalahan utama yang disepakati untuk dipecahkan dalam  tiga tahun adalah: tahun pertama, penataan lay-out untuk mendukung proses produksi yang memperhatikan standar-standar kesehatan dan keselamatan kerja, penyediaan alat produksi yang lebih modern, perluasan desain produk untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen dan pembuatan website, pemasaran. Hasil atau luaran yang menjadi target kegiatan di tahun pertama adalah Penataan lay-out produksi untuk memenuhi standar kesehatan, keselamatan dan kenyamanan kerja terlaksana dengan baik, Pengadaan mesin potong multifungsi, mesin gerinda dan pahat/ ukir untuk mendukung pengembangan desain produk kerajinan berbahan baku batubara sudah selesai dilakukan, Peningkatan keterampilan SDM perajin, Pembuatan dan pemeliharaan website untuk promosi dan pemasaran on-line dalam proses pembuatan Kata-kata kunci : pengrajin, unggulan daerah, kerajinan berbahan baku batubara.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BANK NAGARI CAB. LUBUK ALUNG BERBASIS JAVA M.Kom, Nofriadiman ST; Nazwarman, Deno
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Bank adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang keuangan atau jasa keuangan. Bank akan selalu berhubungan erat dengan masyarakat, untuk hal itu maka pelayanan menjadi penilaian suatu bank. Selama ini penilaian  karyawan dilakukan secara manual menggunakan program aplikasi perkantoran. Masing masing data diolah secara manual dan tidak terintegrasi, seperti absensi kehadiran, disiplin, kenerja, prilaku, prestasi dan pencapaian target karyawan. Bank Nagari Cab. Lubuk Alung, hasil penilaian kerja yang sudah di sosialisasikan, perlu adanya standarisasi dan penilaian yang tepat, sehingga mewujudkan prestasi kerja yang memadai bagi tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan. Diharapkan dengan adanya sistem informasi penilaian kinerja karyawan di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung bisa meminimalkan waktu menilai setiap karyawan, dan mendapatkan laporan yang di harapkan pemimpin  di Bank Nagari Cab Lubuk Alung yang akurat, serta karyawan juga dapat melihat mereka sudah mempunyai nilai yang di harapkan perusahaan dengan adanya sistem informasi ini.Kata kunci : sistem, informasi, penilaian kinerja, java
TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN DI GEDUNG I SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI (STTIND) PADANG Putra, Ferdian; lisha, sri yanti
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang terletak pada lokasi yang strategis sehingga mudah diakses oleh lalu lintas kendaraan. Hal ini menguntungkan dari sisi kemudahan akses tetapi menyebabkan dampak negatif lain berupa tingkat kebisingan.  Kebisingan dapat memberikan dampak kesehatan maupun psikologis pada manusia terpapar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kebisingan di gedung I STTIND Padang yang dominan berasal dari lalu lintas kendaraan karena keberadaannya di pinggir jalan raya. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan pada tiga lokal/ruang kuliah  yang berada di dekat akses jalan raya dengan menggunakan alat Soud Level Meter selama 7 hari kuliah (Senin sampai Sabtu). Dari hasil penelitian didapatkan yaitu tingkat kebisingan rata-rata 70,37 dB(A) dengan kebisingan rata-rata tertinggi pada Hari Sabtu yaitu 72,42 dB(A) dan tingkat kebisingan rata-rata terendah pada Hari Kamis 67,53 dB (A).  Lokal tertinggi kebisingannya adalah lokal 3, yaitu 71,82 dB(A) dan terendah pada lokal 1, yaitu 68,75 db(A). Hasil pengukuran tingkat kebisingan menunjukkan bahwa nilai kebisingan rata-rata berada di atas baku mutu yang di tetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan untuk kawasan sekolah atau sejenisnya adalah 55 db(A). Pengaruh jenis kendaraan dengan tingkat kebisingan dapat dilihat dengan persamaan regresi  Y=41.20+0.03x1+0.10x2-0.95x3. Nilai korelasi (R) yaitu 0,75 bermakna bahwa Hubungan antara tingkat kebisingan dengan jumlah kendaraan memiliki pengaruh yang kuat. Kata kunci : kebisingan, lalu lintas kendaraan, lokal, baku mutu,  dan Sound Level Meter.
PERANCANGAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF (Studi kasus di PT. Agro Masang Perkasa Plantation) Fauzi, Afifah; Latif, Abdul
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu produk pertanian yang paling penting di Indonesia. Saat ini telah banyak perusahaan yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, salah satunya PT. Agra Masang Perkasa (AMP) Plantation. PT. AMP Plantation menghasilkan Cruid Palm Oil (CPO) dan kernel dengan kapasitas produksi ± 80 ton / jam dan 200 ton / hari, proses produksi membutuhkan bahan bakar untuk pabrik mesin diesel. Mengurangi ketergantungan perusahaan pada sumber energi konvensional sehingga cangkang digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Untuk mencegah kekurangan persediaan cangkang, perusahaan harus melakukan kontrol atas pasokan cangkang terus menerus dan teratur. Berdasarkan hal ini, penulis mengangkat judul penelitian tentang "Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Cangkang Sawit sebagai Energi Alternatif Sumber di PT. Agro Masang Perkasa (AMP) Plantation" untuk mengetahui jumlah produksi dan persediaan cangkang sawit di PT. AMP Plantation. Prediksi produksi cangkang dilakukan dengan menggunakan metode peramalan yang terdiri dari metode Trend Linear, Trend Kuadratik dan Exponential Trend. Peramalan dengan metode Exponential Trend memiliki kesalahan persentase terkecil sehingga pengolahan dapat terus dilakukan dengan metode Economic Produk Quantity (EPQ). Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh jumlah produksi cangkang yang optimal dari 4.607.171 kg / tahun dengan produksi rata-rata 383 931 kg / bulan, sedangkan biaya persediaan produksi optimal cangkang 1.485.695.895 / tahun.                                                                                                           Kata kunci: Cangkang, Peramalan, EOQ, Produksi, Biaya
EFISIENSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK PENGUPASAN OVERBURDEN PADA SITE A DI PT. SAMANTAKA BATUBARA DESA PAUH RANAP KECAMATAN PERANAP KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU Pohan, Ahmad Fauzi; Nata, Refky Adi; Floren, Ronal
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Dalam usaha peningkatan produktifitas Overburden diperlukan rencana kebutuhan alat muat dan alat angkut yang tujuannya agar alat muat dan alat angkut yang dioperasikan mampu bekerja secara optimal sesuai dengan kondisi alat tersebut. Metode penambangan yang  diterapkan di PT. Samantaka Batubara adalah cara tambang terbuka dengan penambangan konvensional yaitu dengan menggunakan kombinasi  peralatan excavator dan dump truck. Menurut keputusan Bupati Indaragiri Hulu Nomor 001/IUP/545-02/II/2013 tentang persetujuan peningkatan izin usaha pertambangan eksplorasi menjadi izin usaha pertambangan operasi produksi kepada PT. Samantaka Batubara dengan luas wilayah IUP OP 19.040 Ha.Kata kunci : Produktifitas, Metode Konvensional, PT. Samantaka Batubara Memiliki IUP OP 19.040 Ha.
STUDI PEROLEHAN BIOGAS DARI SAMPAH ORGANIK DAN ALGA (SARGASSUM SP) Aidha, Eka Rahmatul; Septriani, Yulia
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Aktifitas manusia dalam memanfaatkan alam selalu meninggalkan sisa yang disebut limbah. Sumber sampah berasal dari perumahan, pasar, beberapa kegiatan pertanian dan juga dari laut. Pemanfaatan sampah antara lain sebagai pupuk organik, misalnya kompos maupun bahan pembuat biogas dengan fermentasi anaerob oleh mikroorganisme. Biogas merupakan salah satu sumber energi alternatif yang berbahan baku dari bahan organik. Sampah organik merupakan sampah dari bahan-bahan yang dapat terurai. Alga merupakan tanaman laut yang keberadaannya masih banyak kita jumpai ditepi pantai. Teknologi biogas diproduksi melalui proses fermentasi bahan organik secara anaerobik oleh bakteri methanogen untuk menghasilkan gas methan (CH4). Proses ini tidak hanya menghasilkan gas tapi juga menghasilkan pupuk. Bahan baku dalam penelitian ini adalah sampah organik dan alga (Sargassum sp). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah campuran dari sampah organik dan alga (Sargassum sp) dapat memproduksi biogas dan melihat komposisi yang tepat dalam perolehan biogas. Percobaan yang digunakan dalam penelitian terdiri dari dua tahap yaitu tahap pertama penambahan EM-4 20 ml pada  suhu ruangan berkisar antara 25 0 C sampai 30 0 C, dengan rasio sampah organik dan air 100 ; 50, 100 ; 100, 100 ; 150, 100 ; 200, 100 ; 250. Tahap kedua yaitu dengan variabel penambahan EM-4 20 ml pada  suhu ruangan berkisar antara 25 0 C sampai 30 0 C dengan rasio sampah organik dan alga 100 ; 0, 90 ; 10, 80 ; 20, 70 ; 30, 60 ; 40, 50 ; 50. Dengan pengamatan dilakukan setiap hari dilihat dari penambahan volume dalam pipet takar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio biogas yang dihasilkan paling banyak adalah 50 ; 50 (sampah organik dan alga) pada hari kelima sebanyak 3,8 ml. Kata kunci: Sampah Organik, Alga, Biogas
PERANCANGAN REAKTOR BIOGAS DI UPTD PASAR TERNAK PALANGKI Zumaro, Ashadi Rizki; Arbi, Yaumal
SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG Vol 17, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI STTIND PADANG
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.141 KB)

Abstract

Sektor peternakan menyumbang 37% metana dan 65% nitro oksida (lebih kuat dari CO2), gas metana adalah sebuah gas yang dihasilkan dari proses pencernaan hewan  dapat mencapai 86 juta ton/tahun dan metana yang terlepas dari kotoran hewan mencapai 18 juta ton/tahun. (Laporan LIVESTOCKS, FAO tahun 2007). Apabila disederhanakan,  tulisan diatas menerangkan bahwa limbah kotoran yang dihasilkan dari satu ekor sapi dewasa ikut memberikan andil terhadap pemanasan global (Global Warming) hal itu disebabkan  tidak adanya perlakuan yang tepat dan kotoran disimpan di area terbuka sehingga terkena sinar matahari langsung akibatnya gas metan yang dihasilkan dari kotoran hewan menguap. Salah satu sumber dari kotoran hewan yang ada di Indonesia adalah pasar ternak. UPTD Pasar Ternak Palangki merupakan pasar ternak terbesar se-Sumatera Barat, Pasar Ternak ini berada di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung, rata-rata setiap tahun (2011 – 2016) hewan yang masuk ke UPTD ini mencapai 22215 ekor, salah satu solusi teknologi untuk mengatasi kotoran hewan adalah biogas. Kata Kunci : Masalah Lingkungan,UPTD,Biogas

Page 1 of 1 | Total Record : 8