cover
Contact Name
Mochammad Farid Afandi
Contact Email
Mochammad Farid Afandi
Phone
-
Journal Mail Official
m_faridafandi@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Articles 24 Documents
Semiotika dalam Bidang Manajemen Pemasaran Astuti, Rini
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.908 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.13

Abstract

Semiotika adalah ilmu yang mengkaji tanda dalam kehidupan manusia karena manusia memiliki kemampuan untuk memberikan makna pada berbagai gejala sosial budaya dan alam. Karena tanda adalah bagian dari kebudayaan manusia semiotika dapat digunakan untuk mengkaji kehidupan manusia. Semiotika mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan disiplin ilmu yang lainnya, demikian juga dalam aplikasinya. Dalam manajemen pemasaran semiotika diaplikasikan pada periklanan, makna merek, dan makna sebuah produk. Dewasa ini, konsumen membeli suatu merek produk tidak lagi memperhatikan manfaat inti produk tersebut. Pusat perhatian konsumen adalah kemampuan produk tersebut untuk membantu mengekspresikan nilai-nilai yang diinginkan. Makna konotasi atau makna sekunder dari sebuah produk lebih diutamakan daripada makna denotasi atau makna primernya.
Pengaruh Discount Price, In-Store Display dan Sales People Terhadap Pembelian Impulsif dengan Impulse Buying Tendency Sebagai Variabel Moderasi Setiyowati, Agustina; Kustijana, Dwi Hastjarja
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26805/jmkli.v1i1.1

Abstract

Studi ini bertujuan menguji pengaruh impulse buying tendency dalam memoderasi hubungan antara discount price,in-store display dan sales people pada pembelian impulsif. Secara khusus, studi ini menguji apakah discount price, in-store display, sales people dan impulse buying tendency merupakan variable yang penting dalam membentuk pembelian impulsif. Data diperoleh melalui survei dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada responden. Sampel terdiri atas 110 konsumen MDS di Hartono Lifestyle Mall yang melakukan pembelian impulsif. PLS digunakan untuk menjelaskan hubungan antara variabel yang dihipotesiskan. Hasil menunjukkan bahwa discount price berpengaruh signifikan pada pembelian impulsif, in-store display berpengaruh signifikan pada pembelian impulsif, sales people berpengaruh signifikan pada pembelian impulsif, impulse buying tendency memperkuat hubungan antara discount price, in-store display dan sales people pada pembelian impulsif. Dalam studi ini, keterbatasan dan implikasi penelitian juga didiskusikan untuk memberikan wawasan aspek teoritis, praktis, dan penelitian lanjutan.
Pengaruh Mediasi Sikap Generasi Y Terhadap Niat Beli Rumah Ramah Lingkungan Wijayaningtyas, Maranatha
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.784 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.7

Abstract

Konsumen merupakan elemen fundamental yang menunjang pertumbuhan pasar rumah ramah lingkungan. Pembeli rumah golongan generasi Y memiliki faktor internal dan eksternal sebagai dasar dalam memutuskan untuk membeli rumah ramah lingkungan. Temuan empiris dari penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan dan sikap mempengaruhi niat perilaku konsumen dalam melakukan pembelian produk ramah lingkungan. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengetahuan lingkungan generasi Y mempengaruhi niat pembelian mereka yang dimediasi dengan sikap terhadap rumah ramah lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain survei dengan menyebarkan kuesioner, responden untuk penelitian ini adalah 200 calon pembeli rumah generasi Y yang berdomisil di Surabaya dan Jakarta. Studi ini menemukan bahwa pengetahuan lingkungan secara positif mempengaruhi niat beli rumah ramah lingkungan serta sikap terhadap rumah tersebut. Selanjutnya, hasil analisa menunjukkan bahwa sikap merupakan faktor mediasi parsial pengetahuan lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa sikap terhadap rumah ramah lingkungan sedikit mempengaruhi hubungan antara pengetahuan lingkungan dan niat membeli rumah ramah lingkungan.
Motivasi Kehadiran Pendukung Wanita di Stadion Sepakbola Indonesia Kusuma, Yoseph Benny
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26805/jmkli.v1i1.2

Abstract

Fanatisme supporter sepakbola dapat ditunjukkan dengan cara yang beragam, Seperti menggunakan atribut-atribut yang menunjukkan identitas tim. Bentuk lain dari kecintaan para suporter adalah didirikannya suatu fans club yang terdiri dari para pendukung tim tersebut. Penelitian ini ingin mengamati bentuk perilaku para wanita yang mendukung klub sepakbola di Indonesia menunjukkan fanatisme mereka pada klub sepakbola yang mereka dukung. Selain itu akan digali informasi lebih dalam lagi mengenai motivasi yang mendorong mereka untuk menunjukkan perilaku fanatisnya dalam mendukung sebuah klub Sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif, yang dilakukan karena studi ini harus melalui pengamatan pada suporter klub sepak bola berjenis kelamin wanita. Alasan seorang wanita mendukung klub sepak bola terbentuk oleh adanya dorongan motif afiliasi, faktor sosial budaya dan ikatan emosional.
Penggunaan Pesan Nonverbal Mahasiswa Asing dalam Beradaptasi di Lingkungan Belajar sari, Yanuarita kusuma permata
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.288 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.8

Abstract

Tulisan ini menggambarkan tentang penggunaan pesan nonverbal oleh mahasiswa asing dalam beradaptasi di lingkungan belajar Universitas Airlangga. Dari tulisan ini menunjukkan bahwa ada tiga bentuk pesan  non verbal yang digunakan  untuk berkomunikasi. Pertama adalah ekspresi wajah, kedua adalah senyuman dan ketiga adalah sikap diam. Pesan non verbal dilakukan untuk dapat beradaptasi di lingkungan belajar yang secara sosial budaya berbeda. Penggunaan pesan non verbal yang digunakan oleh mahasiswa asing menunjukkan fungsi regulasi, interpersonal serta adaptasi. Sementara itu, perilaku non verbal diadaptasi secara konvergensi dan divergensi. Dengan menggunakan pesan non verbal sebagai alat untuk beradaptasi, mahasiswa asing dapat meredam konflik atas perbedaan sosial budaya.
Merchandise Image Sebagai Mediasi Pengaruh Perceived Quality Terhadap Store Loyalty Wisnalmawati, Wisnalmawati
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26805/jmkli.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perceived quality berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap store Loyalty, Merchandise image  sebagai mediasinya.  Obyek penelitian ini yaitu pelanggan toko perak.  Populasi adalah seluruh pelanggan  toko perak.  Sampel adalah pelanggan pada lima toko perak, setidaknya pada satu toko perak. Teknik penarikan sampel mengunakan convinience sampling dengan ukuran sampel 100 responden, sedangkan unit sampel, unit analisis dan responden adalah pelanggan lima toko perak. Alat analisis data menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan perceived quality berpengaruh langsung terhadap store Loyalty dan Merchandise  image tidak sebagai mediasi perceived quality pelanggan perak terhadap store Loyalty. Penelitian ini memberikan kontribusi: bagi teoretis pengembangan model perilaku konsumen dalam manajemen toko khusus, bagi pelaku bisnis menyusun strategi bisnis, pemerintah meningkatkan pendapatan pedesaan, tridarma perguruan tinggi melakukan penelitian dan membuat program pelatihan untuk perajin perak. Kebaruan Penelitian ini menjelaskan  Merhandise image tidak dapat menjadi soluasi diantara pengaruh perceived quality terhadap Store loyalty.
Benarkah Niat Beralih Dipengaruhi oleh Kewajaran Harga, Inconvenience, dan Atribut Produk Baru dengan Biaya Beralih Sebagai Moderasi Kustijana, Dwi Hastjarja; Boenawan, Ivan Christianto
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.369 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru terhadap niat beralih dengan biaya beralih sebagai pemoderasi. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Surakarta yang memiliki niat beralih dari rokok tembakau ke rokok elektrik. Data penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner yang diberikan kepada responden. Sampel terdiri dari 150 responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru berpengaruh terhadap niat beralih. Biaya beralih memoderasi pengaruh kewajaran harga dan atribut produk baru terhadap niat beralih, sedangkan pengaruh inconvenience tidak dimoderasi biaya beralih. Saran yang diberikan untuk mendorong masyarakat agar beralih ke produk baru, maka pemasar harus memperhatikan perbedaan kewajaran harga, inconvenience dalam memperoleh produk dan nilai inovasi atribut produk dari produk lama dengan produk yang baru.
Meningkatkan Intention to Revisit Melalui Keunikan Jasa Pariwisata & Destination Image Destari, Fajar
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26805/jmkli.v1i1.4

Abstract

Obyek wisata memiliki peranan penting yaitu sebagai magnet wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung. Big event tahunan Jember yang lebih dikenal dengan sebutan Jember Fashion Carnaval (JFC) selain berkontribusi sebagai magnet wisatawan domestik dan mancanegara juga memiliki peranan penting tidak hanya dalam regenerasi bisnis kota, tetapi juga secara signifikan berkontribusi terhadap image Kabupaten Jember sebagai salah satu kota tujuan wisata. Tujuan dari penelitian ini, untuk: (1) Mengetahui pengaruh keunikan jasa wisata terhadap destination image; (2) Mengetahui pengaruh destination image terhadap niat berkunjung kembali; dan (3) Mengetahui pengaruh keunikan jasa pariwisata terhadap niat berkunjung kembali.Sampel dalam penelitian ini, adalah seluruh wisatawan domestik maupun mancanegara dan telah menjadi pengunjung big event JFC (Jember Fashion carnival) di Kabupaten Jember minimal 2 kali dan telah berusia kurang lebih 18 tahun ke atas. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menjelaskan pengaruh dan hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) keunikan jasa wisata berpengaruh signifikan terhadap Destination image, (2) destination image berpengaruh signifikan terhadap Intention to revisit, dan (3) keunikan jasa pariwisata berpengaruh signifikan terhadap Intention to revisit.
Faktor Pendorong Keberhasilan Wanita Pedesaan dalam Berwirausaha Kumalasari, Riesta Devi
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.2 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.12

Abstract

Pesatnya perkembangan entrepreneurship bisa menjadi salah satu alternatif karir wanita di pedesaan untuk bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Secara kultural masyarakat masih menganggap aneh atau tabu jika seorang wanita berwirausaha. Fakta dilapangan saat ini menunjukkan hal berbeda, banyak wanita di pedesaan yang berhasil berwirausaha mandiri, bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Penelitian ini mengangkat fenomena dimasyarakat yang berbeda dengan anggapan diatas, justru sekarang ini banyak wanita pedesaaan sukses berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wanita di pedesaan dalam mengambil keputusan untuk berwirausaha. Kesimpulan yang bisa diambil menunjukkan adanya faktor internal dan eksternal yang mendorong wanita pedesaan berwirausaha. Dorongan untuk meningkatkan kebutuhan hidup, berkarir dengan waktu yang fleksibel, mengisi waktu luang dengan produktif adalah pendorong wanita pedesaan berwirausaha. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah referensi untuk dapat mendorong peningkatan jumlah entrepreneur wanita di Indonesia khususnya di daerah pedesaan, juga dapat dijadikan acuan untuk memotivasi para wanita agar mau menjadi seorang entrepreneur.
Rancangan Model Pengembangan Kewirausahaan pada Mahasiswa Ditinjau dari Persepsi, Minat dan Kompetensi Kewirausahaan Prajogo, Uke
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.654 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i1.5

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam belum maksimal, ketersediaan lapangan pekerjaan juga belum bisa menampung angkatan kerja yang ada. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah sedikitnya jumlah wirausahawan, padahal untuk menjadi sebuah bangsa maju dan mandiri suatu negara harus mempunyai sedikitnya 2% wirausahawan dari jumlah penduduk.  Indonesia sampai saat ini hanya memiliki 0,18% wirausaha, artinya masih sangat sedikit masyarakat Indonesia yang memiliki mental kreatif, inovatif dan tidak mengandalkan hidupnya dengan mencari pekerjaan. Perlu dibangun masyarakat yang memiliki mental pencipta lapangan pekerjaan, salah satunya bisa didorong dengan mengembangkan program pendidikan entrepreneurship  (kewirausahaan) yang dimulai pada usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari model pengembangan kewirausahaan pada mahasiswa yang didasarkan pada 1) persepsi mahasiswa terhadap kewirausahaan, 2) minat mahasiswa terhadap kewirausahaan, 3) kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa dalam hal kewirausahaan. Mengambil lokasi penelitian di Malang, dengan informan dari tiga perguruan tinggi besar yang ada, diharapkan bisa mewakili karakter mahasiswa pada umumnya. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan model-model pengembangan kewirausahaan pada mahasiswa yang didasarkan pada persepsi, minat dan kompetensi yang dimiliki saat ini.

Page 1 of 3 | Total Record : 24