cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
VALUE CHAIN ANALYSIS ON KANGKONG SEED PRODUCTION in PT EAST WEST SEED INDONESIA (EWINDO) Supti, Dudin; Rujito, Hari; Kustiari, Tanti
AGRIBEST Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.51 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v3i1.1942

Abstract

This research was conducted to analyze the condition and governance value chain of kangkong in Ewindo, especially in seed production so that the area of constraints can be identified and raises opportunities for upgrading. The objectives of this study include: 1) conducting value chain mapping, 2) analyzing water spinach seed production business, 3) knowing value chain governance, and 4) developing improvement strategies. This is descriptive research by using value chain analysis, value chain governance analysis, cost-benefit analysis, and upgrading strategy. The results show that the value chain governance between Ewindo and farmers is captive, where Ewindo as the lead company is required to have ethical leadership to ensure that farmers receive fair and equal treatment. By the highest benefit-cost ratio 1.63, generally, the contract farming is profitable, except in the new region (Tuban) that the farmers still need to improve their cultivation competencies. Some constraints in the value chain such as transportation facilities, product quality and weather, resulted both economic and social upgrading opportunities, i.e.: product quality improvement through product quality training; the provision of large-capacity and routine transportation; scheduled field schools for new farmers; and increasing strong social relationship with the farmers through family gatherings, achievement awards and initiation of climate index-based insurance.
COMPARATIVE ANALYSIS OF HYBRID CORN FARMING BASED ON BUSINESS SCALE IN TEMPUREJO SUB-DISTRICT S, Sutimawati; Aulia, Anisa Nurina; Muliasari, Risa Martha
AGRIBEST Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.288 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v3i1.1950

Abstract

Hybrid maize cultivated in an effort to meet domestic corn production, which has been importing large quantities, the objectives of this study are: (1) To compare the productivity of hybrid corn farming based on business scale. (2) To compare the advantages between hybrid corn farming scale. (3) To compare the efficiency of cost utilization in hybrid corn farming based on business scale.Data used in this research is primary data and secondary data. Data collection using interview method and questionnaire. The data collected in the analysis used the F-test and LSD test.Based on the results of the research can be concluded: (1) On land productivity between small and medium-sized narrow scale business scale shows significant difference at the 90% level of confidence, but on the scale of large area of land with narrow land indicates insignificant differences. (2)The narrow gains of moderate land indicate a significant difference in profits, whereas on a broad scale the narrow and wide scaled businesses show no significant difference in the 90% confidence level. (3) There is a difference in the level of cost efficiency between the narrow and the moderate scale indicating a significant difference at the 10% test level, but on the medium scale with broad and narrow area indicating an insignificant difference in the 90% confidence level.
ANALISIS TREND DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI GULA DI PG. WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Aprisco, Handa; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Santosa, Teguh Hari
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.284 KB)

Abstract

Pabrik gula merupakan  pelaku agribisnis pengolah tanaman tebu dan salah satu sektor yang berperanan penting dalam industri pergulaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dan (3) mengukur tingkat efisiensi biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo. Data dianalisis dengan analisis trend, analisis Cobb-Douglas (uji-t, uji-F, uji Adjusted R2) dan analisis RC-Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dari tahun 2001-2015 memiliki kecenderunagn  meningkat; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula secara signifikan adalah bobot tebu, rendemen dan tenaga kerja. (3) Penggunaan biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo menunjukkan tingkat efisien antara tahun 2010-2015 kecuali pada tahun 2010 dan 2013 mengalami inefisiensi biaya.
DAMPAK ERUPSI GUNUNG API RAUNG TERHADAP USAHATANI TEMBAKAU NA-OOGST DI DESA AMPEL KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER Sari, Olivia Anjung; Kuntadi, Ebban Bagus; Widjayanthi, Lenny
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.918 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1156

Abstract

Pada tahun 2015 terjadi Erupsi Gunung Api Raung yang menyebabkan berbagai macam kerusakan pada komoditas perkebunan termasuk tembakau. Abu vulkanik dari erupsi tersebut mengandung unsur silika yang menempel pada daun tembakau menyebabkan  produksi dan kualitas tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) produksi dan kualitas tembakau Na-Oogst Sebelum dan sesudah erupsi Gunung Api Raung di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan; (2) pendapatan petani sebelum dan sesudah erupsi Gunung Api Raung di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan komparatif. Metode pengambilan sampel menggunakan disproportionate stratified random samplingdengan responden sebanyak41 petani. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) produksi tembakau Na-Oogst sebelum dan sesudah terjadinya erupsi tidak berubah secara signifikan. Sedangkan kualitas tembakau sebelum dan sesudah erupsi mengalami perubahan. (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan usahatani tembakau sebelum dan sesudah terjadinya erupsi.
Analisis Produktivitas Usahatani Tomat di Kabupaten Jember Sutiarso, Edy; Hadi, Syamsul
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.951 KB)

Abstract

Tomat adalah produk hortikultura penting di Indonesia dan di Kabupaten Jember khususnya.  Tujuan penelitian adalah : (1)  mengukur  produktivitas lahan, tenaga kerja, dan biaya usahatni tomat; (2)  mengidentifikasi perbedaan produktivitas  antara strata lahan luas dan sempit usahatani tomat; dan  (3)  mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani tomat di Kabupaten Jember. Penelitian  merupakan studi kasus pada  lima kecamatan di Kabupaten Jember yaitu: Ledokombo, Sumberjambe, Ajung, Panti dan Umbulsari dengan jumlah sampel total 60 petani tomat.  Data dianalisis menggunakan analisis produktivitas, uji-z beda rata-rata dan analisis regresi berganda model Cobb Douglas.  Hasil penelitian adalah: (1) Rata-rata produktivitas lahan usahatani tomat di  Jember  sebesar 153,662 ku/ha, produktivitas tenaga kerja 4,906 kg/JKP, dan produktivitas biaya  0,00047 kg/Rp. (2) Tidak ada perbedaan produktivitas tenaga kerja dan biaya antara strata lahan luas dan sempit,  tetapi produktivitas lahan berbeda secara   signifikan pada taraf kepercayaan 99%.(3) Faktor-faktor yang berpengaruh  nyata terhadap produksi usahatani tomat di  Jember yaitu luas lahan, tenaga kerja dan bibit, sedangkan pupuk,  dan pestisida berpengaruh tidak nyata.
Tanggapan Petani Terhadap Pemasangan Gupon Burung Hantu Di Kecamatan Mojoanyar-Kabupaten Mojokerto Sodiq, Moch.; Wilujeng, W; Sutoyo, S
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.314 KB)

Abstract

Di kelompok tani Sri Rejeki Desa Ngarjo dan Harapan Jaya Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, pada bulan Agustus 2016 masing – masing telah dipasang tambahan gupon burung hantu sebanyak 4 buah dan 8 pangkringan. Pada bulan November – Desember 2016 dilakukan evaluasi tanggapan petani terhadap pemasangan gupon burung hantu. Diambil sampel petani sebanyak 20 orang secara acak pada kelompok tani tersebut.Hasil evaluasi tanggapan petani menunjukkan bahwa ; 1). Sampai 60 hari pemasangan 8 gupon telah ditempati oleh burung hantu ;2). Serangan tikus menurun dari rata-rata 6% menjadi 0.70 % dengan kerugian produksi per Ha tinggal Rp. 175.000 ; 3). Tingkat kepuasan petani sangat puas
ANALISIS PEMASARAN AGROINDUSTRI RUMAH TANGGA GULA KELAPA DI KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER Putri, Claresta Febriana; Prayuginingsih, Henik; Hadi, Syamsul
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.551 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui:1) pola saluran pemasaran, 2) marjin pemasaran, dan 3) efisiensi pemasaran gula kelapa tiap skala usaha di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan survey dengan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive method). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Snowball Rolling.Analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan margin pemasaran ditinjau dari berbagai skala usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Saluran pemasaran terdiri atas saluran nol tingkat digunakan oleh 11,11% pengrajin dari skala kecil, saluran satu tingkat digunakan oleh 84,44% dari pengrajin skala kecil dan menengah, dan  saluran tiga tingkat digunakan oleh 4,44% pengrajin dari skala besar. 2) Margin saluran pemasaran nol tingkat Rp. 0,-/kg, satu tingkat Rp. 700,-/kg dan tiga tingkat Rp. 1575,-/kg. 3) Seluruh saluran pemasaran efisien dengan share harga 100% pada saluran nol tingkat, 93,13% pada saluran satu tingkat dan 87,40% pada saluran tiga tingkat.
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI PENGGUNAAN BIAYA USAHATANI KOPI RAKYAT ROBUSTA DI KECAMATAN SUMBER WRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Sari, Ella Imaniar; Sutiarso, Edy; Hadi, Syamsul
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.249 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat keuntungan di antar strata luas lahan usahatani kopi rakyat robusta, untuk mengetahui perbedaan tingkat efisiensi penggunaan biaya antar strata luas lahan dalam usahatani kopi rakyat robusta, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani kopi rakyat robusta. Penentuan daerah penelitian ini adalah purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Data yang digunakan adalah data primer yaitu fungsi keuntungan yang didapatkan dari fungsi produksi Cobb Douglass serta uji validasinya (uji F, uji t, uji z dan koefisien determinasi ganda) dan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan instansi terkait. Sampel ditentukan menggunakan metode random sampling sebanyak 60 petani kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kopi di Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso menguntungkan dengan rata-rata keuntungan per hektar sebesar Rp 5.184.611,-. Jika dilihat berdasarkan skala luas lahan, maka rata-rata keuntungan petani lahan luas Rp 6.007.040,-.  lebih besar daripada petani lahan sempit Rp 4.362.183,-, Faktor-faktor keuntungan yang berpengaruh secara signifikan terhadap keuntungan usahatani kopi yaitu produktivitas, luas lahan, jumlah tanaman dan biaya produksi. Umur tanaman berpengaruh tidak signifikan terhadap keuntungan usahatani kopi. Penggunaan biaya produksi pada usahatani kopi sudah efisien, dengan R/C sebesar 1,85. Sementara dilihat dari strata luas lahan, petani lahan luas sebesar 2,06 lebih efisien dibandingkan petani lahan sempit sebesar 1,63.
KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI KONSUMEN DURIAN LOKAL DI KABUPATEN JEMBER Sayyidah, Balya Elok; Soetriono, S; Sugeng, Raharto
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.482 KB)

Abstract

Durian merupakan salah satu jenis buah-buahan yang bergizi tinggi dan mempunyai peluang besar untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakterisitik konsumen durian lokal; (2) menganalisis faktor-faktor dominan yang mempengaruhi terhadap preferensi konsumen  buah durian lokal; dan (3) membuat strategi pengembangan minat konsumen terhadap buah durian lokal. Penentuan daerah penelitian secara purposive method yakni di Kabupaten Jember. Metode pengambilan sampel dilakukan secara nonprobability sampling dan incidental sampling. Metode analisis data dengan deskriptif, analisis faktor dan analisis Medan Kekuatan (FFA). Kesimpulan penelitian: (1) Karakteristik konsumen durian lokal berdasarkan kategori: (a) umur mayoritas responden berada pada golongan umur 27-37 tahun dengan proporsi 45,16%, (b) jenis kelamin konsumen mayoritas adalah perempuan dengan jumlah 47 orang (50,54%), (c) pekerjaan, mayoritas bekerja sebagai pegawai swasta dengan jumlah 40 orang atau sebesar 43,01%, (d) tingkat pendidikan, mayoritas berada pada tingkat pendidikan SMP dengan jumlah 60 orang atau sebesar 64,52%, (e) jumlah anggota keluarga, mayoritas memiliki 2 hingga 4 orang dengan proporsi 69%, dan kategori (f) tingkat pendapatan, mayoritas berada pada kategori sedang dengan jumlah responden 48 orang atau sebesar 51,61%. (2) Dari 11 faktor yang mempengaruhi dalam preferensi konsumen memilih buah durian lokal terkategori menjadi 5 faktor yakni: (a) faktor warna kulit buah (hijau-muda, hijau-tua, hijau-cokelat, dan cokelat-tua); (b) faktor panjang duri (pendek, sedang, dan panjang); (c) faktor warna daging cerah (kuning dan merah); (d) faktor tekstur (lembut-basah, lembut-kering/pulen, berkrim, dan berserat); dan (e) faktor rasa buah durian (manis-pahit, manis-legit, manis-sedang, dan kurang manis).
PENDEKATAN PRA (PARTICIPATORY RESEARCH APPRAISAL) DALAM PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA SPECIALTY KETINGGIAN SEDANG BERBASIS KAWASAN DI KABUPATEN JEMBER Puspaningrum, Diah; Agustina, Titin
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.036 KB)

Abstract

Kopi Arabika yang berada di Kabupaten Jember ini diharapkan dapat menjadi kopi arabika specialty ketinggian sedang dan berbasis kawasan karena hanya bisa ditanam di ketinggian lebih dari 700 dpl. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan penentuan daerah penelitian secara purposive method. Tujuan utama dari pelatihan pengolahan primer dan pengolahan sekunder yang diberikan kepada petani adalah untuk memberikan nilai tambah (added value) kepada komoditas kopi terutama kopi arabika ketinggian sedang di Kabupaten Jember.Berdasarkan hasil uji testcup, final score kopi arabika ketinggian sedang dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan Taman Putri Desa Kemiri Kecamatan Panti adalah sebesar 60.50. Hasil dari uji testcup kopi arabika di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember adalah sebesar 78.50.Dapat disimpulkan bahwa kopi arabika di Kabupaten Jember sangat berpotensi untuk mendapatkan kualitas specialty asalkan memenuhi persyaratan bahan baku dan diolah secara basah dengan SOP dari Puslitkoka. Berdasarkan kegiatan monitoring dan evaluasi bahwa kegiatan penelitian dengan menggunakan PRA (Participatory Research Appraisal)dalam pengembangan kopi arabika specialty ketinggian sedang berbasis kawasan di Kabupaten Jember memerlukan upaya yang terus-menerus dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa hutan yang benar-benar-benar ingin melakukan perubahan dalam menjawab kebutuhan utamanya untuk meningkatkan pendapatannya serta dukungan dari berbagai pihak yang secara sinergis untuk mendukung aktifitas dalam melakukan pengolahan primer maupun pengolahan sekunder.