cover
Contact Name
Prof. Dr. Nurdin Rahman, M.Si., M.Kes
Contact Email
nurdinrahman_67@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Nutrition Study Program, Faculty of Public Health, Tadulako University Jl. Soekarno Hatta Km.9. City of Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 18 Documents
Hubungan Antara Konsumsi Makan, Status Gizi, dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Pre Menstrual Syndrome Abriani, Ari Arty; Ningtyias, Farida Wahyu; Sulistiyani, Sulistiyani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2019): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.814 KB) | DOI: 10.22487/j26227622.2019.v3.i1.12652

Abstract

Latar Belakang: Pubertas pada remaja putri ditandai dengan menstruasi yang terdapat beberapa gangguan, salah satunya? Pre Menstrual Syndrome (PMS). Studi pendahuluan yang dilakukan menunjukkan bahwa 95,24% remaja putri di SMK Negeri 1 Jember mengalami PMS. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan (vitamin B6, kalsium, magnesium), status gizi, dan aktivitas fisik dengan kejadian PMS pada remaja putri di SMK Negeri 1 Jember. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik analisis menggunakan uji chi-square. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire ?(FFQ) , kuesioner Food ?Recall, angket PMS (Lembar Catatan Harian), angket Physical Activity Level (PAL), dan lembar observasi pengukuran status gizi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makanan sumber vitamin B6 (77,1%), kalsium (74,7%), dan magnesium (72,3%) adalah defisit, status gizi normal (55,4%), aktivitas fisik ringan (57,8%), dan mengalami PMS ringan (61,5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat konsumsi makanan sumber vitamin B6 (p=0,000), kalsium (p=0,000), magnesium (p=0,020), dan aktivitas fisik (p=0,000) dengan kejadian PMS. Sebagian besar remaja putri termasuk usia remaja menengah, memiliki tingkat konsumsi makanan (vitamin B6, kalsium, magnesium) yang defisit, status gizi normal, aktivitas fisik ringan, dan mengalami PMS ringan? ??
Perbedaan Tingkat Kepuasan Makan Pasien Di Rumah Sakit Bersertifikat Halal Dengan yang Belum Bersertifikat Halal Azizah, Arina Zulfa; Darni, Joyeti; Damayanti, Amilia Yuni; Naufalani, Mira Dian
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2019): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1429.5 KB) | DOI: 10.22487/j26227622.2019.v3.i1.12668

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keragaman produk, kualitas produk, kualitas layanan, fasilitas yang memuaskan, lokasi, harga dan label halal. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal. Metode: Metode penelitian termasuk studi komparatif dengan sampel independen menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada 134 responden (67 responden di Rumah Sakit Islam Sultan Agung dan 67 responden di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah). Penelitian dilakukan pada target sempel yaitu semua pasien yang menjalani perawatan di ruang perawatan Kelas II dan III. Analisis menggunakan uji Mann Whitney. Penilaian kepuasan pasien dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat kepuasan pasien dalam penyelenggaraan makanan di Hospital Certified Halal (HCH), menunjukkan 50,7% responden ?puas dan 49,3% responden merasa sangat puas sedangkan pada penyelenggaraan makanan di Non Certified Hospital (NCH) 100 % responden puas dengan penyelenggaraan makananan di NCH. Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal ?halal be p-value <0,005.
Karakteristik Sensori dan Kimiawi Non-Meat Burger Patties Berbasis Kearifan Pangan Lokal Fadly, Dzul; Purwayantie, Sulvi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2019): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.715 KB) | DOI: 10.22487/j26227622.2019.v3.i1.13122

Abstract

Latar belakang: Tren konsumsi masyarakat yang cenderung tinggi dalam mengkonsumsi makanan cepat saji terus meningkat tiap tahunnya. Hal ini menjadi dasar bagi pengembangan produk cepat saji berbahan dasar pangan lokal agar konsumsi bahan makanan lokal nantinya dapat ditingkatkan. Tujuan: Kajian ini merupakan untuk pengembangan produk bahan pangan lokal, yaitu kacang merah, jagung, maupun jamur tiram menjadi non-meat burger patty yang merupakan bagian dari makanan cepat saji. Metode: Studi ini bersifat eksperimental dengan desain Rancangan Acak lengkap. Bahan utama pembuatan produk adalah kacang merah, jagung, dan jamur tiram. Analisis sensori yang terdiri atas uji hedonik dan mutu hedonik? dilakukan dengan menggunakan skala visual analog scale. Terdapat tiga formulasi, yaitu formulasi F1 rasio 30 g kacang merah : 30 g jagung : 40 g jamur, F2 rasio 30 g kacang merah : 40 g jagung : 30 g jamur, dan F3 rasio 40 g kacang merah : 30 g jagung : 30 g jamur. Hasil: Hasil uji hedonik dan mutu hedonik terhadap tiga formulasi produk pada lima parameter, yaitu rasa, warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan memperlihatkan nilai yang tidak berbeda signifikan secara statistic pada P < 0,05. Analisis karakteristik kimiawi dilakukan terhadap komposisi proksimat yang meliputi kadar air, protein, lipid, abu, dam karbohidrat. ?Produk terpilih, yaitu F2 memiliki kadar air 64,17 ? 0,11 %;? lemak 4,24 ? 0,06 %; protein 10,36 ? 0,27 %; abu 6,57 ? 0,19 %; dan karbohidrat 14,66 ? 0,38 %. Simpulan: Dengan demikian, produk ini dapat menjadi salah satu alternative diversifikasi pangan berbasis kearifan pangan lokal
Vitamin C Ikan Sidat (Anguilla Marmorata) Asal Danau Poso Dan Muara Sungai Palu Jamaluddin, Jamaluddin; Damayanti, Anita Tri; Widodo, Agustinus
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.745 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10256

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) memiliki keunggulan gizi atau nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, protein, mineral, dan asam lemak yang baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kadar vitamin C ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu. Bahan dan Metode: Pengujian kadar vitamin C menggunakan bahan berupa daging ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dengan teknik Purposive Sampling yang berdasarkan ukuran, tempat dan fase ikan sebagai syarat untuk pengambilan sampel. Hasil: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) pada fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu tidak terdeteksi adanya kandungan vitamin C. Kesimpulan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) tidak mengandung vitamin C.
Gambaran Pengetahuan Dan Praktik Menyusun Menu Sarapan Pada Orang Tua Siswa Sdit Al-Fahmi Palu Hermiyanty, Hermiyanty; Fitrasyah, Siti Ika; Aiman, Ummu; Ashari, Muhammad Rizki
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.065 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10167

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Salah satu isi pesan dari 13 PUGS adalah biasakan sarapan pagi. Namun, masih banyak penduduk Indonesia yang tidak sarapan. Kampanye sarapan sehat harus dilaksanakan oleh semua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat pengetahuan sarapan dan gambaran penerapan prinsip gizi seimbang pada susunan menu sarapan pada orang tua siswa SDIT Al-Fahmi Palu. Bahan dan Metode: Bahan menggunakan piring tiruan yang terbuat dari kertas, kertas karton dan double tip. Desain penelitian adalah deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDIT Al-Fahmi Kota Palu pada tanggal 5 September 2017. Responden yang mengikuti penelitian sebanyak 51 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian berupa data frekuensi tingkat pengetahuan sarapan responden, frekuensi responden yang menjawab benar kuesioner pengetahuan sarapan, dan penerapan prinsip gizi seimbang pada susunan menu sarapan selama tiga hari menggunakan media piring tiruan. Hasil: Keseluruhan (100%) responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Namun sebaliknya, ketika dilakukan praktik penyusunan menu diperoleh pada hari ke-1, dari 12 kelompok hanya 1 kelompok (8,3%) yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan, pada hari ke-2 hanya 2 kelompok (16,7%) yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan, dan pada hari ke-3 tidak ada satupun kelompok yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan. Kesimpulan: Keseluruhan responden telah memiliki tingkat pengetahuan baik, namun pada praktinya hampir keseluruhan dari 12 kelompok responden yang belum menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan
Analisis Kandungan Gizi Makro Pada Ikan Duo (Penja) Hitam Dan Putih Sebagai Pangan Lokal Kota Palu Jayadi, Yusma Indah; Rahman, Abd
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.237 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10421

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Pola Pangan Harapan Sulawesi Tengah belum memenuhi anjuran, potensi produk pangan Sulawesi Tengah salah satunya adalah ikan duo, atau biasa disebut penja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi tepung ikan duo yang menjadi sumber protein dalam potensi makanan khas Kota Palu. Bahan dan Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif laboratorik, dilakukan di laboratorium Nutrisi Makanan Peternakan untuk pembuatan tepung ikan dan analisis proksimat, penelitan dilaksanakan mulai bulan Oktober- November 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, ikan duo (penja) yang dijual di pasar inpres. Pembuatan tepung ikan duo (penja) di Laboratorium Peternakan dan selanjutnya akan diukur kadar proksimat kedua sampel. Hasil: Tepung ikan duo (penja) hitam dan putih, untuk kadar air telah memenuhi SNI mutu I yaitu 5,37% dan 6,3%, kadar protein telah memenuhi SNI mutu II yaitu 56,6% dan 54,19%, kadar lemak memenuhi SNI mutu I dan II yaitu 8,4% dan 9,72%, kadar serat memenuhi SNI mutu II yaitu 2,06% dan 2,61% dan kadar abu memenuhi SNI mutu I yaitu 10,5% dan 8,9%. Kesimpulan: Tepung ikan duo (penja) hitam dan putih lebih tinggi kadar proteinnya dibandingkan tepung teri. Kandungan gizi makro tepung ikan duo telah memenuhi SNI mutu I dan II, proteinnya lebih unggul dibandingkan tepung ikan teri.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Umur 2-5 Tahun Di Puskesmas Biromaru Imelda, Imelda; Rahman, Nurdin; Nur, Rosmala
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.409 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10369

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Stunting merupakan suatu kondisi terganggunya pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh malnutrisi kronik. Prevalensi stunting di Kabupaten Sigi sebanyak 45,20 % (2015) dan kejadian stunting di Puskesmas Biromaru untuk anak umur 2-5 sebanyak 60 kasus (2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 2-5 tahun. Bahan dan Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan Case Control. Cara pengambilan sampel kasus dengan cara total sampling dan sampel kontrol purposive sampling berdasarkan pertimbangan tertentu dengan perbandingan 1:2, dengan sampel kasus pada penelitian ini sebanyak 60 anak dan sampel kontrol sebanyak 120, setiap sampel yang dipilih berdasarkan umur sebagai matching. Derajat stunting dinyatakan dengan z-score tinggi badan menurut umur. Data imunisasi dasar lengkap, pola asuh praktik pemberian makan, berat badan lahir rendah dan garam beryodium yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan test yodium. Analisis yang digunakan yaitu odd ratio dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Imunisasi dasar lengkap OR 7,667 (CI 95% 3,753-15,662), pola asuh praktik pemberian makan OR 30,565 (CI 95% 9,043-103,314), berat badan lahir rendah OR 6,956 (CI 95% 4,446-14,104) dan garam beryodium? OR 8,632 (CI 95% 4,268-17,456) merupakan faktor risiko kejadian stunting dan mempunyai hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Pola asuh praktik pemberian makan merupakan faktorutama terhadap kejadian stunting dengan OR 30,565
Risiko Gangguan Makan Dan Kejadian Anemia Pada Mahasiswa Putri Program Studi S1 Gizi Stikes Mitra Keluarga Syah, Muh Nur Hasan; Asna, Alfi Fairuz
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.594 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10116

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Anemia merupakan masalah gizi kesehatan masyarakat yang dapat terjadi pada seluruh usia. Pada tahun 2013 proporsi anemia di Indonesia adalah 21,7 persen. Anemia dapat disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah pola konsumsi. Anemia pada remaja putri dan wanita usia subur dapat menyebabkan gangguan pada 1000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko gangguan makan dan anemia pada mahasiswa gizi. Bahan dan Metode: Penelitian ini adalah studi cross sectional dengan sampel 46 mahasiswa gizi jenis kelamin perempuan berusia 19 tahun. Pengumpulan data risiko gangguan makan menggunakan kuesioner Eating Attitudes Test (EAT-26) data anemia diperoleh dari data sekunder hasil pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru. Data dianalisi dengan menggunakan SPSS, dilakukan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian terdapat 21,7 persen anemia dan 26,1 persen berisiko gangguan makan. 20 persen mahasiswa yang anemia memiliki risiko gangguan makan. Hasil uji statistik memperlihatkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara risiko gangguan makan dengan anemia. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian adalah risiko gangguan makan dapat terjadi pada mahasiswa gizi yang memungkinkan dapat menjadi penyebab anemia
Vitamin A Ikan Sidat (Anguilla Marmorata) Asal Sungai Palu Dan Danau Poso Jamaluddin, Jamaluddin; Widodo, Agustinus; Mufliha, Nurul
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.483 KB) | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10260

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Ikan sidat (Anguilla marmorata) memiliki keunggulan gizi atau nutrisi yang tinggi seperti protein, mineral, asam lemak dan salah satunya yaitu vitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah kadar vitamin A ikan sidat (Anguilla marmorata) fase glass eel, yellow eel , silver eel? asal Sungai Palu dan Danau Poso. Bahan dan Metode: Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu Ikan sidat (Anguilla marmorata) berukuran Glass eel, Yellow eel, Silver eel yang berasal dari Sungai Palu dan Danau Poso, Ethanol, KOH, n-Hexane, BHT (Butil Hidroksil Toluen), Methanol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling melihat berdasarkan jenis berat, ukuran dan lokasi pengambilan. Metode yang digunakan yaitu Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dimana sebelumnya dilakukan uji saponifikasi (penyabunan) pada sampel ikan sidat. Hasil: vitamin A pada ikan sidat asal Sungai Palu fase glass eel sebesar 4,01 mg/kg (1336,67 IU/100 gram), yellow eel sebesar 7,26 mg/kg (2420 IU/100 gram), silver eel sebesar 9,73 mg/kg (3243,34 IU/100 gram). Vitamin A pada ikan sidat asal Danau Poso fase glass eel sebesar 0,22 mg/kg (73,34 IU/100 gram), yellow eel 7,16 mg/kg (2386,67 IU/100 gram), silver eel sebesar 11,3 mg/kg (3766,67 IU/100 gram). Kesimpulan: Kadar vitamin A ikan sidat fase glass eel asal Sungai Palu dan Danau Poso berbeda signifikan
Analisis Kandungan Vitamin B Pada Ikan Sidat (Anguilla Marmorata (Q.) Gaimard) Fase Elver Asal Danau Poso Fenti, Fenti; Widodo, Agustinus; Jamaluddin, Jamaluddin
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.134 KB) | DOI: 10.22487/gjgk.v2i2.11321

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Vitamin merupakan zat-zat organik kompleks yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang kecil, umumnya tidak dapat disintetis oleh tubuh tetapi penting dalam proses metabolik salah satunya adalah vitamin B. Vitamin B terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B6, B9 danB12. Sidat merupakan salah satu ikan yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi salah satunya vitamin B. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar vitamin B (B1, B2, B3, B6, B9, B12) pada ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase elver asal danau Poso . Bahan dan Metode : Penentuan kadar vitamin B1, B2, B3, B6, dan B9 menggunakan metode KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi), dan pada vitamin B12 menggunakan metode LC-MS (Liquid Chromatography?Mass Spectrometry). Hasil : Vitamin B2 dengan kadar 0,133 mg/100g, vitamin B3 dengan kadar 1,895 mg/100g, dan vitamin B12 dengan kadar 0,017mg/100g sedangkan pada vitamin B1, B6, dan B9 tidak terdeteksi adanya kadar. Kesimpulan : Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase elver asal danau Poso dapat dijadikan sumber vitamin B2, B3, dan B12.

Page 1 of 2 | Total Record : 18