cover
Filter by Year
Theorems (The Original Research of Mathematics)
Published by Universitas Majalengka
Journal of THEOREMS (The Original Research of Mathematics) published by Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Majalengka, that contains writings from innovative and relevant research and conceptual studies related to mathematics and / or the development of mathematics learning.
Articles
45
Articles
Pengaruh Strategi Metakognitif Terhadap Metakognisi Mahasiswa PGSD

Nur Asyiah, Liyana Sunanto dan

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Artikel ini bertujuan mengkaji pengaruh strategi metakognitif terhadap metakognisi mahasiswa tingkat satu Prodi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Cirebon semester genap T.A 2016/2017 pada mata kuliah Konsep Dasar Matematika, dengan menggunakan metode penelitian model linier sederhana. Teknik analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk mrengetahui signifikansi pengaruh strategi metakognitif terhadap metakognisi digunakan uji koefisien. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan  signifikan pada penerapan strategi metakognitif terhadap metakognisi menggunakan SPSS menunjukan t hitung = 8,662 dengan tingkat signifikansi  0,000 < 0,05 pada metakognisi. Sehingga dapat disimpulkan strategi metakognitif berpengaruh terhadap metakognisi mahasiswa PGSD UMC. Kata kunci: Strategi metakognitif, Metakognisi.

Meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa SD Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Mind Mapping

Jatisunda, M. Gilar

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurang tercapai ketuntasan belajar siswa kelas V khususnya pada mata pelajaran Matematika materi Sudut.Peneltian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua tindakan.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 siswa, yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik yang digunkan dalam pengumpulan data adalah tes dan observasi serta diperkuat dengan dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe mind mapping dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa.Ini ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil tes dari setiap siklus mengalami peningkatan. Siklus I tindakan 1 rata-rata nilai siswa sebesar 72,5 dengan persentase keberhasilan siswa mencapai 50% dan tindakan 2 mencapai 66,66% dengan rata-rata 76,071. Sedangkan pada siklus II tindakan 1 nilai rata-rata siswa sebesar 80,185 dengan persentase keberhasilan siswa mencapai 80% dan tindakan 2 nilai rata-rata siswa mencapai 84,64 dengan persentase mencapai 86,66%. Penelitian dikatakan berhasil karena persentase keberhasilan siswa mencapai ≥80%.Kesimpulan penelitian bahwa model kooperatif tipe mind mapping dapat meningkatkan ketuntasan belajarsiswa. Kata kunci: Ketuntasan Belajar, Materi Sudut, Mind Mapping, Pembelajaran Kooperatif.

Pengaruh Model Two Stay Two Stray Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa

Nurhikmayati, Iik

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswaserta mendeskripsikan respon siswa terhadap pelajaran matematika dan pembelajaran two stay two stray yang diterapkan. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen.Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Palasah Kabupaten Majalengka Tahun ajaran 2016/2017.Adapun Sampelnya yaitu 26 mahasiswa kelompok eksperimen dan 26 mahasiswa kelompok kontrol berdasarkan teknik purposive sampling.Analisis kuantitatif menggunakan Independent Sample t-test, sedangkan analisis kualitatif dilakukan secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan adanya pengaruh positif pada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Analisis angket skala sikap memperlihatkansikap positif siswa terhadap pelajaran matematika dan pembelajaran two stay two stray yang diterapkan. Kata kunci: Pemecahan Masalah, Two Stay Two Stray.

Penggunaan Software Lindo dalam Matakuliah Program Linear

Arifin, Zaenal

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Munculnya berbagai aplikasi atau software dari ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari memberikan arti bahwa matematika merupakan dasar, alat, ataupun pelayan bagi ilmu-ilmu lain. Berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari terkadang dapat dinyatakan dalam suatu sistem bersifat sistematis yang sering disebut dengan pemodelan matematika. Untuk keperluan menyelesaikan program linear sudah tersedia program khusus salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah software Lindo (Linear Interactive Discreat Optimizer). Software ini dapat menyelesaikan permasalahan program linear dengan muda, cepat dan akurat bahkan mampu menyelesaikan masalah program linear sampai 100 constraints (fungsi kendala). Salah satu yang utama dari software Lindo adalah memasukan rumus berdasarkan penyelesaiannya. Rumus yang dimaksud disini dalam bentuk matematika. Jika menggunakan program linear secara manual atau dengan menggunakan metode simpleks akan lebih sulit dan memakan waktu lebih lama karena membutuhkan ketelitian dan ketekunan yang tinggi. Untuk itu sangatlah tepat jika masalah dalam program linear dengan berbagai kejadian masalah optimasi ataupun segala permasalahan optimasi dalam dunia nyata di cari penyelesaiannya dengan Lindo. Secara umum software lindo akan menyediakan pengalaman langsung kepada pelajar ataupun mahasiswa dalam belajar merumuskan. Dengan menggunakan software lindo diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan dalam belajar, khususnya pada matakuliah Program Linear.Kata Kunci: Program Linear, Software Lindo

Penelitian Desain Bahan Ajar Berbasis Aktifitas Kritis pada Materi Bangun Datar Segitiga

dan Rahmawati, Arif Abdul Haqq, Lilis Marlina Angraini,

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang dapat menstimulus aktifivitas kritis siswa pada materi bidang datar segitiga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Penelitian Desain. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi salah satu SMP Negeri di Kota Cirebon. Bahan ajar disediakan dalam bentuk tugas pemahaman konsep dan penerapan konsep. Tugas yang diberikan untuk mengundang siswa dalam aktivitas kritis adalah tugas dengan masalah yang terstruktur sedang. Pada tahap pemahaman konseptual ini, guru perlu memilih isu yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari atau logis, menggunakan kalimat yang mudah dimengerti, tidak menggunakan pertanyaan yang terakumulasi dan membuat pola dalam tabel secara efisien. Pada tahap penerapan konsep, beragam pertanyaan seperti masalah dalam Teorema Pythagoras dan luas segitiga dan aplikasinya. Kata kunci: Aktivitas Kritis, Kegiatan Siswa, Penelitian Desain, Segitiga.

Pendekatan Matematika Realistik Dapat Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SDN Munjul III Majalengka

Kurino, Yeni dwi

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep matematika khususnya pada pembelajaran matematika di SD negeri Munjul III. Dalam hal ini guru senantiasa mengupayakan agar siswa mampu membuat dan menggunakan sebuah model bangun datar yang divariasikan dengan mengelompokan, mengurutkan, dan merangkaikan sehingga pemahaman konsep siswa meningkat serta terjadinya jalinan antar konsep atau antar topik. Dengan demikian, siswa mampu menemukan caranya sendiri untuk memecahkan pengelompokan bangun datar dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang terdiri dari dua belas tindakan, membahas konsep pengelompokkan bangun datar dari suatu kumpulan benda  yang ada di lingkungan sekitar. Berdasarkan hasil penelitian, pengelompokan bangun datar dengan menggunakan pendekatan matematika realistik menunjukan bahwa dengan menggunakan pendekatan matematika realistik ternyata siswa lebih mudah  memahami serta sangat antusias dalam mempelajari materi matematika khususnya bangun datar dan memecahkan pada penerapan kehidupan sehari-hari.   Interaksi siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru lebih kondusif, hasil pemahaman konsep siswa tiap tindakan selama penelitian berlangsung mengalami peningkatan.  Kata kunci: Matematika Realistik, Pemahaman Konsep.

Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik

Santoso, Erik

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Permasalahan pembelajaran matematika merupakan masalah rutin yang biasa di jumpai di kelas. Diantara permasalahan yang sering dijumpai adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal matematika dan rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran di kelas. Untuk itu perlu adanya satu upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi permasalahan tersebut. Cara yang dapat ditempuh adalah dengan melaksanakan pembelajaran yang inovatif yatu pembelajaran berbasis masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat mana yang lebih baik peningkatan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran berbasis masalah, dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian initermasuk quasi eksperimen. Penelitian dilakukan di SMPN 6 Tasikmalaya, dengan subjek populasi seluruh siswa kelas VII SMPN 6 Tasikmalaya dan mengambil dua sampel kelas VII SMPN 6 Tasikmalaya secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi soal tes kemampuan berpikir kreatif matematik. Analisis data kuantitatif menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah, dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kata kunci: Kemampuan Berpikir kreatif Matematik, Pembelajaran Berbasis Masalah.

Software Geogebra untuk Meningkatkan Komunikasi Matematis pada Materi Graf

Kania, Nia

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Kajian ini dikarenakan kemampuan komunikasi mahasiswa yang masih rendah.Kemampuan komunikasi merupakan salah satu aspek dari kemampuan matematis yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Ada lima aspek dalam kegiatan komunikasi matematika, yaitu: (a) representing; (b) listening; (c) reading; (d) discussing; dan (e) writin. Berdasarkan hasil pengamatan penulis, mahasiswa matematika Universitas Majalengka merasa kesulitan di dalam menterjemahkan konsep Graf pada matakuliah matematika diskrit. Hadirnya media software Geogebra menjadi alat bantu dalam membantu mahasiswa untuk memaknai permasalahan, memaknai konsep graf matematika, sehingga mereka dapat menyelesaikan masalah/soal matematika terkait graf dengan baik.

Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Solving Terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS)

Aep Sunendar, Sardin dan

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak— Higher Order Thinking Skills (HOTS) menghendaki siswa untuk menerapkan informasi baru atau pengetahuan sebelumnya dan memanipulasi informasi untuk menjangkau kemungkinan jawaban dalam situasi yang baru.Berpikir tingkat tinggi adalah berpikir pada tingkat lebih tinggi dari pada sekedar menghafal fakta atau mengatakan sesuatu kepada seseorang persis seperti sesuatu itu disampaikan. Berpikir tingkat tinggi yaknimenggunakan pemikiran yang kompleks,pemikiran non algorithmic untuk menyelesaikan  suatumasalah yang tidak dapat diprediksi,menggunakan pendekatan yang berbedadengan masalah yang telah ada dan berbedadengan contoh. Salah satu alternatif pedekatan pembelajaran yang dapat membantu siswa mengoptimalkan kemampuan HOTS adalah melalui pendekatan pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS)pada siswa.. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desainPretest-Postest Control Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 9 kelas IPA dan 4 kelas IPS dengan jumlah seluruh siswa 510 orang. Sampel diambil dua kelas menggunakan teknik simple random sampling yaitu kelas XIPA9 yang berjumlah 37 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XIPA 6 yang berjumlah 37 orang sebagai kelas kontrol. Kondisi awal kemampuan HOTS siswa kedua kelas ini seimbang.Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuanHOTSyang telah memenuhi unsur kevalidan dan reliabel.Rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 18,57 dan kelas Kontrolsebesar 19,23. Sedangkan rata-rata hasil postest kelas eksperimen sebesar45,54 dan kelas kontrol sebesar 27,43. Pada pengujian hipotesis diperoleh thitung= dan ttabel= 1,993 pada taraf signifikan 0,05. Karena thitung lebih besar dari pada ttabel maka H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS)siswa. Oleh karena itu hendaknya model pembelajaran Problem Solvingsebagai salah satu alternatif solusi dalam mengoptimalkan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Trigonometri. Kata kunci: Higher Order Thinking Skills (HOTS), Pendekatan Pembelajaran, Problem Solving.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw

mahpudin, mahpudin

Theorems (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Theorems (The Original Research of Mathematics)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak—Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih belum optimalnya hasil belajar matematika siswa khususnya pada materi sifat-sifat bangun datar di SD Negeri Cicenang 1 Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan temuan-temuan hasil pengamatan awal, permasalahan tersebut muncul disebabkan oleh beberapa faktor yang diantaranya adalah kurang sesuainya model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalalm kegiatan pembelajaran sehingga menyebabkan hasil belajar siswa masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan berbagai kriteria merupakan  salah satu usaha dalam perbaikan kualitas pembelajaran di kelas sehingga model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rencana awal yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga siklus dan pada masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat bangun datar. Pada siklus satu dari 25 siswa hanya 13 siswa yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus dua yang mencapai KKM sebanyak 23 siswa atau 92% tuntas dengan KKM 70. Kata kunci: Hasil Belajar, Kooperatif Tipe Jigsaw.