cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
salimnahdi15@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Elementaria Edukasia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 26154625     EISSN : 26550857     DOI : -
Core Subject : Education,
Elementaria Edukasia is Indonesian Journal of Elementary Education. This Journal is published by Elementary Teacher Education Program, Majalengka University, twice a year in April and October. This Journal have been registered number p-ISSN 2615-4625 (Print) and e-ISSN 2655-0857 (Online). Elementaria Edukasia was initiated and established for the first time on January 2018. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PENDUKUNG PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 263 RANCALOA Rohayati, Hahat
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.4 KB)

Abstract

Pembelajaran di dalam kelas seringkali dianggap sebagai hal yang membosankan. Hal ini merupakan salah satu penyebab rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui proses pembelajaran dan hasil  belajar peserta didik dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berfokuskan pada situasi kelas yang dikenal dengan sebutan penelitian tindakan kelas (classroom activity research). Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, selama proses pembelajaran ditemukan beberapa hal penting. Peserta didik dapat melalui proses pembelajaran sesuai dengan indikator yang diharapkan. Peserta didik lebih antusias dan aktif, baik bersama kelompoknya ataupun secara individu. Hasil belajar peserta didik juga terus meningkat pada setiap siklusnya. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata peserta didik mulai dari prasiklus, siklus I sampai siklus II yang mengalami peningkatan. Nilai rata-rata peserta didik pada tahap prasiklus yaitu 66,00, nilai rata-rata siklus I yaitu 73 dan nilai rata-rata siklus II yaitu 86. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pendukung pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SDN 263 Rancaloa Kota Bandung Kata kunci: hasil belajar, lingkungan sekitar, media
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA IPA KELAS V SD Nurlianah, Nurlianah
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.975 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri Lengkongwetan I disebabkan kurangnya keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) melalui penggunaan alat peraga IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga IPA kelas V di SD Negeri Lengkongwetan I. Subjek penelitian adalah siswa berjumlah 22 orang, sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian siklus I diperoleh siswa yang tuntas secara individu sebanyak 8 siswa dari 22 siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 36% dan daya serap klasikal sebesar 63%. Sedangkan hasil penelitian siklus II mengalami peningkatan dengan jumlah siswa yang tuntas secara individu sebanyak 18 siswa dari 22 orang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 82% dengan daya serap klasikal sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran menggunakan alat perga IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri Lengkongwetan I.Kata Kunci: Alat Peraga IPA, Hasil Belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN DENGAN MEDIA GAMBAR DI KELAS I SD NEGERI 222 PASIR POGOR Saonah, Siti
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.665 KB)

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis permulaan di kelas I adalah pondasi yang menentukan bagi peserta didik untuk melangkah ke tingkat berikutnya. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut peneliti menggunakan media gambar sebagai salah satu alternatif cara. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom activity research) berdasarkan alur siklus PTK Kemmis dan McTaggart. Kemampuan membaca dan menulis peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal sebelum dilakukan penelitian nilai rata-rata sebesar 64. Dengan adanya penelitian meningkat menjadi 78 dari standar ketuantasan minimal yaitu 70. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis peserta didik di kelas I Sekolah Dasar Negeri 222 Pasirpogor Kecamatan Rancasari Kota Bandung. Kata kunci: kemampuan membaca dan menulis permulaan, media gambar
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA PERKALIAN MELALUI METODE JARIMATIKA TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR KELAS I SDN SINDANGWANGI I TAHUN 2016 Sumiati, Sumiati
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.137 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan disuatu kelas, guna untuk mengajarkan suatu metode baru, untuk meningkatkan prestasi kriteria ketuntasan minimal (KKM) siswa kelas I SD Negeri Sindangwangi I Kecamatan Sindangwangi pada mata pelajaran Matematika  pada  bab  perkalian  melalui  metode  jarimatika.  Peneliti melakukan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan dengan 3 siklus. Tiap siklusnya merupakan rangkaian yang terdiri dari 1 ) Planing, untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatan pembelajaran dan membuat instrument penelitian lainnya. 2 ) Acting, Melaksanakan pembelajaran pada mata pelajaran Matematika pada bab perkalian. 3 ) Observing, Pengambilan data tentang hasil melalui tes dan lembar pengamatan. 4 ) Reflecting, Menganalisis data hasil pengamatan. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD Negeri Sindangwangi I Kecamatan Sindangwangi yang berjumlah 26 siswa, yang terdiri dari 16 Siswa Laki – laki dan 10 Siswi Perempuan. Penelitian ini   menggunakan metode Jarimatika pada saaat pembelajaran Matematika. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan metode Jarimatika mampu meningkatkan prestasi KKM dan efektif terhadap mata pelajaran Matematika. Dapat dilihat dari hasil pengamatan siswa terhadap perhatian belajar siswa menunjukkan, Siklus I  nilainya memenuhi KKM ( 42,30% ) Siklus II menjadi ( 69,23% ) Siklus III menjadi ( 92,30% ). Sedangkan yang kurang memperhatikan siklus I (57,70% ) Siklus II menjadi ( 30,77% ) Siklus III menjadi ( 7,70% ). Mengacu pada hasil penelitian, peneliti menyarankan kepada guru atau calon guru untuk selalu   yang meningkatkan inovasi pembelajarannya dengan menggunakan media,metode, dan teknik pembelajaran yang bervariasi. Kata Kunci: Metode Jarimatika, Ketuntasan Belajar Matematika
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN TENTANG ROTASI BUMI DAN REVOLUSI BUMI DI KELAS VI SD NEGERI SINDANGPALA Nurnaningsih, Cicih
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.54 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi lapangan di kelas VI SD Negeri Sindangpala dalam proses pembelajaran materi rotasi bumi dan revolusi bumi, media yang digunakaan  hanya buku saja tanpa ada media yang lebih menarik lagi hal itu ditunjukan kurangnya pemahaman siswa tentang konsep rotasi bumi dan revolusi bumi. Menurut hasil evaluasi siswa yang mampu meraih nilai 65 kurang dari 75% maka ini jelas menunjukan kelemahan dalam pembelajaran kali ini dilaksanakan. Apabila dikaitkan dengan pedoman dalam KTSP, hal ini tentunya tak memenuhi kriteria ideal dengan pencapaian indikator sebanyak 75% dari semua siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai (1) Meningkatkan kemampuan guru merancang pembelajaran dalam mengimplementasikan media audio visual terhadap topik peristiwa rotasi dan revolusi bumi. (2) Meningkatkan kemampuan guru melakukan proses pembelajaran dalam mengimplementasikan media audio visual dalam pembelajaran topik peristiwa rotasi dan revolusi bumi.(3) Meningkatkan keterampilan siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Sindangpala dalam pembelajaran IPA pada topik peristiwa rotasi dan revolusi bumi setelah menggunakan media audio visual. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan secara kuantitatif yang dibuktikan dengan hasil pembelajaran siswa melalui nilai yang diraih siswa dari proses evaluasi. Selain itu penyusunan rencana pembelajaran serta pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru mendapat peningkatan, walaupun dalam hal ini masih banyak yang perlu diperbaiki. Dalam perkembangannya pembelajaran dengan menggunakan media audio visual harus terus dikembangkan dan dipopulerkan guna meningkatkan proses dan hasil pembelajaran di SD kelas rendah. Kata Kunci: Media Audio Visual, Pemahaman Siswa
BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SDN 222 PASIRPOGOR KOTA BANDUNG Lilis, Lilis
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.45 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam melalui metode pembelajaran Group Investigation. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 222 Pasirpogor, Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc. Taggart yang berisi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Kondisi awal siswa Prasiklus hasil belajar rata-rata kelas sebesar 62,20 dengan presentase ketuntasan 20,00%. Setelah dilaksanakan pembelajaran IPA melalui metode group investigation pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA mencapai 75.60. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran IPA melalui metode Group Investigation pada siklus II, Hasil belajar meningkat dengan nilai rata-rata menjadi 81,00 dan persentase ketuntasan meningkan menjadi 90,00%. Kata kunci: hasil belajar IPA, metode Group Investigation
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS V SDN SUNIA II MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) Tajudin, Cupyana
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.997 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui kondisi motivasi belajar siswa Kelas V SDN Sunia II pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, 2) Mengetahui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) dapat meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa Kelas V SDN Sunia II. Penelitian ini dilakukan di Kelas V Semester 1, program pengajaran tahun 2016/2017di SDN Sunia II, dengan jumlah Kelas V sebanyak 30 siswa, kondisi kekhususan siswa ini memungkinkan tingkat kemampuan dan daya serap siswa tersebut sangat bervariasi. Peneliti adalah guru Pendidikan Agama Islam di SDN Sunia II. Hasil belajar siswa Kelas V SDN Sunia II Kecamatan Banjaran pada kompetensi dasar tentang Mengartikan QS Al Lahab dan Al Kafirun dapat mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah diterapkan kegiatan pembelajaran melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) 2)  Nilai rata-rata pemahaman siswa dalam memperhatikan permasalahan, pada siklus pertama sebesar 72 pada siklus kedua pada siklus kedua sebesar 77 sedangkan pada siklus ketiga sebesar 84, tergolong baik demikian juga tentang ketuntasan belajar pada siklus pertama 61 % dan pada siklus kedua menjadi 83. % sedangkan pada siklus ketiga menjadi 100 %3) Aktifitas siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran dapat meningkat sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih berpusat pada siswa. Kata kunci: Motivasi Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN PENERAPAN METODE PENEMUAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI CIKIJING III KEC.CIKIJING KABUPATEN MAJALENGKA Maesaroh, Cucu
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.484 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VI SD Negeri Cikijing. Peneliti mencoba solusi metode pembelajaran penemuan sebagai metode yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. tujuan penelitian ini adalah untuk mengupayakan penerapan metode penemuan secara tepat dan efektif dalam penyelenggaraannya pembelajaran matematika, sehingga guru mengetahui persis kelebihan dan kekurangan dari suatu metode secara akurat. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian adalah siswa Kelas VI SD Nageri Cikijing III sebanyak 20 orang. Dari hasil penelitian ini terungkap pembelajaran matematika pada pokok bahasan bangun ruang dengan menggunakan metode penemuan, cukup menarik bagi siswa, serta cenderung hasil belajar yang diperoleh meningkat. Data menunjukkan hasil pretest dari siklus I dengan rata-­rata nilai 5,6 meningkat setelah diadakan tindakan menjadi 6,6 (nilai post tes). Juga pada siklus II yang terlihat dalam hasil pas tes dengan rata-rata nilai 5,95 meningkat setelah diadakan tindakan menjadi 6,95. Dari data tersebut adanya peningkatan hasil belajar sebesar 1,00. Kata Kunci: Metode Penemuan, Hasil Belajar
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Samsidar, Samsidar
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.739 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar sebagian besar masih menggunakan metode konvensional. Ceramah, penugasan dan latihan-latihan dari guru masih mendominasi pembelajaran di kelas. Pembelajaran yang melibatkan aktivitas bersifat jarang dilakukan. Guru masih menjadi sentral dalam menginformasikan fakta dan konsep melalui metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA di kelas VI SDN 263 Rancaloa Kota Bandung. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI yang berjumlah 20 siswa terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di kelas VI. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai prasiklus, siklus I dan siklus II yang meningkat dari 61,5 menjadi 67,5 pada siklus I dan 79 pada siklus II. Kata kunci: Model kooperatif tipe jigsaw, hasil belajar IPA
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS DI TK BUDI ASIH I KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Umsari, N.
Elementaria Edukasia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Elementaria Edukasia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.618 KB)

Abstract

Tugas guru adalah mendiagnosis kebutuhan belajar, merencanakan pelajaran, memberikan presentasi, mengajukan pertanyaan, dan mengevaluasi pengajaran. Pengelolaan kelas yang efektif merupakan prasyarat yang kritis bagi kegiatan intruksional yang efektif agar seorang guru berhasil mengelola kelas hendaklah ia mampu mengantisipasi tingkah laku siswa yang salah dan mencegah tingkah laku demikian agar tidak terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan metode pembelajaran melalui supervisi klinis. Tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengguakan metode pembelajaran  pada 2 orang guru kelas A adalah melalui Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) melalui teknik supervisi klinis. Penelitian ini dilaksanakan di TK Budi Asih I Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Teknik analisis data dilakukan dengan melakukan analisis SWOT, yang terdiri dari unsur-unsur S-Strength (kekuatan), W-Weaknesses (kelemahan), O-Opportuniy (kesempatan), T-Threat (ancaman). Empat hal tersebut dilihat dari sudut kepala sekolah yang melaksanakan dan guru yang dikenai tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menggunakan metode pembelajaran meningkat,guru lebih menguasai indikator dalam penguasaan metode pembelajaran. Kata Kunci: Kemampuan Guru, Supervisi Klinis

Page 1 of 3 | Total Record : 27