cover
Filter by Year
Jurnal Media Elektro
ISSN : 22526692     EISSN : -
Jurnal Media Elektro adalah merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel yang bersifat original tentang pengetahuan dan informasi riset ataupun aplikasi riset dan pengembangannya. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan karya riset beserta pengembangannya di bidang teknologi. Untuk penulis yang berminat untuk Pemuatan artikel di jurnal ini, maka dapat dialamatkan ke email:media.elektro.undana@gmail.com. Artikel yang masuk akan diseleksi oleh editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Articles
47
Articles
SISTEM PENILAIAN KINERJA PEGAWAI DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS PADA KANTOR STASIUN METEOROLOGI EL TARI KUPANG)

Setyadi, Yoga Arya, Ina, Wenefrida T., Tena, Silvester

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.877 KB)

Abstract

Penilaian prestasi kinerja adalah suatu proses penilaian yang dilakukan pemimpin perusahaan secara sistematik berdasarkan pekerjaan yang ditugaskan kepada pegawainya. Stasiun Meteorologi El Tari Kupang merupakan salah satu instansi pemerintahan yang menerapkan penilaian kinerja pegawai untuk tujuan promosi jabatan ataupun pemilihan pegawai berprestasi. Untuk membantu Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang dalam proses penilaian kinerja pegawai maka sangat penting dibangun sebuah sistem penilaian kinerja. Penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) terkomputerisasi yang mampu membantu proses penilaian kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penilaian prestasi kerja pegawai. Sistem yang dibangun berbasis web dan menggunakan kriteria penilaian pegawai meliputi kedisiplinan, prestasi kerja, tanggung jawab dan kompetensi bidang. Hasil analisis yang didapat mampu memberikan urutan rangking terbaik, sehingga menghasilkan kriteria dengan bobot tertinggi yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi sistem penilaian kinerja pegawai Stasiun Meteorologi El Tari Kupang dengan metode Analytical Hierarchy Proccess dapat berfungsi dengan baik. Hasil perbandingan nilai akhir antara perhitungan sistem dengan perhitungan metode AHP secara manual memiliki nilai yang sama. Hasil perbandingan perangkingan antara sistem dengan data penilaian manual Kantor Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mempunyai persamaan urutan perangkingan sebanyak 9 dari 16 pegawai.

Analisis Dampak Variasi Data Transmisi pada Kinerja Protokol MAC Sistem Komunikasi Wireless Body Area Network

Lami, Hendro FJ, Pella, Stephanie Imelda

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.965 KB)

Abstract

Protokol media access control (MAC) berperan menjamin keberhasilan transmisi data antar sensor nirkabel dan konsumsi daya pada Wireless Body Area Network (WBAN). Penelitian ini membandingkan unjuk kerja dua buah protocol MAC, yaitu T-MAC dan ZigbeeMAC pada sistem WBAN, pada laju kedatangan paket (λ) yang berbeda. Hasil simulasi menunjukan bahwa pada jaringan dengan λ rendah tingkat keberhasilan pengiriman paket antara protocol T-MAC dan ZigbeeMAC mencapai rata-rata 90% dari throughput maksimal walaupun pada kondisi tersebut kinerja ZigbeeMAC memiliki nilai lebih baik dibanding T-MAC. Pada laju kedatangan paket tinggi, throughput pada T-MAC memiliki perbedaan yang signifikan terhadap ZigbeeMAC. Pada keadaan terburuk troughput T-MAC adalah 88% dari throughput maksimal sedangkan Zigbee menurun hingga 43% dari throughput maksimal. Kosumsi daya pada ZigbeeMAC cenderung konstan untuk setiap laju kedatangan paket sedangkan pada T-MAC meningkat sejalan dengan pertambahan laju kedatangan paket.  

IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN MENGGUNAKAN CITRA DAUN BERBASIS JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS)

Rahmadewi, Reni, purwanti, Endah, efelina, Vita

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.517 KB)

Abstract

Tumbuhan merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan oleh manusia. Ilmu yang mempelajari mengenai tumbuhan juga sudah mengalami kemajuan pesat, begitupun sistem pengenalan dan identifikasi tanaman yang berguna dalam memberi berbagai informasi. Proses pengenalan dapat diterapkan dalam berbagai bagian dari tanaman, salah satunya adalah pengenalan pada citra daun. Proses pengenalan citra daun harus melalui proses pembelajaran yang panjang, maka digunakan teknik pengolahan citra yaitu Jaringan Saraf Tiruan (JST). Identifikasi jenis daun menggunakan JST pada percobaan kali ini menggunakan 4 jenis nama daun seperti daun bougenvillea, daun Geranium, daun Magnolia Soulangeana, daun pinus, dengan 16 sampel citra daun dengan bentuk daun yang berbeda-beda untuk setiap jenisnya. Epoch dalam Jaringan Saraf Tiruan ini mencapai nilai maksimal 1000 iterasi. Sebelum melakukan pengujian citra, terlebih dahulu dilakukan proses pelatihan citra. Setelah melakukan pengujian pada 16 sampel citra daun, diperoleh 15 sampel citra daun memiliki hasil benar terdeteksi dan 1 sampel citra daun memiliki hasil tidak terdeteksi. Dari hasil penelitian ini memiliki persentasi keberhasilan sebesar 93,6% berhasil terdeteksi dan 6,4% tidak berhasil terdeteksi. Kata kunci: Pengolahan citra, Jaringan Saraf Tiruan, citra daun

Aplikasi Tuner Alat Musik Sasando Real-Time Menggunakan Teknik Fast Fourier Transform (FFT) dan Harmonic Product Spectrum (HPS)

Maggang, Amin Ajaib, Manu, Sarlince O., Odja, Molina O.

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.741 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain suatu aplikasi tuner sasando yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam mendeteksi frekuensi fundamental dari jenis sasando 32 senar menggunakan Algoritma Fast Fourier Transform (FFT) dan Harmonic Product Spectrum (HPS). Tingkat akurasi yang tinggi ditentukan dari resolusi frekuensi yang tinggi. Menurut Lourde, M (2009), kemampuan telinga manusia untuk membedakan bunyi adalah pada resolusi 0.5 Hz. Manusia tidak mampu membedakan bunyi jika resolusi atau selisih dua frekuensi yang berdekatan lebih kecil dari 0.5 Hz. Oleh karena itu, aplikasi yang didesain harus mampu memberikan resolusi 0.5 Hz. Berdasarkan hasil simulasi, Aplikasi Tuner sasando yang telah dibangun mampu memberikan output resolusi 0.5 Hz. Selain itu, aplikasi yang dibangun juga dapat menampilkan spektrum frekuensi dan mampu memberikan informasi apabila frekuensi dari senar yang sedang dituning sudah tepat pada frekuensi fundamentalnya. Tidak hanya itu, apabila frekuensinya masih kurang atau sudah melewati frekuensi dasarnya, maka akan ditampilkan juga pada outputnya.

SIMULASI DAMPAK PARAMETER PROTOKOL MAC TERHADAP UNJUK KERJA DAN KONSUMSI ENERGI JARINGAN SENSOR NIRKABEL

Pella, Stephanie Imelda

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.196 KB)

Abstract

Pada jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Networks -WSNs), energi pada setiap node adalah sumber daya yang terbatas.  Pada umumnya protokol medium access control (MAC) untuk WSNs didesain untuk konservasi energy jaringan karena MAC mengatur modul komunikasi yang merupakan modul dengan konsumsi daya tertinggi dalam sebuah node. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh parameter-parameter MAC seperti duty cycle, beacon fraction  dan daya transmisi terhadap unjuk kerja jaringan (paket delivery rate-PDR) dan konsumsi energy dalam jaringan. Kata Kunci:  Duty cycle, beacon fraction, WSNs,  Unjuk Kerja Jaringan  

KOMBINASI STEGANOGRAFI LSB DAN KRIPTOGRAFI CEASAR CHIPER UNTUK PENGAMANAN DATA PADA MEDIA CITRA DIGITAL

Doo, Samy Yeverson

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.978 KB)

Abstract

ABSTRAK   Ada begitu banyak cara untuk mengamankan sebuah data atau informasi. Beberapa diantaranya menggunakan steganografi sementara lainnya menggunakan teknik kriptografi. Pada penelitian ini, digunakan kombinasi kedua cara tersebut untuk meningkatkan tingkat keamanan data. Pertama, data atau informasi tersebut diproses dengan teknik kriptografi yang disebut dengan Caesar Cipher. Kemudian setiap karakter dari data tersebut disembunyikan didalam image dengan metode LSB. Hasilnya menunjukan bahwa saat penyisipan digunakan bit ke 4 sampe bit ke 8 maka kualitas dari image akan menjadi buruk karena MSE menunjukan angka 47,508 sementara PSNR-nya berkisar pada angka 30 sampai 36 dB. Hasil terbaik didapat bila dipakai sampai dengan 3 bit terakhir dari setiap pixel image RGB.   ABSTRACT  There are so many methods to secure the data or information. Some of those are based on steganography and the others are protected by cryptography technique.  In this research, we use both ways to increase the security level. First, the data are processing by cryptography technique called Caesar Cipher in order to change an information that we want to protected become a Cipher text. Then each character of that text is concealed within an image LSB method. To evaluate the quality of the image, two parameters which are MSE and PSNR are involved. The result shows that when we use LSB from 4th bit to 8th bit, quality of the image is poor because MSE shows number of 47,508 while the value of PSNR are between 30 to 36 dB.    

ANALISA KEBUTUHAN DAYA LISTRIK MELALUI PERHITUNGAN KEBUTUHAN PENDINGIN UDARA

Mauboy, Evtaleny R

Jurnal Media Elektro Vol 7 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kondisi udara di kota-kota di Indonesia terutama daerah dengan ketinggian cukup dekat dengan permukaan air laut, kurang memberikan kenyamanan karena udaranya yang panas akibat meningkatnya pemanasan global. AC (Air Conditioner) adalah alat yang dapat digunakan untuk membuat kondisi udara berubah menjadi nyaman. Perhitungan daya listrik dari kebutuhan AC untuk sebuah gedung perkantoran yang beralih fungsi menjadi ruang serbaguna dilakukan. Dari hasil perhitungan maka terlihat bahwa daya yang dibutuhkan untuk sebuah gedung perkantoran yang beralih fungsi menjadi ruang serbaguna adalah sebesar 92,5 kW.

Disain Sistem Pengindraan Level Intensitas Curah Hujan berbasis Minicomputer

Lami, H, Pella, S. I.

Jurnal Media Elektro Vol 7, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Intensitas curah hujan mempunyai peran yang penting bagi pertanian di Indonesia, terutama pada daerah-daerah potensial lahan kering. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah sistem yang dapat memonitor curah hujan dan melaporkannya secara otomatis ke sebuah komputer server yang daoat diakses oleh setiap pihak yang  membutuhkan. Protoype sistem yang dibangun terdiri dari sensor ultrasonic dan minicomputer Raspberry Pi 3 mode B+ yang terhubung ke jaringan internet. Raspberry Pi mengakses sensor ultrasonic untuk membaca level ketinggian air pada wadah penampung curah hujan secara berkala, mengolahnya untuk mendapatkan data curah hujan dan menyimpan data tersebut dalam sebuah database. Sebuah server pusat bertugas untuk mengumpulkan data curah hujan dari setiap titik pengambilan sampel. Publik dan mengakses data sensing sdari tiap wilayah menggunakan teknologi website.

SIMULATION OF ENERGY CONSUMPTION IN MULTI CLUSTER WIRELESS SENSOR NETWORKS

Pella, S. I.

Jurnal Media Elektro Vol 7, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Energy conserving protocols in wireless sensor networks (WSNs), such as S-MAC, introduce multi-cluster network. The border nodes in multi cluster WSNs  have more active time than the other nodes in the network; hence have more energy depletion rate. Since battery replacement in most networks is considered difficult, one or more nodes running out of energy prematurely will affect the network connectivity and decrease the overall network performance severely. This paper aims to (1) analyze the energy consumption in a multi-cluster sensor network and compare it to the single cluster scenario (2) investigate the merging time in a single cluster network. The result shows that, in average the energy needed to deliver a packet in the multi cluster networks is about 150% more than the energy needed in the single cluster networks. Moreover, the merging time in the single cluster network  using schedule offset as the merging criteria in average is slightly smaller than one in the network using schedule ID as merging criteria.

KOMBINASI METODE PROFILE MATCHING dan METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROSES (AHP) PADA PENGAMBILAN KEPUTUSAN (STUDI KASUS APLIKASI PELELANGAN JABATAN PEMERINTAH DAERAH)

Ina, Wenefrida T, Manu, Sarlince, Nahdi, Said Abdullah

Jurnal Media Elektro Vol 7, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sistem pendukung keputusan (SPK) merupakan suatu sistem yang mampu memberikan pemecahan masalah secara sistematis dengan menggunakan berbagai macam metode. Salah satu permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kasus aplikasi pelelangan jabatan pemerintah daerah menggunakan kombinasi metode profile matching dan AHP.Metode Profile matching dan metode AHP dimulai dari mengkonversi data perhitungan, mengkonversi nilai gap, membentuk matriks perbandingan berpasangan, mencari matriks nilai prioritas kriteria, menghitung nilai eigen dan membuktikan kelayakan dari perhitungan dengan aturan nilai consistency ratio ≤ 0.1. Penelitian ini lebih difokuskan pada tujuan mengetahui pengaruh AHP terhadap bobot nilai yang dihasilkan oleh metode profile matching dalam kasus pelelangan jabatan dengan menggunakan data aspek-aspek penentuan suatu jabatan pada pemerintah daerah.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bobot nilai yang dihasilkan oleh metode profile matching menjadi nilai masukan bagi proses perangkingan masing-masing calon menggunakan metode AHP.