cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan
Published by Universitas Widyatama
ISSN : 24073911     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal ilmiah di bidang teknologi informasi dan terapannya dikelola oleh Unit ERP Center Universitas Widyatama, terbit 3 kali dalam setahun, setiap bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 3 (2016)" : 9 Documents clear
ANALISIS FAKTOR PENENTU ADOPSI CLOUD COMPUTING PADA LAYANAN KESEHATAN Setyawan, Mohammad Bhanu
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.86 KB)

Abstract

[Id]Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu adopsi cloud computing di rumah sakit Muhammadiyah di Jawa Timur dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). ?Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 29 sampel rumah sakit dengan alat analisis yang digunakan untuk membangun model adalah: perceived ease of use, perceived usefulness, security effectiveness, reliabilty, needs, cost effectiveness, top management support, complexity, behavioral intention to use dan actual usage. ?Evaluasi goodness of fit dan resampling bootstraping digunakan untuk menganalisis kelayakan model. Evaluasi goodness of fit model struktural diukur menggunakan nilai predictive-relevance diperoleh nilai sebesar = 0,95 yang artinya model memiliki nilai prediktif yang sangat baik. Hasil olah data diperoleh dengan menggunakan resampling bootstraping dengan menghitung hubungan antar variabel memiliki nilai t- hitung yang lebih besar = 2.01 dalam adopsi cloud computing di rumah sakit Muhammadiyah di Jawa Timur. Hasil analisis data diperoleh enam variable mempunyai pengaruh positif dan signifikan dalam adopsi cloud computing, yaitu: Perceived usefulness, Perceived ease of use, complexity, needs, top management support dan behavioral intention to use. Selain itu ada tiga variabel secara positif namun tidak signifikan dalam adopsi cloud computing, yaitu: Security effectiveness, reliability dan cost effectivenessKata kunci: cloud computing, needs, technology acceptance model, top management support, behavioral intention to use, partial leastsquare?[En]?This article aims to determine the factors influencing the adoption of cloud computing in the hospital by using Technology Acceptance Model (TAM). The sample used in this study is 29 samples hospital with an analysis tool used to build the model are: perceived ease of use, perceived usefulness, security effectiveness, reliabilty, needs, cost effectiveness, top management support, complexity, behavioral intention to use and actual usage. Evaluation of the goodness of fit and bootstrapping resampling is used to analyze the feasibility of this model. Evaluation of the goodness of fit of the structural model is measured using a predictive value-relevance obtained a value of = 0.95 which means that the model has predictive value was very good. Results if the data is obtained using bootstrapping resampling by calculating the relationship between variables have the value t count bigger = 2.01 in the adoption of cloud computing in the Muhammadiyah hospital in East Java. Results of data analysis obtained six variables have positive and significant influence in the adoption of cloud computing, namely: Perceived usefulness, Perceived ease of use, complexity, needs, top management support and behavioral intention to use. In addition there are three of these variables is positive but not significant in the adoption of cloud computing, namely: Security effectiveness, reliability and cost effectivenessKeywords: cloud computing, needs, technology acceptance model, top management support, behavioral intention to use, partial leastsquare
PENERAPAN TEKNIK KLASIFIKASI PADA SISTEM REKOMENDASI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Rismala, Rita; Sulistiyo, Mahmud Dwi
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.54 KB)

Abstract

[Id]Sistem rekomendasi yang dibangun dalam penelitian ini adalah sistem rekomendasi yang dapat memberikan rekomendasi sebuah item terbaik kepada user. Dari sisi data mining, pembangunan sistem rekomendasi satu item ini dapat dipandang sebagai upaya untuk membangun sebuah model classifier yang dapat digunakan untuk mengelompokkan data ke dalam satu kelas tertentu. Model classifier yang digunakan bersifat linier. Untuk menghasilkan konfigurasi model classifier yang optimal digunakan Algoritma Genetika (AG). Performansi AG dalam melakukan optimasi pada model klasifikasi linier yang digunakan cukup dapat diterima. Untuk dataset yang digunakan dengan kombinasi nilai parameter terbaik yaitu yaitu ukuran populasi 50, probabilitas crossover 0.7, dan probabilitas mutasi 0.1, diperoleh rata-rata akurasi sebesar 72.80% dengan rata-rata waktu proses 6.04 detik, sehingga penerapan teknik klasifikasi menggunakan AG dapat menjadi solusi alternatif dalam membangun sebuah sistem rekomendasi, namun dengan tetap memperhatikan pengaturan nilai parameter yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.Kata kunci:sistem rekomendasi, klasifikasi, Algoritma Genetika[En]In this study was developed a recommendation system that can recommend top-one item to a user. In terms of data mining, it can be seen as a problem to develop a classifier model that can be used to classify data into one particular class. The model used was a linear classifier. To produce the optimal configuration of classifier model was used Genetic Algorithm (GA). GA performance in optimizing the linear classification model was acceptable. Using the case study dataset and combination of the best parameter value, namely population size 50, crossover probability 0.7 and mutation probability 0.1, obtained average accuracy 72.80% and average processing time of 6.04 seconds, so that the implementation of classification techniques using GA can be an alternative solution in developing a recommender system, due regard to setting the parameter value depend on the encountered problem.Keywords:Recommendation system, classification, Genetic Algorithm
PERHITUNGAN JUMLAH BAKTERI ESCHERICHIA COLI DENGAN PENGOLAHAN CITRA MELALUI METODE THRESHOLDING DAN COUNTING MORPHOLOGY Wibowo, Ari Purno Wahyu
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.072 KB)

Abstract

[Id]Salah satu permasalahan yang terdapat di bidang kesehatan adalah tingkat tingginya kontaminasi bakteri pada makanan yang dijual/disajikan oleh pihak penjual, mulai dari Pedagang Kaki Lima (PKL), restoran, dan industri makanan. Jika makanan kita terkontaminasi bakteri akan memberikan dampak negatif bagi kita dan masyarakat yang mengonsumsi makanan terkontaminasi. Dan salah satu alasan makanan tersebut terkontaminasi karena adanya bakteri yang tumbuh pada makanan tersebut yang melebihi batas pencemaran maksimum. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan makanan tersebut terkontaminasi adalah bakteri Escherichia coli.Salah satu solusi yang dapat diambil yaitu, dengan menyediakan sistem perhitungan bakteri Escherichia coli. Dimana dengan sistem tersebut dapat mengetahui berapa jumlah bakteri Escherichia coli yang terdapat pada makanan yang diteliti agar diketahui apakah makanan tersebut layak dijual atau tidak berdasarkan jumlah batas pencemaran maksimum dengan jumlah bakteri yang mencemari makanan yang diteliti. Dalam perkembangbiakannya bakteri ini dapat tumbuh secara morfological dimana bakteri ini ?tumbuh secara acak dengan bentuk yang sama yaitu dalam bentuk batang namun tumbuh dengan posisi secara acak.Dalam perancangan system tersebut penulis menggunakan bahasa pemrograman C disertai dengan perangkat lunak yang membantu dalam pembuatannya yaitu Matlab. Setelah implementasi sistem ini akan diuji coba hasilnya adalah para ahli industi makanan dapat menentukan apakah makanan yang diteliti tersebut layak dijual atau tidak sesuai dengan tingkat pencemaran yang terdapat pada makanan tersebut.Kata Kunci: Bakteri Escherichia coli. Morphological, Makanan, Perhitungan bakteri[En]One of the issues contained in the health sector is the high level of bacterial contamination of food sold or served by the sellers from the street food restaurants and the food industry. If our food contaminated with the bacteria will adversely affect us and the people who eat contaminated foods. And one of the reasons that food contaminated by bacteria that grow on the food that exceeds the maximum contamination limit. One of the bacteria that can cause food that is contaminated with the bacteria Escherichia coli.One solution that can be taken is, by providing the calculation system of Escherichia coli. Where in the system can determine how the number of Escherichia coli bacteria found in foods studied in order to know whether the food is decent for sale or not based on the amount of the maximum contamination limit to the number of bacteria that contaminate food studied. In the breeding of bacteria can grow morfological where these bacteria grow randomly with the same shape in the form of rods but growing at random positions.In designing the system, the author uses the C programming language comes with software that helps? and using in Matlab. After implementation of this system will be tested the result is the food industry, experts can determine whether the foods studied eligible or not for sale according with the level of pollution contained in these foods.Keywords: Bacterai Escherichia coli. Morphological, foods, calculation
RANCANG BANGUN SISTEM DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN BAGI TENAGA PERAWAT DALAM MENDIAGNOSA PASIEN Hamzah, Hamzah; Erjinyuare, Thomas Aquino
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.344 KB)

Abstract

[Id]Asuhan keperawatan merupakan standar yang harus dilakukan perawat dalam melakukan layanan kepada pasien. Selain melakukan layanan kepada pasien, seorang tenaga perawat wajib melakukan dokumentasi asuhan keperawatan dengan mencatat kajian, diagnosa, perencanaan, implementasi ?dan? evaluasi secara tertulis pada laporan asuhan keperawatan sehingga sebagian waktu kerja tenaga perawat dihabiskan hanya untuk melakukan dokumentasi asuhan keperawatan dan keterampilan tenaga perawat dalam melakukan analisa dari kajian masalah pasien juga berdampak pada kurangnya layanan dalam penanganan pasien yang beresiko fatal. Otomatisasi dengan mengggunakan teknologi khususnya teknologi informasi dalam membantu pekerjaaan sudah banyak dikembangkan khususnya pada pengembangan Sistem Informasi Kesehatan seperti Sistem Informasi Rumah Sakit, Sistem Informasi Puskesmas dan Sistem Informasi Manajemen Keperawatan. Tujuan penelitian adalah mengembangkan salah satu bagian dari sistem manajemen keperawatan yaitu merancang bangun dokumentasi asuhan keperawatan bagi tenaga perawat dalam diagnosa dan intervensi secara otomatis dari hasil kajian masalah pasien dengan mengikuti standar asuhan keperawatan NANDA, NIC dan NOC. Pengembangan perangkat lunak dilakukan dengan tahapan analisa, rancangan, kode dan implementasi. Pengembangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai perangkat lunak pengembangan dan DBMS MySQL. Hasil penelitian diharapkan dapat mempermudah seorang tenaga perawat dalam melakukan diagnosa dan melakukan tindakan yang tepat kepada pasien. Selain itu juga hasil pengembangan sistem nantinya dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi calon tenaga perawat sebagai kompetensi dasar dalam pelayanan pada masyarakat.?Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Tenaga Perawat, Diagnosa?[En]Nursing care is the standard that must be done nurses in the service to the patient. In addition to the service to the patient, a nurse must conduct nursing care documentation to record the assessment, diagnosis, planning, implementation and evaluation of a written report nursing care so that most of the working time nurses spent just to perform nursing care documentation and skills of nurses in analysis of studies of patient problems also have an impact on the lack of services in the management of patients at risk of fatal. Automation by using a technology especially information technology in helping employment has been developed in particular on the development of health information systems such as Hospital Information Systems, Information Systems and Management Information Systems Health Center Nursing. The purpose of research is to develop one part of nursing management system that is designing the wake of nursing care documentation for nurses in diagnosis and intervention are automatically on the results of the study the patients problems by following the standard of nursing care NANDA, NIC and NOC. Software development is conducted in stages of analysis, design, and implementation code. Software development using PHP programming language as software development and DBMS MySQL. The results are expected to facilitate a nurse to make diagnosis and take the appropriate actions to the patient. It is also the result of the development system can later be used as teaching material for prospective nurses as basic competence in service to the community.Keywords: Nursing, Nursing Personnel, Diagnosis
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN TEKNIK SOFT COMPUTING Ramsari, Nopi; Munawar, Zen
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.909 KB)

Abstract

[Id]Soft Computing adalah sebuah metode yang baik untuk melakukan pengolahan data. Teknik soft computing telah membawa kemampuan otomatisasi ke aplikasi tingkat baru. pengendalian proses adalah sebuah aplikasi penting dari industri apapun untuk mengendalikan parameter sistem yang kompleks, dengan pengendalian paramater dapat memberikan added value dari kemajuan tersebut. Pada pengendalian konvensional umumnya berdasarkan pada model matematika yang menggambarkan perilaku dinamis dari sistem pengendalian proses. Pada pengendalian konvensional terdapat kekurangan yang dapat dipahami, pengendali konvensional sering kalah dengan pengendali (controllers) cerdas. Teknik soft computing memberikan kemampuan untuk membuat keputusan dan belajar dari data yang dapat diandalkan. Selain itu, teknik soft computing dapat mengatasi dengan berbagai lingkungan dan stabilitas ketidakpastian. Makalah ini membahas berbagai bagian teknik soft computing yaitu. fuzzy logic, algoritma genetika dan hibridisasi dan meringkas hasil kasus pengendalian proses. Hasil kesimpulan diperoleh pengendali soft computing memberikan kontrol yang lebih baik pada kesalahan dibandingkan pengendali konvensional. Selanjutnya, pengendali algoritma genetika hibrida berhasil dioptimalkan.Kata kunci :Fuzzy logic, Algoritma Evolusioner, Algoritma Genetika, Turbin Compressor System[En]Soft Computing is a good method to perform data processing. Soft computing techniques have brought automation capabilities to a new level applications. process control is an important application of any industry to control the parameters of complex systems, the control parameters can provide the added value of such advances. In the conventional control is generally based on a mathematical model that describes the dynamic behavior of the process control system. In the conventional control there are deficiencies that can be understood, conventional controllers are often inferior to the controller intelligent. Soft computing techniques provide the ability to make decisions and learn from reliable data. In addition, soft computing techniques can cope with different environments and stability of uncertainty. This paper discusses the various parts of soft computing techniques viz. fuzzy logic, genetic algorithms and hybridization and summarizes the results of a case control process. The conclusion obtained by controlling soft computing provides better control on the error compared to conventional controllers. Furthermore, genetic algorithms hybrid controllers successfully optimized.Keywords: Fuzzy Logic, Evolutionary Algorithms, Genetic Algorithms, Turbine Compressor System.
PEMBOBOTAN KATA BERDASARKAN KLASTER PADA OPTIMISASI COVERAGE, DIVERSITY DAN COHERENCE UNTUK PERINGKASAN MULTI DOKUMEN Azhar, Ryfial; Machmud, Muhammad; Hartanto, Hanif Affandi; Arifin, Agus Zainal; Purwitasari, Diana
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.174 KB)

Abstract

[Id]Peringkasan yang baik dapat diperoleh dengan coverage, diversity dan coherence yang optimal. Namun, terkadang sub-sub topik yang terkandug dalam dokumen tidak terekstrak dengan baik, sehingga keterwakilan setiap sub-sub topik tersebut tidak ada dalam hasil peringkasan dokumen. Pada paper ini diusulkan metode baru pembobotan kata berdasarkan klaster pada optimisasi coverage, diversity dan coherence untuk peringkasan multi-dokumen. Metode optimasi yang digunakan ialah self-adaptive differential evolution (SaDE) dengan penambahan pembobotan kata berdasarkan hasil dari pembentukan cluster dengan metode Similarity Based Histogram Clustering (SHC). Metode SHC digunakan untuk mengklaster kalimat sehingga setiap sub-topik pada dokumen bisa terwakili dalam hasil peringkasan. Metode SaDE digunakan untuk mencari solusi hasil ringkasan yang memiliki tingkat coverage, diversity, dan coherence paling tinggi. Uji coba dilakukan pada 15 topik dataset Text Analysis Conference (TAC) 2008. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat menghasilkan ringkasan skor ROUGE-1 sebesar 0.6704, ROUGE-2 sebesar 0.2051, ROUGE-L sebesar 0.6271 dan ROUGE-SU sebesar 0.3951.Kata kunci : peringkasan multi dokumen, similarity based histogram clustering, coverage, diversity, coherence[En]Good summary can be obtained with optimizing coverage, diversity, and coherence. Nevertheless, sometime sub-topics wich is contained in the document is not extracted well, so that the representation of each sub-topic is appear in docment summarizarion result. In this paper, we propose new of term weighting based on? cluster in optimizing coverage, diversity, and coherence for multi-document summarization. Optimization method which is used is self-adaptive differential evolution (SaDE) with additional term weighting based on clustering result with Similarity Based Histogram Clustering (SHC). SHC is used to cluster sentence so that every sub-topic in the document can be represented in summarization result. SaDE is used to search summarization result solution which has high coverage, diversity, and coherence level. Experiment is done on 15 topics in Text Analysis Conference (TAC) 2008 dataset. Experimental results show that this proposed method can produce summarization score? ROUGE-1 0.6704, ROUGE-2 0.2051, ROUGE-L 0.6271 and ROUGE-SU 0.3951.Keywords: multy-document summarization, similarity based histogram clustering, coverage, diversity, coherence.
PENGUJIAN USABILITY USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE APLIKASI E-READER SKRIPSI BERBASIS HYPERTEXT Ardiansyah, Ardiansyah; Ghazali, Muhammad Imam
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.998 KB)

Abstract

[Id]Membaca dokumen hypertext yang berbentuk web lebih menyulitkan jika dibandingkan dengan dokumen teks linier seperti PDF. Selain itu, membaca dokumen hypertext sebagai representasi sebuah buku atau skripsi elektronik memiliki kelemahan dari sisi user interface dan user experience. Padahal website telah menjadi media elektronik yang jamak digunakan para pembaca untuk mengakses dan membaca berbagai macam informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usability desain aplikasi eReader skripsi berbasis hypertext. Penelitian ini menggunakan paket pengujian SUS (System Usability Scale) untuk mengukur usability desain aplikasi dan SEQ (Single Ease Question) untuk mengukur tingkat kemudahan setiap fungsi desain aplikasi yang dikembangkan. Komparasi dilakukan antara sistem eReader yang saat ini digunakan yaitu Digilib UAD dengan desain aplikasi eReader skripsi hypertext. Hasil komparasi ini untuk mengetahui tingkat perbedaan usability antara keduanya. Penelitian ini melibatkan sebanyak tiga puluh responden yang dipilih secara acak yang dikelompokkan ke dalam dua kondisi. Sebanyak lima belas responden yang menggunakan eReader skripsi Digilib UAD dan lima belas responden yang menggunakan desain aplikasi eReader berbasis hypertext. Hasil pengujian menunjukkan bahwa skor SUS desain aplikasi eReader skripsi hypertext adalah sebesar 82.2 yang berarti bahwa desain aplikasi eReader skripsi yang dikembangkan memiliki usability yang excellent menurut para responden, sehingga bisa diterima dengan baik nantinya oleh para pengguna. Hasil komparasi menunjukkan bahwa tingkat usability desain aplikasi yang dikembangkan lebih tinggi dan berbeda secara signifikan dibandingkan dengan usability aplikasi Digilib UAD yang sebesar 63.8. Hasil komparasi menunjukkan bahwa para pengguna lebih menerima dan puas dengan desain aplikasi eReader skripsi hypertext dibanding dengan eReader skripsi Digilib UAD.Kata kunci :Usability, eReader skripsi, SUS, hypertext[En]Reading hypertext documents is more difficult than reading traditional linear text. Reading hypertext document as a representation of electronic book or thesis has lack the user interface and user experience. Website is widely used by readers as an electronic media to access and read the various information. This study aims to measure usability level of eReader thesis based hypertext. This study uses a SUS (System Usability Scale) questionnaire package to measure the usability of the application design and SEQ (Single Ease Question) to determine the level of convenience of each function of the applications proposed. Comparison is conducted between eReader system that is currently used in Digilib UAD and hypertext based eReader system to determine which one is more usable. The study involved thirty participants were selected randomly into two conditions. Fifteen participants use Digilib UAD eReader and another fifteen participants use hypertext-based eReader system. The results showed SUS score for hypertext based eReader system 82.2, which means that the proposed eReader application has excellent usability according to the participants, so it will be well received by the users. Furthermore, the comparison showed that the usability level of proposed system is higher and significantly different compared with the usability of Digilib UAD by 63.8. Thus, it means the user is received and satisfied with the proposed eReader system compared with the Digilib UAD eReader system.Keywords :Usability, eReader skripsi, SUS, hypertext
PEMODELAN REQUIREMENTS DALAM MENGKONSTRUKSI PERANGKAT LUNAK SELF-ADAPTIVE Aradea, Aradea; Supriana, Iping; Surendro, Kridanto
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.331 KB)

Abstract

[Id]Mengkonstruksi perangkat lunak self-adaptive sangat berbeda dengan mengkonstruksi perangkat lunak non self-adaptive, hal ini menuntut banyak cara yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah pada tahapan pemodelan requirements. Pendekatan yang digunakan saat melakukan pemodelan requirements untuk perangkat lunak self-adaptive, tidak cukup hanya menangkap kebutuhan sesuai dengan kondisi systems-as-is. Namun kebutuhan systems-to-be yang berhubungan dengan spesifikasi perilaku, dan kemampuannya untuk menangani perubahan ketika sistem sedang berjalan, merupakan faktor penting yang harus terpenuhi. Makalah ini membahas pemodelan requirements untuk mengembangkan self-adaptive systems, dengan mengintegrasikan pendekatan goal oriented requirements engineering dan feedback loop. Diawali dengan latar belakang, kemudian menguraikan penelitian terkait, dilanjutkan dengan konsep yang diusulkan beserta contoh penerapannya, dan diakhir bahasan kami menguraikan pekerjaan untuk masa depan serta kesimpulan.Kata kunci:Requirements modeling, goal oriented requirements engineering, self-adaptive systems, feedback loop[En]Construction of self-adaptive software is very different with the construction of non-self-adaptive software, its require many ways that must be through to gain these goals. one of them is on the requirement of modelling phase. The approach that used, when conduct modelling requirement is not enough to catch the needs appropriate with as-is system condition, but the requirement of to-be systems that connected with behaviour specification and its ability to handle transformation when system running is an important factor that must be fulfilled. this paper describes requirement modelling to develop self-adaptive systems, with goal oriented engineering integration approach and loop feedback. Started with the background, then untangle related research, continued with proposed concept and its implementation example, and in the last description, we untangle conclusion and our future works.Keywords: Requirements modeling, goal oriented requirements engineering, self-adaptive systems, feedback loop
PENERAPAN METODE ASSOCIATION RULE MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI PADA SIMULASI PREDIKSI HUJAN WILAYAH KOTA BANDUNG Fauzy, Mohamad; Saleh W, Kemas Rahmat; Asror, Ibnu
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.241 KB)

Abstract

[Id]Prakiraan cuaca saat ini telah menjadi satu hal yang dibutuhkan bagi banyak orang di dunia. Dalam memprediksi hujan pengolahan data cuaca merupakan hal yang penting. Namun permasalahannya, data cuaca yang semakin hari semakin bertambah menyebabkan penumpukan data sehingga pengolahan data tersebut perlu penanganan lebih lanjut. Oleh karena itu pemanfaatan data mining digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Association rule mining adalah salah satu metode data mining yang dapat mengidentifikasi hubungan kesamaan antar item. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan utama yaitu : 1) melakukan analisa pola frekuensi tinggi menggunakan algortima apriori; 2) pembentukan aturan asosiasi (association rule); 3) uji kekuatan rule yang terbentuk dengan menghitung lift ratio pada masing-masing rule. Dataset yang digunakan adalah data klimatologi yang diambil dari BMKG stasiun geofisika kelas 1 Bandung. Hasil akhir dari Penelitian ini berupa aturan-aturan asosiasi (association rules) dimana aturan-aturan ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam memprediksi cuaca hujan atau tidak hujan untuk satu hari kedepan.?Kata kunci : Data mining, association rule, apriori, prediksi hujan?[En]Weather forecast today has become a necessary thing for many people in the world. In predicting rain weather data processing is essential. But the problem, weather data that is increasingly growing cause the accumulation of data so that the data processing needs further treatment. Therefore, the use of data mining is used to solve this problem. Association rule mining is one of data mining methods that can identify similarity relationships between items. This research is performed by three main stages, namely: 1) to analyze high frequency patterns using algorithms priori; 2) the establishment of an association rule (association rule); 3) test the strength of the rule which is formed by calculating the ratio elevator on each rule. The dataset used is the climatological data taken from BMKG station 1st class geophysical Bandung. The end result of this research in the form of rules of association (association rules) in which these rules can be used as a reference in predicting the weather is rain or not rain for the next day.Keywords : data mining, association rule, apriori, rain forecast

Page 1 of 1 | Total Record : 9