cover
Filter by Year
JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA
Published by Universitas Diponegoro
Articles
201
Articles
DAMPAK RISIKO SECONDARY HAZARD DI SEKITAR BENCANA LUMPUR LAPINDO TERHADAP PERUBAHAN LINGKUNGAN

Rukmana, Siti Nuurlaily, Shofwan, Moch.

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Bencana lumpur berdampak pada lansekap wilayah Kabupaten Sidoarjo khususnya di Kecamatan Porong, Kecamatan Tanggulangin, dan Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Fenomen bencana lumpur yang terjadi pada tahun 2006 ternyata saat ini masih memberikan ancaman lanjutan (secondary hazards) pada lingkungan sekitarnya, seperti pencemaran air, amblesan tanah, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dampak ancaman lanjutan (secondary hazard) terhadap lingkungannya dan dilanjutkan pada pola persebaran spasial wilayah terdampak dari risiko secondary hazards bencana lumpur di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan karakteristik bencana lumpur yang kemudian divisualkan secara spasial melalui pemetaan. Berdasarkan hasil analisis bahwa (1) risiko Secondary Hazards di kawasan luapan lumpur lapindo bervariatif diantaranya pencemaran air dan tanah, pencemaran udara, amblesan tanah dan perubahan mata pencaharian. Salah satunya pada pencemaran air yaitu berubahnya warna dan bau yang tidak sedap (2) Pencemaran air memiliki pola persebaran tersebar dan tertinggi. Hal ini disebabkan pencemaran air tidak diikuti oleh batas administrasi. satu titik sungai yang tercemar di sekitar luapan bencana lumpur akan berdampak pada sungai lainnya

URBAN COMPACTNESS DI WILAYAH PERKOTAAN KENDAL

Altarans, Indra, Pradoto, Wisnu

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Urbanisasi merupakan proses terjadinya pengkotaan suatu desa sehingga menyebabkan rencana pembangunan kota menjadi tidak terkendali sehingga menimbulkan Urban Sprawl. Urbanisasi akan di proyeksikan beberapa tahun mendatang akan terjadi di Kabupaten Kendal, dikarenakan Pengembangan Kawasan Industri Jababeka di Kendal dalam skala yakni pada area seluas 2200 hektar. Tentu akan membawa dampak yang cukup signifikan, keberadaan lahan pertanian akan terancam akibat meningkatnya permintaan lahan. Upaya untuk membatasi Urban Sprawl di perkotaan kendal dapat dilakukan dengan konsep Compact City sebagai model pengembangan kota yang efisien. Dari itu, di perlukannya Urban Compactness untuk menimalisir Urban Sprawl di Perkotaan Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kekompakan kota di Wilayah Perkotaan Kendal, sehingga di perlukannya derajat pengukuran kota kompak yang disebut dengan Urban Compactness. Pengukuran Urban Compactness berdasarkan keseluruhan indikator Compact City antara lain, indikator Urban Compactness yang digunakan meliputi kepadatan, percampuran fungsi, aksesbilitas kota, dan kerterkaitan jaringan jalan dan transportasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dipakai dalam mengidentifikasi Urban Compactness di Wilayah Perkotaan Kendal, dengan teknik analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan dan sasaran. Dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis spasial, dan analisis scoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Urban Compactness di Wilayah Perkotaan Kendal, mengenai setiap indikator Compact City dalam penentuan Urban Compactness menunjukkan bahwa, pada tingkat Urban Compactness tertinggi berada di Kecamatan Kendal, sedangkan tingkat Urban Compactness sedang berada di Kecamatan Pegandon, dan tingkat Urban Compactness terendah terdapat di Kecamatan Brangsong, Kecamatan kaliwungu, Kecamatan Ngampel, dan Kecamatan Patebon.

MODEL PROYEKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN KORIDOR JALAN UTAMA BERBASIS CELLULAR AUTOMATA DAN SIG

Sukamto, Sukamto, Buchori, Imam

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dampak negatif dari pertumbuhan ekonomi yang pesat adalah adanya alih fungsi lahan yang tidak terkontrol. Model perubahan penggunaan lahan bisa menjadi perangkat dalam rangka memahami dinamika konversi lahan serta variabel yang menjadi faktor pendorongnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa penerapan model Cellular Automata dalam menganalisa perubahan penggunaan lahan pada wilayah penelitian skala 1:10.000 di sepanjang koridor jalan Solo-Yogyakarta di Kabupaten Klaten khususnya perubahan lahan sawah menjadi lahan terbangun. Pemodelan simulasi perubahan penggunaan lahan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cellular automata pada skala detail 1:10.000 dengan memperhatikan trend perubahan penggunaan lahan di sepanjang koridor jalan Solo-Yogyakarta di Kabupaten Klaten pada kurun waktu tahun 2007-2017. Hasil analisis pola perubahan penggunaan lahan dari tahun 2007 sampai dengan 2017 pertumbuhan dengan perkembangan terbesar adalah penggunaan perumahan yang mengalami kenaikan luas sebesar 217,41 Ha, sedangkan jenis penggunaan tanah yang mengalami konversi lahan menjadi penggunaan lain adalah sawah yang mengalami penurunan luas sebesar 365,76Ha. Hasil analisis peta proyeksi penggunaan lahan tahun 2031 menunjukkan kecenderungan arah perkembangan lahan terbangun masih berkutat di daerah yang dekat dengan pusat Kota Klaten. Komparasi Peta proyeksi Tahun 2031 telah sesuai dan terakomodir dalam Peta Rencana Pola Ruang RTRW Kabupaten Klaten dengan tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang yaitu 94,42%.

JASA DAN ETIKA LINGKUNGAN UNTUK PENGENDALIAN AIR DAN BANJIR SEBAGAI DASAR PENGELOLAAN DAS SERANG

Setyawan, Agung, Gunawan, Totok, Dibyosaputro, Suprapto, Giyarsih, Sri Rum

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini merupakan kasus di DAS Serang Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta. Bertujuan untuk menilai sebaran spasial jasa lingkungan untuk pengaturan tata air dan banjir sebagai dasar untuk Pengelolaan kelestarian sumberdaya air DAS di DAS Serang, Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta. dengan metode dengan pendekatan jasa lingkungan menggunakan dua variable penaksir yaitu penggunaan lahan dan ecoregion. Masing-masing variable dinilai jasa lingkungannya terhadap pengaturan tata air dan banjir, yang kemudian disintesis menggunakan metode AHP menghasilkan nilai koefisien jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir. Dari nilai koefisien tersebut diolah dan dianalisis dengan teknis GIS menghasilkan sebaran spasial nilai jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir yang kemudian dilakukan pembagian kelas menjadi 5 kelas jasa lingkungan pengaturan tata air dan banjir yaitu kelas sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: untuk DAS Serang Kabupaten Kulonprogo D.I. Yogyakarta pada daerah hulu berpontensi sebagai jasa pengaturan tata air dan banjir. Terutama di Kecamatan Kokap dengan persentase luasan jasa lingkungan pengaturan tata air dengan kelas sangat tinggi sebesar 85% dari luas Kecamatan Kokap. Sedangkan untuk etika lingkungan DAS serang Kab Kulonprogo D.I. Yogyakarta terdapat tiga kelas etika lingkungan di wilayah DAS yaitu untuk wialayah Hulu mempunya kelas Etika Lingkungan Rendah, Wilayah tengah kelas etika lingkungan sedang dan wilayah hilir kelas etika lingkungan.

DAMPAK TRANSPORTASI BERBASIS APLIKASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA SEMARANG

Rakhmatulloh, Anita Ratnasari, Tyas, Wido Prananing, Subianto, Muhammad Hendardi

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pesatnya perkembangan transportasi daring disebabkan oleh pelayanan transportasi publik yang belum mampu menjangkau seluruh wilayah di Kota Semarang. Selain itu, didukung dengan permintaan terhadap transportasi daring tinggi. Dalam beroperasi, transportasi daring ini membutuhkan operator sebagai pengemudi, kebutuhan pengemudi inilah yang memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak dari kehadiran transportasi daring terhadap penyerapan tenaga kerja. Penyerapan tenaga kerja pada operator transportasi daring diharapkan dapat menyerap pengemudi ojek konvensional dan membuka lapangan kerja bagi yang belum mempunyai pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian, dari total keseluruhan jumlah pengemudi transportasi daring dapat menyerap dan mempekerjakan sebesar 2% tenaga kerja yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan. Tenaga kerja yang terserap sebagian besar adalah penduduk yang telah memiliki pekerjaan kemudian beralih untuk menjadi pengemudi transportasi daring.

DAMPAK PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DESA (STUDI KASUS DI DESA JAYAMEKAR, KABUPATEN BANDUNG BARAT)

Herdiana, Dian

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perubahan sosial merupakan realitas yang tidak bisa dihindari oleh suatu masyarakat, termasuk masyarakat yang ada di perdesaan. Banyak faktor yang mempengaruhi perubahan sosial, salah satunya yaitu adanya pembangunan perumahan yang berada di lingkungan perdesaan yang secara langsung tidak hanya memungkinkan masyarakat luar untuk datang dan bertempat tinggal di desa tersebut, tetapi juga nilai-nilai dari luar yang dibawa masyarakat pendatang akan masuk dan berakulturasi dengan nilai-nilai lokal setempat yang berimplikasi merubah struktur sosial yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap perubahan sosial masyarakat yang ada di Desa Jayamekar Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan sosial yang ada di Desa Jayamekar Kabupaten Bandung Barat dikelompokan kepada 2 (dua) pokok perubahan utama, yaitu: Pertama, perubahan pola pikir yang mana masyarakat menerima nilai-nilai baru yang berasal dari luar seperti cara berfikir logis dan orientasi berfikir kepada masa depan. Kedua, perubahan pola tindak yang mana masyarakat bersikap menerima kehadiran masyarakat pendatang dan melakukan interaksi sosial dalam berbagai bentuk aspek kehidupan. Perubahan tersebut tidak hanya membawa damak positif, tetapi juga membawa dampak negatif seperti turunnya nilai kepedulian sosial dan memunculkan sikap individualistis.

TAMANSARI: DULU, KINI DAN NANTI

Nurfindarti, Erti

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 3 (2018): JPWK Vol 14 No 3 September 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tamansari terletak di kawasan strategis Kota Serang namun kondisi fisiknya memprihatinkan sehingga menurunkan kualitas kawasan. Penelitian atau kajian yang pernah dilakukan terhadap Tamansari kurang mengeksplorasi segala hal yang berkaitan dengan Tamansari sehingga fungsi Tamansari yang ditetapkan dari hasil kebijakan selama ini tidak pernah bertahan lama. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi hal-hal berkaitan dengan Tamansari, meliputi sejarah, pendapat, keinginan dan harapan para pemangku kepentingan dan masyarakat sehingga dapat diperoleh informasi tentang fungsi yang diharapkan untuk Tamansari. Metode yang digunakan adalah eksploratoris sequensial (mix method), dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara (kualitatif) dan angket daring (kuantitatif). Dari hasil penelitian dengan metode ini diperoleh adanya 4 (empat) aspek permasalahan yang dihadapi Tamansari yaitu aspek fisik, sosial, kelembagaan, dan kebijakan, dan fungsi yang diharapkan terhadap Tamansari, yaitu sebagai Ruang Terbuka Publik/Ruang Terbuka Hijau. Peta jalan (road map) dan rancangan penataan kawasan yang dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan perencanaan penataan Tamansari. Peta jalan berisi rencana kegiatan, dan OPD yang bertanggung jawab selama 3 (tiga) tahun dan rancangan Tamansari menjadi dapat menjadi dasar dalam penyusunan siteplan dan DED Tamansari. Dalam rancangan ini Tamansari berkonsep ??Past, Now, and Then? yang terbagi dalam 6 (enam) zona, yaitu zona swafoto, zona klub lansia, zona muda, zona tempat ibadah, zona anak-anak, dan zona kuliner.

KINERJA PELAYANAN PUBLIK PDAM KABUPATEN MEMPAWAH BERDASARKAN KEPUASAN PELANGGAN

Sianipar, William Antartika, Wahyono, Hadi

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 3 (2018): JPWK Vol 14 No 3 September 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pertumbuhan populasi penduduk di Kabupaten Mempawah berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan badan usaha yang diberi kewenangan oleh pemerintah daerah kabupaten mempawah dalam memberi pelayanan penyediaan air bersih. sejauh ini kinerja pelayanan PDAM Kabupaten Mempawah belum optimal, ini dapat dilihat dari beberapa permasalahan antara lain, Cakupan pelayanan pada tahun 2016 masih sangat rendah yakni sebesar 9,55% dari jumlah penduduk yang ada, kualitas dan kontinuitas air yang buruk serta masih terdapat keluhan salah satunya terkait peneraan meter air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pelayanan PDAM Mempawah dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan berdasarkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik analisis dilakukan dengan skoring dan analisis faktor, sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah stratified proportionate random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 370 responden. Dalam menentukan tingkat kinerja pelayanan akan digunakan beberapa kriteria antara lain, tingkat Kinerja sangat rendah (I < 3,33); kinerja rendah (3,33 ? I < 3,65); kinerja sedang (3,65 ? I < 3,97); dan kinerja tinggi (I ? 3,97). Berdasarkan kriteria ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kinerja pelayanan PDAM Kabupaten Mempawah berdasarkan kepuasan pelanggan masuk dalam kategori tingkat kinerja sedang dengan skor 3,65. Kemudian berdasarkan analisis faktor teridentifikasi bahwa faktor Sikap dan kemampuan Komunikasi petugas serta Ketepatan Waktu Penyelenggaraan pelayanan merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dengan prosentase nilai pengaruh sebesar 40,12 %.

PERAN DAN KAPASITAS PEMANGKU KEPENTINGAN PROGRAM RPM DALAM MENDUKUNG KETERSEDIAAN PANGAN MELALUI PRODUKSI PADI DI KECAMATAN MALAKA TENGAH, KABUPATEN MALAKA, PROVINSI NTT

Raydais, Aurelia Eny, Damayanti, Maya

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 3 (2018): JPWK Vol 14 No 3 September 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) merupakan salah satu program pertanian di Wilayah Perbatasan Kabupaten Malaka untuk mendukung ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi padi. Implementasi program ini melibatkan multi pemangku kepentingan, yang masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda dalam peran dan kapasitas mereka. Pelaksanaan peran yang berbeda tersebut dapat saling melengkapi untuk mencapai tujuan, sebaliknya jika tidak dilakukan dengan baik akan berdampak pada kinerja mereka dalam mencapai tujuan program, sementara kinerja dipengaruhi oleh kapasitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji peran dan kapasitas Stakeholder Program RPM dalam mendukung ketersediaan pangan yang berlokasi di Kabupaten Malaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal (single case). Hasil penelitian menunjukan bahwa identifikasi peran dalam pelaksanaan program masih terjadi disfungsi peran yang menyebabkan tidak optimalnya kinerja pemangku kepentingan. Sementara hasil identifikasi kapasitas juga menunjukan bahwa secara umum kapasitas yang dimiliki pemangku kepentingan masih kurang sehingga turut mempengaruhi implementasi kebijakan Program RPM yang telah berjalan pada tahan pertama. Oleh karena itu penguatan dan pengembangan kapasitas penting untuk dilakukan terhadap para pemangku kepentingan yang terlibat dalam Program RPM.

ANALISIS PRIORITAS STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PERTANIAN PADI BERBASIS PREFERENSI PETANI DI KABUPATEN KENDAL

Rejeki, Pujiati Sri, Mardiansjah, Fadjar Hari

JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA Vol 14, No 3 (2018): JPWK Vol 14 No 3 September 2018
Publisher : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota,Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten Kendal merupakan daerah yang sebagian besar wilayahnya digunakan sebagai lahan pertanian tanaman pangan khususnya komoditas padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan prioritas alternatif strategi pengembangan kawasan pertanian padi utama berdasarkan preferensi petani di Kabupaten Kendal. Pengolahan data dilakukan melalui analisis spasial Kernel Density, analisis spasial interpolasi metode invers distance weighted (IDW), analisis data kualitatif dan analisis pengambilan keputusan prioritas strategi menurut preferensi petani dengan metode analitycal hierarchy process (AHP). Hasil analisis spasial Kernel Density dan interpolasi metode IDW menunjukkan bahwa yang menjadi kawasan pertanian padi utama adalah 134 wilayah desa yang berada di bagian utara wilayah Kabupaten Kendal. Prioritas strategi pengembangan kawasan pertanian padi utama menurut preferensi petani adalah strategi penyediaan sarana dan prasana produksi pertanian sebagai prioritas strategi pengembangan kawasan tersebut. Selanjutnya secara berturut-turut adalah strategi penyediaan infrastruktur pertanian, strategi implementasi regulasi perlindungan lahan pertanian pangan, strategi penguatan kelembagaan petani, strategi peningkatan nilai tambah dan daya saing agribisnis dan terakhir adalah strategi pemberian insentif bagi petani. Pola pengembangan kawasan pertanian padi utama melalui pengembangan kegiatan pertanian on-farm sebagai prioritas pertama dan pengembangan kegiatan pertanian off-farm sebagai prioritas kedua.

Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2018): JPWK Vol 14 No 4 Desember 2018 Vol 14, No 3 (2018): JPWK Vol 14 No 3 September 2018 Vol 12, No 3 (2016): JPWK Volume 12 No 3 Sepetember 2016 Vol 12, No 2 (2016): JPWK Volume 12 No 2 Juni 2016 Vol 12, No 1 (2016): JPWK VOLUME 12 NOMOR 1 MARET 2016 Vol 11, No 4 (2015): JPWK VOLUME 11 NUMBER 4 Vol 11, No 3 (2015): JPWK VOLUME 11 NUMBER 3 SEPTEMBER 2015 Vol 11, No 2 (2015): JPWK VOLUME 11 NUMBER 2 YEAR 2015 Vol 11, No 2 (2015): JPWK VOLUME 11 NUMBER 2 JULI 2015 Vol 11, No 1 (2015): VOL 11, NO 1 (2015): JPWK VOLUME 11 NUMBER 1 YEAR 2015 Vol 10, No 4 (2014): : JPWK Volume 10 Number 4 Year 2014 Vol 10, No 3 (2014): JPWK Volume 10 Number 3 Year 2014 Vol 10, No 2 (2014): JPWK Volume 10 Number 2 Year 2014 Vol 10, No 1 (2014): JPWK Volume 10 Number 1 Year 2014 Vol 9, No 4 (2013): JPWK Volume 9 Number 4 Year 2013 Vol 9, No 3 (2013): JPWK Volume 9 Number 3 Year 2013 Vol 9, No 2 (2013): JPWK Volume 9 Number 2 Year 2013 Vol 9, No 1 (2013): JPWK Volume 9 Number 1 Year 2013 Vol 8, No 4 (2012): JPWK Volume 8 Number 4 Year 2012 Vol 8, No 3 (2012): JPWK Volume 8 Number 3 Year 2012 Vol 8, No 2 (2012): JPWK VOLUME 8 NUMBER 2 Year 2012 Vol 8, No 1 (2012): JPWK VOLUME 8 NUMBER 1 Year 2012 Volume 7, Nomor 3, Desember 2011 Vol 5, No 1 (2009): Kajian Kinerja dan Pengembangan Rute Angkutan Umum Penumpang Dalam Kota di Kota Vol 4, No 1 (2008): Kajian Faktor Pendorong Pengembangan Kawasan Perbatasan Jayapura, Indonesia â Vol 4, No 1 (2008): Implikasi Keberadaan PPI Terhadap Pertumbuhan Kawasan Ekonomi Perikanan (Studi