JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil
JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil) merupakan merupakan publikasi online yang diterbitkan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang yang memuat tentang hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Teknik Sipil dengan lingkup Manajemen Konstruksi, Struktural, Transportasi, Sumber Daya Air dan Geoteknik. JUTEKS terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Publikasi ilmiah ini terbuka para Akademisi, non-Akademisi dan masyarakat umum yang akan mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bidang Teknik Sipil.
Articles
48
Articles
STUDI PENANGANAN KERUSAKAN PANTAI DI KAWASAN WISATA PESISIR TELUK KUPANG

Nahak, Priska Gardeni, Bria, Melchior, Mauta, Mathelda C.H.

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Lokasi wisata di pesisir Teluk Kupang yang berkembang pesat saat ini adalah Pantai Tedys di Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan (LLBK). Pantai Tedys ini merupakan salah satu pusat pariwisata dan Pusat perdagangan di Kota Kupang. Lokasi ini merupakan pusat wisata kuliner yang sangat ramai oleh pengunjung setiap harinya, dan juga merupakan lokasi persinggahan kapal-kapal asing peserta Sail Indonesia dan Sail Komodo. Berkembangnya berbagai kepentingan tersebut membuat wilayah pesisir di kelurahan LLBK akan menyanggah beban lingkungan yang berat, akibat pemanfaatan yang tidak terkendali, tidak teratur, serta tidak mempertimbangkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan melakukan observasi dan kajian secara langsung di lapangan terhadap berbagai kondisi  guna mengetahui seberapa besar dampak dan kerusakan yang mungkin terjadi. Berdasarkan penyebabnya, kerusakan pesisir di kawasan ini secara umum disebabkan oleh aktifitas manusia berupa pembangunan gedung dan infrastruktur yang sangat dekat dengan garis pantai sehingga menjadi benteng bagi gempuran ombak dan faktor alam yaitu gelombang badai yang selalu terjadi secara periodik setiap tahunnya. Untuk mengurangi dampak/resiko kerugian yang mungkin dapat terjadi, maka diusulkan beberapa alternatif  yang dapat dilakukan yaitu: pendekatan struktur berupa pembuatan tembok pantai dan revetment pada lokasi yang bukan karang, sedangkan pada lokasi karang dibuat revetment dan perlu dilakukan studi lebih lanjut guna menentukan tingkat kelayakan dan kemampuan dari karang-karang tersebut dalam menahan beban yang setiap hari terus meningkat, sehingga dapat ditentukan alternatif penanganan yang lebih baik. Sedangkan untuk pendekatan non struktur dilakukan melalui sosialisasi dan penegakan aturan pembangunan.

MANAJEMEN LALU LINTAS DI JALAN LINGKAR KAMPUS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Wadu, Amy, Kusumawardhani, Ratna, Suherminingsih, Ita

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Universtas Brawjaya (UB) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri terkemuka di Indonesia dan terbesar di Kota Malang yang perkembangannya setiap tahun makin pesat. Akibatnya terjadi tarikan yang begitu besar ke UB sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas sepanjang jalur lingkar UB. Analisa kinerja lalu lintas dimulai dari pengambilan data cacah lalu lintas untuk mengetahui jumlah lalu lintas harian rata-rata yang berujung pada bagaimana tingkat pelayanan jalan tersebut atau disebut dengan LoS (Level of Service). Hasil analisa menunjukkan bahwa pada 5 tahun mendatang LoS ruas MT Haryono mencapai kategori F, sedangkan untuk simpang ITN, Gajayana dan Suhat semuanya mencapai katagori F. Sehingga diusulkan solusi memecahkan masalah ini yaitu dengan melakukan pemindahan sebagian kegiatan UB ke lokasi di luar lokasi eksisting saat ini dan perbaikan kapasitas simpang dan ruas yang akan meningkatkan kinerja ruas jalan MT Haryono menjadi E begitu juga dengan semua simpang meningkat menjadi E

APLIKASI BUILDING INFORMASI MODELING (BIM) TEKLA STRUCTURE PADA KONSTRUKSI ATAP DOME GEDUNG OLAHRAGA UTP SURAKARTA

Dwi Sungkono, Kukuh Kurniawan

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pekembangan teknologi informasi dibidang konstruksi berkembang semakin pesat. Teknologi virtual building dengan sistem komputasi dikembangkan dengan prinsip Building Information Modeling (BIM), mampu menciptakan modeling secara 3D di bidang konstruksi (arsitektur, struktur dan MEP). Tekla Structures salah satu perangkat lunak berbasis BIM yang mampu membuat dan mengelola data akurat dan rinci. Tekla Structures mempunyai kemampuan dalam modeling, detailing, engineering, drawing, reporting, scheduling. Pembangunan atap dome baja menggunakan sistem truss pada Gedung Olahraga UTP Surakarta dengan bentang 40meter. Memerlukan detail drawing yang baik pada proses fabrikasi, sehingga didapatkan hasil yang presisi pada saat pemasangan. Proses pemasangan dilakukan secara segmented. Gambar fabrikasi atap dome terdiri dari Gambar Arrangement, Section drawing : Kuda-kuda K1 & K2, Anchor bolt plan, Lateral & Windbrace, Purlin & Sagrod, Detail drawing : Rafter 1 s/d 13, Cutting plan. Dan report bill of materials (BOM) terdiri dari Assembly List, Assembly Part List, Bolt List, Material List dan Part List.

STUDI PARAMETRIK: KINERJA SEISMIK KOLOM KOMPOSIT EWECS (ENGINEERING WOOD ENCASED CONCRETE-STEEL) DENGAN BAJA PROFIL KING CROSS

Al Jauhari, Zev, Ananda, Faisal, Fauzan, Fauzan, Kurniawan, Ruddy

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kolom komposit EWECS (Engineering Wood Encased Concrete-Steel) merupakan struktur komposit hybrid yang telah dikembangkan untuk zona seismik rendah dan tinggi. Studi eksperimental pada perilaku seismik kolom komposit EWECS telah dilakukan oleh Fauzan et. al, 2005. Untuk melengkapi dan memvalidasi hasil studi eksperimental, analisis numerik dilakukan pada kolom EWECS di bawah beban konstan aksial dan beban lateral siklik. Analisis berbasis metode elemen hingga ini dilakukan untuk mengetahui kinerja struktural kolom EWECS menggunakan baja profil king cross dan dibandingkan dengan hasil eksperimental. Analisis numerik menggunakan program ANSYS APDL v.14, untuk mengetahui perilaku seismik struktur kolom berupa karakteristik histeresis, distribusi tegangan utama, dan mode kegagalan. Hasil analisis numerik menunjukkan bahwa kolom EWECS memiliki kinerja yang sangat baik tanpa kerusakan parah, bahkan pada story drift akhir, R 5%. Kayu panel berkontribusi terhadap kapasitas kolom hingga R 5%, meskipun retak pada kayu muncul setelah R 3%. Secara umum, distribusi tegangan pada model FE dapat mewakili mode kegagalan spesimen kolom dengan baik. Analisis numerik studi parametrik juga dilakukan pada kolom komposit EWECS. Berdasarkan analisis studi parametrik, semakin besar tebal kayu maka semakin meningkat kinerja seismik kolom, namun besarnya disipasi energi cenderung tetap. Semakin tinggi mutu beton maka semakin meningkat kinerja seismik kolom, namun gaya geser maksimum hanya mengalami sedikit kenaikan

IDENTIFICATION AQUIFER PARAMETERS THROUGH SINGLE WELL PUMPING TEST SERIES AT PT. KALTIM KARIANGAU TERMINAL, BALIKPAPAN, EAST KALIMANTAN

Sulistyo, Totok

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Aquifer Parameters are very important in groundwater and well management. The objective of this research is to determine aquifer parameter in order to be used in determining suitable production rate of well. Research was carried out in PT. Kaltim Kariangau Terminal, which is administratively, located in Balikpapan City, East Kalimantan, Indonesia. PT. Kaltim Kariangau Terminal has developed four wells with distance of each of well is between 50 and 300 meters, but it is a pity because just one well was completed by pumping test without observation well. Result of constant pumping test analyzing through Cooper Jacob method has shown that value of Transmissivity (T) of aquifer is 319.0718283 m2/day, and it is known from geophysical logging and well construction design that the thickness of aquifer is 48 m, so hydraulic conductivity (K) of aquifer is 6.6473 m/day. Coefficient of aquifer loss is 0.0013 and coefficient of well loss is 0.0000008. Factors development of well could be classified as very effective with the well condition is properly designed and developed.

ANALISIS LABORATORIUM PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARY WAE MESE UNTUK CAMPURAN BERASPAL PANAS DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT ?? NTT

Dumin, Lodofikus, Liem, Ferdinan Nikson, Mata, Abia Erasmus

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Secara visual agregat dari lokasi quary Wae Mese dapat dimanfaatkan sebagai agregat untuk campuran beraspal panas maupun untuk campuran beton semen. Setelah dilakukan kajian secara laboratoris material tersebut dapat digunakan sebagai agregat campuran aspal panas AC-WC dengan hasil; memenuhi syarat dari aspek: gradasi agregat (batu pecah 3/4? dan 1/2" sebesar 1,65% dan 1,56%, abu batu dan pasir 9,06% dan 4,89%), berat jenis dan penyerapan air agregat (batu pecah 3/4" dan 1/2" sebesar 1,86% dan 1,50%, abu batu dan pasir 1,48% dan 1,96%) dan abrasi agregat sebesar 23,50%; dan memenuhi Spesifikasi untuk digunakan sebagai material campuran beraspal panas LASTON AC-WC berdasarkan hasil pengujian dan hasil perhitungan parameter Marshall, dengan menggunakan material asal Wae Mese , Kecamatan Watu Nggelek, Kabupaten Manggarai Barat , dengan kadar aspal Optimum 6,25%.

KAJIAN PENGGUNAAN SINAR MATAHARI UNTUK PENGKONDISIAN UDARA RUANGAN MENGGUNAKAN BATU ALAM PULAU TIMOR SEBAGAI PENYERAP PANAS PADA SYTEM DINDING TROMBE

Palinggi, Aris, Rerung, Oktovianus D., Hattu, Edwin P. D.

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penggunaan energi fosil yang semakin meningkat pada akhirnya menyebabkan pemanasan global, oleh sebab penggunaan energi yang bersih seperti energi matahari sangat diperlukan. Energi matahari dapat digunakan untuk mendinginkan ruangan yaitu dengan sistem dinding Trombe. Dinding Trombe banyak digunakan dengan posisi vertikal di negara-negara sub tropis. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi suhu ruangan setelah diterapkan sistem dinding Trombe. Metode yang digunakan adalah penggunaan batu alam Pulau Timor sebagai penyerap panas dan dilakukan dengan alat simulasi berupa kotak. Perhitungan panas dilakukan dengan pemasangan sensor panas dan software berupa Adriuno Uno dan Ashare. Pengambilan data setiap 5 menit dari jam 09.00 sampai jam 21.00. Penelitian dilakukan dengan memperbandingkan kondisi udara (temperatur) udara Luar ruangan dengan ruangan tanpa dinding Trombe, dan ruangan dengan dinding Trombe vertikal,. Kondisi udara ruangan tersebut juga akan dibandingkan dengan kondisi standar kenyamanan udara untuk aktivitas manusia. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penggunaan dinding Trombe di daerah tropis akan membuat ruangan lebih sejuk Penggunaan dinding Trombe Horizontal mampu menurunkan suhu lebih rendah dibanding vertikal. Semua data yang didapatkan menunjukkan kondisi ruangan dengan dinding Trombe masih belum memenuhi syarat kenyamanan manusia sebab pada saat pengambilan data kondisi suhu di NTT sedang musim panas.

KAJIAN MANAJEMEN PELAKSANAAN PEMELIHARAAN JALAN PADA RUAS JALAN OBEN BONE KABUPATEN KUPANG NTT

Conterius, Yosefus

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Konstruksi secara umum di terjemahkan sebagai segala bentuk pembuatan infrastruktur (contoh jalan, jembatan, gedung, irigasi, gedung) serta pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur. Dalam pelaksanaannya, proyek konstruksi membutuhkan suatu manajemen untuk mengolah dari bahan baku sebagai input kegiatan menjadi suatu konstruksi. Dengan kata lain, kegiatan pelaksanaan proyek konstruksi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan sementara, yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas dengan alokasi sumberdaya tertentu dan dimaksudkan untuk menghasilkan produk dengan kriteria-kriteria yang telah digariskan secara jelas dalam kontrak. Demikian halnya dengan proyek pemeliharaan jalan yang membutuhkan aspek manajemen proyek yang baik seperti pada ruas jalan ObenBone Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Jalan ini sering dilalui oleh truk-truck yang mengangkut material di pantai selatan. Selain itu juga merupakan jalan utama menuju tempat Ziarah Gua Bunda Maria yang ada di Desa Usapi. Perlu adanya pemeliharaan karena kondisi jalan lama yang sudah rusak, yang berdampak pada ketidak nyamanan yang dirasakan para pengguna jalan tersebut sehingga mengganggu arus transportasi baik jasa maupun barang. Dalam proses pelaksanaan pemeliharaan jalan Oben-Bone Kabupaten Kupang diperlukan penanganan yang baik dengan sumber daya yang memadai pula berdasarkan 5 M + I diantaranya man (tenaga kerja), money (biaya), methods (metode), machines (peralatan), materials (bahan) market (pasar) dan Information. Hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pemeliharaan jalan adalah penggunaan biaya dan penjadwalan waktu kerja. Penggunaan biaya harus digunakan secara efisien dan waktu kerja harus direncanakan secara efektif. Dari kedua hal tersebut akan sangat membantu dalam mencapai tujuan yaitu keberhasilan pelaksanan suatu proyek.

APSEK PENANGANAN SAMPAH DALAM PENERAPAN PRINSIP GREEN BUILDING (STUDI KASUS PADA BANGUNAN RUKO DI KUPANG)

Bria, Theresia A., Wonlele, Tedy, Bria, Melchior

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Bangunan Rumah Toko atau sering disingkat Ruko, tumbuh pesat di perkotaan sebagai imbas dari meningkatnya perekonomian suatu wilayah. Bahkan tidak hanya di kota, telah pula merambah hingga pedesaan, mengubah fungsi lahan pertanian menjadi bangunan Ruko. Hal ini jika tidak ditangani secara baik akan menimbulkan dampak yang negative jika dilakukan dalam skala besar dan bersifat massif. Untuk itu penelitian ini menggambarkan bagaimana pembangunan gedung merespon adanya prinsip green building yang tertuang dalam green building council khusus dalam hal penanganan sampah/limbah konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 21 % dari prinsip green building council dalam hal penanganan sampah yang diterapkan oleh pemilik maupun pelaksana pembangunan Rumah Toko. Sedangkan dai kriteria Prinsip Green Building Council dari aspek penanganan sampah, menurut responden memiliki tingkat kepentingan yang kuat sampai sangat kuat terhadap kriteria yang ada.

MODEL INTRNATIONAL ROUGHNESS INDEX VS WAKTU PADA BEBERAPA JALAN NASIONAL DI KOTA KUPANG

Simamora, Marsinta, Trisnoyuwono, Diarto, Muda, Anastasia Henderina

JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam sistem manajemen infrastruktur, tahap pemeliharaan adalah salah satu bagian yang penting. Biaya penanganan/pemeliharaan jalan yang besar perlu diatasi melalui satu perencanaan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu model antara IRI versus waktu pada jalan nasional di wilayah Kota Kupang. Model dibangun berdasarkan data sekunder IRI dan divalidasi menggunakan data primernya. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa IRI merupakan fungsi polynomial tingkat -4 dari waktu dengan determinasi R2 = 0,9337 dan 0,8073 masing-masing untuk jalan Pahlawan dan WJ. Lalamentik. Hasil ini dapat digunakan memprediksi biaya pemeliharaan dengan metode memasangkan nilai IRI dan biaya standar yang ada. Dengan demikian untuk beberapa waktu mendatang sudah dapat dipersiapkan biaya yang akan diperlukan dalam rangka mempertahankan kondisi kerataan permukaan jalan.