cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 22528970     EISSN : 25811754     DOI : -
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - EI: adalah peer review jurnal nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor pada program studi Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini berfokus pada isu-isu pendidikan Islam. Kami mengundang ilmuwan, peneliti, serta profesionnal di bidang pendidikan Islam untuk mempublikasikan penelitian mereka di Jurnal kami.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
KONSEP PENDIDIKAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI PONDOK PESANTREN MUKMIN MANDIRI SIDOARJO - JAWA TIMUR Misjaya, Misjaya; Bukhori, Didin Saefuddin; Husaini, Adian; Syafri, Ulil Amri
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.899 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.371

Abstract

Abstrak Dalam sejarah pendidikan Islam, pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang paling perhatian terhadap kemandirian, termasuk di antaranya adalah kemandirian ekonomi. Kuatnya arus modernisasi menjadikan pendidikan pondok pesantren kehilangan orisinalitasnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan kemandirian. Pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo didirikan dalam rangka mengembalikan orisinalitas tersebut, yaitu sebagai lembaga pendidikan yang mandiri dan memandirikan segenap warga pondok dan masyarakat sekitar pondok. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konsep pendidikan kemandirian ekonomi di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo, demikian juga dengan implementasinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Walaupun penelitian ini memakai pendekatan studi kasus, dalam penerapannya peneliti juga memakai studi pustaka. Dengan demikian, penelitian ini menggabungkan antara penelitian pustaka (library research) dan penelitian lapangan (field research). Konsep pendidikan kemandirian ekonomi di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo, merupakan konsep pendidikan yang memadukan antara pendidikan entrepreneurship dengan pendidikan keagamaan (diniyyah). Dalam prakteknya, pendidikan entrepreneurship mendapat porsi waktu yang lebih banyak dari pendidikan keagamaan, dengan harapan output santri segera mampu mandiri dalam dunia usaha. Keywords: Pendidikan, kemandirian, ekonomo, pesantren
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI DI JEMBRANA BALI) Saihu, Saihu
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.385 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.364

Abstract

This paper discusses the ethnopedagogy-based education model in Jembrana. The paper focuses on exploring the impact of ethnopedagogy-based education on the process of interaction and integration that leads to peaceful practices in Hindu and Muslim communities in Jembrana. Data sources are obtained through unstructured observation and interviews during 2017 to 2018. The writing uses the mosaic analogy theory proposed by Issac Baer Bekson (1891-1975) and peace education proposed by John Dewey (1859-1952). Writing shows that through an ethnopedagogy-based education process can shape the character of Hindus and Muslims in Jembrana to be humanistic, tolerant and inclusive. This paper also shows that to shape the character and character of Hindus and Muslims in Jembrana as well as to foster diversity understanding, is through a male tradition, thus the interaction of Hindu and Muslim communities in Jembrana leads to the process of association, integration, complementation and sublimation.
EVALUASI PROGRAM SCHOOL FOR PRINCIPAL (SPc) SEKOLAH GURU INDONESIA (SGI) Musfah, Jejen; Rahmawati, Upi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.57 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pelatihan School For Principal (SP            c) Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa. SPC merupakan salah satu program SGI yang berfokus pada peningkatan kompetensi Kepala Sekolah. Program pelatihan nonformal yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa Coorporate University ini diadakan setiap pekan sekali selama tiga bulan.  Penelitian kualitatif ini menggunakan studi kasus pada SPC wilayah Pandeglang, Banten dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Subjek penelitian adalah kepala SGI, fasilitator dan peserta SPC Wilayah Pandeglang, Banten. Adapun, kegiatan ini diikuti oleh 28 kepala sekolah yang tersebar di 12 Kecamatan wilayah Pandeglang Banten, terdiri dari 16  Sekolah Dasar (SD) dan 11 Madrsah Ibtidaiyah (MI). Hasil penelitian menunjukkan: Pada aspek Context menunjukkan bahwa pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan para peserta. Pada aspek input, materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan, metode sudah relevan, tata tertib dan nilai-nilai sudah membudaya.  Pada aspek process menunjukkan adanya kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan program. Sedangkan aspek product menunjukkan bahwa hasil nilai yang diperoleh peserta adalah baik. Selain itu, dari hasil CSI   (Costumer Satisfication Index) menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program. Dengan demikian, program ini dapat dilanjutkan untuk memperbaiki mutu Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah.
MENGGAGAS PENDIDIKAN ANTI JAHILIYAH (KEBODOHAN, AL-JÂHILIYYAH) Sarbini, Muhammad; Maya, Rahendra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.132 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.348

Abstract

Pendidikan baik bercorak umum maupun berbasis ajaran Islam, tidak hanya bersifat mendukung (pro) dan menjelaskan hal-hal yang baik saja, namun juga harus menunjukkan sikap kontra atau anti terhadap hal-hal yang buruk. Di antara bentuk keburukan yang diungkapkan dalam banyak ayat-ayat Alquran dan teks-teks Hadits dari Nabi Muhammad S.A.W. adalah kebodohan atau ketidaktahuan atau jahiliyah (al-jâhiliyyah) yang ternyata berstatus hukum sama dengan keburukan korupsi, narkoba, dan terosrisme/radikalisme serta berbagai keburukan lainnya yang banyak diberikan kewaspadaan dan harus dijauhi. Oleh karena itu, artikel ini berupaya untuk mendeskripsikan perspektif Islam tentang gagasan tentang Pendidikan Anti Jahiliyah, minimal sebagai sebuah kesadaran internal (sebagai the other). Format awal adalah dengan mendeskripsikan beberapa poin utama yang meliputi definisi, objektifitas (ruang lingkup), tujuan, dan materi/kurikulum dari Pendidikan Anti Jahiliyah tersebut.
EKSISTENSI PRODI AGAMA LANGKA PEMINAT UIN AR RANIRY BANDA ACEH Suprapto, Suprapto
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.074 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.312

Abstract

Pasca peralihan status IAIN menjadi UIN, minat masyarakat untuk masuk UIN lebih tinggi pada prodi umum seperti IT, kedokteran, ekonomi, dan hukum, sementara untuk program studi agama yang mempunyai kaitan dengan dunia kerja (prodi keislaman multidisipliner) juga masih relatif tinggi peminatnya, tetapi untuk prodi agama dengan keilmuan murni sangat kurang peminatnya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui teknik Studi dokumentasi dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen resmi, dokumen yang keabsahannya terkait dengan prodi langka peminat dan teknik wawancara mendalam (in-depthinterview). Penelitian ini menghasilkan: 1) prodi agama langka peminat di UIN Ar Raniry adalah Prodi Studi Agama-Agama Fakultas Syariah dan Hukum, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuludin dan Filsafat, Prodi Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah dan Hukum dan Dploma III Ilmu Perpustakaan fakultas Adab Humaniora. 2) Alumni Prodi langka peminat bekerja sebagai karyawan di Kemenag, Penyuluh Agama, Anggota Dewan, Pemerintahan Daerah, TNI dan Polri, Interpreneurship, Wartawan, Penulis dan mejadi Ustadz. Diantara mereka ada  yang menjadi Tokoh Masyarakat, Tokoh dan  Birokrat. 3) Besarnya jumlah mahasiswa langka peminat tidak penting yang terpenting adalah mahasiswa yang yang memiliki kualitas. Direkomendasikan: 1) Kementerian Agama harus tetap  mempertahankan program studi keagamaan langka peminat di PTKI. 2) Perlu langkah-langkah strategis dan teknis pada program studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), melalui: Kebijakan Rektor dan Dekan meluluskan mahasiswa yang tidak di terima pada prodi lain dengan standar nilai lulus untuk masuk pada prodi langka peminat; membuka jalur khusus “Prestasi scien, seni dan olah raga”; Memberdayakan Dosen, Tokoh masyarakat dan Alumni  untuk mensosialisasi program studi agama-agama pada siswa MA; SMA SMK dan Pondok Pesantren; MOU Lapangan Pekerjaan antara UIN Ar Raniry dengan Pemerintah Daerah pada prodi langka peminat; dan Memberikan bea siswa kepada mahasiswa pada prodi sepi peminat.  
PENGGUNAAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI M.Si, Endin Mujahidin; Mufarohah, Lailatul; Alim, Akhmad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.917 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.395

Abstract

Children’s discipline in some kindergartens is relatively low. It causes difficulties for teachers to prepare children before learning activity or class begin. Currently, most of teachers’s learning tend to be monotonous so the children are easily bored and no passion in doing assignments. Therefore an innovative learning method is needed to improve children's discipline. The objective of this study was to evaluate the project method on increasing of little children’s discipline. The study was conducted at RA Al-Hidayah, Kemang, Bogor Regency, using a number of 44 children as sample. Research method used was experimental design with pretest-posttest control group. Collecting data was performed by observation and documentation. The results of this study showed that discipline of children treated by project method was significantly higher than untreated group. It concluded that the project method can be recommended to apply in kindergarten to increase discipline. Keywords: discipline, early childhood, project method.
KOMUNIKASI PEMBELAJARAN BERBASIS AL-QUR’AN Afroni, Sihabudin; Triana, Rumba
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.379 KB) | DOI: 10.30868/ei.v7i2.264

Abstract

Komunikasi merupakan dasar eksistensi suatu masyarakat dan menentukan pola struktur masyarakat. Hubungan antar manusia dibangun atas dasar komunikasi. Dalam komunikasi manusia saling mempengaruhi, sehingga dengan demikian terbentuklah pengetahuan tentang pengalaman masing-masing orang. Komunikasi dapat membentuk manusia saling pengertian, menimbulkan persahabatan, memelihara kasih sayang, mempengaruhi sikap yang akhirnya dapat menimbulkan tindakan nyata riil.            Dalam kegiatan pendidikan pada umumnya dan dalam proses kegiatan belajar pada khususnya, komunikasi merupakan salah satu faktor utama yang turut serta dalam penentuan pencapaian tujuan pendidikan, atau kata lain dapat dikatakan bahwa komunikasi merupakan sarana atau media dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. Maka untuk mencapai interaksi belajar mengajar perlu adanya komunikasi yang jelas  antara guru (komunikator) dengan siswa (komunikan). Sehingga terpadu dua kegiatan yang berdaya guna dalam mencapai tujuan pengajaran dan pendidikan dimana siswa dapat sukses dalam tugas belajarnya, begitu pula guru dapat berhasil mengajar dan mendidik sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.            Pada dasarnya motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi adanya komunikasi guru atau pengajar. Seorang pengajar yang tidak piawai atau  jarang melakukan komunikasi dengan muridnya akan atau dapat mengalami kegagalan dalam proses belajar mengajar. Pengajar adalah pihak yang paling bertanggungjawab terhadap berlangsungnya komunikasi yang efektif dalam pembelajaran, sehingga pengajar dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik agar menghasilkan proses pembelajaran yang efektif.Dalam berbagai kasus masih banyak ditemukan aktifitas belajar mengajar  yang belum efektif dikarenakan faktor buruknya komunikasi di dalam dan di luar kelas. Diantaranya masih ditemukan siswa yang rendah motivasinya. Bila tengah berlangsung proses belajar mengajar banyak siswa yang mengantuk dan mengobrol dengan teman sebangkunya. Apabila diberikan pertanyaan oleh guru hanya sebagian siswa saja yang dapat menjawab, apabila diberikan kesempatan untuk bertanya hanya satu dua orang saja yang berani untuk bertanya.            Menurut Luna Cahya seorang pemerhati pendidikan, bahwa disadari atau tidak, kita harus mengakui bahwa para siswa seringkali punya pandangan yang terpolarisasi terhadap cara mengajar guru-gurunya. Sederhananya, ada guru yang dipandang oleh para siswa sebagai guru yang cara ngajarnya asik, seru, mudah dipahami. Guru-guru seperti ini seringkali menjadi idola murid-murid bahkan jam pelajarannya ditunggu-tunggu oleh para siswa. Sementara itu, di sisi lain ada juga guru yang dipandang siswa sebagai guru yang cara mengajarnya membosankan, bikin ngantuk, materinya tidak menarik, dll. Dua bentuk polarisasi dari cara pandang siswa terhadap gurunya ini memang seringkali ada, bahkan bersifat kolektif. Kalau ada beberapa anak yang menganggap gurunya ini membosankan, masa satu kelas akan kompak menganggap guru tersebut  membosankan. 
PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUHAMMAD QUTHB TENTANG METODE KETELADANAN (AL-TARBIYAH BI AL-QUDWAH) Maya, Rahendra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 11 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.422 KB) | DOI: 10.30868/ei.v6i11.92

Abstract

Metode pendidikan dengan keteladanan (al-tarbiyah bi al-qudwah) dikategorikan sebagai salah satu metode yang urgen dan dibutuhkan serta sangat berpengaruh dalam proses pendidikan, baik dalam pendidikan Islam secara spesifik maupun dalam sistem pendidikan lainnya secara general. Muhammad Quthb termasuk salah seorang pemikir Islam (mufakkir Islâmî) yang menekankan urgensitas dan efektifitas metode keteladanan dalam pendidikan Islam. Karena itu, sepatutnya pemikirannya tersebut dapat diungkap lebih lanjut, khususnya dalam makalah ringkas ini. Makalah ini berusaha untuk mengelaborasi pemikiran Muhammad Quthb tentang metode keteladanan (uslûb al-qudwah) tersebut secara deskriptis dan analitis. Keywords: keteladanan, metode, pendidikan, pemikiran
METODE DAN EVALUASI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM HADITS NABAWI Maulida, Ali
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.463 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.66

Abstract

The whole side of human life has been guided thus regularly in Islamic law. The entire rule can clearly be read, analyzed and taken to be a way of life, both of the verses of the Qur'an and the hadiths of the Prophet.  The content of values education in the form of moral education method contained in the Prophetic hadiths is perfect. Among these are methods of moral education; exemplary method, the method of guidance and advice, methods and question and answer dialogue, education by utilizing an event), soul generation method, and the method of providing motivation and warnings.  Moral education in the Prophetic hadiths have managed to realize the goal of moral education in all the values contained in the curriculum, both internally and externally. Internally, the application of the concept of moral education has successfully established a strong personal figure primarily spiritual. While externally, moral education has managed to establish a private figure who bring good, especially for mankind, and all beings in general. Kata kunci: pendidikan akhlak, metode, evaluasi, hadits nabawi.
METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA ZAKAT DAN FARAIDH Sumaryanto, Purwidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.406 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i06.50

Abstract

Learning is a process that contains a set of actions of teachers and students on the basis of reciprocal relationships that take place in the situation of education in order to achieve certain goals. The interrelationship between the teacher and the students are the main requirements the process of learning. Interactions in learning not only the relationship between teachers and students, but in the form of educational interaction Basic skills that a teacher should possess the ability to plan and implement the learning process. The process of learning is the provision of teachers in carrying out their duties and responsibilities as educators. Success in educating teachers is one of the determinants of a student for the better, many of the tasks and responsibilities carried jawabyang teachers in an educational process. A process that can be felt by students in learning activities is the duty of teachers to teach. Teaching and learning can be done by using various methods. Therefore, when learning mengajardilakukan will make the students sick and tired. 

Page 2 of 14 | Total Record : 138