cover
Contact Name
Dodi Faedlulloh
Contact Email
dodi.faedlulloh@fisip.unila.ac.id
Phone
+625723504025
Journal Mail Official
journal.administratio@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 1 FISIP Universitas Lampung, Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2087     EISSN : 2548697     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang administrasi publik. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang administrasi publik kepada para ilmuan dan praktisi di bidang administrasi publik. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan diterbitkan 2 kali dalam setahun (bulan Januari-Juni, dan Juli-Desember) oleh Jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Lampung, bekerjasama dengan Persatuan Sarjana Adminstrasi Negara (PERSADI) Provinsi Lampung.
Articles 45 Documents
DAMPAK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AHMAD YANI KOTA METRO Department, administratio; Setioko, Sigit
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.32

Abstract

ABSTRAK. Diduga lingkungan dan kondisi kerja yang tidak sehat merupakan beban tambahan kerjabagi pegawai atau tenaga kerja. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknikpengumpulan data menggunakan angket peneliti melakukan penelitian dampak lingkungan kerjaterhadap motivasi kerja perawat di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro. . Berdasarkan hasil penelitian yaitu: (a) Dari hasil analisa data menggunakan rumus Product Moment diperoleh nilai 0,13 <dari nilai r tabel taraf signifikansi 5% = 0,308 1% = 0,389 pada N = 41. Hal ini menunjukkan lingkungankerja tidak berdampak terhadap motivasi kerja perawat di RSU A. Yani Kota Metro. (b) Dari hasil konsultasi dengan nilai korelasi diketahui nilai r?XY0,13 berada di antara rentang korelasi 0,01 ?0,29 yang menunjukkan korelasi rendah. Dengan demikian dapat diketahui bahwa dampak lingkungankerja terhadap motivasi kerja perawat di RSU A. Yani Kota Metro dalam kategori rendah. (c)Lingkungan kerja tidak berdampak terhadap motivasi kerja perawat di RSU A. Yani Kota Metro.Artinya dampak lingkungan seperti kurangnya pencahayaan dan kebisingan yang disebabkan olehpasien maupun pengunjung pasien tidak memiliki dampak yang berarti terhadap motivasi kerjaperawat RSU A. Yani Metro. Perawat tetap menjalankan tugasnya seperti biasa meskipun adakegaduhan dari pasien maupun pengunjung pasien. Kata Kunci: lingkungan kerja, motivasi kerja
PARTISIPASI CIVIL SOCIETY DALAM MENGEMBANGKAN PARIWISATA DI KABUPTEN LAMPUNG SELATAN (STUDI PADA KELOMPOK SADAR WISATA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN) Department, administratio; Dewi, Wulan Kusuma; Hermawan, Dedy
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.30

Abstract

ABSTRAK. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan pengembangankepariwisataan di Kabupaten Lampung Selatan karena bukan hanya kewajiban yang harus dilaksanakanoleh aparat Pemerintah, tetapi juga menuntut keterlibatan masyarakat sebagai penggerak dalampengembangan kepariwisataan di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisa dan mengdeskripsikan penguatan keterlibatan Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisatadan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata diKabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknikpengumpulan data wawancara, obervasi, dokumentasi.Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwapenguatan keterlibatan Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata berasal dari Dinas Pariwisata danKebudayaan Kabupaten Lampung Selatan sehingga Pokdarwis lebih cenderung pada tipologi partisipasifungsional. Adapun faktor pendukung yaitu adanya dukungan stakeholder yaitu KPK (Komunitas PuteraKrakatau) yang membantu Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata dan faktor penghambat yaitukurangnya rasa kesadaran Pokdarwis untuk dapat mandiri dalam mengelola objek wisata, keterbatasandana dan masalah lainnya. Kata Kunci: Partisipasi, Civil Society, dan Pariwisata.
RESOLUSI KONFLIK AGRARIA DI KAWASAN REGISTER 45 SUNGAI BUAYA (Studi Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji) Department, administratio; Selviani, Delfita; Utoyo, Bambang; Hutagalung, Simon Sumanjoyo
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.29

Abstract

ABSTRAK. Konflik agraria yang terjadi di Mesuji antara PT. SIL dengan penduduk desa Talang Batu adalahmengklaim 7.000 hektar lahan oleh warga desa Talang Batu yang pada awalnya mengklaim di IUPHHK(sebuah izin yang dikeluarkan untuk memanfaatkan hasil hutan seperti kayu) oleh PT. SIL. Penelitian iniberfokus pada faktor penyebab penyumbatan konflik agraria antara PT. SIL dan masyarakat Desa TalangBatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penanganan konflik yang telah dilakukan olehpemerintah daerah Mesuji dan untuk mengungkapkan faktor penghambat konflik agraria di pemukimanMesuji. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan konflik agrariadimulai dari klaim yang dilakukan oleh warga desa Talang Batu di atas lahan seluas 7000 Ha yang semulatermasuk dalam IUPHHK HTI PT.SIL. Konflik tersebut belum terselesaikan sampai sekarang karenakesepakatan sepakat antara kedua belah pihak. Ada dua faktor yang menghambat resolusi konflik yangberdasarkan pada tujuan yang ingin dicapai dan berdasarkan hubungan kedua pihak. Kata kunci: Konflik Agraria, Model Resolusi Konflik, Pendaftaran 45
PARTISIPASI CIVIL SOCIETY DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN EKS BURUH MIGRAN INDONESIA ASAL LAMPUNG (Studi Pada Serikat Buruh Migran Indonesia Lampung Department, administratio; Saputra, Pindo Riski; Sulistiowati, Rahayu
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.28

Abstract

ABSTRAK. Good governance merupakan tata cara pemerintah yang digunakan dalam rangka mengaturdan mengelola sumber daya sosial, ekonomi guna mengembangkan pembangunan bagi masyarakat. Perancivil society yang termasuk dalam (LSM)/Organisasi non-Pemerintahan dalam Good governancemerupakan salah satu aktor yang mendukung proses pembangunan yang bersifat partisipatif. Minimnyaketersediaan lapangan kerja merupakan salah satu masalah dalam pembangunan. Penelitian inimemfokuskan pada bentuk-bentuk partisipasi SBMI sebagai civil society dalam upaya pemberdayaan eksburuh migran Indonesia asal Lampung. Metode penelitian ini yaitu dengan menggunakan tipe penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa partisipasi SBMI Lampungdalam upaya pemberdayaan eks buruh migran Indonesia asal Lampung dalam bentuk partisipasi non-fisikseperti upaya perencanaan, pengambilan keputusan evaluasi dan konseling, palaksanaan pemberdayaan,pendampingan dan rehabilitasi. serta partisipasi fisik dalam bentuk pengadaan kebutuhan bagi eks BMIseperti materi, Mesin dan Uang, selain itu SBMI memfokuskan proses pemberdayaan dalam penanamanmotivasi, pengembangan diri,manajemen, mobilisasi sumberdaya dan pengembangan jejaring. Kata kunci: Good governance, civil society, SBMI, partisipasi, eks buruh migran Lampung.
REVITALISASI PERAN KARANG TARUNA MELALUI PEMBERDAYAAN SNS (SOCIAL NETWORKING SITES) (STUDI PADA KARANG TARUNA KECAMATAN PARDASUKA KAB. PRINGSEWU) Department, administratio; Atika, Dewie Brima; Windah, Andi
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.27

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini dilatar belakangi dari pengguna internet tertinggi di Indonesia adalahpemuda yakni sebesar 59% dari keseluruhan pengguna Internet di Indonesia. 80 % dari sekianpengguna muda tersebut mengakses ke media social atau Social Networking Sites (SNS)/SitusJejaring Sosial. Penggunaan SNS dalam jumlah yang sangat fantasastis oleh pemuda Indonesia,sudah selayaknya dapat berkontribusi terhadap keberadaan organisasi karang taruna. Tujuandari penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi dan analisa peran karang taruna dalammembina generasi muda serta pemberdayaan SNS dalam merevitalisasi peran karang tarunadalam membina generasi muda di desa Pardasuka, kecamatan pardasuka, kabupaten Pringsewu.Tipe peneltian ini deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa peran Karang Taruna dalam membina Generasi muda di kecamatan Pardasuka,Kabupaten Pringsewu belum maksimal baru sebatas pada peran teknis. Para pemuda juga blmmemanfaatkan SNS guna merevitalisasi peran Karang Taruna dikarenakan beberapa faktorpenghambat. Kata Kunci: Revitalisasi, Karang Taruna, pemberdayaan, Social Networking Sites (SNS),
TAMBAHAN PENGHASILAN BERSYARAT (TPB) SEBAGAI WUJUD KINERJA ASN DI SETDA PROVINSI PAPUA Department, administratio; Safkaur, Terianus Luther
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.25

Abstract

Abstrak. Kesejahteraan ASN yang rendah sangat mempengaruhi kinerja pelayanan public ?. Hal ini dapatdidasari pada rendahnya sistem penggajian kita. Tulisan ini bermaksud memaparkan beberapa persoalanpenggajian di Indonesia dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja ASN. Tunjangan Kinerja Daerahsebagai satu-satunya insentif kepada ASN selain gaji dan tunjangan yang melekat pada Gaji, tunjangankemahalan dan tunjangan transportasi bagi Pejabat Struktural dan fungsional yang diberikan berdasarkanpenilaian kehadiran dan prestasi kerja. Fakus penulisan dimaksud adalah pada Tambahan PenghasilanBersyarat (TPB) seiring Pergub no. 11 tahun 2014 di Lingkungan Setda Provinsi Papua,sebagai perwujudandari implementasi kebijakan yang dilakukan gubernur untuk kiranya dapat memotivasi ASN guna lebihdisiplin dan berprestasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab guna mewujudkan pelayanan publikyang baik. Kata Kunci: Tambahan Penghasilan Bersyarat, Kinerja ASN
PENERAPAN MODEL 7S MC. KINSEY DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VII (PERSERO) LAMPUNG (ANALISIS ATAS DAMPAK BUDAYA ORGANISASI BAGI PENINGKATAN KINERJA DI BADAN USAHA MILIK NEGARA) Department, administratio; Yulianti, Devi
Administratio Vol 8 No 2 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i2.26

Abstract

ABSTRAK. Penelitian tentang penerapan model 7S Mc. Kinsey di PT. Perkebunan Nusantara VII(Persero) Lampung merupakan suatu analisis dampak budaya organisasi bagi peningkatan kinerja diBadan Usaha Milik Negara (BUMN) dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untukmendeskripsikan dan menganalisis penerapan model 7S Mc. Kinsey di PT. Perkebunan Nusantara VII(Persero) Lampung serta dampak budaya organisasi bagi peningkatan kinerja di perusahaan tersebut.Peneliti mendapatkan data melalui dokumentasi yang dilakukan dengan cara mencari danmengumpulkan dokumen-dokumen tertulis yang relevan dengan masalah penelitian, berupadokumentasi organisasi, undang-undang, keputusan-keputusan dan dokumen-dokumen yangmenunjang kegiatan penelitian. Hasil penelitian yaitu bahwa tata nilai yang berlaku adalah ProMOSI(produktivitas, mutu, organisasi, servis dan inovasi), struktur dibuat berdasarkan SK Direksi No.7.6/Kpts/519/2010 tanggal 29 November 2010 terdiri dari 5 Distrik dan 28 Unit Usaha, laporantahunan berisikan informasi lengkap mengenai perencanaan, implementasi dan evaluasi penggunaananggaran perusahaan, perusahaan menyeleksi pekerja yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu eksaktadan sosial, gaya kepemimpianan menggunakan komunikasi dua arah, dan strategi perusahaanmenggunakan business success model. Saran yang peniliti berikan adalah perusahaan sebaiknya lebihtaat terhadap anggaran dalam penyalurannya, membuat strategi yang lebih efektif dan efisien untukmeningkatkan kinerja, dan merampingkan struktur organisasi yang ada. Kata kunci: Model 7S Mc. Kinsey; Budaya Organisasi; Kinerja Organisasi
SOCIAL WELFARE POLICY AND SOCIO ECONOMIC DEVELOPMENT IN INDONESIA Department, administratio; Irawan, Diandini Rahmawati; Prihantika, Ita
Administratio Vol 8 No 1 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i1.24

Abstract

ABSTRAK. Artikel ini mengkaji kebijakan kesejahteraan sosial dan kontribusinya terhadappembangunan sosio ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Sebagai hasilnya,pemerintah Indonesia telah menerapkan beberapa strategi kebijakan kesejahteraan sosialuntuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama masyarakat miskin. Strategi utamadibagi menjadi tiga bagian, yaitu bantuan sosial; Pemberdayaan masyarakat dan programusaha mikro. Implementasi program ini telah membuktikan bahwa program kesejahteraansosial berkontribusi terhadap pembangunan sosial ekonomi di Indonesia. Namun,pemerintah Indonesia perlu memperbaiki keefektifan program. Hal lain yang perlu kitaperhatikan adalah strategi kesejahteraan sosial bukan satu-satunya pendekatan untukmengurangi kemiskinan. Pemerintah Indonesia perlu menggabungkannya denganpendekatan lain dalam konteks pembangunan sosio-ekonomi. Kebijakan kesejahteraansosial harus menjadi pendekatan terpadu dalam beberapa kebijakan kerja dan strategimakroekonomi untuk mengurangi risiko dan meningkatkan pertumbuhan yangberkelanjutan. Kata Kunci: kebijakan pembangunan sosial, pembangunan sosial-ekonomi
IMPLEMENTASI PROGRAM JARING (JANGKAU, SINERGI, DAN GUIDELINE) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016 Department, administratio; Ani, Serli; Sulistio, Eko Budi
Administratio Vol 8 No 1 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i1.23

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini mencoba untuk menggambarkan bagaimana program bersihprogram di Lampung. Penelitian ini didukung oleh lingkungan alam yang tidak menentu,tingkat pendidikan nelayan rendah, pola hidup nelayan, pemasaran tertangkap. Penelitianini menggunakan pendekatan model van Meter dan Van Horn yang terdiri dari Standard andPolicy Goals, Resources, Relationship Among the Organization, Karakteristik AgenPelaksana, Kondisi Sosial, Ekonomi dan Politik dan Disposisi Pelaksana. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya untuk melihatpemanfaatan peraturan tersebut, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Hasilnyaadalah bahwa program bersih sudah cukup efektif meski ada sedikit kendala dan masalahdalam praktik. Dengan menggunakan pendekatan van meter dan van horn, dapat dianalisisbahwa pelaksanaan program bersih telah berjalan sebagaimana mestinya, walaupun masihada beberapa indikator yang tidak didasarkan pada situasi di lapangan.Dibutuhkan standarkebijakannya yang lebih jelas dan terperinci, perlu adanya peningkatan sumber dayamanusia dan keuangan, perlu adanya perluasan, semestinya dilakukan komunikasi dandialog antara pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat nelayan atau masyarakat agartidak memberatkan negatif tentang program bersih. Kata kunci: implementasi, program bersih, kesejahteraan, komunitas nelayan.
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN REKLAMASI PANTAI DI TELUK LAMPUNG (Studi Dampak Sosial-Ekonomi Nelayan Kelurahan Sukaraja Pada Kasus Reklamasi Pantai Di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung) Department, administratio; Wahyuni, Fitri; Meiliyana, Meiliyana
Administratio Vol 8 No 1 (2017): Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v8i1.22

Abstract

ABSTRAK. Kebijakan reklamasi pantai di Teluk Lampung cukup menimbulkan beberapamasalah atau kurangnya kondisi sosial ekonomi rendering nelayan di sekitar area reklamasi.Setelah kebijakan reklamasi pantai dilaksanakan, memberi dampak pada nelayan tentangsulitnya menemukan ikan dan memenuhi kebutuhannya. Maka rumusan tersebut diperolehdengan cara bagaimana dampak sosial ekonomi penangkapan ikan akibat adanya kebijakanreklamasi pantai di Teluk Lampung khususnya Kelurahan Sukaraja. Tujuan dari penelitianini adalah untuk memberikan gambaran umum tentang dampak ekonomi sosial yangdirasakan sebagai salah satu nelayan yang timbul akibat adanya kebijakan reklamasi pantaidi Teluk Lampung. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak kebijakanreklamasi pantai. Dalam mengevaluasi dampak kebijakan ini, peneliti menggunakan teorievaluasi dampak atau evaluasi metode evaluasi sumatif milik Rossi dan Freeman, lalumenggunakan hukum dan beberapa teori pendukung lainnya. Jenis penelitian ini adalahpenelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalahkebijakan reklamasi pantai belum menghasilkan dampak yang diinginkan. Hal inidisebabkan beberapa faktor. (1) Masalah yang terkait dengan kurangnya lahan publik dikota Bandar Lampung masih harus dipecahkan, (2) kurangnya partisipasi atau partisipasimasyarakat pesisir, (3) bagaimana pelaksanaannya tidak tepat, (4) Pemerintah Dari kotaBandar Lampung yang belum menerapkan pembangunan lingkungan, (5) Namun keberadaanpenanganan Pemerintah Kota Bandar Lampung menerima masyarakat pesisir terkaitdampak, (6) kejadian masyarakat pesisir harus dirugikan. Dan hanya menguntungkanpengembang. Selain itu, kebijakan reklamasi pantai menimbulkan dampak yang tidakdiinginkan bagi masyarakat pesisir khususnya nelayan Kelurahan Sukaraja. Jadi PemerintahKota Bandar Lampung perlu menerapkan pembangunan lingkungan, pengawasan dankoordinasi untuk mengatasi dampak dari masyarakat yang membutuhkan serta dalamproses kebijakan reklamasi pantai. Kata kunci: Kebijakan, Evaluasi, Reklamasi Pesisir, Dampak