cover
Contact Name
Juhji
Contact Email
Juhji
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan
ISSN : 24428809     EISSN : 26219549     DOI : -
Core Subject : Education,
TARBAWI: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, p-ISSN 2442-8809 , e-ISSN 2621-9549 diterbitkan enam bulan sekali yakni pada bulan Juni dan Desember oleh Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten berdasarkan SK. Dekan No. In.10/F.1/HK.00.5/1035/2015 tanggal 24 Maret 2015 dan berdasarkan Keputusan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Nomor 552 Tahun 2017. TARBAWI adalah Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan. Jurnal ini memuat tulisan-tulisan tentang ulasan, hasil pemikiran dan penelitian tentang manajemen pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 116 Documents
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA Zohriah, Anis
Tarbawi Vol 2 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pelaksanaan manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon selain dilihat dari aspek perencanaan juga bisa dilihat dari aspek pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, pemberdayaan, motivation, fasilitatif, dan evaluasi. Dari aspek perencanaan, perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi anggaran, pengadaan buku, sumber daya manusia.Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai pekerjaannya misalnya ketenagaan, pelayanan, dan pengklasifikasian buku. Dari aspek pergerakan, Pergerakan dalam manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon meliputi: pelayanan, dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan dalam manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan perpustakaan, selain untuk memperoleh peningkatan kualitas.Dari aspek motivation, motivation dalam manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon diberikan agar para tenaga perpustakaan dapat memberikan pelayanan kepada pengguna perpustakaan dengan sebaik-baiknya.Aspek fasilitatif, fasilitatif dalam manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon bersifat sebagai penunjang atau pendorong dalam meningkatkan kinerja dari para tenaga perpustakaan dan kepala perpustakaan.Aspek evaluasi, evaluasi dalam manajemen perpustakaan SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon ditempuh untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraan program-program perpustakaan tercapai dan pastinya untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.
PENGELOLAAN KESIAPAN BELAJAR ANAK MASUK SEKOLAH DASAR Rifai, Mohamad; Fahmi, Fahmi
Tarbawi Vol 3 No 01 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Readiness of children to enter school is something that is very important that every child must have because the readiness to attend school is the first capital to follow the process of learning activities in school. The greater the readiness of the child, the greater the child has the ability to follow the poses of learning activities at school. Conversely, the smaller the readiness of childrens learning, the smaller the children have the ability to follow the poses of learning activities at school. The problem is that many children do not have readiness to learn well because parents have not manage the readiness to learn children enter school well. In the readiness of learning children enter primary school can not come suddenly in the child because everything must be well prepared, including that of elementary school age, cognitive, affective, and psychomotor ability of children and others needed by children. The role of parents and teachers in "pre-school" institutions / education at an early age is very important in managing preparing children for elementary school. Having the readiness to learn elementary school entrance well then the child can enjoy the process of learning activities and the opportunity / opportunity to deliver to achieve the best achievement in learning.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Kosim, Nandang
Tarbawi Vol 2 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendidikan di suatu negara tidak terlepas dari peran pemerintah dan orang-orang yang berkontribusi satu sama lain. Pemerintah telah membuat reformasi pendidikan dengan menetapkan berbagai strategi dalam pengembangan pendidikan nasional. Namun pada kenyataannya dalam konteks manajemen pendidikan dalam pelaksanaannya secara keseluruhan masih harus terpusat sehingga demokratisasi yang kurang menggembirakan dan desentralisasi pendidikan. Manajemen terpusat dari pendidikan telah menyebabkan kebijakan yang seragam yang tidak dapat mengakomodasi perbedaan dalam keragaman / kepentingan daerah / sekolah / pelajar, mematikan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan, dan mendorong pemborosan dan kebocoran alokasi anggaran untuk pendidikan. Oleh karena itu, untuk mencapai manajemen pendidikan yang baik salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memiliki potensi yang sangat besar untuk menciptakan perubahan, menekankan keterlibatan tinggi (model keterlibatan tinggi) serta berbagai tingkat kesiapan membutuhkan pemegang kebijakan untuk menjalankan perannya sesuai dengan kewajiban, wewenang dan tanggung jawab. Manajemen Berbasis Sekolah juga dapat mengubah sistem dengan menggerakkan otoritas pengambil dalam pengambilan keputusan dan manajemen untuk setiap kelompok. Dengan konsep Manajemen Berbasis Sekolah diharapkan masing-masing sekolah dapat melakukan peningkatan mutu berkelanjutan dan memiliki kemandirian untuk menjadi lebih akuntabel.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH, PRESTASI GURU DAN BUDAYA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI JAKARTA SELATAN TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP MADRASAH PRINCIPAL, TEACHER ACHIEVEMENT AND LEARNING CULTURE IN IMPROVING QUALIT Muhammadi, Noor; bin Hj. Marzuki, Shahril Charil; bin Mohd. Hussin, Mohd. Yahya
Tarbawi Vol 1 No 01 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenal pasti mutu madrasah, dari tiga aspek iaitu kepemimpinan transformasional kepala madrasah, prestasi guru, budaya belajar, terhadap mutu madrasah. Secara khusus tujuan yang ingin dicapai dalam kajian ini adalah untuk menganalisis kesan kepemimpinan transformasional kepala madrasah, prestasi guru terhadap budaya belajar dan mutu madrasah. Penelitian ini dilakukan terhadap kepala madrasah dan guru Madrasah  Tsanawiyah Negeri di Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Metode ini digunakan karena fokus utama penelitian ini ialah untuk meneliti hubungan kepemimpinan transformasional kepala madrasah, prestasi guru, terhadap budaya belajar dan mutu madrasah. Pengumpulan data dengan menggunakan soal instrumen guna mengumpulkan data tentang faktor kepemimpinan transformasional kepala madrasah, prestasi guru dengan budaya belajar untuk peningkatan mutu madrasah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknikanalisis data deskriptif dan inferensial. Hasil yang didapat dalam penelitian adalah terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan transformasional kepala madrasah dengan mutu madrasah, terdapat hubungan positif dan signifikan prestasi guru dengan mutu madrasah, terdapat hubungan positif budaya belajar terhadap mutu madrasah, terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan transformasional kepala madrasah dengan budaya belajar, terdapat hubungan positif dan signifikan prestasi guru dengan budaya belajar.
MANAJEMEN PENDEKATAN PEMBELAJARAN Suryapermana, Nana
Tarbawi Vol 3 No 01 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To create a good and perfect learning power is not as easy as turning your palms, or not as difficult as turning your foot. This needs to be studied and reflected in the nature of our minds, so that the learning process does not sink into the abyss of error, which will only destroy the students learning outcomes, which makes the students do not know the direction, where the step of this learning objective goes. To generate self-confidence, passion and the spirit of student learning, there needs to be a concept of "Approach" of learning that is built and created by the teacher. In our minds and minds, there must be a grain of questions about what that "approach" is. Here we try to philosophize without eliminating and without burning the results of thoughts and rekayaa others. What is meant Approach in this learning is a learning process created and mastered by teachers in teaching and learning process. Or how the teacher approaches the student learning. So it is with the expression in Jonis mind (1980: 15) that the meaning of "approach" is a general way of looking at the problem and object of study, so that the impact is like someone using certain glasses in view of nature. Green glasses will make the world namapk greenish, as well as using brown glasses, the world feels brown and so on. Next lets try to listen to listen and analyze, then we input into our natural thoughts about the meaning of the approach presented Sanjaya (2006: 36), "The approach can be interpreted as a point of departure or our point of view of the learning process. From the above perspective, surely our minds and our souls must fall down and sink into the minds of Masitoh and Goddess (2009: 38) which offer a learning approach and they say: the learning approach is a way of looking at and understanding the learning situation. There is another saying to the bottom of another fish, another grasshopper. Likewise in terms of learning approaches, the more people think, the more piling up, the smarter the person, the more science that is inspired by the results of reflection and experience. Therefore, the mind of W. Gulo, on the understanding of the learning approach, which is repackaged by Siregar and Nara (2010: 75) explains that the learning approach is a view in seeking the way students interact with their environment.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN TERPADU DAN MINAT PELANGGAN PENDIDIKAN Fatkuroji, Fatkuroji
Tarbawi Vol 2 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pembelajaran terpadu dapat diimplementasikan pada Sekolah Islam terpadu. Implementasi pembelajaran terpadu dapat meningkatkan minat pelanggan pendidikan. Analisis kebijakan publik adalah cara atau prosedur dalam mengunakan pemahaman manusia terhadap dan untuk memecahkan masalah kebijakan. Langkah-langkah implementasi kebijakan publik meliputi: penyusunan agenda, formulasi kebijakan, adopsi/legitimasi kebijakan dan evaluasi kebijakan. Sekolah Islam Terpadu adalah sekolah yang menerapkan pendekatan penyelenggaraan dengan memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi suatu jalinan kurikulum. Bertujuan membina peserta didik untuk menjadi insan muttaqien yang cerdas, berakhlak mulia dan memiliki keterampilan yang memberi manfaat dan maslahat bagi ummat manusia. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran baik umum ataupun agama. Minat pelanggan pendidikan Islam terpadu terlihat pada: membayar harga jasa sudah termasuk pelayanan. Mengutamakan kualitas yaitu kesesuaian dengan spesifikasi standar yang berlaku, dengan biaya yang kompetitif. Mendapatkan kepuasan puas, dengan memperoleh pelayanan yang baik melebihi apa yang mereka harapkan. Citra lembaga, yaitu fungsi pengalaman dan harapan pelanggan.
PELAKSANAAN PENILAIAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP ILMIAH DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Sukino, Sukino
Tarbawi Vol 1 No 02 (2015): Juli-Desember 2015
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article would like to description result of research was done entitled the effect of application an examination for student’s science attitude and learning motivation in State Islamic Religious Institutes Pontianak. The problem in this research is first, how to effect of regularly test, and how to effect of take home test, and which do from third tests above very influences for student’s science attitude and learning motivation. This research was done based student’s attitude phenomena in learning activities especially to learn in faced an examination of semester in the Campus. That it was can looked from student’s activities very busy and so-so, tending to be lazy person. Based on pre investigation was discovered the information that student’s character not very busy to learn because lecturer always given test by taken home. But at the same time was discovered the information that student very occupied in quest the hand book, make a summary, and to borrow the notation of matters to another student to prepare to follow end an examination of semester regularly. This research characterized an associative by quantitative approach. That sampling of research was about 100 students taken by random sampling. Meanwhile, Method to aggregate the date used indirect communication technique by questionnaire instrument. Furthermore, to analysis the date used non parametric descriptive statistic. It was done crosstab test by using SPSS 18.0 version that the outcome this research pointed that the implementation of regularly test more influence for student’s science attitude and learning motivation.
PANDANGAN MAHASISWA ISLAM TERHADAP MUTU AKADEMIK PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA PROVINSI DKI JAKARTA Supardi, Supardi; Syah, Darwyan; Muhtarom, Ali
Tarbawi Vol 2 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan tingkat mutu akademik, kepuasan dan hasil belajar mahasiswa PTAIS provinsi DKI Jakarta; 2) Membandingkan mutu akademik PTAIS antara harapan dan kenyataan dan antar satuan pendidikan; Metode penelitian menggunakan pendekatan survey dengan model model SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tingkat mutu akademik harapan tinggi, sebenarnya sedang dan jarak memuaskan, kepuasan dan hasil belajar mahasiswa sedang; 2) terdapat perbedaan mutu akademik antara harapan dan kenyataan.
IMPLEMENTASI PROGRAM BOARDING SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMA NEGERI CAHAYA MADANI BANTEN BOARDING SCHOOL PANDEGLANG Juhji, Najihaturrohmah,
Tarbawi Vol 3 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the implementation of boarding school programs in the formation of student characters in State Senior High School of Cahaya Madani Banten Boarding School Pandeglang Banten. The type of this research is qualitative descriptive research. The research data was collected with several techniques, such as observation, interview, and documentation. Triangulation technique is done by means of triangulation method, that is by checking the information result of interview with documentation and observation. The results of the discussion of the implementation of boarding school programs in the formation of student characters include: There is guidance of character education that appear in State Senior High School of Cahaya Madani Banten Boarding School Pandeglang Banten include: 1) Religious, attitude, and behavior; 2) Discipline, actions that demonstrate orderly conduct and abide by various rules and regulations. 3) Honest behavior based on an attempt to make himself or herself a person who can always be trusted in words, actions, and work. 4) Mandiri, 5) Responsibility of the attitude and behavior of a person to carry out his duties and obligations, which he should do, to oneself, society, environment (nature, social and culture), state, and god almighty.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH Salim, Ahmad
Tarbawi Vol 1 No 02 (2015): Juli-Desember 2015
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of inequality of educational outcomes in terms of the behavior of graduates like brawl, corruption, free sex, drug, theft and other deviant behavior. Even some immoral allegedly perpetrated by madrasah. Ideally, madrasah students have good behavior because at the school has been given the charge of educational materials more than any other institution. Seeing these problems, the government stipulates that character education to be implemented in schools. This study is feasible to manage effectively character education in madrasah that starts from the planning, organizing, implementing, monitoring, and evaluation. The series of management functions are carried out in sequence from one to the next, so that the expected values of the  characters can be internalized in the students’life with indicator; students knowing the character, feel the character and able to do it.

Page 1 of 12 | Total Record : 116