cover
Contact Name
Maisyanah
Contact Email
-
Phone
+6285773735050
Journal Mail Official
jobe@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. conge ngembalrejo po box 51 kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 26153947     EISSN : 26563436     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jbe
Journal Of Biology Education (JOBE) has number of E-ISSN 2656-3436/ P-ISSN 2615-3947 publishes research articles, conceptual articles, reports field studies, the best practices and policies of early childhood learning in national and international stage (See Focus and Scope). The articles of this journal are published every six months, that is on June and December (2 issues per year), and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 32 Documents
Pemberian Kombinasi 2,4-D Dan Kinetin Terhadap Induksi Protocorm Like Bodies (PLB) Anggrek Grammatophyllum scriptum Secara In Vitro Melisa, Atika Okta
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3534

Abstract

Grammathopyllum scriptum merupakan salah satu anggrek yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Anggrek ini tersebar di wilayah Papua dan Sulawesi. Tanaman anggrek sulit untuk dikembangbiakan secara alami, termasuk G. scriptum, sehingga dibutuhkan teknik kultur jaringan untuk membantu pelestariannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi hormon 2,4-D dan kinetin terhadap induksi protocorm like bodies (plb) anggrek G. scriptum secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan yaitu kombinasi 2,4-D (2mg/L, 4 mg/L, 6 mg/L, 8 mg/L, 10 mg/L) dan kinetin (1 mg/L dan 2 mg/L) serta kontrol (MS0) dengan 3 ulangan. Data yang diambil berupa data kualitatif dengan mengamati morfologi plb, dan data kuantitatif dengan menghitung panjang plb. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi hormon 2,4-D dan kinetin tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang plb.42,5% eksplan membentuk plb. Plb terbentuk pada konsentrasi 2 mg/L 2,4-D dan 1 mg/L kinetin hingga konsentrasi 6 mg/L 2,4-D dan 1 mg/L kinetin.
Analisis Penurunan Miskonsepsi Siswa Pada Konsep Pemanasan Global Dengan Tes Diagnostik (Two-Tier Test) Setelah Pembelajaran Predict-Observe-Explain (Poe) Suryawirawati, Ismi Ghina; Ramdhan, Billyardi; Juhanda, AA
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3361

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep, terutama pada konsep pemanasan global karena merupakan salah satu materi yang sulit dan ada beberapa konsep yang dianggap abstrak oleh siswa, sehingga dapat menimbulkan persepsi yang berbeda oleh siswa serta dapat menimbulkan miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik (two-tier test) setelah pembelajaran model predict-observe-explain (POE), kemudian menganalisis penurunan miskonsepsi siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 5 Kota Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian one-group-pretest-posttest Design. Sampel yang digunakan diambil dari populasi dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes diagnostik (two-tier test) yaitu soal pilihan ganda dengan dua tahap pemilihan jawaban, dan lembar observasi. Instrumen soal terdiri dari 10 soal masing-masing dengan 3 pilihan jawaban dan 4 pilihan alasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat miskonsepsi pada saat pretest. Penurunan miskonsepsi siswa setelah pembelajaran model POE adalah rata-rata 66% dan tiap konsep adalah 64,98%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pembelajaran POE ini dapat dijadikan atlternatif pembelajaran untuk mengurangi miskonsepsi dapat dilihat dari nilai siswa antara sebelum pembelajaran (pretest) dan setelah pembelajaran posttestyangmenunjukkan penurunan miskonsepsi.Kata Kunci: Tes Diagnostik (Two-Tier Test), ModelPredict-Observe-Explain(POE), Miskonsepsi, Pemanasan Global
Uban Dalam Persperktif Biologi Dan Teologi Sholihuddin, Moh; Jalil, Muhamad
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3558

Abstract

Uban merupakan kejadian alamiah yang terjadi pada seorang manusia. Uban selalu diidentikkan bahwa manusia tersebut sudah masuk pada usia tua. Uban yang tumbuh sebelum waktunya tentu akan menjadikan persoalan tersendiri bagi mereka yang ingin tampil sempurna di depan khalayak umum. Hal ini akan mendorong untuk melakukan segala cara untuk menutupi kekurangan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah: (a) mendeskripsikan proses terjadinya uban secara biologi fisiologis pada manusia; (b) menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan uban pada manusiaa; (c) nilai pendidikan islam seperti apa yang terjadi dibalik peristiwa uban. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitan ini adalah Fatwa MUI No 23 Tahun 2012, Buku Anatomi Fisiologi Manusia, dan Fisiologi Hewan. Dalam studi ini data sekundernya adalah buku-buku yang mendukung penulis untuk melengkapi isi sertai interpretasi dari dari sumber data primer. Metode analisis data menggunaka analysis content tipe Holsti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) uban dalam biologi disebabkan kekurangan pigmen melanin sehingga rambut tampak berwarna putih; (2) Uban terjadi karena faktor luar seperti penggunaan bahan kimia yang merusak folikel rambut, stres, genetik, gaya hidup, dan tingkat polusi udara yang tinggi dan faktor instrinsik karena sel melanosit tidak mampu lagi memproduksi pigmen melanin; dan (3) Uban merupakan isyarat bahwa dengan bertambahnya umur maka kematian telah dekat sehingga orang sedapat mungkin menghindari sebanyak mungkin dosa-dosa kecil apalagi dosa besar.Kata kunci: Biologi, Uban, Teologi
Analisis Jenis Pertanyaan Yang Diajukan Mahasiswa Magang Di Sma Kota Sukabumi Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Effendi, Teguh Rachmatuloh; Suhendar, Suhendar; Juhanda, AA
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang di SMA Kota Sukabumi berdasarkan taksonomi bloom revisi pada konsep pencemaran lingungan. Objek penelitian adalah tigaorang calon guru biologi yang mengajar di sejumlah SMA Kota Sukabumi Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang atau dari tiga calon guru rata-rata menggunakan pertanyaan tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills) yaitu pada mahasiswa magang ke satu pada aspek kognitif C1 faktual 16,66% dan C1 konseptual 16,66%, sedangkan aspek kognitif C2 konseptual 50%, dan aspek kognitif C3 prosedural 16,66%. Pada hasil persentase jenis pertanyaan mahasisswa magang ke dua pada aspek kognitif C1 dan aspek pengetahuan faktual 28,57%, C1 konseptual 14,28%, dan C2 faktual 14,28%, C2 konseptual 42,85%, kemudian persentase pertanyaan tingkat tinggi pada aspek kognitif C6 dan aspek pengetahuan konseptual 14,28%. Lalu pada hasil persentase mahasiswa ke tiga menunjukan aspek kognitif C1 faktual 42,85%,C1 konseptual 14,28%. Aspek kognitif C2 konseptual 14,28%, sedangkan aspek kognitif C5 prosedural 14,28%. Rata-rata persentase kemunculan jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang masih tergolong menggunakan pertanyaan tingkat rendah yaitu dari C1sampai C3 meskipun dari hasil penelitian menunjukan ada kemunculan meggunakan pertanyaan tingkat tinggi. Kata Kunci: Jenis Pertanyaan, Mahasiswa Magang, Taksonomi Bloom Revisi
Pembelajaran Thinking Actively In Social Context Untuk Meningkatkan Kemampuan Higher Order Thinking Siswa SMA Wardhani, Irma Yuniar
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Thinking Actively in Social Contexts (TASC) pada pembelajaran Biologi SMA disertai dengan panduan model yang layak untuk meningkatkan kemampuan higher order thinking. Penelitian ini menggunakan model 4D: define, design, develop, disseminate yang dikombinasikan dengan model Borg and Gall. Tahap define meliputi analisis kurikulum, karakteristik siswa, kegiatan siswa, materi dan tujuan pembelajaran. Tahap design meliputi pemilihan media, perancangan modifikasi sintaks, perancangan format panduan model, serta pembuatan produk awal. Tahap develop meliputi pengembangan model TASC disertai panduan model dengan penilaian oleh ahli dan uji pengembangan (uji coba terbatas dan uji coba lapangan). Tahap disseminate merupakan upaya penyebaran model TASC dilengkapi panduan model yang telah direvisi kepada beberapa pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TASC layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan higher order thinking siswa. Pencapaian nilai kemampuan higher order thinking mengalami peningkatan yang signifikan berdasarkan hasil pretest dan postes yang telah diuji dengan uji gain score dan uji t.
Pengunaan Media Larutan Bunga Sebagai Indikator Karbondioksida (Co2) Untuk Meningkatkan Daya Serap Kelas VIII Pada Materi Respirasi Manusia Mayasari, Diah
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3325

Abstract

Proses pembelajaran konsep respirasi sering menemui banyak kendala sehingga daya serap kelas tidak seperti yang diharapkan. Untuk mengatasi kendala tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai. Fokus penelitian, berjudul "Penggunaan Media Solusi Bunga sebagai Indikator Karbon dioksida (CO2) untuk Meningkatkan daya serap Kelas VIII untuk konsep Respirasi Pada Manusia" bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan larutan bunga (Impatiens platypetala) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan daya serap kelas pada materi pernafasan pada manusia, Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus. Siklus 1 membahas organ dan proses respirasi manusia, siklus 2 menyelidiki jenis gas respirsasi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, dalam setiap siklus menggunakan larutan air bunga pacar (impatiens platypetala) sebagai media pembelajaran. Data diperoleh dari nilai tes harian I, II, dan sub sumatif yang memperlihatkan  peningkatan daya serap kelas kategori sedang (N-gain: 30,4). Data yang diperoleh dari penelitian mendukung pengembangan keterampilan proses sains dan sikap skala likert. Data pendukung menunjukkan bahwa keterampilan interpretasi telah meningkatkan kategori sedang (N-gain: 51,63) dan data yang diperoleh dari skala sikap menunjukkan pada umumnya siswa kelas VIII yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 25 anak perempuan merasa lebih memahami dan menyenangi belajar menggunakan media larutan bunga pacar air (Impatiens platypetala) untuk menyelidiki CO2.
Pengembangan Komik Manga Biologi Berbasis Android Untuk Peserta Didik Kelas Xi Ditingkat SMA/MA Haka, Nukhbatul Bidayati; Suhanda, Suhanda
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3533

Abstract

Pada pembelajaran biologi sarana dan prasarana penunjang pembelajaran serta perkembangan teknologi seperti android milik peserta didik belum dijadikan media pembelajaran. Alternatifnya dengan mengembangkan media pembelajaran komik manga digital berbasis android untuk memudahkan pemahaman materi biologi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1.) Mengetahui cara pengembangan media pembelajaran komik manga digital berbasis android pada materi sistem hormon untuk kelas XI di MAN 2 Bandar Lampung yang memudahkan materi belajar biologi oleh peserta didik. 2.) Mengetahui kelayakan pengembangan media komik manga digital berbasis android pada materi sistem hormon untuk peserta didik kelas XI berdasarkan penilaian ahli materi, ahli bahasa, ahli media, guru biologi, dan peserta didik. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D), tahapan yang digunakan yaitu hanya sampai pada tahap ketujuh dari sepuluh tahapan. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Bandar Lampung pada peserta didik kelas XI MIA 1. Penilaian ahli materi sangat layak berpersentase 83,75%, penilaian ahli bahasa sangat layak berpersentase 93,75%, penilaian ahli media sangat layak berpersentase 85,8%. Sedangkan pada repson guru berpersentase 86,25%, dan respon peserta didik kelas XI berpersentase 82,4% di MAN 2 Bandar Lampung. Berdasarkan penilaian tersebut kualitas media pembelajaran komik manga digital pada materi sistem hormon dinyatakan dalam kriteria sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pra Praktikum: Pengembangan Ensiklopedia Alat-Alat Laboratorium Biologi Di SMP/MTS Supriadi, Supriadi; Lismawati, Irna
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): journal of biology education-Juli 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan ensiklopedia alat-alat laboratorium biologi di SMP; 2) Menganalisis kelayakan produk yang dikembangkan mengacu hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, dan hasil uji coba produk. Prosedur penelitian merujuk desain Research and Development (R&D) Borg and Gall dan Dick and Carey. Langkah-langkah pengembangan dibatasi sampai tujuh tahap: analisis potensi masalah dan analisis kebutuhan, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk akhir. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket respon guru dan peserta didik. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian: 1) Buku ensiklopedia alat-alat laboratorium biologi untuk SMP/MTs.; 2) Kategori ensiklopedia bedasarkan ahli materi 83.92%, ahli media 91.66%, ahli pembelajaran 93.71%. Respon guru terhadap produk sebesar 96.42% dan tanggapan peserta didik terhadap produk sebesar 81.87%. Artinya, ensiklopedia alat-alat laboratorium biologi yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar. Kata Kunci: Ensiklopedia, alat-alat laboratorium biologi
Perbandingan Kualitas Tanah Di Pantai Alasdowo Kabupaten Pati Dengan Pantai Mangunharjo Kota Semarang Sebagai Media Pertumbuhan Mangrove Rhizophora sp. shofanduri, ahmad
Journal Of Biology Education Vol 1, No 2 (2018): Journal of Biology Education-Desember 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i2.4107

Abstract

Pantai Alasdowo dan Pantai Mangunharjo merupakan kawasan ekosistem mangrove yang berada di kawasan pesisir pulau Jawa. Pada kedua lokasi tersebut tumbuh berbagai macam jenis mangrove, akan tetapi di kawasan Pantai Mangunharjo memiliki tingkat pertumbuhan mangrove yang lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan mangrove di Pantai Alasdowo. Perbedaan tingkat pertumbuhan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas tanah di Pantai Alasdowo dan Pantai Mangunharjo. Hasil penelitian menunjukkan sifat fisik tanah yang meliputi tekstur dan warna tanah, serta sifat kimia tanah meliputi pH dan salinitas tanah pada kedua pantai berbeda tetapi masih dalam batas toleransi pertumbuhan Rhizoporasp. Perbedaan pertumbuhan mangrove pada kedua pantai tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang dalam penelitian ini tidak dikaji, misalnya aktivitas manusia di sekitar lokasi penelitian.Kata Kunci: kualitas tanah, Rhizophorasp., sifat fisik tanah, sifat kimia tanah
Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Metakognitif asyhari, andi
Journal Of Biology Education Vol 1, No 2 (2018): Journal of Biology Education-Desember 2018
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i2.4111

Abstract

Problem-based learning (PBL) dalam pembelajaran biologidianggap sebagai salah satu desain pembelajaran innovatif kontekstual, karena mendorong siswa belajar biologi dari masalah-masalah (kasus) nyata yang dijumpai disekeliling kita, dan melatih siswa menjadi pembelajar reflektif (metakognitif). Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1) Penerapan pembelajaran biologi berbasis PBL terhadap kemampuan metakognitif siswa, 2) seberapa efektif pengaruh pembelajaran biologi berbasis PBL terhadap kemampuan metakognitif. Penelitian dilakukan di SMA N 01 pecangaan, dengan sampel 33 siswa kelas XI IPA. Desainpenelitian yang digunakanadalah One group single pre-test?post test. Hasil data dianalisis menggunakan uji uji paired simple t-test. Dimana hasil kemampuan metakognitif di peroleh dari hasil angket metakognisi MAI (Metacognition Awareness Inventory). Data hasil penerapan pembelajaran PBL terhadap kemampuan metkognif rata-rata memperoleh penilaian positif dari siswa sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan pembelajaran PBL berhasil dilaksanakan dengan baik. Data kemampuan metakognitif mengalami peningkatan sebelum dan sesudah perlakuan sebesar 0,36 (sedang). Peningkatan kemampuan metakognitif tertinggi di dapati dari aspek perencanaan yaitu 0,42 (sedang), dan hasil sebaliknya didapat dari aspek kemampuan metakognitif dalam hal pelaksanaan yang hanya mendapat 0,29 (rendah). Dari hasil analisis data pre-test dan post-test yang di analiasis menggunakan uji paired simple t-test didapati t tabel (Pada a = 5% dengan db = 33-1 = 32 diperoleh t(0.95)(32)) didapati sebesar 2,04. Oleh karena t hitung (19, 34)  > t tabel (2,04) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata antara pembelajaran biologi berbasis PBL terhadap kemampuan metakognitif siswa, atau boleh dikatakan bahwa pembelajaran PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan metakognitif siswa. Kata kunci: Metakognitif. Problem Based Learning

Page 1 of 4 | Total Record : 32