cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893507     EISSN : 25500015     DOI : -
Core Subject : Science,
Buletin Oseanografi Marina (BULOMA) adalah jurnal yang menginformasikan hasil penelitian dan telaah pustaka tentang aspek Oseanografi, Ilmu Kelautan, Biologi Laut, Geologi Laut, Dinamika Laut dan Samudera, Estuari, Kajian Enerji Alternatif, Mitigasi Bencana, Sumberdaya Alam Pesisir, Laut dan Samudera.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina" : 5 Documents clear
Proses Pasang Surut dalam Pola Fluktuasi Nutrien Fosfat di Muara Sungai Demaan, Jepara Maslukah, Lilik; Indrayanti, Elis; Budiono, Stephanus
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.619 KB)

Abstract

Proses pasang dan surut di muara sungai dapat mempengaruhi fluktuasi unsur-unsur fisika kimia, seperti salinitas, temperatur, pH, oksigen terlarut, dan nutrien (nitrat, silikat dan fosfat). Fosfat merupakan salah satu nutrien yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan fitoplankton. Dalam jumlah yang besar, fosfat  memberikan kontribusi untuk terjadinya eutrofikasi pada badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respon pasang dan surut terhadap nutrien fosfat. Materi penelitian yang digunakan adalah sampel air laut yang diambil dari muara Sungai Demaan, Jepara. Penelitian dilakukan pada November 2013. Penentuan konsentrasi fosfat dalam contoh air laut ditentukan dengan menggunakan metode spektrofometrik yang didasarkan pada penambahan pereaksi asam molibdate yang mengandung asam askorbit dan potassium antimonil tatrat. Metode hubungan antara fosfat dengan salinitas menggunakan analisis korelasi. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi fosfat lebih tinggi pada saat pasang daripada saat surut. Fosfat dengan salinitas berkorelasi sangat kuat pada saat surut (r=0.8) dan berkorelasi lemah pada saat pasang (r=0.06).  Pada kondisi surut, sumber fosfat lebih banyak dipengaruhi oleh adanya aliran air tawar dari sungai, sedangkan pada kondisi pasang sumber fosfat  lebih dipengaruhi oleh sumber dari sedimen  dasar. Kata kunci : Muara Sungai Demaan, Fosfat, Pasang surut
Studi Kandungan Fosfat Bioavailable dan Karbon Organik Total (KOT) Pada Sedimen Dasar di Muara Sungai Manyar Kabupaten Gresik Maulana, M Husni; Maslukah, Lilik; Wulandari, Sri Yulina
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.453 KB)

Abstract

Fosfat merupakan senyawa kimia yang memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan biota laut. Organisme utama yang memerlukan keberadaan unsur fosfat di perairan adalah fitoplakton. Bahan organik merupakan kumpulan senyawa organik yang sedang atau telah mengalami proses dekomposisi. Sedimen dapat menjadi tempat penyimpinan senyawa kimia di laut hasil akumulasi dari senyawa di kolom air yang kemudian mengendap di dasar perairan, oleh karena itu kandungan fosfat dan karbon organik di dasar perairan mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan di permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fosfat dan karbon organik total (KOT) pada sedimen dasar di Muara Sungai Manyar Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fosfat berkisar antara 76,743 mg/kg – 117,809 mg/kg, dan kandungan KOT berkisar antara 83 gr/kg (8,3%) – 123 gr/kg (12,3%). Nilai kandungan fosfat lebih dipengaruhi oleh sumber masukan yang berasal dari industri pupuk, sedangkan nilai kandungan KOT lebih dipengaruhi oleh sumber masukan dari sungai dan lokasi yang berada disekitar tanaman mangrove. Kata Kunci : Fosfat, Karbon Organik, Sedimen Dasar, Muara Sungai Manyar Gresik  
Kajian Potensi Arus Laut Sebagai Energi Pembangkit Listrik Di Selat Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur Syahputra, Hendry; Prasetyawan, Indra Budi; Ismunarti, Dwi Haryo; Adhitya, R Bambang
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.91 KB)

Abstract

Maraknya pemberitaan mengenai inovasi sumber energi terbarukan yang berasal dari laut berdampak terhadap banyaknya hasil studi yang mulai mengarah pada pengoptimalan energi non-konvensional dari laut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi potensi dari Perairan Selat Larantuka, besar daya rata – rata yang dihasilkan setiap musimnya selama 1 tahun dan probabilitas energi dari arus laut setiap musimnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan penetuan lokasi dengan purposive sample. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap besar yaitu tahap survey lapangan dan tahap pemodelan numerik dengan MIKE 21 flow model, flexible mesh serta dilanjutkan dengan perhitungan potensi energi arus laut. Berdasarkan hasil didapatkan Lokasi potensi yang ditentukan adalah pada -8o 18’ 06.9” 123o01’20.1” dengan probabilitas potensi pada musim  timur sebesar 94.85%, pada musim peralihan II sebesar 95.73%, pada musim barat sebesar 96.84% dan pada musim peralihan I sebesar 96.77%. Kata kunci: probabilitas potensi, energi non-konvensional, Selat Larantuka
Kajian Konsentrasi Dan Sebaran Parameter Kualitas Air Di Perairan Pantai Genuk, Semarang Wulandari, Sri Yulina; Yusuf, Muh; Muslim, Muslim
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.638 KB)

Abstract

Kecamatan Genuk merupakan wilayah di Semarang yang perkembangan industrinya sangat pesat, sehingga telah banyak menyumbang limbah ke perairan Genuk. Kegiatan manusia yang berpotensi besar meningkatkan konsentrasi limbah ke lingkungan perairan Genuk berasal dari kegiatan industri yang banyak terdapat di sepanjang Jalan Raya Kaligawe, kawasan industri Terboyo, dan kawasan Lingkungan Industri Kecil (LIK). Limbah yang dibawa oleh sungai akan mencapai perairan pantai, yang kemudian akan dapat didistribusikan ke segala arah oleh arus laut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsentrasi dan sebaran parameter kualitas air di perairan pantai Genuk, Semarang dan pengaruh kecepatan arus terhadap sebaran parameter kualitas perairan. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan, dimulai bulan Juni sampai Oktober 2013 meliputi penyusunan proposal, persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, analisis laboratorium hingga penyusunan laporan akhir. Pengambilan sampel air dan sedimen di lapangan dilakukan pada tanggal 4 Mei 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan metode survei, dan metode sampling yang dipergunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisika dan kimia seperti temperatur, salinitas, pH dan DO secara berturut-turut berkisar 28-32 oC, 31-32,5 %0, 6,7 -7,9 dan 7,1 – 8,3 ppm dengan nilai rata-rata 30,95oC, 14,41 %o, 7,05 dan 5,95 ppm.  Konsentrasi nitrat, fosfat terlarut dan Pb dalam sedimen adalah 0,291 – 0,349 ppm (tingkat kesuburan sedang), 0,175-0,215 ppm (tingkat kesuburan sangat baik), dan 15,89 – 23,02 ppm.  Kecepat arus yang terjadi saat penelitian adalah 0,0222 m/det - 0,1985 m/det yang kurang mampu mempengaruhi sebaran, karena sebaran parameter kimia dan fisika lebih dipengaruhi oleh jauh dekatnya dengan pantai atau daratan. Kata kunci: Perairan Genuk, polutan, tingkat pencemaran, sebaran
Struktur Komunitas Zooplankton Secara Horisontal Di Desa Mangunharjo, Kec. Tugu, Semarang Endrawati, Hadi; Tri Nuraini, Ria Azizah; Suwartimah, Ken
BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Vol 3, No 1 (2014): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : BULETIN OSEANOGRAFI MARINA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.249 KB)

Abstract

Perairan Desa Mangunharjo Kecamatan Tugu, Kota Semarang merupakan kawasan pemukiman, aktivitas warga, dan terdapat pula pabrik–pabrik sehingga limbah dari semua kegiatan tersebut akan dibuang ke perairan. Hal tersebut akan mempengaruhi kualitas perairan kehidupan dari zooplankton. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai sebaran horisotal untuk mengelahui kelimpahan, dan keanekaragaman zooplankton. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling metodh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kelimpahan zooplankton ditemukan sebanyak 39 genera pada saat pasang dan 43 genera pada saat surut dengan 8 fila yaitu Filum Arthropoda; Filum Chaetognatha; Filum Coelenterata; Filum Protozoa; Filum Chordata; Filum Ctenophora; Filum Moluska; Filum Polychaeta. Kelimpahan zooplankton tertinggi ditemukan pada stasiun 3 baik pada saat pasang maupun surut yang berkisar 243.08-300.96  ind L-1. Jenis zooplankton yang mendominasi berasal dari filum Protozoa genera Tintinnopsis. Kelimpahan zooplakton terendah terdapat pada stasiun 1 saat pasang sebesar 146.03 ind L-1 dan 145.14 ind L-1saat surut pada stasiun 2. Indeks keanekaragaman baik pada saat pasang maupun surut pada semua stasiun menunjukkan tingkat keanekaragaman yang rendah dengan nilai < 2. Begitu pula indeks dominansi pada semua stasiun menunjukkan tingkat dominansi sedang. Indeks keseragaman pada stasiun1 baik pada saat pasang dan surut menunjukkan keseragaman jenis sedang   Kata Kunci: Struktur Komunitas, Zooplankton, Mangunharjo, .  

Page 1 of 1 | Total Record : 5