cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Applied Agricultural Science and Technology
ISSN : 26214709     EISSN : 26212528     DOI : -
Journal of Applied Agricultural Science and Technology aims to publish original research results, reviews and policy papers written by researchers, experts as well as practitioners, in the field of Applied Agricultural Science and Technology. Journal of Applied Agricultural Science and Technology encompasses a broad range of research topics in in the field of Applied Agricultural covering process Science, technology and environmental management. Only the articles consist of novelty and excellent scientific contribution in Applied Agricultural Science and Technology fields can published in Journal of Applied Agricultural Science and Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology" : 5 Documents clear
Rancang Bangun Mesin Pemipih Emping Jagung Rizki, Ahmad; Yudistira, Yudistira
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.722 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.18

Abstract

Penanganan jagung pasca panen di tingkat petani memerlukan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan petani. Proses pasca panen jagung terdiri atas serangkaian kegiatan yang dimulai dari pemetikan dan pengeringan tongkol, pemipilan tongkol, pengemasan biji, dan penyimpanan sebelum dijual ke pedagang pengumpul. Mesin pemipih jagung sederhana ini mempunyai spesifikasi dengan ukuran panjang alat 20 cm, lebar alat 30 cm dan tinggi alat 80 cm, Pengujian kinerja mesin pemipih emping jagung dilakukan dua kali pengujian dengan pengujian pertama, dengan ketebalan 2 mm dengan hasil rata-rata pemipihan emping 1,57 kg, dan dengan waktu rata- rata kerja pemipihan 1,46 jam, pengujian kedua dengan ketebalan 1 mm dengan hasil rata-rata pemipihan emping sebanyak 1,33 kg, dengan rata- rata waktu 0,21 jam.
On Bill Gates Enterpreneurship (One Billion Gaharu for One Village Program) Sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Perkebunan Masyarakat yang Terintegrasi Melalui Budidaya Tanaman Gaharu di Kenagarian Barulak, Sumatera Barat untuk Mewujudkan SDG’s 2030 Syofian, Ary; Aulia, Rahmi; Fitri, Yulia; Armida, Armida
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.162 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.19

Abstract

Gaharu (Aquilaria malaccencis) merupakan tanaman termahal unggulan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Indonesia. Bahan aromatik yang khas dari gaharu menjadikan komoditi ini memiliki prestise yang tinggi di dunia. Gaharu merupakan tanaman multifungsional yang kaya manfaat, diantaranya untuk kebutuhan kesehatan, industri kecantikan,serta ritual keagamaan. PT. Gaharu Wood Indonesia menyatakan Sumatera Barat pada 1985 pernah mencetak sejarah sebagai penghasil komoditi gaharu terbaik di dunia. Namun, nilai jual gaharu yang tinggi mendorong masyarakat melakukan eksploitasi tanaman gaharu tanpa memperhatikan kelestariannya, sehingga populasi tanaman gaharu semakin menurun. Hal ini tidak mendukung implementasi Undang-undang No. 39 Tahun 2014 tentang pengembangan, pencabutan, dan pengolahan perkebunan. Maka dari itu, upaya pencegahan perlu dilakukan dengan tindakan konservasi, yaitu melalui program On Bill Gates Enterpreneurship (One Billion Gaharu for One Village Program) sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Perkebunan Masyarakat yang Terintegrasi Melalui Budidaya Tanaman Gaharu Di Kenagarian Barulak, Sumatera Barat untuk Mewujudkan SDG’s 2030. On Bill Gates ditujukan sebagai wujud perhatian generasi muda dalam melestarikan potensi tanaman gaharu dalam meningkatkan nilai ekonomi masyarakat serta mewujudkan usaha tani yang berdaya saing global. Metode penulisan karya ilmiah ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran menyeluruh tentang suatu masalah yang berkembang dengan suatu gagasan inovatif yang akan dijadikan solusi yang preventif. Luaran dari karya ilmiah ini adalah terwujudnya usaha tani di Kenagarian Barulak, Sumatera Barat yang potensial meningkatkan nilai ekonomis masyarakat, serta mendorong generasi muda untuk dapat bergerak secara partisipan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Subtitusi Parsial Tepung Beras dengan Tepung Talas (Colocasia esculenta L. Schott) dalam Proses Pembuatan Sala Lauak Putri, Metri Eka; Surmila, Ulda Yanti; Fahrul, Fahrul
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.815 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.20

Abstract

Sala lauak merupakan makanan khas Pariaman Sumatera Barat yang terbuat dari bahan baku tepung beras, ikan peda asin, cabe, dan bumbu lainnya dengan cara diadon, dimasak, dengan api panas sampai kalis dan dilakukan proses penggorengan. Pada pembuatan sala lauak ini menggunakan substitusi tepung talas, dengan cara pengeringan dan penepungan. Menjadikan talas untuk dijadikan penepungan agar meningkatkan swasembada beras. Penelitian ini untuk memperkaya nutrisi dalam sala lauak dengan menambahkan sumber protein yaitu ikan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan, Laboratorium Indrawi, Laboratorium kimia dan Laboratorium mikrobiologi politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, dengan perlakuan substitusi tepung talas yaitu 0%, 10%, 15%, 20%. Berdasarkan penelitian bahwa Karakteristik mutu sala lauak berdasarkan analisa proksimat diperoleh kadar air semua perlakuan 0, 10%, 15%, dan 20% masing-masingnya adalah 55,42%, 52,97% 47,43%, 48,39%. Analisa kadar abu yaitu 1,81%, 1,61%, 1,99%, 1,96%. Analisa kadarprotein yaitu 6,82%, 5,99%, 6,11%, 5,02%, Analisa kadar lemak yaitu 8,34%, 7,49%, 6,22%, 5,59%. Dan hasil analisa kadar karbohidrat yaitu 27,61%, 31,64%, 38,25%, 39,04%. Dari pengujian organoleptik, panelis memberikan penilaian tertinggi (agak suka) untuk warna, rasa, tekstur, dan kenampakan terhadap sala lauak dengan substitusi tepung talas sampai pada taraf substitusi tepung talas 15 %. Pada pengujian mikrobiologi terhadap substitusi tepung talas dalam pembuatan sala lauak total mikroba dan kapang khamirnya masih dibawah ambang batas menurut BPOM (2009) sehingga masih aman untuk dikonsumsi.
Pemetaan Lahan Pertanian Sawah Irigasi Teknis, Setengah Teknis, dan Tadah Hujan di Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban Wulandari, Fitria; Jingga, Trinovita Zuhara
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.368 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.22

Abstract

Sektor pertanian adalah pengguna air terbanyak dibanding dengan semua sektor lainnya, tetapi efisiensi pengguna air disektor pertanian masih rendah. Beberapa faktor yang juga mengancam ketahanan pangan nasional seperti adanya persaingan akan air makin tinggi khususnya bidang pertanian, industri dan kesehatan, terlebih lagi pada musim kemarau. Irigasi adalah pemberian air kepada tanah untuk menunjang curah hujan yang tidak cukup agar tersedia lengas bagi pertumbuhan tanaman. Irigasi adalah penggunaan air pada tanah untuk keperluan penyediaan cairan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanam tanaman. Irigasi terdiri dari beberapa jenis yaitu Irigasi teknis, semi teknis, sederhana dan tadah hujan.Tujuan dari penelitianiniadalah : 1)Mengetahui alur irigasi dan sumber air irigasi lahan persawahan di Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. 2).Mengetahui jenis irigasi yang terdapat pada Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. 3). Menentukan luasan lahan persawahan yang dialiri irigasi di Kecamatan Lareh Sago Halaban khususnya Nagari Batu Payuang dan Balai Panjang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan mempersiapkan semua alat dan bahan, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data berupa data primer dan data sekunder, data primer dilakukan dengan survey dan mengukur langsung ke lapangan yang sebelumnya dikumpulkan data sekunder dengan mencari data ke Bappeda dan BPS. Selanjutnya dilakukan pengolahan data yang didapatkan di lapangan dengan menggunakan software ArcGIS versi 10.4 .3. Berdasarkan pengairan, wilayah ini memiliki lahan sawah tadah hujan yang besar yaitu 231.59 Ha, sawah irigasi sederhana 215.47 Ha, dan untuk sawah irigasi ½ teknis memiliki luas terkecil sebesar 63.77 Ha
Pemanfaatan Batang Semu Pisang Sebagai Media Tumbuh dengan Berbagai Sumber Unsur Hara Terhadap Pertumbuhan Pre Nursery Kelapa Sawit (Elaesis guinensis Jacg) Sari, Putri Kartika; Lekat, Abu; Fajri, Maijum
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 1 No 1 (2017): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.803 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v1i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh batang pisang semu, sebagai pengganti polybag pada tahap pembibitan Pre Nursery dari minyak sawit. Mendapatkan bahan organic terbaik untuk mengurangi pencemaran limbah karena limbah plastik, media publikasi dan artikel ilmiah, jurnal ilmiah. meneliti dan melakukan analisis lapangan pada objek penelitian yang dilakukan. Pemanfaatan batang pseudo pisang sebagai media tanam nutrisi untuk pertumbuhan Pre Nursery dari minyak sawit dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan vegetasi dalam pemanfaatan batang pseudo pisang sebagai media tumbuh atas dasar unsur hara untuk pertumbuhan Pre Nursery dari minyak sawit oleh menggunakan media polybag dengan media tanam yang terdiri atas campuran bagian atas dengan 1 helai daun. 1. Dengan panjang daun 9.545 cm dan lebar daun 2933 cm. Namun Pemanfaatan batang pseudo pisang sebagai media yang ditumbuhkan dengan berbagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan Pre Nursery palm memungkinkan digunakan sebagai alternatif pengganti polybag karena hasil pertumbuhannya menunjukkan bahwa benih yang dipolybag tidak jauh berbeda pertumbuhannya dengan biji di batang pisang pada media tanam tanah atas dan pupuk kandang. Hanya saja factor iklim sangat berpengaruh pada keberhasilan pembibitan Pre Nursery dari kelapa sawit ini. Hasil penelitian ini didasarkan pada metode Pemanfaatan batang pseudo pisang sebagai media pertumbuhan nutrient terhadap pertumbuhan Pre Nursery dari minyak sawit yang ekonomis, agronomi, dan penggunaan lingkungan batang pisang pseudo yang lebih baik dari pada polybag.

Page 1 of 1 | Total Record : 5