KABILAH : Journal of Social Community
ISSN : 25029649     EISSN : 25033603
KABILAH (Journal of Social Community) Print-ISSN: 2502-9649 and Online-ISSN: 2503-3603, this journal is published by Institute for Research and Community Service (LP2M) Islamic College Nazhatut Thullab Sampang Madura. Journal published twice a year, every June and December. This journal contains conceptual articles and research result report about social community from the perspective of religion, education, law, economy and culture.
Articles
46
Articles
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw Dengan Pendekatan Kontekstual Dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PKn

Hosniyah, Siti

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.845 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw dengan pendekatan kontekstual karena dalam pembelajaran ini melibatkan kerjasama kelompok dan menuntut tanggung jawab serta menghubungkan pembelajaran dengan dunia nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Sampang dengan jumlah 39 siswa dalam materi pokok Kewenangan Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMAN 2 Sampang. 2) meningkatkan hasil belajar siswa kelas kelas X SMAN 2 Sampang. Prosedur pengumpulan data meliputi: observasi keterlaksanaan pembelajaran, observasi motivasi belajar dan hasil belajar siswa diperoleh melalui pemberian tes yang dilaksanakan setiap akhir siklus. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan motivasi belajar ini dikarenakan pembelajaran yang diterapkan memberikan tanggung jawab kepada siswa atas pembelajaran untuk dirinya dan orang lain, selain itu pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkolaborasi dengan anggota kelompok, sehingga siswa termotivasi untuk belajar.2) Hasil belajar siswa yang diukur dengan skor rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ini dikarenakan adanya interaksi promotif yang memungkinkan siswa saling memberikan motivasi untuk meraih hasil belajar yang optimal.   Kata Kunci: Jigsaw, pendekatan kontekstual, motivasi belajar, hasil belajar   Abstract: This study uses a jigsaw cooperative learning model with a contextual approach because in this study it involves group collaboration and demands responsibility and connects learning with the real world. This type of research is a classroom action research (PTK) consisting of 2 cycles. Each cycle consists of 4 stages: planning, execution, obser-vasi and reflection. The subjects used in this study are the students of class X SMAN 2 Sampang with the number of 39 students in the subject matter of the Authorities of State Institutions According to the 1945 Constitution. This study aims to 1) improve the motivation of students in grade X SMAN 2 Sampang. 2) improve student learning outcomes of grade X SMAN 2 Sampang. Data collection procedures include: observation of learning implementation, observation of learning motivation and student learning outcomes obtained through the provision of tests conducted at the end of each cycle. Data analysis used is qualitative descriptive analysis. The results showed that: 1) Student learning motivation increased from cycle I to cycle II. This increase in learning motivation is because the applied learning gives responsibility to the students for learning for themselves and others, besides cooperative learning gives opportunity to the students to collaborate with group members, so that students are motivated to learn. 2) Students learning outcomes are measured by score average and the percentage of classical completeness also increased from cycle I to cycle II. This increase is due to the promotive interaction that allows students give each other motivation to achieve optimal learning outcomes   Keywords: Jigsaw, contextual approach, learning motivation, learning outcomes.

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah Indonesia Menggunakan Model Snowball Throwing dengan Media Audio Visual

Nufus, Hayatun

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.895 KB)

Abstract

Abstrak: Sejarah Indonesia adalah ilmu yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Berdasarkan data awal selama dalam proses pembelajaran, ditemukan fakta bahwa pembelajaran Sejarah Indonesia tidak berkualitas ditunjukkan guru belum mengembangkan pembelajaran inovatif, kurang memanfaatkan media pembelajaran akibatnya siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran dan hasil belajar siswa rendah yaitu 61,5% siswa tidak tuntas. Solusi untuk memecahkan masalah tersebut dengan menerapkan PTK menggunakan model Snowball Throwing dengan media Audio Visual. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan non tes yang terdiri dari observasi, dokumentasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran Sejarah Indonesia. Pada siklus I rata-rata skor keterampilan guru adalah 25,5 (kategori baik), rata-rata skor aktivitas siswa 20,3 (kategori baik), rata-rata nilai hasil belajar siswa 67,69 dengan ketuntasan klasikal 69,23 %. Pada siklus II, rata-rata skor keterampilan guru 35,5 (kategori sangat baik), rata-rata skor aktivitas siswa 26,2 (kategori baik), rata-rata hasil belajar 81,93 dengan ketuntasan klasikal 84,62 %. Simpulan penelitian ini yaitu model Snowball Throwing dengan media Audio Visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Indonesia yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Kualitas Pembelajaran, Snowball Throwing, Media Audio Visual   Abstract: History of Indonesia is a science that examines a set of events, facts, concepts, and generalizations related to social issues. Based on preliminary data during the learning process, it was found that learning history of Indonesia is not qualified indicated that teachers have not developed innovative learning, less use of learning media consequently less active students in following learning and low student learning result that is 61,5% student unfinished. Solution to solve the problem by applying class action research using Snowball Throwing model with Audio Visual media. The study was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of two meetings covering the planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study are teachers and students of class XI. Data collection techniques in this study are test and non-test techniques consisting of observation, documentation, interviews and field notes. The result of the research shows the improvement of learning quality of Indonesian history. In the first cycle the average teacher skill score is 25.5 (good category), the average student activity score is 20.3 (good category), the average score of student learning result is 67,69 with 69,23% classical completeness. In cycle II, the average score of teacher skill 35,5 (very good category), average score of student activity 26,2 (good category), average of result of learning 81,93 with classical completeness 84,62%. The conclusion of this research is Snowball Throwing model with Audio Visual media can improve the quality of learning History of Indonesia which includes teacher skills, student activities and student learning outcomes. Keywords: Learning Quality, Snowball Throwing, Audio Visual Media.

Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pelaksanaan Team Teaching

Rahmawati, Rahmawati

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.267 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 32 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi, paparan data dan penyimpulan. Juga dilakukan analisis data deskriptif untuk data hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan team teaching agar dapat meningkatkan motivasi belajar matematika yaitu guru kelas X sebagai guru 1 dan peneliti sebagai guru 2 melaksanakan tahap perencanaan yang meliputi: (1) Menyususun RPP dengan menetapkan metode pembelajaran kooperatif tipe belajar bersama (learning together). (2) Pembagian peran dan tanggung jawab guru anggota team teaching serta pembagian pos-pos pengawasan di dalam kelas. (3) Menyusun teaching material yang berisi materi, LKS, latihan soal dan penugasan terstruktur. (4) Menyiapkan media dan perangkat pembelajaran. Dari hasil observasi keterlaksanaan team teaching, pada siklus I mencapai 90,48% dan 100% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan besarnya rata-rata persentase dalam angket motivasi belajar siswa, yakni secara keseluruhan pada siklus I sebesar 74,41% dengan kategori sedang menjadi 87,28% dengan kategori tinggi pada siklus II. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Team Teaching   Abstract: This research is a Classroom Action Research (PTK). The subjects of this study are students of class X which amounted to 32 students. The study was conducted in two cycles and each cycle consisted of two meetings. Data collection techniques in this study using observations and questionnaires. The data obtained were analyzed by means of reduction, data exposure and inferences. Also done descriptive data analysis for observation data. Based on the result of research, it can be concluded that the implementation of team teaching in order to increase the motivation to learn mathematics is the teacher of class X as teacher 1 and the researcher as the teacher 2 carry out the planning phase which include: (1) RPP formulating by establishing cooperative learning method of learning together). (2) Division of roles and responsibilities of teachers of team teaching members and distribution of monitoring posts in the classroom. (3) Prepare teaching material containing material, LKS, practice questions and structured assignment. (4) Preparing media and learning tools. From the observation of the implementation of team teaching, in the first cycle reached 90.48% and 100% in cycle II. The results showed that the increase in student learning motivation is indicated by the average percentage in the questionnaire of student learning motivation, that is overall in the first cycle of 74.41% with the category being 87.28% with the high category in cycle II. Keywords: Learning Motivation, Team Teaching.

Religi Ruwat Dalam Kidung Sudamala

KASANOVA, RIA

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.528 KB)

Abstract

Abstract: Java community has a form of customs that have systems such as values, norms, views and rules of life in society that embodies in the form of traditional ceremonies, to maintain harmony and harmony of the universe. In various forms of traditional ceremonies are still maintained to date, such as the salvation of birth, death, descend, and others. One of the traditional rituals of Javanese society is still done is ruwatan ceremony. Sudamala is a famous ruwat story in the final days of the majapahit kingdom. The method of this research is analytical description method. This study aims to find what is contained in the song Sudamala through data analysis activities followed by then drawn conclusions. Next is to make the tangible text description. Based on the above discussion can be found forms of religious systems that are written in it, namely; religious emotions, belief systems, and religious people.   Keywords: religion, ruwat.

Manajemen Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan islam Nurul Karomah Bangkalan

Tamam, Badrut

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.959 KB)

Abstract

Abstrak: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dalam mewujudkan hal itu semua, maka dibutuhkan sumber daya manusia yang profesional dan anggaran yang memadai. Pembiayaaan pendidikan adalah faktor penting dalam menjamin mutu dan kualitas proses pendidikan.  Meskipun pembiayaan pendidikan bukan satu-satunya faktor keberhasilan, tanpa adanya pembiayaan yang mencukupi, maka pendidikan yang berkualitas hanya dalam angan-angan. Pada hal dunia pendidikan sedang ditantang untuk menjawab tiga hal: Kemampuan memenuhi kebutuhan, kemampuan mengembangkan hidup yang bermakna dan kemampuan memuliakan hidup. Disisi lain pendidikan juga dihadapkan pada globalisasi, yang ditandai dengan industrialisasi pendidikan sehingga berdampak pada dana anggaran pembiayaan pendidikan. Tujuan kami dalam penulisan artikel ini adalah untuk meneliti dan mengetahui Manajemen Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Nurul Karomah Galis Bangkalan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data, peneliti menggunakan model analisis interaktif yang mengandung empat komponen yang saling berkaitan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, sumber-sumber dana pendidikan di Ponpes Nurul Karomah Bangkalan pada dasarnya bersumber dari pemerintah, orang tua dan masyarakat. Sumber yang paling utama dalam pembiayaan pendidikan di Ponpes Nurul Karomah Bangkalan berasal dari iuran wajib (SPP) yang dibayarkan siswa kepada sekolah yang telah ditetapkan Ponpes Nurul Karomah Bangkalan. Dalam hal pengelolaan Pembiayaan, pengelolaan Pembiayaan sekolah di Ponpes Nurul Karomah Bangkalan adalah di kelola kepala sekolah, guru berpengalaman (senior) yang telah ditunjuk oleh sekolah yang dibantu tenaga administrasi, dan para anggota komite sekolah. Secara khusus, pengendalian anggaran di Ponpes Nurul Karomah Bangkalan terdiri dari serangkaian kegiatan pemeriksaan dan persetujuan untuk memastikan bahwa: Dana dibelanjakan sesuai rencana, Ada kelonggaran dalam penganggaran untuk pembayaran pajak, Pembelanjaan dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, dan Dana tidak dihabiskan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak disetujui atau diberikan kepada pihak penerima tanpa persetujuan.   Kata Kunci: Manajemen, Pengelolaan Pembiayaan, Pendidikan Islam     Abstract: National education function to develop ability and form the character and civilization of dignified nation in order to educate the life of the nation, aims to the development of the potential of learners to become human beings who believe and pious to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative , independent and become a democratic and responsible citizen. In realizing it all, it takes a professional human resources and adequate budget. Education funding is an important factor in ensuring the quality and quality of the educational process. Although education finance is not the only success factor, without sufficient financing, quality education is only in the fantasy. In terms of the world of education is being challenged to answer three things: The ability to meet the needs, the ability to develop a meaningful life and the ability to glorify life. On the other hand education is also faced with globalization, which is characterized by the industrialization of education so that the impact on education budget funding budget. Our goal in writing this article is to examine and know the Management of Islamic Education Financing Management at Pondok Pesantren Nurul Karomah Galis Bangkalan. This research uses qualitative research type, with case study type. Data collection was done by observation, interview and documentation study. While the data analysis technique, the researcher uses an interactive analysis model that contains four interrelated components, namely: data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that overall, the sources of education funds in Ponority Nurul Karomah Bangkalan basically sourced from the government, parents and society. The most important source of education funding in Ponority Nurul Karomah Bangkalan comes from the compulsory fee (SPP) paid by the students to the school that has been established Ponpes Nurul Karomah Bangkalan. In terms of financing management, the management of School Financing in Ponority Nurul Karomah Bangkalan is managed by principals, experienced teachers (seniors) who have been appointed by schools assisted by administrative staff, and members of the school committee. In particular, the budgetary control at the Nurul Karomah Bangkalan Ponpes consists of a series of checking and approval activities to ensure that: Funds are spent according to plan, There is leeway in budgeting for tax payments, Spending is made by utilizing available resources, and Funds are not spent on non- activities that are not approved or granted to the beneficiary without consent.   Keywords: Management, Financing Management, Islamic Education.

Pengembangan Materi Ajar Berbasis Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiroah di MTs Tanwirul Islam

Asyari, Moh. Hasyim

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.33 KB)

Abstract

Abstrak: Topik penelitian ini adalah “Pengembangan Materi Berbasis Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah di MTs Tanwirul Islam”. MTs Tanwirul Islam menetapkan pembelajaran keterampilan Qiro’ah  pada hari Selasa jam 2 dan 3. Dalam penerapannya MTs Tanwirul Islam menghadapi beberapa permasalahan, di antaranya: 1.Model pembelajaran yang digunakan guru di dalam kelas kurang efektif seperti model pempelajaran ceramah sehingga tidak adanya keikut sertaan siswa dalam proses pembelajaran yang menyebabkan siswa merasa bosan dan pembelajarannya menjadi tidak efektif, 2.Materi ajar untuk kemahiran berbicara bahasa Arab yang digunakan selama ini masih bersifat konvesional. Dan penulis mencoba memecahkan permasalahan ini dengan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Karena Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) adalah model pembelajaran yang efektik dan memudahkan siswa untuk memahami teks qiroah.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1.Untuk memahami cara mengembangkan Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah, 2.Untuk memahami karakteristik Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah, 3.Untuk memahami sejauh mana efektivitas Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah. Dalam penulisan jurnal ini peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Yaitu, sebuah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas produk. Untuk menyelesaikan penelitian ini peneliti menggunakan langkah-langkah penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.Penelitian ini terselesaikan dengan langkah-langkah berikut: penelitian pendahuluan, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi produk, uji produk kelompok kecil, revisi produk, uji efektivitas, penyempurnaan produk akhir, dan diseminasi, 2.Adapun karakteristik dari buku ajar ini adalah: nama buku “Ayo Belajar Bahasa Arab”. Buku ini terdiri dari kosa kata, teks bacaan, evaluasi, tata bahasa serta permainan bahasa, 3.Hasil dari Asymp.sig.(2tailed) bernilai 0,001 karena nilai 0,001 lebih kecil dari <0,05 maka disimpulkan Ha diterima, artinya ada perbedaan yang signifikan antara pre-test dan Post-tes. yang artinya materi ajar yang dikembangkan memiliki pengaruh yang sangat besar (signifikan) atau sangat efektif untuk keberhasilan pembelajaran Qiro’ah.     Kata Kunci: Pengajaran, kemahiran membaca, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)   Abstract:   The  topic of  this research  is “Development of Teaching Materials with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Comprehension in MTs Tanwirul Islam. MTs Tanwirul Islam establishes reading literacy learning on Tuesday at 2 and 3 hours. In its implementation MTs Tanwirul Islam faces several problems, among them: 1.when Arabic teacher teaching materials qiroah is not good because the instructional model used by teachers in the class is not as effective as the lecture model so that the absence of student participation in the learning process so that students feel bored and Learning becomes ineffective, 2.The teaching materials for Arabic speaking skills used so far are still conventional. And the author tries to solve this problem with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Because the Cooperative Integrated Reading and Composite (CIRC) is an effective learning model and allows students to understand the text of qiroah .. The purpose of this study are: 1.To understand how to develop Teaching Materials with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Proficiency Read, 2.To understand the characteristics of the Teaching Material with the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Proficiency, 3.To understand the extent of the effectiveness of the Teaching Material with the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Proficiency. In this journal writing researcher use research and development method. That is, a method used to produce a particular product and test its effectiveness. And to complete this research the researchers used the research and development steps of Borg and Gall. And the results of this study are as follows: 1.This study is completed by the following steps: preliminary research, data collection, product design, expert validation, product revision, small product group test, product revision, effectiveness test, final product refinement, and Dissemination. 2.The characteristics of this textbook are: the name "Lets Learn Arabic". This book consists of vocabulary, text reading, evaluation, tarkib and language game. 3. The result of Asymp.sig. (2tailed) is 0.001 because the value of 0.001 is less than <0.05 then it is concluded Ha is accepted, it means there is a significant difference between pre-test and Post-test. Which means that the developed textbook has a very large (significant) or very effective effect on the success of learning reading   Keywords: Teaching, reading comprehension, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).

Implikasi Program Bahts Al-Masail Terhadap Nalar Kritis Santri di Pondok Pesantren Gedangan Daleman Kedungdung Sampang

Muqoffi, Muqoffi

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.081 KB)

Abstract

Abstrak: Kurikulum pemerintah yang diselenggarakan di Sekolah/Madrasah perlu disempurnakan dengan program bahts al-masâil, sebuah diskusi ilmiyah yang dominan di Pondok Pesantren dalam rangka menjawab beragam persoalan masyarakat terkini sekaligus sebagai media obyektif dalam menumbuhkan nalar kritis terhadap diri santri. Karenanya, penulis merasa penting melakukan penelitian tentang program bahts al-masâil di Pondok Pesantren Gedangan Daleman Kedungdung Sampang dengan fokus terhadap prosedur dan mekanisme pelaksanaannya, baik di tingkat MI, MTs, MA dan Guru serta implikasinya terhadap nalar kritis santri. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dan hasil penelitiannya menjelaskan bahwa santri benar-benar punya nalar kritis dalam program bahts al-masâil tersebut dalam merespon jawaban dan penjelasan, mengkaji setiap referensi, menganalisa soal dan hasil keputusan, sehingga budaya kritis ini memberi dampak terhadap terciptanya mindset berpikir kritis di luar forum, baik berkaitan dengan kajian keilmuan maupun realitas kehidupan.   Kata Kunci: Bahts al-Masâil, Nalar Kritis

Sinerjitas Pesantren Dan Perguruan Tinggi STAI Nazhatut Thullab Sampang Dalam Pemberdayaan Masyarakat Perspektif Manajemen

Munib, Munib, Ismail, Ismail

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.937 KB)

Abstract

Abstrak: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Keberhasilan pendidikan pada semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan dalam pemberdayaan masyarakat akademis (santri) sangat dipengaruhi adanya lembaga pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyakat yang berada di lingkungan pesantren. oleh sebab itu perlu adanya sinerjitas pesantren dan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan kami dalam penulisan artikel ini adalah untuk meneliti dan mengetahui sejauh mana adanya sinerjitas pesantren dan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dalam perspektif manajemen di STAI Nazhatut Thullab Sampang.   Kata Kunci: Sinerjitas Pesantren, Manajemen, Perguruan Tinggi, Pemberdayaan Masyarakat.   Abstract: National education function to develop ability and form the character and civilization of dignified nation in order to educate the life of the nation, aims to the development of the potential of learners to become human beings who believe and pious to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative, independent and become a democratic and responsible citizen. The success of education in all pathways, types, and levels of education in the empowerment of academic societies (santri) is strongly influenced by educational institutions in accordance with the needs of the communities in the pesantren environment. therefore the need for synergy of pesantren and universities in community empowerment. Our goal in writing this article is to examine and find out the extent to which the synergy of boarding schools and universities in community empowerment in management perspective in STAI Nazhatut Thullab Sampang.   Keywords: Pesantren Synergy, Management, Higher Education, Community Empowerment.

Pembentukan Karakter Positif Peserta Didik Melalui Bimbingan Pribadi Sosial

Z, Fathorrahman, Farida, Siti

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.912 KB)

Abstract

Abstrak: Tulisan ini membahas tentang pembentukan karakter positif peserta didik, hal ini dilatar belakangi oleh buruknya karakter masyarakat kita dewasa ini yang disinyalir oleh beberapa kalangan bahwa hal tersebut disebabkan arus globalisasi, teknologi dan informasi yang begitu pesat sehingga berdampak pada merosotnya moral, nila-nilai sosial, budaya dan bahkan agama. Pembentukan karakter positif pada peseta didik di sekolah melalui bimbingan pribadi sosial dapat dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu bimbingan klasikal, kelompok, dan individual dengan memperhatikan beberapa aspek; aspek psikologis siswa sebagai remaja, budaya lokal, dan kondisi masyarakat serta melakukan kerja sama yang sinergis antara guru bimbingan dan konseling dengan semua elemen yang ada di sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat agar tujuan layanan bimbingan pribadi sosial dapat tercapai.   Kata Kunci: Karakter, Bimbingan Pribadi Sosial   Abstract: This paper discusses abaout the formation of  positive character of students, this is due to the bad character of our society today that is allegedly by some realm that is caused by the flow of globalization, technology and information so rapidly so that it has the impact decline of moral, social values, culture and also religion. The formation of positive characters to student in the  school by guidance of personal social counseling can do it pass through several techniques, namely classical, group, and individual guidance with attention to several aspects; the psychological aspects of students as adolescents, local cultures, and communities condition as well as synergistic collaboration between guidance and counseling teachers with all elements which present in schools, parents, and communities in order that the goals of personal social guidance services can be achieved.   Keywords: Character, Personal Social Guidance.

Otentisitas Bahasa Al-Quran dan Pemaknaan Bidadari Surga (Respon Stefan Wild Terhadap Hipotesa Luxenberg)

Najah, Nailun

KABILAH : Journal of Social Community Vol 3 No 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M STAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.148 KB)

Abstract

Abstrak: Kritikan Stefan Wild terhadap Luxenburg dalam kajian ini mengacu kepada tiga hal: Pertama, adalah mengenai otentisitas bahasa al-Qur’an yang diklaim Luxenberg berasal dari bahasa Syiria-Aramaic. Kedua, mengenai pemaknaan Luxenberg terhadap kata hu>r ‘i>n. Ketiga, mengenai tesis Luxenberg yang mengatakan bahwa citra seksualitas dalam deskripsi tentang surga disebutkan dalam agama selain Islam.   Kata Kunci: Bahasa al-Qur’an, Bidadari Surga   Abstract: Stefan Wild’s criticism to Luxenburg in this writing refers to three issues: First, is about authenticity of Koranic language that was claimed by Luxenberg that it  came from Syiria-Aramaic language. Second, is about Luxenberg interpretation to  hu>r ‘i>n word. Third, is about Luxenberg’s tesis that sexuality image in paradise description is not only mentioned Islam, but also in other religion.   Keywords: Koranic Language, Paradise Sylph.