MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26155273     EISSN : 26146673
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ABDIMAS yang dikelola dengan proses peer review, dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa memiliki e-ISSN: 2614-6673 dan p-ISSN: 2615-5273. menerbitkan artikel pengabdian pada masyarakat dengan bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan manusia dan daya saing bangsa, usaha kecil menengah dan Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan maret dan September. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebrluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya.
Articles
25
Articles
Determinan Internal, Eksternal Dan Refleksivitas Kesejahteraan Dusun Rabak

Aziz, Roikhan, Utami, Puji, Ariani, Gita Novi, Bimo, Ario, Limbong, Ilham Syahbana

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.315 KB)

Abstract

The objective of this study were the writers was describing the result of KKN program that already held from July 25th, 2017 until August 25th, 2017 in Rabak, Rumpin. However, the writers would like to explain the result of analysis using S.W.O.T analysis into the empowerment programs and the result will be described as descriptive qualitative and quantitative method. The results of this study indicate that the community dvelopment in village of Rabak has a very rich nature, especially its natural resources to farm, but the wealth that exist in the natural village of Rabak is not in line with its destructive nature management that has existed for a long time. With the results of this study, researchers a little help Rabak Village with creative economic activity program from Rakan Indonesia. There the mothers and parents follow the activity, to increase their insight in managing opportunities and teach how to make accessories that have high selling power.

Peningkatan Kapasitas Terapi Berhenti Merokok Bagi Tenaga Kesehatan Melalui Hypnoteraphy Di Puskesmas

Tohari, Sabit, Anisah, Laelatul

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.65 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini yaitu (1) melatih para tenaga medis dapat berhenti merokok melalui hypnoterapy, (2) meningkatkan potensi yang ada dalam diri tenaga medis. Subjek dalam kegiatan ini adalah tenaga medis di Pukesmas dan relawan berhenti merokok. Metode kegiatan yang dilakukan dengan pelatihan yaitu dengan memberikan pengenalan mengenai hypnoteraphy kemudian melakukan simulasi mengenai hypnoteraphy yang difokuskan untuk mengurangi merokok. Adapun tahapan dari hypnotreraphy yaitu pre induction, induction, deeping, sugestion, termination, post hipotic, normal. Hasil kegiatan pelatihan ini peserta yaitu melatih para tenaga medis dalam menanggulangi berhenti merokok dan meningkatkan potensi yang ada dalam diri para peserta kegiatan yaitu tenaga medis. Saran dalam kegiatan ini yaitu (1) perlunya waktu kegiatan yang lebih lama agar dalam melaksanakan simulasi, (2) perlunya tindak lanjut berkenaan dengan hypnoteraphy di puskesmas agar biasa diterapkan dan termonitoring sehingga keterampilannya dapat meningkat sesuai dengan jam terbang yang sudah dimiliki, (3) perlunya kegiatan lanjutan berkenaan dengan hypnoteraphy karena pelatihan baru sampai di dasar hypnoteraphy belum sampai teknik

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Kelompok Guru Kecamatan Bua Meneliti

Poerwanto, Bobby, Ali, Baso

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.921 KB)

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan guru-guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas, sehingga masalah-masalah yang terjadi di kelas bisa diselesaikan dengan penelitian. Subjek kegiatan ini adalah guru dari SMPN 2 Bua dan SMPN Satap Raja Bua. Kedua sekolah ini dipilih karena di Kecamatan Bua, sekolah ini yang masih berakreditasi B. Materi kegiatan ini ada 3 yaitu kebijakan pemerintah tentang penelitian, teknis pelaksanaan PTK, dan model pembelajaran inovatif. Hasil dari kegiatan ini adalah dari 31 peserta, dan semua peserta ingin melakukan PTK setelah kegiatan ini. Kebanyakan dari para guru belum melakukan PTK karena tidak mengetahui teknis pelaksaan PTK

Peningkatan Partisipasi Masyarakat Di Bidang Pendidikan Melalui Kemah Bakti Dan Dakwah Mahasiswa Di Kota Padang

Jendriadi, Jendriadi

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.184 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berjudul peningkatan partisipasi masyarakat di bidang pendidikan melalui kegiatan kemah bakti dan dakwah mahasiswa di kota Padang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana partisipasi masyarakat di bidang pendidikan melalui kegiatan kemah bakti dan dakwah mahasiswa. Target yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah Ibu-ibu yang ada di kawasan kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang dengan dua kelurahan Bungus Barat dan Kelurahan Bungus Timur. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan kegiatan penyampaian materi tentang pentingnya pendidikan anak usia dini, bagaimana mendidik anak dengan kesantunan berbahasa, memilihkan jajanan yang baik untuk anak dan bagaimana memberdayakan berbagai potensi seni yang dimiliki oleh anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif berupa keiatan ceramah, tanya jawab dan memberikan door prize. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat antusias masyarakat di bidang pendidikan bagi anak mereka sebeagai upaya mewujudkan generasi penerus yang memiliki akhlak mulia.   

PKM Kelompok Guru Bidang Studi Geografi Kabupaten Soppeng

Jumardi, Andi, Nurfalaq, Aryadi, Manrulu, Rahma Hi

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.08 KB)

Abstract

PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru geografi di Kabupaten Soppeng menggunakan aplikasi ArcGIS. Pelaksanaan PKM ini dibagi beberapa tahap yaitu persiapan meliputi survey lokasi, wawancara dan pembuatan modul dan video tutorial, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dari PKM ini diperoleh bahwa materi yang diberikan dapat menambah wawasan peserta dalam  dan  menguasai materi yang diberikan. PKM ini dapat membantu guru-guru geografi Kabupaten Soppeng dalam membuat peta digital menggunakan aplikasi ArcGIS.   

Mitigasi Bencana dan Sosialisasi Perawatan Tanggul Desa Tegalsari Kec. Widang Kab.Tuban

abidin, zainal, Bachri, Affan, Laksono, Arif Budi, Afandi, Afandi

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.95 KB)

Abstract

Desa Tegalsari  dan Desa Kedungharjo Kecamatan Widang adalah dua wilayah yang sering terjadi jebol tanggul, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dinas Pengairan dan BPBP Kabupaten Tuban untuk terus mengajak masyarakat menjaga wilayah tanggul di sekitar desa tersebut. Secara faktual pada bulan Desember 2017, banjir melanda wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan yang merusak lahan pertanian siap panen yang mengakibatkan banyak kerugian. Dari data yang diperoleh dari BBWS Bengawan Solo di Kecamatan Widang bahwa sepanjang tanggul daerah Kecamatan Widang yang memiliki panjang sekitar 19 km mulai Desa Patihan Kec.Widang hingga Desa Simorejo Kec. Widang yang memiliki lokasi tanggul yang hampir tidak terawat adalah Dusun Salen Desa Tegalsari yang pernah putus tanggul jebol pada Desember 2007. Kondisi tidak terawat dimaksud adalah banyaknya semak belukar  yang dapat mengakibatkan retaknya tanggul.Adapun rumusan masalah dari pengabdian masyarakat ini adalah Bagaimana peran masyarakat dalam kegiatan mitigasi bencana dan perawatan tanggul Desa Tegalsari Kecamatan Widang Tuban?Dari pelaksanaan sosialisasi perawatan tanggul dan mitigasi bencana yang dilakukan dengan menggunakan penyebaran angket dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat mengenai mitigasi bencana dan sosialisasi perawatan tanggul bengawan solo di Desa Tegalsari Kecamatan Widang dapat disimpulkan bahwa masyarakat desa Tegalsari memiliki respon yang cukup tinggi terhadap kegiatan-kegiatan mitigasi bencana dan melakukan kegiatan perawatan tanggul terutama wilayah-wilayah yang diperkenankan oleh instansi Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) dan siap membantu dan mendukung kegiatan BBWS dalam usaha menertibkan tanaman-tanaman yang dilarang untuk ditanam di sekitar tanggul.  Kata kunci : sosialisasi perawatan tanggul, mitigasi bencana, partisipasi masyarakat

Penyuluhan Pentingnya Minat Kewirausahaan Dalam Membentuk Karakter Mandiri Siswa Smk Insan Mulia dan SMP Azzuhriyah Kota Bekasi

Vernia, Dellia Mila, Suprapto, Hugo Aries, Supandi, Agus

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.905 KB)

Abstract

Rendahnya minat berwirausaha lulusan untuk merebut peluang pasar kerja lebih dominan dialami oleh siswa siswa SMK. Tingkat pengangguran tamatan SMK mencapai 25%. Kondisi ini merupakan tantangan dalam  pendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memang disiapkan untuk menghasilkan tenaga kerja yang memang sudah siap terjun dalam dunia kerja. Tujuan pengabdian masyarakat  untuk memberikan wawasan dan meningkatkan minat berwirausaha pada SMK mengetahui tentang kewirausahaan. Penerapan jiwa aplikasi wirausaha ini bagi siswa SMK masih dirasa sulit, karena pendidikan yang mereka tempuh kadang secara mental mereka belum siap untuk masuk ke dunia wirausaha. Dalam mengembangkan jiwa wirausaha ini diperlukan minat yang tinggi. Minat siswa yang mantap dalam berwirausaha akan mendorong siswa tersebut untuk berani dalam berwirausaha, karena dengan minat ini siswa merasa mempunyai kekuatan dan kemampuan yang menghantarkannya menjadi wirausaha yang sukses. Namun di sisi lain,  jika siswa itu tidak mempunyai minat untuk berwirausaha, maka siswa itu akan takut untuk mengembangkan keterampilannya dan tidak bisa akan menjadi wirausaha yang sukses. Dalam mengembangkan jiwa wirausaha di siswa SMK, tidak hanya pendidikan keterampilan yang dibutuhkan faktor lain yang tidak kalah menarik adalah pengenalan materi tentang kewirausahaan yang memang sangat dibutuhkan oleh siswa SMK.

Pemberdayaan Anak Pemulung Melalui Teknik Storytelling

Aryani, Farida, Rais, Muhammad

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.975 KB)

Abstract

Anak Pemulung Kecamatan Manggala Kelurahan Tamangapa sebagai anak yang mengalami masa transisi perkembangan sangat membutuhkan pendekatan yang dapat mengatasi permasalahan yang dialami seperti permasalahan kemampuan bersosialisasi, bertanggung jawab, kepemimpinan dan kemampuan mengambil keputusan bagi kehidupannya. Pemberian storytelling ini diharapkan dapat membatu meningkatkan kemampuan sosial yakni: 1) kemampuan berkomunikasi, yaitu, kemapuan untuk bercerita dan berimajinasi, kemampuan menggunakan bahasa tubuh yang tepat, mengucapkan salam, memperkenalkan diri, menjawab pertanyaan, dan kemampuan bertanya; 2) kemampuan menjalin persahabatan, yaitu menjalin pertemanan, mengucapkan dan menerima ucapan terima kasih, memberikan dan menerima pujian, terlibat dalam aktifitas bersama, berinisiatif melakukan kegiatan dengan orang lain, meminta dan memberikan pertolongan; 3) kemampuan dalam menghadapi situasi sulit, yaitu memberikan kritik dan menerima penolakan, bertahan dalam tekanan kelompok dan minta maaf. Melalui IbM ini pemberdayaan anak pemulung Kecamatan Manggala Kelurahan Tamangapa melalui storytelling dengan fokus kepada kemampuan berkomunikasi, kemampuan menjalin persahabatan dan kemampuan menghadapi situasi. Seluruh tujuan, target dan metode ini dirancang dalam skenario yang terukur, dimulai dari analisis kondisi masyarakat mitra, merancang program storytelling dengan melibatkan anak-anak pemulung di TPAS diselenggarakan dalam waktu 2 bulan, sehingga meningkatkan kemampuan sosial anak-anak pemulung. Hasil kegiatan PKM bagi anak pemulung menunjukkan kemampuan 1) berkomunikasi, bercerita dan berimajinasi, menggunakan bahasa tubuh yang tepat dan memberikan respon dan menanggapi cerita; 2) menjalin persahabatan dengan teman sebaya; 3) menghadapi situasi sulit dalam kesehariannya

Bimbingan Intensif Dalam Persiapan USBN Siswa KLS VI SD Hidayatur Rohman

julianingsih, denok

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.517 KB)

Abstract

USBN dilaksanakan sebagai upaya untk meningkatkan mutu pendidikan nasional yang diamanatkan oleh Pemerintah dalam Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional pendidikan. Kegiatan Bimbingan Intensif yang dilaksanakan pada siswa kelas 6 SD Hidayatur Rohman ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa SD menghadapi USBN tahun pelajaran 2017/ 2018 salah satunya adalah meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal USBN khususnya pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui penilaian terhadap soal matematika yang diberikan pada siswa kelas VI. Kegiatan Bimbingan Intensif ini dilaksanakan dengan 3 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil Bimbingan Intensif yang dilaksanakan selama 5 hari, terlihat bahwa nilai rata-rata siswa dalam mata pelajaran matematika adalah 63,34 dengan nilai terendah sebesar 32,64 dan nilai tertinggi sebesar 95,57. Hal ini berarti mengalami peningkatan sebesar 19,87%. Dimana nilai rata-rata kelas yang didapatkan saat pre-test adalah sebesar 52,84 dengan nilai terendah sebesar 31,3 dan nilai tertinggi sebesar 83,25. Ini berarti bahwa kemampuan mereka dalam memahami soal dan keterampilan mereka dalam menyelesaikan soal sudah cukup lumayan meskipun masih belum bisa dikatakan memuaskan.

PKM Bagi Guru Sekolah Dasar Dalam Mengembangkan Alat Peraga Berbasis Pendekatan Matematika Realistik

Sulistyaningsih, Murni, Kaunang, Derel Filandy, Mangelep, Navel Oktaviandy

MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.769 KB)

Abstract

Pemanfaatan media/alat peraga sebagai alat bantu dalam pembelajaran dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan pembelajaran matematika. Ada dua manfaat penting alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD. Pertama, secara psikologis, taraf berpikir peserta didik anak di SD masih berada pada tahap operasi konkret, sedangkan substansi matematika bersifat abstrak, sehingga dengan memanfaatkan alat peraga peserta didik akan lebih mudah memahami konsep, prinsip matematika yang abstrak tersebut. Kedua, pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD dapat menumbuhkan rasa senang peserta didik untuk belajar matematika. Melihat fakta yang ada semacam itu dan hasil diskusi dengan mitra maka kegiatan PKM ini dimaksudkan untuk menyiapkan kelompok guru (KKG) SD di Kecamatan Tondano Barat dalam membuat dan mengimplementasikan media/alat peraga pada pembelajaran matematika yang berorientasi pada pendekatan matematika realistik. Metode yang digunakan adalah pemberian matemri, workshop, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain meliputi (1) Telah didesain materi pembelajaran matematika dapat dibuatkan media / alat peraga yang disimpan di PoMeTika, (2) Guru mampu mendesain pembelajaran dengan pendekatan realistik dengan memanfaatkan sarana media/alat peraga yang ada pada PoMeTika.