cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kelola: Journal of Islamic Education Management
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Sistem Informasi Manajemen Pada Lembaga Pendidikan Islam Darwis, Anwar; Mahmud, Hilal
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 1 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.444

Abstract

Kehadiran tehnologi informasi dan komunikasi menyebabkan terjadinya tuntutan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, tidak dibatasi waktu dan tempat Khusus dalam bidang pendidikan, tehnologi informasi dan komunikasi merupakan suatu keniscayaan untuk mempermudah penyelenggaraan pendidikan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan. Tehnologi informasi dan komunikasi dimaksud dalam bentuk sebuah sistem yang menggunakan perangkat tehnologi informasi dan kemunikasi yang memungkinkan semua stakeholder dapat melakukan perannya masing-masing dengan mudah dan cepat yang secara umum disebut sistem informasi manajemen. Sistem informasi manajemen dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam adalah suatu kebutuhan. Hal ini didasari atas fakta bahwa masyarakat sekarang ini membutuhkan dan menuntut pelayanan pendidikan berkualitas. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah tersedianya instrumen dan infrastruktur tehnologi yang memungkinkan pendidikan diselenggarakan dengan baik dan bermutu dalam bentuk sistem informasi manajemen pendidikan Islam. Dalam tulisan ini masalah pokok yang dibahas adalah bagaimana system informasi manajemen pada lembaga pendidikan Islam. Sebagai bahan perbandingan, pembahasan dimulai dengan mengemukakan bagaiamana pengalaman beberapa negara berkembang dalam menerapkan sistem informasi manajemen pendidikan di negara masing-masing untuk dijadikan pelajaran dari pengalaman mereka dalam menerapkan sistem informasi manajemen pendidikan. Penelitian Marcus Powell dirujuk untuk memaparkan pengalaman Bangladesh, Mozambik, Ghana, dan Nigeria dalam penerapan sistem informasi manajemen pendidikan yang menunjukkan beberapa fakta penting yang dapat dijadikan pelajaran Pada bagian selanjtnya dikemukakan bagaimana system informasi manajemen pada lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Membentuk Karakter Generasi Muda Melalui Institusi Keluarga Di Era Digital RG, Salmawaty; Mahmud, Hilal
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 2 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i2.435

Abstract

The main focus of this research is how to shape character of young generation through family institutions in digital era. The study, therefore, discusses the adopted parenting pattern and the role of family institutions in shaping character of young generation in digital era. Data obtained through questionnaires, interviews, observation and documentation studies. The population in this study is all students of SMP Negeri 9 Palopo which amounted to 597 people. Sampling technique used is Probability Sampling Technique based on Slovin formula so that the number of samples is 86 people. The results showed that the adopted parenting pattern is permissive, authoritarian, and authoritative.
Pelaksanaan Model Pengembangan Kinerja Guru pada SMA Negeri di Kota Palopo Mahmud, Hilal
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2016): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.426

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1) model pengembangan kinerja guru pada SMA Negeri di Kota Palopo; (2) pelaksanaan model pengembangan kinerja guru melalui supervisi pendidikan pada SMA Negeri di Kota Palopo; dan (3) Pelaksanaan model pengembangan kinerja guru melalui pemberdayaan pada SMA Negeri di Kota Palopo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yang kajiannya bersifat kualitatif-verifikatif untuk mengungkap  makna yang ada di balik fenomena realitas sosial tentang pelaksanaan model pengembangan kinerja guru pada SMA Negeri di Kota Palopo. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dalam upaya memahami fenomena-fenomena yang berkaitan dengan realitas, situasi, kondisi, dan interaksi yang terjadi dalam pelaksanaan model pengembangan kinerja guru pada SMA Negeri di Kota Palopo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model pengembangan kinerja guru yang diterapkan di SMA Negeri di Kota Palopo adalah model pengembangan kinerja guru melalui supervisi pendidikan; (2) Pelaksanaan model pengembangan kinerja guru pada SMA Negeri di Kota Palopo belum berjalan optimal karena sejumlah kelemahan, yaitu: (a) perencanaan baru sebatas penjadualan kegiatan serta belum dibuat khusus dan detail berdasarkan analisis kebutuhan; (b) pembinaan dan pendampingan belum optimal dan belum fokus pada kebutuhan guru; dan (3) Pelaksanaan model pengembangan kinerja guru melalui pemberdayaan baru sebatas memenuhi kebutuhan persyaratan kenaikan pangkat. Potensi guru belum dimanfaatkan melalui pemberdayaan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kecil Kota Palopo Ukkas, Imran
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 2 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i2.440

Abstract

Kualitas produksi yang dihasilkan oleh industri kecil sangat ditentukan oleh produktivitas tenaga kerjanya. Tingkat produktivitas tenaga kerja yang cenderung rendah dapat mengakibatkan menurunnya jumlah produksi. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan jenis kelamin terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri kecil di Kota Palopo. Sampel penelitian sebanyak 100 orang tenaga kerja pada industri kecil yang ada di Kota Palopo yang diambil dengan menggunakan teknik probability random sampling. Adapun metode analisis dalam penelitian yaitu menggunakan analisis kuantitatif dengan rumus regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja dan jenis kelamin berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri kecil Kota Palopo. Selanjutnya dari keempat variabel independen tersebut yang memiliki pengaruh dominan terhadap produktivitas tenaga kerja yaitu variabel usia sebesar 2,331. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan kajian ilmu manajemen sumber daya manusia terkhusus mengenai produktivitas tenaga kerja dalam rangka upaya peningkatan produksi pada industri kecil.
Pendekatan-Pendekatan Manajemen Personalia Nuraini, Nuraini
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2016): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.431

Abstract

Manajemen personalia telah dilaksanakan sejak dulu oleh nenek moyang kita , hal ini ternyata dengan adanya bangunan seperti Borobudur, Piramid di Mesir dan sebagainya. Meskipun demikian karena situasi dan kondisi berubah serta kebutuhan yang mendesak, maka sejak abad ke-20 manajemen personalia mulai dekembangkan dan diusahakan untuk diterapkan. Untuk dapat mengembangkan manajemen personalia maka kita harus sadar bahwa manusia bukanlah benda mati sebab manusia mempunyai perasaan, mereka dapat gembira dan sakit hati , mereka dapat senan dan susah , mereka bukan hanya memerlukan kebutuhan materi tetapi juga mereka juga sering mengharapkan penghargaan dan pengakuaan Dalam mempelajari MSDM ada 3 (tiga) pendekatan yang dapat dilakukan yaitu: (1) Pendekatan mekanis;(2) Pendekatan paternalis, dan (3) Pendekatan sistim sosial.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pendekatan Matematika Realistik Dwiwansyah Musa, Lisa Aditya
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 1 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.445

Abstract

Salah satu pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari adalah Pembelajaran Matematika Realistik. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui bahwa hasil belajar matematika dapat ditingkatkan melalui pendekatan matematika realistik pada siswa kelas VII1 SMPNegeri 8 Parepare. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Researce) yang dilaksanakan dengan tahapan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil belajar matematika mengalami peningkatan melalui pendekatan matematika realistik pada siswa kelas VII1 SMP Negeri 8 Parepare, hal ini dapat dilihat dari: (1) meningkatnya rata-rata hasil belajar matematika siswa yaitu pada siklus I sebesar 64,36 menjadi 88,2 pada siklus II; (2) meningkatnya persentase siswa yang tuntas belajar yaitu pada siklus I sebesar 48% menjadi 92% pada siklus II; dan (3) meningkatnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran sesuai dengan lembar observasi yang dilakukan selama penelitian yaitu aktivitas siswa yang sesuai dengan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 51,77% menjadi 72,88% pada siklus II dan menurunnya aktivitas siswa yang tidak sesuai dengan pembelajaran dari siklus I sebesar 20% menjadi 9,33% pada siklus II.
Pendekatan Problem Posing Berbasis Teori Polya Irfah, Auli; Rahmah, Nur
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 2 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i2.436

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang pendekatan problem posing berbasis teori Polya, kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal cerita, serta pengaruh pendekatan problem posing berbasis teori Polya terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo yang berjumlah 144 siswa, dengan teknik pengambilan sampel yaitu stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata persepsi siswa tentang pendekatan problem posing berbasis teori Polya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo adalah sebesar 60,17 dari skor ideal 70 dengan standar deviasi = 5,359; skor maksimum = 69; dan skor minimum = 49. Sedangkan skor rata-rata kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo adalah sebesar 82,06 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi = 6,224; skor maksimum = 94; dan skor minimum = 67. Hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan regresi linear sederhana diperoleh bahwa thitung ttabel (9,634 1,690, dengan = 0,05), korelasi nilai r sebesar 0,856 menunjukkan korelasi sangat kuat, serta koefisien determinan yaitu sebesar 73,27%. Hal ini menunjukkan bahwa benar terdapat pengaruh yang signifikan antara pendekatan problem posing berbasis teori Polya terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo.
Studi Kritis Pemikiran Pemikir Islam Kontemporer Hasri, Hasri
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2016): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.427

Abstract

Perkembangan pemikiran Islam kontemporer yang luar biasa saat ini, sesungguhnya, dapat diklasifikasikan dalam 5 model kecenderungan. Pertama, fundamentalis yaitu model pemikiran yang sepenuhnya percaya pada doktrin Islam sebagai satu-satunya alternatif bagi kebangkitan Islam dan manusia. Kedua, tradisionalis (salaf) yaitu model pemikiran yang berusaha berpegang pada tradisi-tradisi yang telah mapan. Bagi mereka, segala persoalan umat telah diselesaikan secara tuntas oleh para ulama terdahulu. Ketiga, reformis yaitu model pemikiran yang berusaha merekonstruksi ulang warisan budaya Islam dengan cara memberi tafsiran baru. Menurut mereka, Islam telah mempunyai tradisi yang bagus dan mapan. Keempat, postradisionalis yaitu model pemikiran yang berusaha mendekonstruksi warisa Islam berdasarkan standar modern. Kelima, moderinis yaitu model pemikiran yang hanya mengakui sifat rasional-ilmiah dan menolak kecenderungan mistik. Menurutnya, tradisi masa lalu sudah tidak relevan, sehingga harus ditinggalkan. Karakter utama gerakannya adalah keharusan berpikir kritis dalam soal keagamaan dan kemasyarakatan. Mereka ini biasanya banyak dipengaruhi cara pandang marxisme. Meski demikian, mereka bukan sekuler.
Lingkungan Dalam Persfektif Hadis Hasri, Hasri
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 1 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.441

Abstract

Konseptualisasi lingkungan atau alam dalam Islam merupakan pemahaman rasional terhadap ayat-ayat kauniyah yang terbentang di hadapan manusia, di samping ayat-ayat qauliyah yang cenderung menjelaskan tentang alam dan seluruh isinya.Keberadaan alam dan seluruh benda-benda yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Secara keseluruhan saling membutuhkan, dan saling melengkapi kekurangannya. Kelangsungan hidup dari setiap unsur kekuatan alam terkait dengan keberadaan hidup kekuatan lain. Kejadian alam dan apa yang di dalamnya saling mendukung sehingga ia disebut alam secara keseluruhan. Alam dan apa-apa yang ada di dalamnya seperti tumbuh-tumbuhan dan binatang termasuk manusia dan benda mati yang ada di sekitarnya, serta kekuatan alam lainnya seperti angin, udara dan iklim hakekatnya adalah bagian dari keberadaan ecologi alam
Fungsi Pengorganisasian dan Evaluasi Peserta Didik Manda, Manda
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2016): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.432

Abstract

Tujuan pengorganisasian adalah agar dalam pembagian tugas dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Dengan pembagian tugas diharapkan setiap anggota organisasi dapat meningkatkan keterampilannya secara khusus (spesialisasi) dalam menangani tugas-tugas yang dibebankan. Apabila pengorganisasian itu dilakukan secara serampangan, tidak  sesuai dengan bidang keahlian seseorang, maka tidak mustahil dapat menimbulkan kegagalan dalam penyelenggaraan pekerjaan itu. Evaluasi merupakan bagian dari kegiatan kehidupan manusia sehari-hari. Disadari atau tidak, orang sering melakukan evaluasi, baik terhadap dirinya sendiri, terhadap lingkungan sosialnya, atau lingkungan fisiknya. Evaluasi dilakukan seseorang dari hal-hal yang sangat sederhana sampai yang sangat rumit. Hal ini dilakukan supaya seseorang menentukan arah pengembangan dirinya. Evaluasi atau penilaian berarti usaha untuk mengetahui sejauh mana perubahan itu telah terjadi melalui kegiatan belajar mengajar.

Page 1 of 3 | Total Record : 29