cover
Filter by Year
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Al-Amwal, p-2541-0105, e-2541-3910, Journal of Islamic economic law is peer-reviewed journal published by The Faculty of Syariah, Institut Agama Islam Negeri Palopo. Al Amwal focus on the research of Islamic Economic Law. The journal is issued twice a year on March and September. The aims of the journal is to explore and develop economics related to Islamic Law.
Articles
19
Articles
PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA -MENYEWA KEBUN DI DESA POMPENGAN KECAMATAN LAMASI TIMUR TINJAUAN EKONOMI ISLAM

Yusmad, Muammar Arafat

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.821 KB)

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa transaksi sewa menyewa sudah lazim dilakukan dimasyarakat. sewa menyewa pada dasarnya diperbolehkan dalam Islam, karena pada dasarnya manusia senantiasa terbentur pada keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu, manusia antara yang satu dengan yang lainnya selalu terikat dan saling membutuh-kan, dan sewa menyewa adalah salah satu aplikasi keterbatasan yang dibutuhkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Namun jika dilihat dari sifat sewa-menyewa kebun yang spekulatif, artinya tidak adanya kepastian apakah kebun ter-sebut akan berhasil atau tidak sama sekali menghasilkan dengan jumlah yang banyak atau sedikit, maka unsur ketidakpastian seperti ini tidak dapat dibenarkan dalam hukum Islam.

BAGI HASIL TANAH PERTANIAN (MUZARA’AH)

abdullah, muh ruslan

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.538 KB)

Abstract

Profit sharing of agriculture in the economy of Islam known as muzaraah and Mukhabarah and the results of the agricultural land has been set in law No. 2 of 1960. The profit sharing arrangement is an agreement or a common bond in conducting business activities. In the business agreement for sharing of benefits to be obtained between the two sides or more. Islamic economics and regulations governing the sharing agreement will have a positive impact on the practice of revenue sharing in society.

ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA LARAS HUKUM PADA PUTUSAN PERKARA EKONOMI SYARIAH PENGADILAN AGAMA

Rustan, Edhy

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan pengunaan bahasa Indonesia laras hukum dalam putusan perkara ekonomi syariah pada Pengadilan Agama Makassar. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat dokumentatif atau penelitian pustaka (library research). Data dalam penelitian ini adalah penggunaan bahasa hukum pada putusan perkara ekonomi syariah nomor 73/Pdt.G/2015/PA.Mks. pengadilan Agama Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, dengan menelaah beberapa referensi tentang penguaan bahasa hukum, baik yang berupa buku, jurnal, majalah, koran, laporan hasil penelitian, maupun dokumen-dokumen hukum yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Pencatatan yaitu penulis mencatat semua hal yang berhubungan dengan fenomena pengunaan bahasa hokum, yang diperoleh dari putusan pengadilan Agama Makassar serta dokumen-dokumen yang relevan, ke dalam buku catatan yang telah dipersiapkan dalam bentuk korpus data. Langkah-langkah analisis data, yaitu (1) Mengidentifikasi bahasa hukum yang mengalami kesalahan, (2) Mengklasifikasi bentuk kesalahan penulisan kalimat dalam putusan perkara ekonomi syariah Pengadilan Agama Makassar, (3) Menganalisis bentuk kesalahan pengunaan bahasa Indonesia yang berbentuk kalimat dalam putusan perkara ekonomi syariah Agama Makassar, (4) Mendeskripsikan setiap bentuk kesalahan pengunaan bahasa yang disertai uraian-uraian atau penjelasan. Hasil penelitian diperoleh bahwa, kalimat bahasa Indonesia laras hukum dalam putusan perkara ekonomi syariah Pengadilan Agama Makassar mengalami kesalahan struktur sebagai akibat tidak memiliki fungsi subjek dalam kalimat, dan pengunaan konjungsi yang tidak tepat, serta tidak memerhatikan penulisan tanda baca, diksi, kata bermakna ambigu, pengunaan kata mubazir, serta menyesuaikan konteks perkara dengan pola penalaran yang tepat. Sebagai akibat dari kesalahan tersebut, makna kalimat menjadi rancu, sehingga sulit dipahami oleh pembaca. Selain itu, kesalahan struktur kalimat dapat menyebabkan perbedaan makna yang ditumbulkan dalam suatu putusan.

MENYOROTI HAK DAN KEWAJIBAN ASASI MANUSIA DALAM ASPEK EKONOMI (Sebagai Ciri Negara Kesejahteraan (Welfare State)

Amir, Rahma

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.858 KB)

Abstract

In Islamic view, common well-being management may not go against syariat Islam. To it, it is not possible in state that setting to terminological syariat Islam, E.g. do floozie localization as arena do adultery or concedes nauseating liquor sell or concedes gambling, since that conduct are prohibited conducts that prohibitted by Syariat Islam.   In Islamic view, people is entitled to welfare, and honor bound advance common welfare, smartening up people life, even active deep all life aspect towards well-being all its citizen its state. Maybe no one state even at world it that dont memprogramkan prosperity in economic area for its citizen. All politician make poverty remove as  issue  sentral, well while campaign term, and also after as president or governance head. For state already go forward, well-being increasing problem its citizen, must not miss from its parent plan, beside approaching on another areas. But such, trick that sailed through by it can variably at each state

PEMIKIRAN EKONOMI IBNU TAIMIYAH

fasiha, fasiha

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.401 KB)

Abstract

The development of Islamic economics can not be separated from the historical development of Islamic civilization. The study of the history of economic thought by analyzing the description of economic thinking Ibn Taymiyyah and the history of life that affect the economic thinking of Ibn Taymiyyah. According to Ibn Taymiyyah pricing by the government is good, but not absolute, because the actual prices are set by the forces of demand and supply. Another case, if the price increases caused by injustice market mechanism, the government may intervene in pricing. To achieve this purpose, it is necessary formation hisbah institutions with the aim of protecting the interests of buyers and sellers

KERAHASIAAN BANK: SUATU TINJAUAN DALAM ATURAN HUKUM PERBANKAN SYARIAH DI INDOESIA

Idris, Miftah

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 1 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Islamic Banking is part of the financial and payment system of a country and its existence depends absolutely on the confidence of the customers who entrust their deposits in the Islamic Banking, so the bank secrecy is necessary to maintain it. Bank secrecy as defined under the Act is everything related to the financial and other matters of bank customers in the ordinary course of banking world shall be kept confidential in this case Islamic banking. In this paper there would discuss how was the actual secrecy Islamic bank in Indonesia in accordance with the applicable law and how it was applied in the field. This was written to determine the scope of bank secrecy in Islamic banking and exceptions set out in secrecy banks in Islamic banking in Indonesia.

PANDANGAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP HARGA LELANG BARANG JAMINAN

Syarief, Arzalsyah

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

:  In the perspective of Islamic Economics auction collateral, is permitted with a note using the pillars of purchase, the terms of buying and selling and general conditions of sale and purchase, ranging from notice to customers that the goods are used as collateral has passed the due time, notice the condition of goods such guarantees, tender preparation until the results of the auction the collateral. Then the auction price realized collateral and must fulfill the will of rapprochement agreement between the seller and the buyer. The auction fee charged to the buyer is not intended to raise the price, but for the interests of the State and the fund will be used as a tax. while in the process of being auctioned pledge collateral offered to customers who first did a deal with the official sanctioning body in this case sharia pawnshops

KONSEP PRODUKSI DAN KONSUMSI DALAM AL-QUR’AN

Mustafa, Mujetaba

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Produksi dan konsumsi adalah dua prilaku ekonomi yang akan terus berjalan menyertai perkembangan prilaku ekonomi dunia. Kedua prilaku tersebut terbuka untuk berasimilasi dengan dengan berbagai sumber nilai dalam tataran implementasinya. Di antara nilai yang harus disentuhkan dengan prilaku ekonomi tersebut adalah nilai-nilai al-Qur’an. Sebagai sumber ajaran, al-Qur’an diyakini memiliki konsep nilai tentang hal tersebut, hal itu dibuktikan adanya beberapa ayat yang menunjuk makna produksi dan konsumsi ini. Dengan pendekatan tafsir ekonomi al-Qur’an, pemahaman terhadap ayat-ayat kunci di atas diharapkan mencapai pemahaman yang proporsional tentang produksi dan konsumsi. Sebagai sebuah metodologi baru dalam pemahaman al-Qur’an, memungkinkan sampai pada kontekstualisasi nilai-nilai  ekonomi al-Qur’an dalam praktek perekonomian. Dari pemahaman itu pula di-harapkan  dapat dijadikan pedoman bagi perilaku ekonomi baik tataran individu maupun masyarakat sehingga keseimbangan perekonomian dapat tercapai. Kasus-kasus seperti over heating pada perilaku pasar yang dipastikan melambungkan laju inflasi setiap bulan puasa dan hari Raya  Idul fitri, Tahun baru, hari-hari raya dan lain-lain dapat dieliminir melalui sikap dan perilaku ekonomi masyarakat

MEMAHAMI REKSADANA SYARIAH: INSTRUMEN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH

asmawi, Sumar’in

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.673 KB)

Abstract

In finance, investment is buying or creating an asset with the expectation of capital appreciation, dividends (profit), interest earnings, rents, or some combination of these returns. This may or may not be backed by research and analysis. Most or all forms of investment involve some form of risk, such as investment in equities, property, and even fixed interest securities which are subject, among other things, to inflation risk. A mutual fund is simply a financial intermediary that allows a group of investors to pool their money together with a predetermined investment objective. The mutual fund will have a fund manager who is responsible for investing the pooled money into specific securities (usually stocks or bonds). The ruling with regards to mutual funds from an Islamic perspective can be determined by understanding the Shar?i ruling on shares and bonds

KONSEP PRODUKSI DAN KONSUMSI DALAM AL-QUR’AN

Mustafa, Mujetaba

Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 1, No 2 (2016): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Produksi dan konsumsi adalah dua prilaku ekonomi yang akan terus berjalan menyertai perkembangan prilaku ekonomi dunia. Kedua prilaku tersebut terbuka untuk berasimilasi dengan dengan berbagai sumber nilai dalam tataran implementasinya. Di antara nilai yang harus disentuhkan dengan prilaku ekonomi tersebut adalah nilai-nilai al-Qur’an. Sebagai sumber ajaran, al-Qur’an diyakini memiliki konsep nilai tentang hal tersebut, hal itu dibuktikan adanya beberapa ayat yang menunjuk makna produksi dan konsumsi ini. Dengan pendekatan tafsir ekonomi al-Qur’an, pemahaman terhadap ayat-ayat kunci di atas diharapkan mencapai pemahaman yang proporsional tentang produksi dan konsumsi. Sebagai sebuah metodologi baru dalam pemahaman al-Qur’an, memungkinkan sampai pada kontekstualisasi nilai-nilai  ekonomi al-Qur’an dalam praktek perekonomian. Dari pemahaman itu pula di-harapkan  dapat dijadikan pedoman bagi perilaku ekonomi baik tataran individu maupun masyarakat sehingga keseimbangan perekonomian dapat tercapai. Kasus-kasus seperti over heating pada perilaku pasar yang dipastikan melambungkan laju inflasi setiap bulan puasa dan hari Raya  Idul fitri, Tahun baru, hari-hari raya dan lain-lain dapat dieliminir melalui sikap dan perilaku ekonomi masyarakat.