Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan
Published by STIKES Bina Usada Bali
Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing) merupakan suatu media publikasi ilmiah resmi yang diterbitan oleh Stikes Bina Usada Bali sebagai wahana ide-ide, inovasi, serta hipotesis baru dalam keperawatan dan kebidanan yang terdaftar di LIPI dengan eISSN.2580-507X untuk jurnal elektronik dan pISSN. 2580-5061 untuk jurnal cetak dan merupakan jurnal publikasi penelitian kebidanan dan keperawatan dengan Open System Jurnal (OJS). Jurnal ini berkiprah dalam pengembangan ilmu keperawatan dan kebidanan yang diterbitkan dua kali dalam setahun. Penulis naskah tidak dibatasi pada civitas akademika Stikes Bina Usada Bali, tetapi terbuka juga bagi masyarakat umum yang memiliki artikel ilmiah di bidang ilmu keperawatan dan kebidanan.
Articles
30
Articles
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan untuk Mengatasi Ketidaknyamanan Pada Ibu Primigravida Triwulan I

Yunita Udayani, Ni Putu Mirah, Novi Ekajayanti, Pande Putu, Mayda Dwijayanti, Ayu

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.358 KB)

Abstract

Ketidaknyamanan merupakan suatu perasaan yang kurang ataupun yang tidak menyenangkan bagi kondisi fisik ataupun mental pada ibu hamil. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah Ketidaknyamanan tersebut dengan melakukan pendidikan kesehatan kepada Ibu hamil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya Pengaruh Pendidikan Kesehatan Ketidaknyamanan TW I Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Untuk Mengatasi Ketidaknyamanan Pada Ibu Primigravida TW I  Di Bps Ni Ketut Suriyanti, S. ST. Penelitian ini dengan rancangan Pra Eksperimen One Group Pre Test Post Test. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan melibatkan sebanyak 30 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3 April – 25 Mei. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan uji wilcoxon yakni nilai Z sebesar -4,021 dengan p value 0,000, dengan menggunakan tingkat kepercayaan (α) = 0,05. Nilai p value 0.000 < α = 0,05, sehingga Ho di tolak, Ha diterima artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan untuk mengatasi ketidaknyamanan pada ibu primigravida TW I Di Bps Ni Ketut Suriyanti, S. ST.

Demam Berdarah dengue (DBD) di Banjar Tegal, Tegallalang Gianyar

Artana, Wayan

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.15 KB)

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang angka kematiannya masih cukup tinggi di Indonesia. Penyakit musiman ini mempunyai siklus lima tahunan untuk menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Di Indonesia tahun 2015 terjadi sebanyak 129.179 kasus dengan kematian 1.240 orang . Di Provinsi Bali tahun 2015  terjadi 9.826 kasus dengan jumlah kematian 19 orang. Di Gianyar tahun 2015 kasus DBD sebanyak 2.032 dengan jumlah kematian 6 orang, dan tahun 2016 terdapat 1.758 kasus kasus dengan jumlah kematian delapan orang. Di wilayah kerja Puskesmas 1 Tegallalang Banjar Tegal  menempati urutan pertama kasus DBD dengan jumlah 48 kasus dengan tidak ada kematian. Metode penelitian ini adalah kualitatif berparadigma interpretative, dengan desain studi kasus.  Tidak semua informan mengetahui bahwa penyakit DBD disebabkan oleh virus. Ada beberap diantaranya   mengatakan penyebabnya adalah nyamuk. Kebanyakan informan tahu bahwa penularan DBD melalui nyamuk. Lingkungan Banjar Tegal Tegalalang cukup bersih, dikarenakan masyarakatnya rutin melakukan gotong royong seminggu sekali, membersihkan got, melakukan kegiatan 3M, dan juga melakukan fogging saat ada kasus DBD. Saat observasi, lingkungan sudah terlihat tidak ada air tergenang, sampah tidak berserakan, kaleng bekas tidak ada, tanaman dihalaman rumah  teratur. Hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai bahan dan pegangan bagi masyarakat Banjar Tegal untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan penularan DBD dengan cara mememlihara kebersihan lingkungan.

Kunjungan Ibu dengan Status Gizi Balita di Desa Ketapang Raya Lombok Timur

Muklis, Muklis, Wasliah, Indah, Utami, Kusniyati

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.399 KB)

Abstract

Masa balita periode dua tahun pertama kehidupan merupakan periode emas (golden age) sekaligus kritis bagi seorang balita karena mengalami tugas pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Gangguan gizi di masa tersebut dapat bersifat permanen dan tidak dapat pulih kembali walaupun kebutuhan gizi di masa selanjutnya terpenuhi. Masalah gizi kurang pada balita dibedakan menjadi dua, faktor langsung dan faktor tidak langsung. Tujuan penelitian untuk menganalisis Hubungan Antara Kunjungan Ibu Peserta Posyandu Terhadap Status Gizi Balita di Desa Ketapang Raya, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik, studi korelasional ini menggunakan pendekatan crosssectional. Jumlah populasi 110 dengan besar sampel 86 orang tua dan balita. Teknik sampling adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistic dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 didapatkan hasil p – value 0,838, didapatkan p>α sehingga disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara kunjungan ibu ke posyandu dengan status gizi balita. Kesimpulan, tidak ada hubungan antara kunjungan ibu ke posyandu dengan status gizi balita dengan tingkat korelasi p=0,022 atau lebih besar dari tingkat kesalahan 0,05. Ibu diharapkan lebih memahami dan mengerti tujuan dan manfaat posyandu sehingga ibu aktif dan rajin mengunjungi posyandu demi kesehatan bayi dan balita mereka.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Intensitas Nyeri Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah di BRSU Tabanan

Artha Wijaya, I Putu, Evi Yantini, Kadek, Pradnya Susila, I Made Dwie

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.028 KB)

Abstract

Pasien pasca operasi fraktur seringkali mengeluh rasa nyeri, nyeri yang dirasakan pasca operasi disebabkan karena terjadinya torehan, tarikan, manipulasi jaringan dan organ. Hasil penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi karakteristik dari responden dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 30 responden pasca operasi fraktur ekstremitas bawah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik insidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor – faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah adalah jenis kelamin (p = 0,001), tingkat pendidikan (p = 0,001), mekanisme koping (p = 0,001) dan dukungan keluarga (p = 0,001) dengan nilai α = 0,05 sedangkan faktor usia (p= 0,330) dan pengalaman tindakan operasi yang menyebabkan nyeri (p= 0,770) yang artinya tidak ada hubungan faktor usia dan pengalaman tindakan operasi yang menyebabkan nyeri terhadap intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah (p>0,05). Hasil penelitian ini bermanfaat bagi praktisi keperawatan sebagai acuan asuhan keperawatan dalam melakukan manajemen nyeri pasca operasi fraktur ekstremitas bawah untuk mempertimbangkan faktor jenis kelamin, tingkat pendidikan, mekanisme koping dan dukungan keluarga. Saran dari hasil penelitian ini perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nyeri.

Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas II Denpasar Selatan

Sherlyna Prihandhani, IGAA, Rismawati Hakim, Nina, Wirajaya, I Gede

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.675 KB)

Abstract

Salah satu penyebab buruknya aspek kesehatan di Indonesia adalah tidak meratanya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.40 tentang sistem Jaminan sosial nasional (SJSN). Berdasarkan data di Puskesmas II Denpasar Selatan terdapat 689 orang pengguna BPJS, dimana setelah di wawancarai sebanyak sepuluh orang terdapat tujuh diantara sepuluh orang mengatakan tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan di Puskemas II Denpasar Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan adalah pasien yang berkunjung atau berobat ke Puskesmas II Denpasar Selatan menggunakan BPJS sebanyak 253 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan p value= 0,001 dengan kepuasan pasien dimana nilai p < 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dan acuan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan pengkajian lebih mendalam tentang faktor-faktor lainnya yang berkontribusi terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS seperti suasana, image.

ANALISIS HUBUNGAN PENGGUNAAN BUKU KIA DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KESEHATAN IBU

Sulistianingsih, Apri, Hasyim, Dzul Istiqomah

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.368 KB)

Abstract

Buku Kesehatan ibu dan Anak (KIA) dapat berfungsi sebagai sarana edukasi, pencatatan dan informasi bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan selama kehamilan. Masih banyaknya ibu hamil yang belum mandiri dalam mempelajari buku KIA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penggunaan Buku KIA Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kesehatan Ibu Penelitian Analisis Penggunaan buku KIA pada ibu hamil terhadap pengetahuan ibu hamil menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada peneitian ini terdapat 40 orang ibu hamil, sedangkan sampel ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 35 ibu hamil yang memiliki buku KIA. Pada penggunaan buku KIA dijelaskan bahwa sebagian besar ibu hamil menggunakan buku KIA selama kehamilannya (75,8%). Hasil dari pengetahuan didapatkan ibu hamil sebanyak 72,7% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik 72,7%. Hasil Uji statistik menjelaskan Tidak terdapat hubungan penggunaan buku KIA dengan pengetahuan ibu tentang kesehatan ibu dan anak semasa kehamilan (ρ>0,05). Hasil analisis lebih lanjut beberapa indikator yang tidak bermakna adalah penempelan Stiker P4K, mempelajari mandiri buku KIA, Informasi gizi di buku KIA,  informasi catatan dan kelengkapan catatan (ρ>0,05). Sedangkan indikator edukasi tenaga kesehatan dengan media buku KIA dan Informasi tanda bahaya selama kehamilan terdapat hubungan yang bermakna (ρ<0,05).  Keywords : Buku KIA, Pengetahuan, Ibu hamil

Gambaran Perilaku dan Motivasi Cuci Vagina pada Wanita Usia Subur dengan Servisitis di Puskesmas II Denpasar Selatan

Purnama Dewi, Komang Ayu, Nurtini, Ni Made, Yulia Raswati Teja, Ni Made Ayu

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.571 KB)

Abstract

Pendahuluan: Servisitis merupakan kasus yang paling sering dijumpai di Bali dan Denpasar khususnya di Puskesmas II Denpasar Selatan. Salah satu etiologi non infeksi penyebab dari servisitis adalah perilaku cuci vagina.  Cuci vagina adalah proses pembilasan atau pembersihan vagina dengan memaksa air atau cairan lain masuk ke dalam rongga vagina untuk membersihkan atau membilas keputihan dan lainnya. Peneliti tertarik mengetahui tentang gambaran dan motivasi perilaku cuci vagina pada WUS dengan servisitis di Puskesmas II Denpasar Selatan. Metodologi: sampel dalam penelitian ini adalah WUS dengan servisitis yang berkunjung ke Puslesmas II Denpasar Selatan selama bulan Januari – Pebruari 2018, yaitu sebanyak 44 orang. Hasil: Sebagian besar WUS dengan servisitis melakukan cuci vagina dengan menggunakan air saja yaitu 26 orang (59.09%), melakukan cuci vagina pada saat buang air kecil yaitu sebanyak 25 orang (56.82%), melakukan cuci vagina di rumah/tempat tinggal yaitu 38 orang (86.36%) dan melakukan cuci vagina sendiri yaitu 36 orang (81.82%). Sebagian besar motivasi perilaku cuci vagina pada WUS dengan servisitis karena merasa kotor yaittu sebanyak 23 orang (52.27%). Diskusi: Masih ada WUS yang melakukan cuci vagina dengan air sirih, sabun mandi dan sabun khusus untuk cuci vagina. Penggunaan cairan selain air untuk cuci vagina ini mengakibatkan terjadinya kerusakan flora normal pada vagina sehingga mempermudah bakteri yang tidak menguntungkan untuk masuk dan menyebabkan infeksi pada vagina, servisitis atau penyakit kelamin lainnya.

Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Beresiko pada Remaja

Nurtini, Ni Made, Purnama Dewi, Komang, Noriani, Ni Ketut

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.997 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah prevalensi perilaku remaja yang beresiko semakin meningkat dan akibat yang ditimbulkan juga semakin mengkhawatirkan. Perilaku beresiko remaja memiliki dampak akan menurunnya kualitas kehidupan keluarga yang terjadi saat ini maupun dimasa yang akan datang. Angka kenakalan yang cukup besar ini bisa menjadi tantangan yang berat bagi pemerintah, terutama berkaitan dengan pengembangan dan pelaksanaan program kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan perilaku beresiko pada remaja. Metodelogi dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional. Jumlah sampel yang dibutuhkan peneliti sebagai subjek penelitian adalah sebanyak 263 orang responden dari jumlah populasi sebanyak 767 orang. Penentuan jumlah sample menggunakan accidental sampling dengan kurun waktu 2 bulan (Januari sampai Maret 2018). Analisa bivarian menggunakan chi-square. Hasil dan Pembahasan Faktor predisposisi yang paling banyak dengan kategori baik sebanyak 203 (77,2%), dari faktor Enabling paling banyak dengan kategori baik sebanyak 242 (92%), dari faktor Reinforcing paling banyak dengan kategori baik sebanyak 227 (86,3%). Adanya hubungan antara faktor predisposisi remaja dengan perilaku beresiko remaja. Adanya hubungan antara faktor Enabling remaja dengan perilaku beresiko remaja. Adanya hubungan antara faktor Reinforcing remaja dengan perilaku beresiko remaja. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Pengetahuan diperoleh baik melalui media tertulis maupun pengalaman. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Surji tahun 2015 diketahui kehadiran internet mempunyai pengaruh positif terhadap kehidupan remaja diantaranya, internet digunakan sebagai media untuk komunikasi yang efektif, menambah wawasan, menambah pertemanan, sarana berbisnis online.

Psikoedukasi Caregiver Terhadap Peningkatan Perawatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe II

Siswoaribowo, Andika, Sakundarno, Mateus, Muin, Muhammad

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.762 KB)

Abstract

Salah satu penyakit kronik yang memerlukan perawatan dalam waktu cukup lama adalah Diabetes Mellitus. Caregiver sebagai orang terdekat dengan penderita dituntut memiliki kemampuan yang mumpuni dalam manajemen Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian untuk menganalisis psikoedukasi caregiver terhadap peningkatan perawatan penderita Diabetes Mellitus. Desain penelitian dengan pendekatan quasi experiment prepost with control group. Jumlah responden sebanyak 46 caregiver dan penderita Diabetes Mellitus yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi serta terbagi menjadi 2 kelompok. Persepsi penderita Diabetes Mellitus merupakan variabel dalam penelitian ini. Uji statistik yang digunakan dengan uji t dengan tingkat signifikan p 0.05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p 0.001< 0.05 maka dapat disimpulkan ada perbedaan persepsi perawatan yang diterima oleh penderita Diabetes Mellitus antara kelompok dan intervensi setelah diberi psikoedukasi pada caregiver. Psikoedukasi caregiver merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan manajemen pengelolaan pada penderita Diabetes Mellitus.

Keyakinan Lansia Tentang Seksualitas pada Masa Lanjut Usia

Agung Pambudi, Hubertus, Dwidiyanti, Meidiana, Yuli Wijayanti, Diyan

Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.885 KB)

Abstract

Seksualitas terbayangkan berkaitan dengan kecantikan fisik atau adanya sedikit daya tarik. Kedua hal ini sebagian besar menghilang bersamaan dengan semakin lanjutnya usia karena adanya perubahan pada kulit serta susunan jaringan ikat dan lemak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keyakinan lansia tentang seksualitas pada masa lanjut usia di masyarakat RW 01 Kelurahan Pedalangan wilayah kerja Puskesmas Padangsari Banyumanik Semarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutic, suatu pendekatan yang mengasumsikan temuan-temuan risetnya tidak murni hasil deskripsi, tetapi lebih interprestasi peneliti. Adanya keyakinan yang menyatakan bahwa hubungan seksual dengan intensitas yang tinggi dapat membuat seseorang menjadi awet muda, namun hal ini tidak sepenuhnya dipercaya oleh partisipan. Partisipan lebih meyakini bahwa usia akan terus bertambah dan setiap orang akan tetap menjadi tua, namun melalui hubungan seksual suami istri adalah wujud atau bentuk kasih sayang terhadap pasangan, yang tentunya akan berimplikasi terhadap harmonisnya keluarga. Keyakinan lansia terhadap seksualitas pada masa lanjut usia adalah bukan untuk menjadi awet muda melainkan untuk menjaga keharmonisan keluarga.